Senin, Maret 24, 2014

Lanjutan..

  No comments    
categories: 
Maap ya, kemarin sudah capek sekali. Sebenarnya inti dari tulisan semalam itu ini. Hehe.. Siang kemarin, begitu banyak berkah yang saya terima. Entahlah, ini merupakan berkah atau malah musibah. Haha. 

Saat saya di kereta kemarin, kondisinya begitu tidak menyenangkan dan tidak nyaman, dikarenakan ac di kereta mati dan jendela tidak dapat dibuka. Apalagi saat itu, jam 12 tet. Cuaca diluar begitu menyengat. Bisa bayangin yah. Sumuk banget!.


Apalagi waktu itu gak ada yang saya kenal. Bangku depan dan sebelah kosong. Melihat kereta yang penuh, dan banyak orang bercengkerama satu sama lain membuat saya envy, dan karena keadaan depan dan sebelah saya kosong, membuat saya fokus dengan sosial media di hp. Kebetulan saat itu sedang berchit chat dengan beberapa teman.


Sudah lamaaa, hingga akhirnya /mbathin/ dan membuat status di BBM begini – “On the way.. Berharap ada cowok ganteng yang duduk disebelah saya”. 


Beberapa saat kemudian, datanglah 1 cowok yang unyu- unyu, sepertinya seumuran dengan saya, dia duduk disebelah saya. Kemudian di stasiun selanjutnya datang 2 cowok dan duduk di bangku depan saya. Entah kenapa jadinya awakward moment. Saya hanya diam sampai turun di stasiun tujuan. Tuhan, saya kan minta 1 kok dikasih 3 ?. 


Beberapa saat kemudian, salah seorang teman bilang di bbm “jarang ngeblog sekarang kamu ?”~ Iya, gak tau ini hidupku lagi basi, gak ada yang bisa diceritain.


Kemudian saya menulis status lagi, “hidupku lagi basi, gak ada yang bisa diceritain. Kasihan”. Entah kenapa setelah itu ada beberapa kejadian yang HARUS banget untuk diceritakan. Haha.. So many miracle and gift ya dalam waktu sesingkat itu.


Oke, jadi ceritanya begini. Kemarin selepas keluar dari stasiun saya menunggu adik tingkat, namanya Yolanda, dia naik kereta juga tapi beda gerbong. Karena searah, kami naik lend barengan, nah nah naaaaah.. Angkutan di Malang ini sejenis elf dalam ukuran kecil. Terdapat dua ruang, depan dan belakang, depan untuk sopir dan 1 bangku penumpang, sedang ruang belakang bangkunya diatur berhadapan. Jika dihitung seharusnya/ normalnya satu lend diisi 10 orang sudah termasuk supir, 2 di depan dan 8 dibelakang. Namun, kemarin, entah bagaimana bisa dan ternyata memang bisa, diisi 15 orang. Hak kami untuk menikmati kebebasan duduk direnggut oleh supir yang kejar setoran. Sampai ada yang duduk di pintu lend dan menghadap keluar loh. Ditambah dengan jalanan Malang yang terlihat rata, padahal duh Gusti, bergelombang, ditambah lagi sama supirnya ngebut. Mungkin kalau lendnya oleng, kami mati semua karena gak ada yang bisa menyelamatkan diri. Ironi bener lah ini. Mendingan naik taksi atau di jemput, bukan endel tapi kenyamanan nomor 1 ya.


Dan pagi ini, bangun pagi rasanya badan sakit semua. Akumulasi capek dan lelah di hari Minggu sepertinya. Akhirnya kuliah jam pertama saya gak masuk, dan mungkin saya harus bersyukur karena dosen gak datang. 


Siang ini, juga demikian. Pengumuman dosen pembimbing dan penguji sudah keluar. Semua heboh, waktu itu berita muncul di wasap kelas. Waktu itu saya lagi makan di kantin bareng Jijah, tiba- tiba deg deg an, ternyata dosen pembimbing persis seperti yang saya ajukan, tanpa koreksi sedikitpun. 


Dosen Pembimbing Akademik menjadi Dosbing 1, dan satunya lagi pilihan saya. Alhamdulillah.. 


Jadi, inti dari #curhatan saya adalah saya minta 1 tapi Tuhan kasih banyaaaaaaaaak sekali. Huwow.


0 komentar:

Posting Komentar

Keep Blogwalking!