Kamis, Juli 12, 2012

Menuju Madura

  7 comments    
categories: 
Here we go ! Madura. \m/
Ini adalah kedua kalinya saya ke Madura, setelah bertahun- tahun yang lalu datang ke tempat ini. Namun kali ini, saya bepergian sendiri tanpa orang tua, dan saya resmi menjadi backpackerian newbie. Saya pergi bersama kakak yang sama- sama merasakan pertama kalinya menjadi backpacker.
Saya tau bloglicious dari salah seorang teman sesama blogger, Ria Lyzara . Ria memberitahu saya, jika blogilicious 7 kota Jawa Timur terletak di Madura, saya tertarik ingin mengikuti acara ini, dikarenakan pada saat blogger Nusantara, saya tidak dapat hadir. Agak sangsi juga sebenarnya, antara berangkat dan tidak. Kediri - Madura sangat jauh, perlu ditempuh berjam- jam, apalagi yang paling ngeri adalah harus menyeberangi selat. Selain itu, blogilicious tidak menyediakan tempat menginap untuk peserta dari luar kota. Namun, dengan niat dan mental, saya dan kakak resmi mendaftarkan diri untuk mengikuti bloglicious ini. #bonekmania

Hari Jumat, kami bersiap berangkat menuju pulau garam. Sekitar pukul 13.00 kami berdua menunggu bus di depan rumah, ini adalah pertama kalinya saya naik bus menuju Surabaya, hanya dengan Rp. 14000 kami sampai di terminal Purabaya/ Bungurasih pukul 16.25. Pengalaman pertama saya menginjakkan kaki di terminal Purabaya, terminalnya luas, dan sangat ramai. Berjalan menuju pemberangkatan selanjutnya, dengan bekal “ngomong” kami memberanikan diri untuk bertanya ke pusat informasi, ternyata kami harus naik bus antar kota P4 menuju Pelabuhan Tanjung Perak, dengan ongkos Rp 5000/orang. Ini yang membuat saya takjub, begitu kami berjalan menuju pemberhentian bus, kami dihadang oleh bapak- bapak yang berteriak- teriak menanyakan kemana tujuan kami, saya sempat lihat kakak ditarik- tarik, dengan tegas kami bilang P4, dan mereka membuka akses jalan untuk kami. Takut.

Perjalanan menuju Perak lumayan lama, namun saya sangat menikmati perjalanan ini. Sesampainya di Perak kami berdua diharuskan membeli tiket seharga Rp 3700 /orang untuk sekali perjalanan, saya berharap dapat bertemu dengan sunset di tengah selat Madura, sayangnya hanya seklias sunset terlihat, dikarenakan sudah terlalu gelap dan mendung. Pada saat berada di kapal, kami mencari tempat di paling depan bagian kapal, bersama ibu- ibu perkasa yang beranjak pulang menuju kampungnya. Keterbatasan bahasa membuat kami tertawa dan saling pandang satu sama lain. Kami berdua sempat berbincang- bincang sejenak dengan salah satu dari mereka. Ibu tersebut heran, ketika tahu kami hanya berdua dari Kediri menuju Madura, dan sempat berbicara dengan aksen dan bahasa Madura yang kemungkinan artinya adalah “lho, cuma berdua, nanti hilang lho”, kami berdua tertawa dan diikuti tawa ibu lainnya. Ini adalah pemandangan yang sungguh jarang saya temui di Kediri, urban life.

Pelabuhan Kamal, disinilah awal mula kebingungan kami selanjutnya, kami sama sekali tidak tahu arah, dengan hanya berbekal peta yang kami download dari web plat-m , kami berani menyusuri Bangkalan, setelah dari Kamal kami naik angkutan carry, namun, kami tidak tahu dimana tempat pemberhentian carry yang dimaksud. Alhamdulillah ada seorang mas- mas yang pada saat menuju perak duduk disebelah saya, dengan baik hati, memberi bantuan pada kami. Saya baru tahu, apabila masuk ke terminal dekat pelabuhan harus membayar Rp 1000/ orang. Kami berdua berada dibelakang mas tersebut, dia mengeluarkan uang untuk kami, orang yang baru dia kenal didalam bus antar kota. Kakak saya sempat takut, dia menggenggam erat tangan saya, namun, seperti yang ia katakan dan telah mensugesti saya orang baik akan selalu bertemu dengan orang baik juga. Mas tersebut menunjuk serta mengantarkan kami sampai dapat angkutan, setelah itu dia baru pergi mencari angkutan untuk tujuannya, dan kami berpisah. Big Thanksful.

