Senin, September 15, 2014

Sejuknya Kebun Teh Wonosari Lawang - Malang

  21 comments    
categories: 
Weekend! Harinya mahasiswa semester akhir! Setelah Senin hingga Jumat tekun di perpustakaan, inilah saatnya untuk refreshing. *nom-nom*. Ini memang agenda yang saya buat supaya ngga spaneng nyusun skripsi. Hehe

Destinasi liburan kali ini berada di Malang saja, nggak jauh- jauh, nama daerahnya adalah Lawang berada di bagian timur Malang. Disini ada desa namanya Wonosari, beberapa KM dari Malang kota. Asyiknya bisa dijangkau dengan kendaraan apapun. 

Saya sudah lama pengen liburan ke Kebun Teh, pengen tau pucuk pohon teh itu kayak gimana, sepertinya saya terkena korban iklan teh pucuk. Hehe. Jadi, mumpung pas weekend, nggak ada kegiatan, dan ada Giveaway dari blog jalan- jalan, maka saya dan @IlhamSumarga pergi ke Lawang. Liburan ini semacam Go Show, kepikiran dan langsung berangkat. Kebun Teh merupakan peralihan destinasi liburan yang gagal. Awalnya mau naik ke Gunung Kawi, namun karena Kawi merupakan tempat yang bisa dibilang mistis, maka kami mengurungkan niat tersebut, nanti diikiranya mau cari pesugihan. Hehe

Akhirnya, tercetuslah Kebun Teh Lawang sebagai destinasi pilihan. Kami berdua belum pernah sekalipun pergi  ke tempat ini, jadi bonek saja. Apalagi saya memang sengaja nggak bawa smartphone. Jadilah cara manual digunkan, yaitu bertanya. Tapi, sebenarnya tempat wisata agro ini nggak susah kok nyarinya. Banyak petunjuk arahnya, nggak mungkin nyasar.

Kami berangkat pukul 05.00 WIB, menghindari macet di kota, dan mengejar matahari, tapi ternyata sudah terlalu siang. Sebelum naik ke Wonosari, kami mengisi bahan bakar di SPBU, Rp 20.000 full. Kemudian, ngopi dulu di pinggir jalan, Malang dingin, jadinya menghangatkan diri dulu sambil bertanya- tanya lokasi Kebun Teh. Kami memesan kopi dan teh panas harganya Rp 4.000. Sudah hangat, kami melanjutkan perjalanan. Jalannya sama seperti pegunungan pada umumnya, dan dingin.


Petunjuk arah menuju Kebun Teh Wonosari berada di sekitar pasar Lawang, nah jaraknya sekitar 6 KM dari petunjuk arah. Memasuki wilayah Kebun Teh, tiket masuknya untuk hari biasa Rp 8.000, hari libur/ Minggu Rp 12.000, sepeda motor Rp 2.000. Jadi karena kami kesana hari Sabtu, dan masih pagi, bahkan loketnya pun baru dibuka, maka bapak penjaga loket memberikan kami gratis tiket masuk. Hanya membayar tiket parkir saja. YAY! jadi totalnya Rp. 2.000 saja.

 - Ijooooo - *Criiing Criing Criiing* 

 - Sedang melakukan pengecekkan pucuk teh -
Foto : Ilham

 Hehe
Foto : Ilham

Pertama kali masuk gerbang Kebun Teh kami gelo (kecewa), ternyata kebun teh gini aja ya, (la mau nya gimana Nona ???) gak kayak di puncak yang pemandangannya WOW banget, tapi kami tetep foto- foto. Hehe.. Nah, karena penasaran, kami mencoba berputar- putar ke tempat lain yang lebih jauh, begitu melihat tempat lain ini, kegeloan kami hilang begitu saja. Di sisi lebih atas ternyata pemandangannya lebih bagus dan lebih WOW. Setelah memarkir kendaraan, kami berjalan menyusuri kebun teh, sebenarnya kebun teh ini sama seperti kebun yang lainnya, namun suasana disini yang bikin istimewa, sejuk, tenang, damai, dan tentunya cocok untuk yang pengen sejenak menghindari polusi udara, dan ramainya kota. Pokoknya, cocok.


