Jumat, Oktober 31, 2014

Ujian Pendadaran

  1 comment    
categories: 


Alhamdullilah, yes! Sudah selesai ujian pendadaran ke 2. Eh? Kok ke dua, yang pertama kapan ?

Astaga, cepat sekali berlalu! dan belum sempat ditulis :( 
Wosh! Waktu sangat melenakan. Seperti yang dibilang Sapardi Joko Darmono – Yang Fana adalah Waktu. 

Maafkan saya ya blog, lama tidak memberi asupan nutrisi tulisan. Sudah mulai fokus, sudah mulai harus menentukan arah hidup.*tsah :p

Jadi, ceritanya di rapel saja ya. Ujian pendadaran 1 dan 2. Hehe
Kemarin (6 bulan yang lalu, bulan Mei) saya dan teman seangkatan sudah ujian kompre, kalau di tempat saya namanya pendadaran. Istilahnya kayak UNAS nya anak Ekonomi Pembangunan. Mata kuliah wajib, dan pilihan yang diajarkan sejak semester satu hingga enam diujikan. Saya nyebutnya Pe(MODAR)an. Gimana enggak, materinya jelas sudah lupa toh. Apalagi belajarnya sendiri, bahkan saya yang punya catatan lengkap aja heran kalau dulu pernah nulis nulis materi kuliah begitu. x_x

Hari ujian datang, saya dan teman- teman sudah belajar, sudah berusaha (contekan) semaksimal mungkin waktu ujian, dan menunggu hasil ujian. Ternyata, setelah hasil ujian keluar, hanya 9 orang saja yang lolos dari 300 mahasiswa. 3 orang dari Pendidikan, 3 dari Program keuangan, dan 3 dari program perencanaan pembangunan.

Jadilah, hari ini kami mengikuti ujian pendadaran yang kedua.

Sejujurnya, saya blas gak belajar, saya lagi pusing sama proposal skripsi. Hehe.. Ditunda terus seminarnya, karena kemarin sempat (ketlisut) keselip draft revisi saya saat di bawa dosen. Jadinya mundur- mundur terus. Gapapa! harus tetep faigkting!

Jadi lah saya gak belajar apa- apa mengenai ujian, hanya mengais- ngais ingatan tentang mata kuliah 6 semester yang lalu. Nilai lulus adalah 100, 99 gak lulus dong ya. Maka dari itu, saya belajar dari yang kemarin. Hari ini gak mau terlalu ngoyo mengerjakan ujian. Target saya hanya benar 25 soal saja, karena perhitungan skor nilai sama seperti SBMPTN, yaitu Benar = 4, salah = -1, dan tidak di jawab = 0.
Jadi, kalau saya benar 25x4 = 100 sudah lulus. Walhasil, hari ini judulnya cari aman saja, hanya mengerjakan yang diyakini jawabannya benar. Soal yang diberikan 100 butir, saya cuma ngerjakan kurang dari 40. Ada beberapa soal bahasa inggris, tau artinya, tapi bingung teorinya. Sama aja bohong. FYI sih, ilmu Ekonomi gak bisa di nalar. Semuanya berdasarkan buku. Teori- teori gak mungkin dikarang, jadilah pertanyaan mengenai teori menurut siapakah ini ???? tidak satupun saya jawab. Sampun supe sedaya :(. - udah lupa semuah.

Apalagi, posisinya yang gak enak hari ini. Mengerjakan ujian tanpa meja, karena ruangannya di aula. Cuma di kasih kursi kayak orang mantenan gitu. Sebenarnya sudah diminta untuk membawa alas ujian, tapi saya lupa *dudull sih emang*, etapi untungnya saya bawa sketchbook jadinya bisa buat alas ujian, meskipun maksa. Haha. Waktu pengerjaan 90 menit.

Etapi, ujian hari ini saya mengerjakan sendiri, tanpa contekan. Bukan mau sombong, tapi cuma pengen mengukur diri saja. Sejauh mana ingatan saya akan matakuliah yang sudah pernah diajarkan. 

Sepulang dari ujian, sempat duduk dengan beberapa teman. Seperti biasa, obrolan akan keluhan ujian muncul. Kalau saya prinsipnya ujian adalah  datang- kerjakan- lupakan. Jadi, setelah ujian tidak pernah membahas- bahas lagi. *kecuali di blog ini* hehe

Salah satu teman bertanya pada saya,

Temen : "ngerjakno piro kon mau sil ?" - (ngerjain berapa kamu tadi, sil?).