Begitu berada dalam angkutan, kami berdua hanya diam dalam gelap. Menunggu penumpang lainnya ikut bersama kami, saya baru sadar, carry disini berbeda dengan di Kediri, lebih sempit. Manusia dan barang menjadi satu dalam angkutan, kami berdua duduk di tengah. Bersama ibu- ibu yang baru selesai belanja dan barang bawaanya yang sangat banyak. Perjalanan sangat jauh, dengan melewati jalan raya bebas hambatan diantara kebun dan sawah panjang (kalau di Kediri namanya bulak). Ketika berada di dalam angkutan kami menanyakan Alun- Alun Bangkalan, dan semua orang bertanya kemana tujuan kami. Kami juga menanyakan penginapan di sekitar alun- alun, kami semua turun di depan penginapan dan kami berdua diantarkan oleh dua ibu- ibu untuk menanyakan apakah masih ada penginapan yang kosong di sana. Ternyata sudah penuh, akhirnya kami berdua memutuskan menuju masjid Jami’ di Bangkalan, dan lagi- lagi ibu ini mencarikan kami becak, memberi tahu kami tarif yang harus dibayarkan. Kami pamit dan mengucapkan banyak terimakasih kepada beliau. Super mom. Semoga mereka selalu dalam lindungan Tuhan.

Saat kami naik becak, bapak tukang becak mengajak bicara kami, namun beliau menggunakan bahasa Madura, dengan sopan dan hati- hati kami meminta maaf karena tidak mengerti. Untungnya bapak ini dapat mengerti bahasa Indonesia, dan permasalahan Bahasa antara kami berdua selesai. Kami juga menanyakan arah hotel Melati dan hotel Ningrat. Beliau mengantarkan kami sampai di depan masjid jami’ Bangkalan, dan kalian tau ? ketika saya memberi beliau ongkos Rp 10000 beliau menolak, dikarenakan terlalu banyak, saya spechelss. Coba kalo di Kediri, mana mau tukang becak dibayar segitu. Akhirnya kami memberi ongkos Rp 5000, dan bapak tersebut pamit untuk pergi, kami mengucapkan banyak terimakasih. Pukul 20.15 kami bingung karena belum mendapatkan tempat menginap :(, kami bersitirahat dan sembahyang di masjid Bangkalan. Lagi- lagi, keberuntungan menghinggapi kami, teman kakak di Universitas Trunojoyo Madura menawarkan untuk menjemput kami dan memberi penginapan di Sekertariat Bersama bagian Lembaga Pers Mahasiswa. Alhamdulillah. Saya bertemu dengan mas Ardiansyah, mas Davir, mas Citra, mba Pipit, mas Robby, dan yang lainnya.

Hari pertama blogilicious dimulai, kami dari UTM berangkat menuju New Purnama menggunakan carry, dengan ongkos Rp 3000/ orang. Kami turun di Alun- alun Bangkalan lalu berjalan kaki sekitar 500 meter menuju Gedung New Purnama. Nah, kami menemukan ibu penjual sate di pinggir jalan, tertarik, kami memesan. Ternyata ini adalah sate lodeh Madura, makanan ini berkomposisi ketupat, sate daging, dan sayur lodeh yang isinya adalah labu, matina (semacam buah di Madura, warna dan rasa seperti ketela), dan nangka muda. Hanya dengan Rp. 7000/ porsi lidah dan perut kami telah dimanjakan dengan cita rasa khas Madura yang asooy ini. Reviewnya udah ditulis sama kakak saya, nih Sate Lodeh Madura dalam bahasa Inggris, monggo ditingali (dilihat). Pukul 07.30 kami melanjutkan perjalanan ke Gedung New Purnama, ternyata panitia masih bersiap- siap dan belum ada satupun peserta yang datang. Kami memtuskan untuk berjalan- jalan ke daerah alun- alun dan hunting foto. Lelah, kami kembali ke gedung untuk melakukan registrasi ulang. Kami adalah peserta pertama yang datang dan melakukan regitrasi. Pertamax ! haha


