Jumat, Februari 28, 2014

Tentang Petugas Pemanggil Antre KAI

  1 comment    
categories: 
Argh! Saya sebenarnya selalu benci menulis tentang hal- hal seperti ini, macam ini. Apalagi merasakan dan melihatnya sendiri. Dari melihat itulah saya jadi punya inspirasi. Menyebalkaaaaan!.

Siang tadi, (Jumat, 28/2/2014), saya mengantarkan mba kost ke stasiun Kota Malang untuk pulang ke TulungAgung, dan juga sekalian saya beli tiket untuk pulang tanggal 20 Maret. Nah, kebetulan kondisi stasiun lumayan padat. Loket- loket penuh, dan tempat mengisi form pemesanan kereta juga penuh sesak, apalagi bolpoin yang disediakan juga limited. Hanya 5 biji. LIMA BIJI untuk ratusan orang yang akan membeli tiket. Untungnya, saya sudah pengalaman dengan hal tersebut, maka dari itu saya membawa bolpoin sendiri.

Setelah mengambil nomor antre, saya mengisi form dekat dengan petugas pemanggil antrean. Tepatnya, berada di meja charger, datanglah bapak- bapak dengan agak bingung, sudah lumayan /sepuh/ (tua). Bertanya pada petugas, eh malah gak ditanggapi. Oke, disitu saya memerhatikan petugas sedang menjawab pertanyaan dari calon penumpang lainnya, perempuan dan masih muda. Yes! Busuk sudah pikiran saya melihat si bapak tua bertanya tapi tidak langsung ditanggapi. Begitu selesai mamas petugas tak kunjung menjawab pertanyaan si bapak. Awalnya saya kira, petugas tersebut sedang mempersiapkan pertanyaan. Ternyata ? Tidak. Sampai bapak tua mengulang pertanyaanya, dan kalian tau ? petugas bilang apa ? "sebentar pak", tanpa menoleh.

Geram ? Ya, kalau masih punya hati kayaknya bakalan geram juga kalau melihat orang yang sudah sepuh diperlakukan begitu, apalagi si bapak ini kelihatan bingung. Disitu saya langsung bilang, "Pak, tanya sama saya saja, gak usah sama dia (petugas)", kemudian mata kami (saya dan petugas) bertemu, dan saya cuma bilang "PARAH!". 

Ternyata bapak tersebut akan pergi ke Banjar- Bandung.

--

Oke, ini bukan sekali dua kali saya melihat hal- hal semacam ini. SERING! SANGAT SERING!. Bahkan saya juga sering diperlakukan yang sama, untungnya setiap diperlakukan kurang baik oleh orang lain, ketepatan mood saya lagi bagus, jadi agak bisa stay cool gitu. B|

Saya gak tau, apa orang KAI (Petugas KAI) dibayar pakai uang yang kami bayarkan untuk beli tiket, tapi yang jelas, jika ada cara yang baik untuk mengemukakan pendapat dan sikap, kenapa malah milih yang tidak baik. Putih lebih terang daripada hitam.


Rabu, Februari 26, 2014

no tittle

  No comments    
categories: 
Sering gak sih bertemu atau bahkan berhadapan dengan orang yang 'menyebalkan' ? Sering yah kayaknya. Bete ga sih ? iyalah. Apalagi kalau gak sesuai sama yang kita harapkan. Setiap pribadi selalu menganggap dirinya baik dan terbaik, itu tidak dipungkiri, hanya saja mungkin ada beberapa orang yang bisa mengendalikan hal tersebut. *ehm, benerin jilbab dulu*.

Pertanyaanya, kenapa kita menganggap orang lain menyebalkan ? Padahal Tuhan merancang manusia dengan segala kebaikan. Mungkin, kitanya aja yang terlalu sensitif menanggapi sesuatu. Atau bisa juga orang lain yang kebangetan. ya bisa juga dua-duanya sih.




( Pict )

  No comments    
categories: 


Nikmat Tuhan mana yang kau dustakan. Selamat Pagi


Selasa, Februari 25, 2014

Blogger Goes To School 'Mampir' ke SMA 1 Pare

  8 comments    
categories: 
WOHOOOO!! Akhirnya datang juga hari ini, hari dimana @bloggerkediri mengadakan acara terbarunya di sekolah- sekolah. Setelah MAN 3 Kediri, sekarang gantian SMAN 1 Pare. Seneng ? Udah pasti. HAHAHAHA.. Dibalik kesenangan selalu ada kenangan, yeah!

