Jumat, November 27, 2015

Bijak Main Sosial Media, Kunci Aman Hidup Bahagia

  26 comments    
categories: 
Senang sekali rasanya bisa turut serta hadir di acara keren dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Surabaya kemarin. Pengalaman warbiyasak yang menambah kedewasaan saya bermain sosial media.

"Temenin aku ke perpus yuk, aku mau cari buku buat tugas Ekonometrika!"

"Lah, search aja di google kan ada!"

Percakapan yang sering diucapkan oleh dua orang teman saat masa kuliah lalu. Adanya internet membuat kami merasa mudah, sekaligus perlahan menggiring ke bagian bernama kemalasan. Bukan salah teknologi bernama internet, tapi para pengguna yang kurang bijak dalam menggunakannya.

Saat bertemu teman baru, biasanya hal pertama yang ditanyakan pun kadang bukan kabar, tapi akun sosial media!.

"FB kamu apa nama akunnya? mau aku add nih"

"Twitter kamu? mau aku follow"

"Instagram kamu apa namanya? seberapa banyak sih fotonya?"

"Kalau path kamu punya?"

"Minta ID Line, PIN BBM dan nomor WhatsApp kamu dong biar mudah aku hubunginya"

Nah, saya yakin sebagai manusia serba modern dengan smartphone di tangan kanan dan remot di tangan kiri, masing- masing dari kita tentu punya paling tidak salah satu dari sosial media yang saya sebutkan diatas. Masalahnya, apakah kita sudah cukup mengerti bagaimana menggunakan semua itu? Tak sekedar dari sisi aplikasinya saja, tapi ada yang lebih penting lagi, yaitu dari sisi etikanya. 


Beruntung sekali saya bisa hadir di acara Uji Coba Draft Model Pendampingan Pendayagunaan TIK Bagi Perempuan di Jawa Timur, yang digagas oleh KPPA bersama KOMINFO dan bertempat di Hotel Garden Palace Surabaya. 

Sesuai dengan acaranya, audiencenya pun mayoritas perempuan. Baik ibu- ibu PKK, ibu- ibu penggiat UMKM, ibu- ibu dari dinas, pemerhati IT, blogger, dan adik- adik dari SMA di sekitar Surabaya.


Acara ini diadakan untuk memberikan edukasi kepada para perempuan dan anak- anak tentang pentingnya menjaga diri saat bermain internet, karena ternyata pengguna internet paling banyak berasal dari gender perempuan. 

Melihat banyaknya permasalahan yang terjadi yang diakibatkan oleh penggunaan internet dan sosial media yang kurang bijak, maka dengan adanya acara ini diharapkan para wanita mulai aware dan siap defence terhadap segala kejahatan yang mengintai yang asalnya dari internet. Seperti misalnya kejahatan pelecehan seksual, bullying, kekerasan, penculikan, bahkan sampai pembunuhan. 

Miris sekali rasanya saat pak Soetjipto staff Kominfo Jawa Timur, menunjukkan beberapa video mengenai akibat dari penggunaan sosial media yang kurang tepat, dan yang perlu digaris bawahi banyak dari kasus tersebut korbannya adalah perempuan.

Dalam video tersebut gadis remaja mulai berkenalan dengan laki- laki di Facebook, semakin lama semakin akrab, karena banyak kata manis dan romantis yang terucap, kemudian mereka mulai membuat janji untuk bertemu, dan ternyata gadis ini disekap dan diculik oleh teman yang selama ini memberi rasa aman dalam bentuk visual. Satu kata saja, menakutkan.

Video kedua, lagi- lagi yang diceritakan adalah gadis, dia diminta oleh teman FBnya untuk mengirimkan "FLASH" atau foto yang memperlihatkan buah dadanya, tentunya si teman tersebut berjanji untuk tidak menyebarkan kepada siapapun. Entah apa yang dipikirkan, gadis tersebut mengirimkan foto bugilnya.