Saya : "kurang dari 40. Sing tak yakini bener tok.. hehe"

Temen : "aku meh 80an sing tak garap, enek sing ngawur". - (hampir 80 soal yang aku kerjakan, ada yang ngawur).

Saya : "iyo rapopo, tapi nek salah mines siji kan, aku target bener selawe, ping papat wis satus, lulus. mugo- mugo ae. hehe" - (iya ngga apa- apa, tapi kalau salah - 1 kan, aku target benar 25 dikali 4 sudah 100, lulus. Semoga saja. Hehe(.

Temen : "awakmu ki, target kok mepet, target kuwi sing akeh pisan". - (dirimu ini, target kok mepet banget, target itu yang banyak sekalian).

Saya : "iyo, prioritas masing- masing menungso bedo- bedo. Hehe" - (iya, prioritas masing- masing manusia berbeda. Hehe).

 Kemudian saya diajak pulang oleh teman yang lain. Pamitan.

Jadi, semoga lulus deh pendadaran ke dua ini. Kalau masih belum lulus juga, ujian lagi Desember nanti. :D

Cao!





Bicara Soal Skripsi

  No comments    
categories: 
Ibarat main game, saat ini saya sudah 'hampir' berada di level puncak dari permainan jenis easy. Awalnya mudah dan menyenangkan. Makin kesini makin berat, karena dengan semakin bertambah level game, maka rintangannya pun semakin berat. Meskipun sering failed dan harus resume, tapi saya akan terus mencobanya dan tidak akan quit sebelum permainan selesai, saya akan terus berusaha untuk dapat berada di level tertinggi, dan tentunya dengan skor yang paling tinggi, sehingga akan muncul tulisan YOU WIN!.

Keberanian saya untuk mencapai level yang paling tinggi sebenarnya bukan karena mau gaya- gayaan. Tapi, lebih ke perihal tanggung jawab. Saya masih ingat, sekitar 3 tahun yang lalu, setelah ujian nasional selesai, malam itu saya sedang duduk berdua dengan bapak di teras rumah, beliau mulai membicarakan tentang studi saya. Biasanya, sama sekali tidak pernah. Bapak jarang sekali berbicara tentang studi saya, hanya sesekali menyuruh belajar dan lebih ke kebutuhan finansial untuk studi. Berbeda dengan ibu, sejauh yang saya ingat, ibu selalu mendukung dan mengontrol sekolah saya. Meski demikian, saya tahu bapak selalu mendukung apapun keputusan saya dalam hal studi.

Bapak bilang "mari lulus SMA iki, rencana ne sampean piye ? arep nerus perguruan tinggi? opo nerus kuliah ?" - (setelah lulus SMA rencana kamu bagaimana ? Mau lanjut perguruan tinggi? apa lanjut kuliah?)

Saya tertawa, dan bapak ikut tertawa.

"pengene nerus pak, ngko ndak aku lulus SMA gak nerus kuliah di rabi wong lak repot, nek aku sekolah meneh pengene sing apik pisan ae"
(pengennya lanjut pak, nanti kalau aku lulus SMA gak lanjut kuliah di nikahi orang repot, kalau aku sekolah lagi pengennya yang bagus sekalian).

"yo rapopo, bapak sik kuat ngragati"
- (iya gak apa- apa, bapak masih mampu mendanai).

Kemudian, saat Ujian SNMPTN Tulis/ Ujian tulis pertama, saya memutuskan untuk ikut kembali setelah gagal di PMDK. Saya mengambil Ekonomi Pembangunan UM pilihan 1, dan Psikologi UIN pilihan 2. Kalau ingat momen ujian tulis saat itu, rasanya saya gak percaya. 2 hari ujian, dengan mata pelajaran yang begitu banyak, tanpa satu butir pertanyaan pun saya nyontek ataupun bertanya. Semuanya murni pekerjaan saya. Ini semua berkat doa orang tua, dan restu dari Tuhan.

Alhamdulillah lolos di pilihan pertama.

Keputusan itulah yang mendasari saya untuk tidak mau berhenti sebelum selesai finish. Saya sudah memulainya, maka saya yang harus mengakhirinya. *kayak lagu aja*



so, the real war is just begun just now. FAIKGHTWING!!!