 - Kebun Teh dihiasi dengan pemandangan G. Arjuno -

 - Narsis bareng -

 - selamat menikmati -

Kebun Teh Wonosari ini ngga cuma kebun aja, banyak penginapan dan wahana- wahananya, seperti playground, lapangan yang biasa digunakan untuk camp, lapangan tenes, dan juga berbagai fasilitas persewaan sepeda maupun ATV. Sepedanya mulai dari anak kecil hingga dewasa. Selain itu ada pabriknya juga. Disini enak banget buat jalan- jalan maupun bersepeda. Bebas polusi udara pokoknya. Kayaknya kalau punya rumah dan tinggal disini bakalan awet muda. Hehe



Sudah puas jalan- jalan (baca : capek, gempor), sudah puas foto- foto, saatnya pulang dan mengisi perut, berangkat kepagian jadi belum sempat sarapan. Kami mencari soto ayam Madura di pinggir jalan, dua porsi soto ayam dan teh hangat harganya Rp 27.000. Perut kenyang, hati senang, maka saatnya pulang. 


Jadi, main ke kebun teh kali ini cukup dengan budget :

BBM
20.000
Kopi&Teh
4.000
Tiket Masuk
2.000
Makan
27.000
Total
53.000


Tertarik ? Kalau bawa 100.000 masih sisa 47.000 bisa buat beli paketan internet seminggu. Jadi, yang deketan Malang, pengen merasakan sejuknya alam, silakan main kesini. Gak nyesel kok. Jangan lupa masukin bucket list liburan yak, Kebun Teh Wonosari, Lawang, Malang. 

Oya, jangan lupa ajak saya juga. Hihi

“Artikel ini diikutkan dalam giveaway JALAN JALAN MODAL 100 RIBU”

21 komentar:

  1. aku pingin ikutan tapi disini jalan2nya kemana ya bawa 100rb

    BalasHapus
    Balasan
    1. ke museum mak Lid.. Murah meriah pastinya :D

      Hapus
  2. Aku suka jalan2 ke tempat dingiiinn.. Tapi yang nggak dingin2 banget juga sih. :)))

    BalasHapus
  3. Jauhkah kebun tehnya dari kota lawangnya? Naik apa saja ya, jadi pengen kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. dekeeet.. dari pasar lawang itu naik ke atas deh.. naik motor bisa, ada angkutan juga kayak lend gitu :D

      Hapus
  4. Sampai detik ini, aku belum pernak menginjakkan kaki ke kebun teh wonosari lawang malang. Pengin... pake banget :-)

    BalasHapus
  5. berdua 100 ewu jik susuk ya. Wah irit bingit!

    Kapan2 mrono ah..

    BalasHapus
  6. woh dadi gadis pemetik teh :P
    aku pernah kesini waktu masih kuliah dulu,tapi suepi kayak maen di kebonan.

    BalasHapus
  7. r.m.noer holesSabtu, April 11, 2015

    pancen mantaaappp......

    BalasHapus
  8. aku wis ndisiki dirimu merono karo nanda lo sil :D :D siang siang bolong pula, hahahahaha

    BalasHapus
  9. Alhamdulillah saya pernah kesana juga, dan hawanya memang sueger bener !!!
    monggo berkunjung : suksesblog2015.blogspot.com

    BalasHapus
  10. alhamdulillah kemarin pulkam ke lawang sempat mampir ke wonosari
    overall agrowisata ini makin bagus meski nggak seijo yg dulu
    salam blogger! :D

    BalasHapus
  11. aku ra tahu nang kebun teh..pngn kesana.. :(

    BalasHapus
  12. murah sekali tiket masuknya hanya 2000 rupiah,

    BalasHapus
  13. tapi kalau dari jakarta, gak mungkin 100ribu yaaa
    ya iyalahhhh *hahahaha

    BalasHapus
  14. kemarin baru ke sini, hem seger dan bikin nyaman berlama-lama di sana. apalagi kalau ke sini ramai-ramai. mantap.

    BalasHapus

Keep Blogwalking!