Satu tahun kemudian, muncul laki- laki yang menghubungi si gadis dan mengirimkan foto lama yang memperlihatkan buah dadanya, dan mengancamnya. Jika tidak mengirimkan foto yang lebih (bugil), maka foto tersebut akan disebar luaskan. Sampai pada suatu ketika, pagi- pagi saat liburan rumah si gadis didatangi oleh polisi, memberi tahukan bahwa foto dirinya sudah tersebar luas di sosial media. Gadis tersebut shock, dan depresi.

Sampai hal yang paling parah harus pindah sekolah beberapa kali karena menjadi korban Bully teman- temannya. Apa yang ada dibenak kita jika hal tersebut terjadi pada diri kita sendiri ?. Sedih? Marah?. Tak karuan tentunya.


Hal- hal semacam inilah yang seharusnya menjadi perhatian lebih para orang tua untuk mengawasi anak- anaknya. Ada beberapa hal yang dipaparkan oleh Pak Tjip tentang Do's dan Don'ts dalam bermain sosial media sesuai dengan panduan Internet Sehat yang Aman. 

Do’s
Manfaatkan sebagai narasumber.
Posting hal positif.
Selektif dalam memilih teman.

Tempatkan komputer di ruang tamu.
Buat aturan.
Jauhi semua yang ilegal

Don’ts

Jangan beri informasi tentang anda terlalu detail. Terutama untuk para ibu yang gemar mengunggah informasi tentang buah hatinya.
Mencurahkan isi hati.
Terlalu banyak update.  

Mengunduh apapun yang negatif.

Nah, informasi dari pak Tjip memang sangat bermanfaat untuk kita supaya tetap aware dengan apapun yang terjadi yang berasal dari sosial media. 

Selain pak Tjip, Mbak Ani Berta sebagai pemateri juga memberikan edukasi tentang penggunaan sosial media yang memberikan benefit lebih kepada para penggunanya. Jadi, setelah tau etika bersosial media, kita juga bisa menggunakan sosial media sebagai ajang untuk mengasi rejeki. Misalnya dengan menggunakan sosmed untuk promosi barang dagangan kita, lalu menunjukkan karya kita baik melalui tulisan maupun foto. 

Intinya, sosial media itu seperti dua sisi mata uang. Jika digunakan tidak sesuai dengan etika maka akan merugikan, namun jika digunakan dengan baik maka akan menguntungkan. Sekali saja kamu membuat kesalahan di sosial media, maka hal itu akan terus terkenang di mata para pengguna lainnya. Sekali kamu terperosok, maka reputasimu akan rusak begitu saja.

Maka dari itu, think before posting, karena apapun yang kamu unggah di sosial media, meskipun kamu sudah merasa menghapusnya, sebetulnya hal tersebut akan tetap ada disana selamanya. Selamanya. 

Jadi, yok pakai sosial media dengan bijak.



Senin, November 23, 2015

Ketagihan Motret Gara- Gara Auto Fokus Zenfone 2 Laser

  23 comments    
categories: 

“No photo today, no history tomorrow”- anonim. 
 
Quote yang pernah saya baca dikaos teman UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) fotografi saat masa kuliah lalu. Saya begitu amaze membacanya. Quote yang logis dan memang iya benar adanya. Entah siapa yang mencetuskan quote itu pertama kali, saya pengen ngajak wefie! Karena sungguh, dia keren sekali. 

Saat ini, mengabadikan moment yang kita alami merupakan hal yang wajib dilakukan, karena itulah yang akan menjadi cerita di masa tua. Adanya foto membuat kita mengingat, mengenang, dan bernostalgia. 

Memang benar, semakin berkembangnya zaman, dunia fotografi memang sudah bukan sesuatu yang mahal dan tidak sulit dijangkau oleh segala lapisan manusia. Mulai dari ibu- ibu, bapak- bapak, embah- embah, anak muda, bahkan sekarang ini bayi pun pandai berfoto. Alat fotografipun bermacam- macam, mulai dari yang pro sampai yang gak pro. Mulai dari yang ribet sampai yang ringkas, dan juga mulai dari yang mahal sampai yang terjangkau. Tapi, melihat personality mayoritas manusia pasti sukanya yang cepat, ringkas, efisien, dan berkualitas.  Itulah kenapa, banyak yang lebih memilih fotografi ponsel dibandingkan dengan kamera DSLR. 