Di sini akhirnya saya bertemu dengan Ria Lyzara, dia adalah salah satu panitia acara ini. Saya dan kakak duduk di bangku tengah deretan ke dua dari depan. Acara hari pertama sedikit molor, namun tidak terlalu mengganggu kami. Mungkin karena suasana yang asyik membuat kami nyaman. Pukul 09.00 Acara ‪#Blogilicious‬ ‪#Madura‬ pagi itu dibuka oleh ketupel mas Itsnain Maulana @Berbenah_Diri, kemudian dilanjutkan dengan Sambutan Dari CBO @IDBlogNetwork mba @Mubarika_D, tidak hanya itu, kami juga disuguhi hiburan Tari Remo dari sanggar tari Maduraras. Sanggar tari maduraras merupakan salah satu kebudayaan lokal di Madura. Acara dilanjutkan dengan @MdarulM sebagai moderator untuk pemateri 1, yaitu‬ mas @BushTommy. Banyak quote yang diberikan beliau di acara ‪#Blogilicious‬ 2012 ini. Antara lain adalah "Menulis itu jg perlu sebuah seni" ; "Blogger pemula berpikir tidak bisa menulis" ; "Dengan kemauan yang pasti disertai ide kreatif semua akan bisa", selain itu mas Bustomi ini memiliki jargon #SALAMAKUBISA, dan pada akhir presentasinya, beliau memberi pesan kepada kami sebagai berikut "Apa yang kamu pikirkan tulislah". Awesome..

Untuk merefresh, kami disuguhi games seru bareng @GrooviaLite. Hari pertama, GrooviaLite mengadakan lomba menulis blog dengan tema "My experience with grooviaLite". Setelah itu dilanjutkan dengan pemateri keren yaitu pak @Kuncoro , beliau berbagi pengalaman tentang ngeblog, beliau hampir 12 tahun berkecimpung di dunia blog, sehingga banyak karya yang telah beliau tuliskan di blognya. Pukul 13.00 kami ishoma, delicioso lunch. Acara selanjutnya, saatnya om @gajahpesing yang menjadi pemateri, beliau akan memberikan sharing tentang Social Media, beliau juga memperkenalkan tentang Blog Detik dan Detik Forum. Di sesi ini om @gajahpesing bagi2 hadiah di ‬ hanya dengan mention ke twitternya. Om @gajahpesing memiliki akses wifi di dalam ruangan New Purnama dan beliau akan menunjukkan password dengan cara memberi kuis kepada kami, caranya adalah dengan mention ke @gajahpesing untuk menanyakan apa password wifi. Siapa yang paling cepat, dialah pemenangnya. Saya juga ikutan, mencoba keberuntungan. Jeng jeng jeng Ternyata saya adalah orang pertama yang berhasil mengirimkan mention ke om @gajahpesing . Dengan begitu saya dapat bingkisan dari beliau :D. Semua peserta bertepuk tangan. Om @gajahpesing menanyakan nama : Silviana, asal : Kediri, twitter, dan facebook saya, dengan begini followers saya bertambah banyak. Hehe ..

Ketika saya buka, hadiahnya adalah Sarung Rubat. Saya langsung keinget sama bapak. Dulu saya pingin banget kasih beliau sarung waktu ulang tahunnya yang ke 42, sayangnya saya belum mampu dan sekarang saya dapatkan secara gratis. Ketika kemarin kami dijemput di terminal Pare, saya langsung bilang kalau saya dapat hadiah. 


Kata om @gajahpesing yang punya nama asli om Fayyas ini "Sosial Media adalah sebuah proses‬, dari sebuah proses sosial media menjadi buzz". Dalam bersosial media pun ada etika sosial medianya, yaitu "THINK BEFORE YOU SPEAK" and "Read first before sharing". Big thanksful untuk om @gajahpesing ; @blogiliciousid; @GrooviaLite; @plat_m. Pukul 16.00 kami mendapat snack dan coffe break dari TOP Coffe, Kopinya orang Indonesia, lalu dilanjutkan acara selanjutnya.Untuk pemateri terakhir di acara hari pertama #blogilicious adalah pak @GempurMedia yaitu teknik SEO. Pukul 17.00 acara selesai. Untuk kedua kalinya kami bingung tentang penginapan. Alhamdulillah, Tuhan selalu bersama kami. Ria telah mencarikan kami tempat menginap, yaitu asrama MAN Bangkalan. Tempat ini adalah penginapan untuk para undangan, namun karena masih ada tempat kosong, Ria telah diberi ijin untuk menempatkan kami di salah satu kamar asrama. Selain tempat tinggal, kami berdua diberi makan malam dan snack. #akucintagratisan #Terimakasih Ria

Sebelum kami ke penginapan, kami dijemput oleh mas Davir dan mas Ardiansyah untuk berjalan- jalan dan hunting foto di Alun- alun Bangkalan dan lanjut ngopi di Stadion Gelora Bangkalan. Hingga pukul 20.00 kami berdua diantar menuju asrama MAN Bangkalan yang ternyata tidak jauh dari Stadion.