Saat itu diesnatalis Smansa ke ... (maap lupa), saya dan +tiwwi Dy datang untuk bertemu dengan pak pak Herman (oke, sudah sekian kali saya menyebut siapa pak Herman di blog ini :D). Saat pertama kali kami menawarkan untuk Blogger Kediri Goes To School,pak Herman begitu 'welcome' dan kami berdua tambah bersemangat.

Setelah persiapan yang cukup lama, Puguh terutama yang ngurusi ini itu karena memang dia yang selalu berada di Kediri, *big thanks* berlangsunglah acara BGTS di Smansa Hari Sabtu, tanggal 22 Februari 2014. Acara yang bertajuk "Pemanfaatan Blog Untuk Menunjang Kreativitas, Informasi dan Komunikasi di Dunia Pendidikan" ini berjalan dengan lancar, meskipun ada halangan waktu. Pematerinya dari kalangan Blogger Kediri sendiri, yaitu Rafi Barca dan Ria Lyzara, ada pak Fajar Rohman yang memperkenalkan tentang Komunitas Blogger Kediri dan ada juga kawan- kawan dari Stand Up Comedy Kediri yang menghibur, dan tentunya ditemani oleh dua MC unyu nan baik hati, @tiwwiDy dan Silviana :p.

Disetiap acara kami selalu punya jargon. Karena Bahasa Inggris sangat penting, maka dari itu kami jargonnya juga berbahasa Inggris. Hahaha. Gak maksud keminggris sih. Tapi, saat MC bilang BLOGGER KEDIRI GOES TO SCHOOL - Adik- adik eh teman- teman Smansa menjawab IT'S TIME FOR MY SCHOOL! *SENGAJA DI CAPSLOCK KARENA BERSEMANGAT*
 
Acara dimulai pukul 14.00 molor dikit, sambutan dari Pak Eko mewakili bapak Kepala Sekolah, penyerahan kenang- kenangan berupa kaos dan DVD Linimassa yang di Asutralia sudah menjadi kurikulum wajib, kemudian dilanjutkan dengan standup Comedy. Sudah fresh ? Masuk ke acara inti, disini pak Fajar sebagai Ketua Komunitas Blogger Kediri memperkenalkan dan mengupas semua tentang Blogger Kediri, mulai dari logonya, filosofinya, kegiatannya, semuanya dikemas dengan keren.. - serius tapi santai -.


Pak Eko lagi sambutan (y)


mas mas


pak Fajar


 Bapak Ibu Guru <3

Dilanjutkan dengan kakak- kakak dari Standup lagi, kali ini spesial, karena langsung dua orang yang tampil. Makin seru dan gak bosen tentunya. Lalu, ada Ria Lyzara, disini Ria menceritakan tentang GSA nya, alasan kenapa ngeblog, sampai ada muka saya juga nampang disana. Standup Comedy lagi, ketawa sampai matih pokoknya yah.. Di sela- sela materi kita juga bagi- bagi hadiah berupa kaos dari sponsor, stiker, dvd, dan lainnya. Lanjut Rafi Barca, Rafi menceritakan tentang dunia internet, dan ternyata dia keren!.










ekspresi Ria yang paling saya suka





Rafi Barca

Acara di Smansa ini memang dikemas untuk senang- senang namun juga ngena di materi. Karena otak akan lebih mudah menerima sesuatu hal pada saat sedang rileks. Kita dihibur lagi sama mas- mas standup. Well see, saat saya mendengar dan menyimak para mas- mas yang membawakan materi komedi, saya merasa melihat Raditya Dika saat pertama kali muncul dengan lawakannya yang sekarang lebih dikenal dengan Standup. Materinya, rata- rata masih baru, dan fresh.

Acara selesai, dilanjut dengan foto bersama. Foto bersama teman- teman Smansa masih proses.



Semoga, selanjutnya. Acara blogger semakin marak diadakan dan semangat ngeblognya makin tinggi dan berkobar, jangan sampai api lilin ngeblog padam *ngomong ke diri sendiri*.