Memang sih banyak ponsel yang menyediakan fitur kamera dengan resolusi bagus, tapi banyak juga yang harganya belum bisa dijangkau oleh lapisan masyarakat kelas menengah. Jadinya cuma bisa berangan- angan karena belum bisa kebeli ponsel impian karena harganya yang kemahalan. 

Tapi sekarang gak perlu sedih, karena ada teknologi keren dari ASUS yang bernama Zenfone 2 Laser yang punya fitur dan spesifikasi super keren. Apalagi ada 3 varian smartphone yang ukurannya pun bermacam- macam menyesuaikan kebutuhan. Mulai dari 5 inci, 5,5 inci dan 6 inci.

(Sumber Foto : asus[dot]files[dot]com)


Kameranya pun gak kalah sama yang lain karena resolusi kamera belakangnya 13MP, dan kamera depan 5MP. Makin lengkap dengan lensa f/2.0 dan mampu mengambil foto dengan resolusi 4128 x 3096 pixel. Apalagi ASUS Zenfone 2 Laser juga diperkuat dengan fitur Laser Auto Fokus yang bikin hasil bidikan kamera Zenfone ini bening dan diklaim lebih cepat dari kedipan mata. WOW!
(Sumber Foto : asus[dot]files[dot]com)
Ada lagi nih yang ternyata bikin tambah keren, buat yang suka selfie, kamera depan Zenfone 2 Laser punya sudut yang lebih luas, jadi bisa dipakai foto rame- rame tanpa harus takut ada yang terpotong atau ketinggalan. Sedangkan buat yang suka bikin video buat diupload di instagram atau yang lainnya, Zenfone 2 Laser juga ngasih kita teknologi yang kece banget karena dengan kemera smartphone ini kita bisa merekam dengan resolusi FullHD dan kecepatannya mencapai 30 frame per detik. 

(Sumber Foto : asus[dot]files[dot]com)
Masih ditambah lagi dengan teknologi Pixel Master Camera, jadi kalau kita ambil foto dan video di tempat yang minim cahaya foto yang dihasilkan masih bisa lebih terang sampai 400%, kalau masih kurang masih ada juga yang namanya dual- LED (dual tone) flash yang bikin hasil bidikan kamera lebih natural, jadi gak khawatir dibilang editan kan. 
 
(Sumber Foto : asus[dot]files[dot]com)
Semua itu include di ASUS Zenfone 2 Laser yang punya kamera hebat dan tentunya harganya terjangkau buat kantong menengah. Nah, coba siapa yang gak kepengen punya smartphone ramah di genggaman ini. Kalau saya sih mau banget punya, pastinya bisa mempercepat mobilitas pekerjaan saya, dan juga gak akan kehilangan setiap moment yang berharga karena sudah langsung di capture sama teknologi super duper canggih dari Zenfone 2 Laser. 

Mau tau harganya ? 
Berasa kayak DSLR dalam satu genggaman kan ya. Yuk, grab it fast!

Loves Each Other

  9 comments    
categories: 
Just Upload my cats. Hehe Sorry. :) 






Saya mengupload foto bersama hewan peliharaan ini karena keprihatinan saya terhadap banyaknya kasus perburuan dan pembunuhan (baik dimakan HIYEEEK! ataupun di awetkan) hewan. 

Saya mengajak teman- teman semua untuk saling melindungi dan saling menyayangi kepada sesama mahkluk hidup, karena bumi Tuhan tak hanya untuk manusia saja, tapi untuk hewan dan juga tumbuhan. 



Mencicip Selat Solo

  8 comments    
categories: 
Pernah datang ke Solo ? Atau mungkin hanya lewat saja ? 2013 yang lalu saya mendapat kesempatan untuk singgah di kota kelahiran pak presiden ke 7 Indonesia selama 3 hari untuk mengikuti perhelatan Asean Blogger Festival Indonesia. Nah, pada hari terakhir, saya dan semua peserta disuguhi makanan khas Solo, namanya Selat Solo dan yang masak langsung ibu- ibu kasunan.

Selat Solo adalah makanan dari sayur- sayuran yang endeus banget, dan puji syukur di Malang depan gang kosan sudah ada yang buka, loh!