Kami berpamitan, dan mengucapkan banyak terimakasih kepada mereka berdua, karena telah banyak membantu selama kami berada di Madura. Berada di tempat asing, asrama MAN Bangkalan, saya tidak dapat tidur dengan nyenyak, kangen ibu. Saya mengisi waktu malam itu dengan browsing tentang groovia lite, karena akan ada lomba blog tentang groovia lite, yang hadiahnya tidak tanggung tanggung, yaitu Android dan hadiah tambahan yaitu Jobreview dari idblognetwork. WOW ! Selain itu, saya juga mneyempatkan browsing tentang daerah Bangkalan. Kuliner tepatnya. Bebek Goreng Sinjay. Its yummy food. Sayangnya saya dan kakak tidak sempat mengunjungi begor yang terkenal ini. Selain itu, saya juga sangat ingin mengunjungi mercusuar. Banyak yang merecommendkan tempat ini sebagai salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi. Sayang sekali. Pukul 03.00 saya baru dapat memejamkan mata, sedangkan kakak sudah tidur dengan pulas.

MINGGU, 08 Juli 2012

Hari ke dua sekaligus hari terakhir kami di Madura. Kami bangun sedikit telat, mungkin karena faktor tempat yang nyaman, dan fisik yang lelah. Pukul 06.30, kami prepare, membersihkan dan menata kamar lalu meninggalkan penginapan. Pamit ke Ria lalu kami jalan- jalan sembari mencari sarapan. Sebenarnya kami akan mendapat fasilitas antar jemput, namun karena kami ingin jalan- jalan, kami berangkat lebih dulu. We’re straving, kami mencari makan di sekitar stadion Gelora Bangkalan. Tertarik dengan ibu penjual nasi di depan bengkel motor, kami berhenti dan segera memesan. Ini adalah nasi serpang, makanan khas Bangkalan yang memiliki komposisi nasi, ¼ telur asin, rempeyek udang dan kedelai, sambal terasi, mie, kerang, ikan tongkol, dan sayur tahu. Rasanya bener- bener WOWWWWH ! enaknya engga ketulungan, bumbunya terasa dan sama sekali tidak eneg. Pas dan sesuai kantong. Rp 8000/ porsi, kami sudah dapat merasakan makanan se wenaaaks itu. Ibu penjual banyak bercerita tentang nasi serpang, dan kehidupannya, hebatnya ibu ini tahu bahasa inggris dan dapat mengucapkan dengan benar. “breakfast” ; “together”, :D wow. Itu hebat sekali menurut saya. Review bisa di baca di sini Nasi Serpang.


Kenyang, kami melanjutkan perjalanan menuju venue seperti kemarin, dengan naik angkutan Rp 2000/ orang kami sampai lagi di Alun- alun Bangkalan, berjalan sejauh 500 meter lagi, dan kali ini kami langsung menuju hall room, kami berpindah tempat dari sisi tengah ke sisi kiri, dan tetap berada di deretan kedua. Ternyata yang duduk di depan saya adalah blogger dari @blogbojonegoro dan saya juga secara resmi kenalan sama admin Kota Angin dot com mas Nurmanto. Selain itu yang duduk di belakang kami adalah kawan- kawan dari Madura yang kuliah di UTM.

Sesi pertama di buka oleh pemateri @RomaHamzani yg akan menyampaikan materi tentang Etika Menulis. Tidak kalah dengan hari pertama, pertunjukkan pencak silat juga hadir meramaikan acara hari kedua. Dilanjutkan dengan "apa sih funnya ngeblog ?" oleh mba @Mubarika_D dan mas @KukuhTW yang juga berbagi tentang @IDBlogNetwork. Tiba saatnya Groovia lite memberikan kuis, yang pastinya pertanyaannya seputar groovia lite. Pertama kami para peserta diminta maju 5 orang, lalu diberikan pertanyaan, namun karena mereka semua gagal menjawab pertanyaan, kami diminta untuk maju 5 peserta selanjutnya, kali ini kakak saya ikutan maju, dan untuk kedua kalinya, ke 5 peserta tidak dapat menjawab pertanyaan, selanjutnya 5 peserta diminta maju lagi, dengan PDnya saya maju gitu aja. Tanpa tau apa yang akan ditanyakan, pertanyaan pertama sebutkan beberapa chanel radio yg bergabung dengan groovia lite, karena kami semua ngga bisa jawab akhirnya pertanyaan di rubah :D .. untung ya ngga diminta turun panggung. Pertanyaan selanjutnya adalah kami diminta untuk menyebutkan 3 lagu yang ada di groovia lite, dari ke 5 peserta, saya bisa jawab dengan benar :p :D .Akhirnya saya yang jadi pemenang, hadiahnya ada job review dari idblognetwork. Saya diminta duduk bareng sama ownernya idblognetwork mas @KukuhTW , beliau minta alamat email saya, nama lengkap, blog, dan nomor telepon, dengan ini saya akan daftar di idblognetwork. Terimakasih untuk mba rika, mas kukuh, groovialite, plat m, bloglicious :D/