FOTO- FOTO BEHIND THE SCENE ACARA BLOGGER KEDIRI GOES TO SCHOOL SMAN 1 PARE



Maaa to the kan






Silvi, Sanita, mas Tio


Mas Tio, Silvi, pak Fajar, mba Tiwwi, mas Tony..
Jiyeee.. mba Tiww.. Ahay!


kiri- kanan (Mas @tio_superHERO, me, pak @doseNdeso, mba @tiwwiDy, mas @tonysurya21, Mas @AamMaycun (Manager StandUpIndo KDR), @pu_as)


Bersama salah satu comic


Silvi dan Yogy


mamas SUC Kediri dan Pak Herman


Silvi Ria, Aji, Yogy


Silvi, Aji, Yogy

Senin, Februari 24, 2014

Kumpul Bocah SMP

  No comments    
categories: 
Bertemu dengan teman lama memang selalu menyenangkan. SELALU MENYENANGKAN! Teman masa SMP apalagi, wah, hampir 6 tahun tidak berjumpa dan bercanda. Malam kemarin memang istimewa.

Berawal dari grup BBM yang saya buat beberapa hari yang lalu, berniat untuk mengumpulkan kawan lama yang berada di Malang, baik mereka sedang bekerja ataupun kuliah. Nyebar- nyebar pengumuman tentang pin bbm di fb twitter grup alumi dan semuanya. Akhirnya terkumpul lah 29 alumni yang aktif di bbm, dan kebetulan pernah akrab semua.

Ide awal untuk meet up dari Luky, diteruskan ke saya. Nah, mungkin karena saya ini memang jiwa- jiwa EO *plak* maka dari itu saya yang ngumumin, cari tempat, dan nge fix kan tanggal. Jadilah di @dw_coffee hari Minggu pukul 19.00 , namun sayangnya Minggu pagi, saya melihat twitt dari akun @dw_coffee ternyata hari itu tutup untuk bersih- bersih. Oke, banting setir ke milkstory, entah bagaimana akhirnya fixed di Toping Soehat.

Banyak yang kami obrolkan.. Tapi, lebih banyak bully membully untuk bercanda. Oke itu udah biasa. Karena sudah larut, kami bersiap untuk pulang, namun sebelumnya teman- teman berencana untuk makan terlebih dahulu. Akhirnya, pergilah kami ke lesehan nasi belut *yes, tempat nostalgia*, dan disini Luky yang traktir, karena dia udah di teken kontrak sama perusahaan. Begitu lulus, dia langsung diterima kerja. Yay. Good Boy. Sukses yak!

Ohya, teman saya, Mey jauh- jauh dari Jember danTojed serta Terry dari Kediri juga datang untuk ikut kumpul- kumpul "Las Vegas Community".

Oke deh, langsung kita ke foto- fotonya aja yak..


Ini mas- mas namanya Luky, teman sejak kelas 7 hingga sekarang.

Cici, Mey, Inang, Luky, Putranti, Tojed, Silviana.

Model : Sasky, Lusia, Cici Mey, Inang, Putranti, Silviana, Luky, Tojed.
yang nge foto : Danang.








Thankyou for awesome time, guys.
Sasky, Lusi Yessi, Cici, Mey, Inang, Putranti, Luky, Tojed, Danang, Rayndik, Terry.


Sabtu, Februari 15, 2014

Wisata Religi, Sunan Ampel

  2 comments    
categories: 
Surabaya, Kereta, 4 gadis berjilbab.


Perjalanan ke Surabaya kali ini dilakukan oleh 4 gadis, yaitu saya, Jijah, umik (Anik), dan Chusnul. Begitu mendadak, dan begitu cepat ambil keputusan namun syukurlah lancar- lancar saja.
Rencana di buat hari Senin setelah pulang kelas, saya dan Jijah langsung menuju stasiun untuk membeli tiket menuju Surabaya, PP. Berangkat hari Kamis, pukul 12.00, dan pulang Jum'at pukul 10.50.

-Sengaja Blur-

Umik dan Jijah berangkat bersama, dan saya bersama Chus kemudian ketemu di stasiun kota baru Malang. Sudah datang lebih awal, namun ternyata telat. Saat pemeriksaan tiket, bapak penjaga bilang telat 30 menit, namun ternyata sampai pukul 14.00 kereta belum datang. 14.05 kereta datang, kemudian 14.30 kereta baru melaju, ternyata ada pemeriksaan asongan. 