Lalu, ada makanan lain, saya gak tau sih apa namanya. Isinya Nasi putih yang punel sekali, telur ayam 1/2 iris, dan oseng pepaya serta sambal sambal berwarna putih yang mirip gamping atau batu kapur. Awalnya saya ragu untuk makan, tapi ternyata nagih, serta nambah :D. 





Jiyan muantap tho ? 

Rabu, November 18, 2015

Soto Ayam Bok Ijo Tamanan Kediri

  33 comments    
categories: 


Mungkin sebagian orang sudah pernah dengar soal soto Tamanan yang hits banget kalau di Kediri. Bahkan teman- teman saya dari Malang yang main ke Kediri pun terheran- heran karena harga soto disini 'sempat' murah yaitu 4,5K/ mangkok, meski murah rasanya gak murahan. Sekarang, harga soto sudah naik jadi 6K. Tetep terjangkau lah ya. 



Selain soto ayam, disini juga tersedia berbagai macam lauk pelengkap. Seperti sate telur puyuh kecap, ayam bakar, uritan, sayap/ paha/ dada bakar, dan menu bakar- bakar lain yang tentunya endeus banget! Harganya juga terjangkau, sekitar 9K- 15K. 
 


Letak Soto Ayam Bok Ijo ini ada di stand pertama pujasera Terminal, depannya toko pelayanan tiket. Ada banyak pilihan warung soto disini, boleh yang mana saja dan enak semua kok. Tapi, yang paling hits sih yang ini. Pokoknya kalau sampai di Terminal Kediri, berarti kamu sudah sampai juga di Soto Ayam ini. Jadi, yuk ke Kediri. 
 
 

Selasa, November 17, 2015

Serunya Belajar Bersama di Fun Blogging Surabaya

  37 comments    
categories: 
Acara yang diadakan di Intiland Tower Surabaya pada Sabtu tanggal 7 November 2015 kemarin benar- benar seru dan menyenangkan. Apalagi waktunya tepat sekali dengan momen dimana “nyala lilin ngeblogku mulai padam”. Jadi boleh dibilang acara Fun Blogging itu semacam pemantik semangat untuk mulai ngeblog lagi.
 
Fun Blogging sendiri sudah diadakan di beberapa kota sebanyak 6 kali, dan Surabaya mendapat kesempatan sesi ke 7 untuk dikunjungi. Saya ingat, satu bulan yang lalu salah seorang teman menghubungi saya via WhatsApp mengabarkan tentang acara ini. 

“Cepetan daftar, Sil!” katanya. 

Lalu tanpa pikir panjang saya segera mendaftar dengan mengirim email karena takut tidak kebagian kuota. Apalagi temanya cocok, yaitu Dari Hobi Menjadi Profesi. 

(Dari Hobi Menjadi Profesi. Sumber foto : Ig @shintaries)
Sabtu pagi, saya berangkat dari Kertosono menuju Surabaya naik bus patas, dan ini adalah pengalaman pertama bagi saya ke Surabaya sendiri. Perjalanan terasa sangat lama, dan untungnya saat sampai di Intiland Tower acara masih belum dimulai.

For your information, gedung Intiland Tower merupakan gedung perkantoran dimana banyak jenis perusahaan yang menjalankan bisnisnya di tempat ini, seperti jasa keuangan dan perbankan, jasa telekomunikasi, penerbangan, IT, dan lainnya. Ruang- ruang yang ada di Intiland Tower ini semacam kapling atau petak yang diatur rapi dan diberi nomor untuk memudahkan pencarian lokasi. Kegiatan Fun Blogging sendiri berada di ruang 11B lantai 2, tepatnya di kantor Qwords.

Waktu menunjukkan pukul 09.00, peserta Fun Blogging semakin banyak yang datang. Nah, hal lain yang saya suka dari acara semacam ini adalah, saya bisa kopdar bareng temen- temen blogger yang sebelumnya hanya saya tahu dari dunia maya saja. Ada beberapa yang sudah saya kenal, dan beberapa belum tau sama sekali, bahkan ada yang sudah sering in touch di sosial media tapi pas ketemu gak tahu siapa dan inilah kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat dengan mereka semua.
 