Pemateri selanjutnya yaitu pak @BennyChandra, beliau mengenalkan Mozilla Webmaker, kita diperlihatkan banyak video unik. dan inilah yang kami tunggu, saatnya Coffe Break, setelah peregangan dan menikmati kopi dari TOP Coffe, kami disuguhi materi tentang Web/Blog Design Template oleh mas @Ub4id. Sesi terakhir ‪#Blogilicious‬ hari Minggu adalah mas @TerrenJr yang akan berbagi tentang security blog.

Akhir dari acara, kami melihat video tentang suka duka panitia menyelenggarakan acara ini. Sungguh benar mereka awesome. Dedikasi mereka sangat besar, dan jawaban dari kerja keras mereka adalah acara bloglicious Madura ini SUKSES BERAT. Setelah penutupan kami semua, baik pemateri, panitia, dan peserta foto bersama. Saya dan kakak juga foto- foto bareng temen yang dikenal.


kita berdua juga ga lupa foto ama 2 panitia nih


@tiwwiDy ; @TukangCoding ; @silvianpple ; @MdarulM


Pulangnya udah hampir maghrib, dan kami harus segera pulang ke Kediri karena kakak ada urusan di kampus hari Senin. Kami ingin lewat jembatan Suramadu dan tidak menyeberang selat, namun, akhirnya kami tetap menuju ke pelabuhan Kamal, kami diantar oleh teman dari UTM yang bernama Alex, dia sangat baik karena membonceng kami berdua, mengantarkan membeli tiket, dan mengantar sampai kami naik kapal. Terimakasih Alex.T uhan selalu bersamamu. Tidak menunggu lama, begitu kami naik, kapal langsung berjalan. Angin kenceng banget disini, membuat pusing. Tapi Alhamdulillah, sampai dengan cepat dan selamat. Kami sampai di Tanjung Perak, kami tidak tahu harus naik bus apa ke Purabaya, setelah bertanya kesana kemari tanpa jawaban Alhamdulillah akhirnya seorang mas yang baik hati menunjukkan bus yang harus kami naiki. Surabaya indah sekali malam ini, euphoria lampu menyala dimana- mana, cantik sekali. Pukul 20.00 sampai di Purabaya, kami menunggu bus yang melewati depan rumah kami, ketika bertanya di pusat informasi, bapak tersebut berkata bus yang seharusnya kami naiki sudah habis.

Kami bingung. Tuhan selalu bersama orang baik, kan ?. Ada bus yang baru datang, dan lewat Pare. Padahal rumah kami Gurah. Kami naik bus patas, dengan suasana nyaman, menghilangkan lelah kami berdua. Mood menjadi baik, dan ketika kami ditarik ongkos karcis “Gurah pak”, bapak itu mengatakan “mbak, nanti turun di Terminal Pare ya, kami tidak lewat Gurah” , di dalam bus yang ber- AC, saya merasa gerah, dan mood saya berubah buruk. Jengkel. Untungnya ayah saya belum tidur dan bersedia menjemput kami berdua, ibuk dan adik saya juga ikutan. Hehe.. Terimakasih untuk semua yang telah membantu lancarnya perjalanan kami, Semoga Tuhan selalu memeluk kalian dalam RidloNya. Its awesome trip. :D

*ps : nanti mau aku tambah foto dan postingannya :')

7 komentar:

  1. Balasan
    1. :D heheu... mari menjadi backpackeerrr

      Hapus
  2. nice story :)

    perjalanan yg sangat mengasyikkan, beruntung bgt bisa ngedapetin pengalaman ini :D
    SUPERRRR SEKALIII :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks Dina. :)
      aku tunggu cerita kamu juga yaaa :D

      Hapus
  3. Ini event, aku ikut repot ngesiapin, tapi pas hari-H kabur ke Jakarta. Hehehe

    BalasHapus

Keep Blogwalking!