Selasa, November 08, 2016

Mencari Ketenangan di Tangga Seribu Sekupang Batam

  6 comments    
categories: 
Batam harus berterima kasih kepada B.J Habibie, jauh sebelum ada MP3EI atau Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025, beliau udah bikin masterplan untuk Batam saat masa kepemimpinanya. Makanya kalau misalnya kamu main ke Batam dan menemukan daerah pelosok yang infrastrukturnya bagus, jangan heran ya. Bahkan daerah pulau yang jalannya buntu (hutan) pun diaspal loh. Dewa banget kan ide Mr. Habibie. Gak salah sih, makanya Batam disebut juga Kota Habibie. Proud!.

Makanya kalau kita mau main ke pulau di Batam itu gak perlu takut akses jalan yang susah, soalnya semua udah mulus banget kayak paha caobella. Ya meskipun kiri kanannya masih hutan, sih. Tapi tenang aja, aman kok.

Minggu kemarin, saya bersama Endah ngetrip ke Sekupang. Dulunya Sekupang ini merupakan pusat pemerintahan Batam, sebelum pindah ke Batam Center. Makanya daerah ini tata kotanya udah bagus banget dan yang paling penting, Sekupang ini rindang banget. 

[Bersama Endah di rumah Pohon]
Ohya, sebelumnya kenalan dulu lah sama Endah, dia ini temen saya selama kuliah di Malang. Anak Blitar yang merantau ke Batam, baru sekitar 2 bulan. Makanya masih belum tau daerah yang asyik buat main. Nah sebagai senior yang lebih dulu merantau daripada Endah, saya harus ngayomi dia dong. Makanya saya ajakin jalan-jalan yang murah dan menyenangkan. By the way, ini kedua kalinya kami pergi bersama. 

Kami berdua pergi ke Tangga Seribu atau biasa disebut dengan Tiger Hill (Bukit Harimau) di Sekupang. Saya dijemput Endah di rumah, masih agak ngantuk karena malamnya nongkrong sampai 12 malam. Kami berangkat dengan cuaca yang enak, mendung tipis. Cuaca yang saya suka.

Ohya, kenapa saya ajak Endah ke Tangga Seribu? Karena sebelumnya saya pernah melewati jalan ini, hanya saja gak mampir. Agak scary juga sih karena jalannya mulus tapi sepi banget. 


[Dibalik pulau kecil itu ada Singapura]
Lokasinya memang agak jauh sih dari kota. Tapi memang ini yang sengaja kami cari. Tempatnya bagus, sebuah bukit dengan rumah pohon yang menghadap ke laut, banyak pohon, beberapa hammock yang dibuat dari jala ikan, ayunan dan beberapa pondok yang dibuat menghadap ke laut. Bahkan dari tempat ini kita bisa melihat Singapura dengan jelas.

Tiket masuknya goceng aja dan gratis parkir. Sedangkan kalau mau masuk ke rumah pohon bayar lagi 2000. Ekspektasi saya, Tangga Seribu itu adalah tempat yang punya tangga sebanyak 1000, nah setelah sampai di tangga ke seribu kita bisa menikmati pemandangan laut dari rumah pohon. Ternyata, saya salah. 

Tidak ada tangga sebanyak seribu. Adanya tangga yang dibuat untuk turun ke pantai, itupun gak sampai seratus anak tangga, nah di pantai ini dibuat untuk memancing. Rumah pohonnya pun mudah untuk dijangkau. Hehe. Tapi sumpah deh, Tangga Seribu cocok buat yang pengen cari ketenangan. Cocok gitu buat merenung, apalagi yang baru patah hati. Deburan ombak, semilir angin, daaaan kesendirian. Oke lanjut. 


[Sendirian aja, neng kalau foto]
Oh yang paling penting sih di sini tuh tempatnya, instagramable! Bisa foto ala-ala siluet dengan background rumah pohon dan laut lepas. Beh, udah itu cocok banget buat yang mau pamer dengan cara elegan tapi murah meriah. 

Maka dari itu kalau kamu main ke sini, jangan lupa bawa kamera terbaikmu supaya bisa punya foto yang cetar membahana. Tapi saya sarankan bawa kamera yang ringkas, simpel tapi tetep punya hasil foto yang kece kayak kamera xiaomi yi misalnya. Saya jamin deh foto kamu bakalan hype dan temen-temenmu pada pengen datang buat foto dengan gaya yang sama. 

Hmm. Mungkin saya akan merindukan Batam, suatu saat nanti. 


Tangga Seribu, Taman Habibie. 
Sekupang, Batam, ID.
~ Silviana.


6 komentar:

  1. sayang banget ya aku belum pernah kesana. Silvi udah mau balik ke rumah

    BalasHapus
  2. tuhh wisata di Batam lumayan kan kece2 ?? udaaahh disini ajah...hahhaha

    BalasHapus
  3. Aku jadi pengen ke batam sil trus bablas singapura 😁

    BalasHapus
  4. Sepertinya kita harus berterima kasih kepada rekan rekan PARI ( Penjelajah Kepri) yang telah mengubah dan merawat tempat wisata ini dengan baik. karena sebelumnya tempat ini sangat tidak terawat sekali.

    BalasHapus
  5. Semoga tahun depan bisa main kesini

    BalasHapus
  6. wah batam kece juga, jadi pengen ke batam :(

    Salam kenal
    www.travellingaddict.com

    BalasHapus

Keep Blogwalking!