Senin, Oktober 27, 2014

I am a Happy Blogger

  8 comments    
categories: 
Selamat Hari Blogger Nasional, saudara blogger! Terus berkarya ya. Terus bercerita. Terus memberi manfaat. :D

Saya bukan mau latah ikut- ikutan nulis di tanggal ini. Cuma gatal pengen sharing ke-bahagiaan selama menjadi blogger. Ceritanya melalui foto, biar sekalian narsis. Heheu

Kopdar akbar pertama kali di Blogilicious Madura- 2012



Asean Blogger Festival Indonesia, Solo - 2013


Festival TIK - Blogger Bicara Komunitas, Surabaya



Blogger Nusantara, Jogjakarta








Part of Blogger Kediri



*Masih sambil obrak- abrik galeri, kalau ada nanti ditambahi lagi. 

Dari semua itu, yang membuat saya bahagia selain bisa sharing adalah bertemu dan bisa kenal kalian semua, teman- teman blogger Indonesia. :D



Sabtu, Oktober 25, 2014

myBCA untuk (makin) eksis!

  51 comments    
categories: 


Berawal dari ajakan kopdar bareng temen- temen di Ciputra World Surabaya, saya jadi dapet informasi bagaimana cara yang praktis dan friendly untuk bisa buka tabungan. Siapa tau informasi ini bisa berguna buat temen-temen mahasiswa yang lagi merantau dan seringkali kebingungan mau dikirim kemana duit saku kiriman orangtua. Jadi, awalnya saya hanya ingin menemani teman mengambil ATM di gerai ATM yang bernama myBCA. Saat berada di dalamnya saya ngerasa ada yang berbeda. Soalnya tampilannya tidak seperti gerai- gerai ATM pada umumnya. Terutama karena terdapat banyak sekali LED beragam ukuran, bahkan ada yang berjajar panjang menampilkan info promo yang eye-catching.

Gerai myBCA di Ciputra World

Saat sedang melihat-lihat, tiba-tiba ada yang menyapa hangat, menawarkan untuk menjelaskan seputar gerai myBCA ini. Setelah memperkenalkan diri dengan ramah sebagai Duty Officer yang bertugas, Ibu Lilik pun menjelaskan satu per-satu fitur yang tersedia dengan ramah dan jelas.
Kurang lebih saya coba ringkas seperti berikut:

Digital Information 


Layar berukuran 21” berada tepat di pintu masuk gerai myBCA, nama alatnya Digital Information, dengan alat ini kita dapat mendapatkan informasi mengenai produk dan layanan BCA. Selain untuk mengakses informasi produk dan layanan, kita juga dapat mengakses simulasi cicilan kredit baik KPR, KKB maupun kartu kredit, dan informasi promo BCA.

Mesin Flazz

Penampakan mesin Flazz

Mesin ini digunakan untuk membeli dan isi ulang kartu Flazz; kartu prabayar yang dapat digunakan untuk apa saja, mulai dari beli makanan di foodcourt sampe bayar tol, tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah besar. Kartu Flazz cocok bagi yang tidak suka menunggu proses traksaksi dengan uang tunai, karena produk ini menawarkan kemudahan, kecepatan serta kepraktisan dalam bertransaksi. Kecil, dan banyak kegunaaannya..

Video Call Halo BCA


 Halo BCA 



Melalui Video Call Halo BCA ini, kita bisa bertatap muka langsung dengan Customer Service Halo BCA untuk bertanya mengenai produk  BCA, mengajukan permintaan autopay atau ubah cicilan, hingga mengurus jika (amit-amit) kartu ATM BCA kita hilang, serta banyak lagi.

Video Banking Tahapan Xpresi


Dari penjelasan Ibu Lilik, layanan Video Banking Tahapan Xpresi ini adalah inovasi terbaru yang menjadi andalan myBCA.. Tahapan Xpresi sendiri adalah tabungan yang ditujukan buat siapapun yang eksis, narsis dan tentu saja praktis! Pokoknya buat mereka yang berjiwa muda lah! 