Pukul 18.20 kami baru sampai di Stasiun Kota Surabaya, selesai melakukan kewajiban, kami berempat berjalan menuju Sunan Ampel. Ternyata jauh!. Kami mengikuti angkot D, karena sudah berjalan lumayan jauh, dan lapar, akhirnya kami memutuskan untuk makan di warung pinggir jalan. Eh, bukan warung ding, tapi sejenis gerobak dorong. Menu utama nya, nasi pecel, kare, rawon, dan lupa satu lagi apa. Saya dan Jijah pesan nasi pecel, dan umik serta Chus rawon. well, okelah saya gak paham dengan teori makan orang Surabaya, tapi, sempat bengong saat ibuk penjual menawari kami, nasi pecel dicampur kuah kare. 

Perjalanan di lanjutkan, mampir dulu di ITC, ternyata banyak penjual yang sudah mau tutup.


- Bokeh di ITC Surabaya -



- Heheh -

Melanjutkan perjalanan, ternyata masih jauh.. Sesampainya di gapura yang bertuliskan Kya- Kya , kami bersemangat kembali karena kata umik sudah mulai dekat. Begitu sampai di Ampel, kami langsung menuju tempat istirahat khusus wanita. Selonjoran, makan jajan, dan ngobrol. Umik mengajak kami untuk segera tidur, karena rencananya akan ziarah pada pukul 02.00.

Badan capek, mempercepat mata kami terlelap. Baru bisa merem, ada suara gaduh ibu- ibu dengan logat khasnya. Memarahi kami semua yang ada di tempat istirahat wanita karena tidur :|. Kami diminta untuk pindah kebelakang, karena banyak orang yang sholat di tempat istirahat. Lalu, kata- kata terakhir yang kurang enak di dengar "Niat ke Sunan Ampel, malah tidur". 

Padahal, gak semua orang punya niat yang sama. 

Kepala pusing karena baru bisa tidur di bangunkan dengan paksa, cuma bisa diam dan lihatin ibuknya.. 

Malam hari itu, akhirnya saya gak bisa tidur sampai pukul 23.00, ternyata ada musibah Gunung Kelud itu, banyak sms dan telepon dari teman- teman blogger, tab off karena habis baterai. Bangun jam 03.00 dan langsung menuju kamar mandi dan dilanjutkan ziarah sampai menjelang shubuh. 

Gak ada Foto Sama Sekali di Sunan Ampel

Saya dan Jijah sengaja mandi terlebih dahulu karena badan rasanya gak enak. Pas selesai, pas adzan. Kamar mandinya Ampel bersiiih banget. Begitu selesai, kami menunggu sampai pukul 07.00 di masjid dan melanjutkan perjalanan untuk belanja- belanja. Gak kerasa ada hujan abu, dan kami mempercepat untuk jalan ke stasiun. Disini nunggu lamaaaa sampai pukul 10.50. Bete, ngantuk, semuanya.. 


- Ini ngantuk -


Tapi, untungnya di Stasiun Kota Surabaya ada hiburan, penyanyi akustik. 



Pulang ke Malang, dengan kereta penuh dengan abu.. 

Perjalanan yang menyenangkan sekaligus membawa banyak hikmah. Thanks Umik, Jijah, Chus untuk momment perjalanan yang menggembirakan. 


Minggu, Februari 09, 2014

Terharu ~

Wajar nggak sih kalau masih suka keingat sama dia ? :(

Merasa kalau sudah bukan saatnya lagi menceritakan hal- hal tentangnya, yang sudah berpulang. Setiap makan apa, keingat kalau dia gak suka makan daun kemangi, kemana ingat pernah barengan kesana, lihat apa ingat dulu pernah debat ini itu sama dia.

Jadi, suka merasa bersalah kalau tiba- tiba bahas dia dan teman yang -tidak- sengaja- ada- disitu- dan- mendengar- cerita tentang dia jadi merasa /aneh/. Mungkin mereka bosan ya ? kok bahas- bahas yang sudah gak ada. :(

Maaf ya.

Tapi, ini ceritanya bukan bahas dia, tapi bahas adiknya, dek Dodo. Kemarin pas saya main ke rumah mama nya diia, dan ketemu sama keluarganya, di kasih tau, kalau adik nangis sampek sesak karena gak sengaja memory card di hape dia -dikira- keformat, padahal cuma terlalu penuh isinya, dan harus dihapus beberapa applikasi biar bisa di tampilkan lagi.

Lalu, tau adik di persitirahatan dia, nge lap nisan, sambil bilang "mas.. mas.." dan dia nangis. :')

Ini bener- bener bikin terharu, dan gak tau kenapa nulis ini jadi melow.
Selamat menikmati Ahad Malam semuanya.