Sabtu, November 14, 2015

Ranu Segaran dan Sungai Air Panas

  8 comments    
categories: 
Jalan- jalan itu memang menyenangkan, sarana untuk melemaskan kaki kalau buat saya. Apalagi jalan- jalan dengan trek yang gak biasa, yang gak mulus. Gunung, lembah, bukit, pantai, itu yang saya suka. 

Sebetulnya, saya bukan orang yang hidup dengan nyali petualang. Baru- baru ini saja "singa"nya muncul. Kalau boleh jujur, sejak zaman sekolah saya gak pernah ikut kegiatan yang berbau alam, lazy, that's my answer. Saya akan selalu cari alasan untuk tidak ikut kegiatan yang berbau alam. Tapi untuk hal lain saya adalah tipe orang yang take a risk, tak akan pernah berhenti  sebelum kena batunya. 

Nah, ini berlaku juga untuk jalan- jalan ke Ranu Segaran dan sungai air panas di Tiris Probolinggo. Sebetulnya kalau bilang recomended untuk dikunjungi sih recomended sekali, karena masih asri dan sangat indah. Sayangnya, akses jalannya masih susah. Jadi, kalau ditanya apakah saya akan datang lagi ke tempat ini maka saya akan jawab "pikir- pikir lagi". Selama jalannya masih belum aspal HD. 


Saya dan Ilham berangkat ke Ranu ini melewati jalan nasional Kecamatan Gending menuju Maroon, ikuti petunjuk arah sampai di Tiris. Letak Ranu Segaran dan sungai air panas sangat dipelosok. Setelah melewati medan yang belum bagus kurang lebih 5KM, kami sampai di depan SDN Segaran. Disebelah SD terdapat gang kecil, dan ikuti arah saja karena memang itu satu- satunya jalan yang ada. 

Sebelum memasuki lokasi kami dikenakan biaya Rp. 4000/ orang tanpa biaya parkir. Dari loket ke arah utara adalah Ranu Segaran dan ke arah timur adalah sungai air panas. Kami berdua memutuskan untuk menuju Ranu Segaran yang kabarnya memiliki luas hampir 4HA. 



Sesampainya di Ranu mata kami dimanjakan dengan pemandangan air dan pepohonan yang menyegarkan mata. Serunya di Ranu ini kita bisa berjalan mengitari danau. Tapi saya memilih untuk duduk di gazebo terapung sembari menikmati semilir angin. Huehehe



Setelah puas istirahat kami melanjutkan ke arah timur untuk menikmati sungai air panas. Disini kita hanya dikenakan tarif parkir sebesar Rp. 2000 saja. Lalu bebas melenggang menikmati curamnya trek yang menurun. Gak sempat foto jalannya yang masih berbatu karena fokus pengen cepet- cepet sampai di sungai. Padahal ini hanya sungai ya, tapi gak tau kenapa saya kok excited sekali. Haha. 



Ternyata, ada sumber air panas di sungai ini. Sehingga bebatuan di sekitarnya berubah menjadi kuning keemasan, airnya pun seperti bau belerang. Tapi, menurut saya seperti bau LPG. Apalagi di sekitar sumber air, saya seperti mendengar air yang sedang mendidih. Semakin mendekati sumber, air semakin terasa panas. Saat saya berdiri, kaki saya merasakan surga (dingin) dan neraka (panas) secara bersamaan. 




Sayangnya, saya hanya bisa merendam kaki, tangan, serta cuci muka saja karena tidak membawa baju ganti. Puas bermain air, kami memutuskan untuk pulang. Kerennya lagi sumber air panas ini sudah ada sejak zaman dulu.



Mungkin jika ada kesempatan kesana dan akses jalan menuju lokasi sudah bagus, saya mau menyempatkan mandi di sungai yang super duper bening ini. 

Probolinggo, 27 Oktober.

8 komentar:

  1. Kok jsuh amat dolannya Nduk.
    Kelihatannya memang asri ya
    salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sambil lihat adek bayi pakde.
      Kalau ada kesempatan ke Probolinggo coba sekalian mampir. XD

      Hapus
  2. Wah.... asyik nih tempatnya. Masih bening gitu ya airnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hampir semua aliran sungai di Probolinggo, sependek yang saya lihat masih bening airnya mba Nia. Jadi gatal pengen nyemplung :D

      Hapus
  3. duuuh jadi pengin dolan kesana non, lihat panorama alamny yang indah..*iish tpi kok jauuh bnget hehehe

    BalasHapus
  4. Aku malah nggak tau ada ranu segaran dan sungai air panas ini di Probolinggo. Tapi aku memang nggak pernah mampir Probolinggo sih, cuma nglewati aja kalau pas mau ke surabaya.

    BalasHapus
  5. Diam diam aku mengamati style si Ilham, dan semakin ke sini semakin better! HAhahaha sip! makin gaul dan muda!

    BalasHapus
  6. wah seru ya mbak kayaknya hehe

    BalasHapus

Keep Blogwalking!