Nah, selain bisa membuka Tahapan Xpresi di cabang-cabang BCA, ternyata kita bisa membuka Tahapan Xpresi di Video Banking ini secara self-service. Jadi, kita nantinya akan dibantu oleh Customer Service Halo BCA secara video conference seperti kalau kita Skype, untuk membuka tabungan melalui mesin video banking ini


Penasaran, saya pun mencoba untuk membuka Tahapan Xpresi. Ternyata caranya mudah, dan tidak ribet. Bagi mahasiswa seperti saya, modalnya cuma bawa KTP dan uang tunai Rp.50.000 sebagai setoran awal. Terus, tinggal ikutin aja instruksi bantuan dari kakak-kakak cantik Halo BCA, dan voila... Jadi deh Tahapan Xpresi-nya.

Kerennya lagi, kita bisa memilih desain kartuPaspor Xpresi sesuai keinginan kita loh. Buat yang suka foto, kartunya bisa pakai foto pribadi juga.


Sebelumnya saya pernah berandai- andai kapan ya ATM saya bisa ada foto pribadi, eh gak taunya.

Saat ini myBCA baru ada dua tempat, yaitu Mall Gandaria City Jakarta, dan Mall Ciputra World Surabaya. Nah, kalo ada yang mau ditanyakan biar lebih jelas mengenai myBCA dan Tahapan Xpresi, langsung aja tanya ke @TahapanXpresi.



Rabu, Oktober 22, 2014

[Postingan Boso Jowo ] Ngaji

  5 comments    
categories: 

Asline aku wes suwi pengen nulis blog nggawe boso jowo, tapi yo mbuh kok gak ndang- ndang. Lah iki tepak rodok longgar, terus kepikiran. Hehe. 
Goro- goro urip ning Malang, aku maleh jarang ngomong boso jowo, ning kampus ngomong e podo nggawe boso indonesia, tumbas maem ibuke sing bakulan yo nggawe boso indonesia. Tapi nek ning omah (Kediri) aku tetep nggawe boso jowo. 

 Poto ning nduwur kui poto ibu- ibu dusun sing mben bengi ngaji kitab Rosm Utsmani, kitab teko pondok Lirboyo Kediri, kitab e warna kuning, isine carane moco Qur'an lan Tajwid. Iki pancen program teko deso, ngajine mben ba'da maghrib sampe meh isya. Aku pas melu ibukku ngaji, tepak dikon moto soale arep digawe lpj (laporan pertanggung jawaban) an. Yawes ngono ae. Dhadha..


*nek enek sing salah benerno ya.
____________________________________________________

Sebenarnya saya sudah lama ingin menulis blog menggunakan bahasa jawa, tapi gak tau kenapa kok gak segera terlaksana. Kebetulan sekarang sedang longgar, jadinya kepikiran.

Gara- gara hdup di Malang, saya jarang menggunakan bahasa jawa, di kampus bicara pun semuanya menggunakan bahasa Indonesia, beli makan yang jualan juga menggunakan bahasa Indonesia. Tapi, kalau di rumah Kediri saya tetap menggunakan bahasa jawa.

Foto di atas itu foto ibu- ibu dusun yang setiap malam menngaji kitab Rosm Utsmani, kitab dari pondok Lirboyo Kediri, kitabnya warna kuning, isinya cara membaca al- Qur'an dan Tajwid. Ini memang program dari desa, mengaji dilaksanakan setiap setelah maghrib sampai menjelang isya. Waktu itu, saya ikut ibu mengaji, kebetulan diminta untuk ngefoto soalnya dipakai untuk membuat laporan pertanggung jawaban. Yasudah gitu aja.. Dhadha,,


*kalau ada yang salah tolong dikoreksi ya.

Senin, Oktober 20, 2014

(Lanjutan) Lumajang- Jember

  8 comments    
categories: 
Tsurhat dulu boleh yaaa.. 

Kan kemarin sudah janji mau nulis cerita perjalanan satu hari ke Lumajang dan Jember. Nah waktu itu saya masih di rumah, tepatnya hari Minggu. Bangun pukul 02.00 kemudian nyicil proposal, dan syukur alhamdulillah selesai dalam waktu kurang dari 3 jam, ya memang cuma nambah- nambah sedikit dan baca ulang saja, tapi memang saya lebih suka mengerjakan skripsi di rumah, rasanya lebih ayem gitu. Hehe.

Senin, Oktober 13, 2014

[ PERJALANAN SATU HARI ] Lumajang - Jember

  13 comments    
categories: 


















Jadi, pamer fotonya dulu ya. Ceritanya nyusul. Masih revisi proposal skripsi, Insya Allah akhir bulan Oktober Seminar Proposal ^_^