Pintu ruangan mulai dibuka, satu persatu peserta dipersilakan masuk dan disambut oleh para pemateri, yaitu Mbak Haya, Mbak Shinta, dan Mbak Ani. Lalu kami semua mengambil posisi duduk masing- masing. Kami memang tidak duduk di bangku atau kursi, tapi lesehan di karpet.

(Duduk bersama)
Menurut saya, acara dengan suasana seperti kemarin itu malah membuat kami akrab satu sama lain, karena sama rata dan sama rasa. Bahkan kesannya jadi santai dan gak tegang. Sembari menunggu peserta lain yang belum datang, kami mengisi daftar presensi dan masing- masing memperkenalkan diri. Sayapun sempat mencatat siapa- saja yang datang saat itu, urut sesuai dengan posisi duduknya.

Setelah semua selesai memperkenalkan diri, acara dilanjutkan oleh mas Frenavit dari Qwords, disini ia menjelaskan tentang profil Qwords sebagai jasa layanan domain dan Web Hosting. Selain itu ia juga bercerita tentang filosofi nama dari perusahaanya. Qwords sebetulnya persamaan kata dari keywords yang artinya kata kunci, namun untuk lebih simpelnya key diganti dengan huruf Q. Perusahaan yang dibangun pada tahun 2005 oleh Rendy Maulana ini menggunakan huruf Q yang sama seperti pada Al- Qur’an. Pemikiran without the box! karena out of the box sudah terlalu mainstream.

Acara inti Fun Blogging dimulai, sesi pertama akan disampaikan oleh Mbak Haya. Namun sebelumnya, mom blogger ini meminta kami untuk menuliskan 2 wishlist dalam bentuk materi di sticky notes warna biru yang sudah dibagikan di awal acara. Tapi, kami harus menulis di luar kebiasaan. Jika biasa menggunakan tangan kanan berarti kami harus menggunakan tangan kiri, begitu sebaliknya. Bahasa kerennya sih change how you do your routine

(Mbak Haya menjelaskan tentang bagaimana membuat tulisan yang gak sekedar bagus)
Jujur, susah sekali menulis menggunakan tangan kiri. Bahkan tulisan saya hampir tidak bisa dibaca. Disitu saya menuliskan keinginan untuk punya smartphone baru dan go pro. Begitu selesai, beberapa keinginan teman- teman dibacakan oleh pemateri, bermacam- macam harapan yang membuat saya tersenyum simpul ketika mendengarnya. Ada yang ingin punya mobil, laptop, smartphone, kamera, tabungan, dan masih banyak lagi. 


(Wishlist saya)

Nah, ternyata game yang kami mainkan tersebut berkaitan dengan materi yang akan dibawakan oleh mba Haya, yaitu Writing Great Content. Isi materinya tentang bagaimana sih menulis yang bagus dan baik itu, mulai dari penggunaan 5W + 1H, penulisan EYD yang meliputi benar dan sebagainya.

Kami juga ditunjukkan beberapa contoh blog dengan penggunaan EYD yang belum tepat. Ternyata memang sangat berpengaruh terhadap pembaca. Ada beberapa tips dan trik juga tentang bagaimana cara membuat konten supaya lebih berisi dan bertenaga, yang lebih penting lagi kami juga diingatkan untuk tidak sekalipun melakukan tindakan copy paste, karena napas dari seorang blogger terletak pada konten yang ditulisnya.

Nah, kalau semua itu sudah terpenuhi tentunya tidak menutup kemungkinan akan ada brand atau agency yang melirik blog kita untuk diajak kerjasama. Keren kan! Ternyata, dari menulis blog kita bisa mendapat penghasilan.  
 
Mendekati Ishoma, acara dilanjutkan oleh mas Rangga dari Mobil123.com, kami dijelaskan tentang portal otomotif nomor 1 ini dengan segala sistematikanya. Jadi buat yang ingin beli kendaraan baru atau bekas bisa cari- cari disini, sedangkan untuk yang pengen jual mobil atau motor lamanya bisa iklan di web ini dan gratis. Serunya dari mobil123.com adalah punya jaringan icar yang luas dan merk- merk dari kendaraan terkenal ada juga disini. Sudah terjamin aman dan trusted, kok.

Sesi selanjutnya adalah ISHOMA waktu ini kami gunakan untuk istirahat sejenak, makan siang, dan beribadah.

Setelah perut kenyang, dan hati tentunya jadi riang kami siap menerima ilmu baru di sesi kedua. Kali ini mba Shintaries membawakan materi yang berjudul Advancing Your Personal Platform. Mba Shinta mengupas tuntas tentang bagaimana tampilan blog yang ideal digunakan yang ternyata seharusnya sangat simpel tanpa pernak- pernik, platform mana yang terbaik yang paling kita kuasai,  alat- alat google dan sosial media yang menunjang performa ngeblog, serta bagaimana membangun personal branding melalui blog. 

(Mbak Shinta dengan materinya Advancing Your Personal Platform)


Penjelasan dari mbak Shinta ini membuat saya tahu dimana kekurangan dari blog yang saya kelola saat ini. Jadi makin rajin belajar tentang penggunaan Google Analytics.

Menjelang sore suasana di kantor Qwords semakin seru dan rasanya tidak rela karena harus memasuki sesi terakhir yang diisi oleh Mbak Ani Berta. Judul materi terakhir adalah Memaksimalkan Benefit Sosial Media. Mbak Ani menjelaskan tentang pentingnya sosial media guna menunjang tercapainya tujuan ngeblog.

(Mbak Ani dengan gaya khasnya)

Berkali- kali sosial media disinggung, ini mengindikasikan bahwa memang mendistribusikan tulisan blog ke sosial media itu sebetulnya wajib buat kita yang ingin traffic blognya tinggi. Tak hanya itu, kami juga dijelaskan mengenai bagaimana cara optimasi blog dan sosial media, jenis pekerjaan yang bisa didapat dari ngeblog, serta kiat dan etika tentang bagaimana cara mendapat job serta sesudahnya.

Mbak Ani juga bercerita tentang bagaimana prosesnya bisa menjadi seperti sekarang ini. Dulunya, sosok yang juga menjadi Digital Media Activist ini menulis untuk web pariwisata selama satu tahun tanpa kompensasi, namun ia melakukan hal tersebut dengan senang hati dan ternyata saat ini hasil dari buah kesabaran itu tidak main- main. Disini saya menyimpulkan, hasil tak akan pernah menghianati proses. Semua itu bergantung pada usaha kita untuk mencapai tujuan yang ingin diraih.

Nah, setelah mengikuti pemaparan dari ketiga pemateri, ternyata ngeblog gak segampang yang dilihat ya. Ada effort serta tanggung jawab yang gak main- main.

Ohya, tidak ketinggalan juga di setiap sesi dari acara Fun Blogging selalu bertabur doorprize yang tentunya jadi pemanis dalam acara ini. Beruntung saya juga dapat kesempatan menjawab pertanyaan dan mendapat doorprize yang keren banget dari sponsor. 

(Berkesempatan mendapat doorprise. Sumber foto : @edapoenya)

Acara Fun Blogging sesi 7 ini juga didukung oleh Qwords.com, mobil123.com, dan Smartfren yang sedang booming karena teknologi terbarunya yaitu 4G LTE. Makanya, acara yang memang keren ini menjadi semakin keren tentunya. Bahkan saking kerennya euforia Fun Blogging masih saja terasa buat saya.

(Foto bersama para peserta  Fun Blogging Sesi 7)

Rasanya, masih belum bisa lupa moment bertemu dengan teman- teman blogger dari jauh yang selama ini hanya bisa saya sapa di sosial media. 
(Berada dalam satu frame bersama mas dari mobil123, Mbak Haya, Mbak Shinta, Mbak Ani, dan Kak Didik)


(Berada dalam satu frame bersama Mbak Lianny Jember, Mbak Noe dan Bebe Ranu dari Serang)


(Bersama Mamas Daffa, dan Kakak Abyan)
Tidak ada kata selain senang dan bahagia, beruntung sekali saya punya kesempatan untuk bergabung dan hadir di acara ini. Terimakasih untuk waktu dan kesempatannya, rasanya gak sabar pengen kopdar lagi.