Minggu, September 24, 2017

Berkunjung ke Wahana Baru di Gunung Kelud : Taman Agro Margomulyo

Kalau ngomongin soal wisata, makin hari kayaknya emang gak pernah ada habisnya. Selalu ada tempat baru yang setidaknya patut untuk "sekali" dicoba. Berhubung saya bukan tipe "pemburu" lokasi wisata, jadi rata- rata cerita perjalanan saya itu adalah hasil dari ketidak sengajaan yang asyik.
[Saya dan Gemi di jalur Kelud- setelah treking]
Nah kali ini ceritanya saya lagi jalan sama temen sejak SMP, namanya Evi tapi kami (saya dan teman-teman) memanggilnya Gemi. Kenapa Gemi? Karena sejak kenal zaman sekolah, anaknya hampir gak pernah jajan di kantin dan bawa bekal sendiri. Jadi kami pikir anak ini irit = Gemi.

Kebetulan juga dia baru pulang dari program SM-3T, mengabdi di daerah terdepan, terluar, tertinggal. Waktu pertama ketemu, dia cerita pengen main ke tempat wisata, dan tercetus kalau dia selama hidupnya tinggal di Kediri belum pernah sekalipun berkunjung ke Gunung Kelud.

Anak rumahan rupanya si Gemi.

Kami berangkat lebih pagi untuk menghindari matahari yang terik. Saat itu kami berdua naik motor dengan ambil jalur dari Simpang Lima- Pesantren- Wates- Ngancar- Kelud.

Saat kami berkunjung memang weekday, jadi suasananya tidak terlalu ramai. Nah enaknya main ke Kelud itu apa? Kamu bisa menikmati semilir sejuk angin pegunungan, sambil melihat pemandangan hijau di kiri kanan.

Setelah sekitar 45 menit, kami sampai di loket. Tenang aja, kalau mau menikmati wisata alam di Kediri itu ga perlu keluar banyak biaya. Perjalanan kami lanjutkan untuk menuju titik point Kelud.

Sebelumnya kami juga mencoba membuktikan kebenaran jalur mysterious road, yang katanya terdapat titik 0 gravitasi bumi. Jadi meskipun jalannya naik, motor dalam kondisi mati atau nol kopling bisa ikutan naik juga. 
Ohya fyi nih. Sayangnya, kalau kamu berkunjung ke Kelud lewat jalur Kediri. Kamu belum bisa menikmati wisata yang include dengan Kelud. Seperti kubah lava, gardu pandang, sungai air panas dan juga terowongan. Karena jalurnya masih dalam masa perbaikan, sejak meletusnya di tahun 2014. Tapi kabarnya akhir tahun ini proses perbaikannya selesai. 

Memang terakhir kali saat saya datang ke Kelud bersama Hani di tahun 2015, kondisi infrastruktur masih cukup parah. Jalan aspal banyak yang retak dan bekas letusan masih jelas terlihat.

Beda cerita kalau kamu main ke Kelud dengan ambil jalur Blitar. Jalurnya sudah bagus dan bisa menikmati kubah lava dari dekat, lho. Kapan-kapan saya juga mau coba.
Akhirnya kami hanya bisa parkir motor di radius 1km sebelum lokasi parkir yang seharusnya. Selebihnya kami menikmati Gunung Kelud dengan tracking. Sayang sih saat itu cuaca agak berkabut.

Sepulang dari Kelud kami melewati jalur yang sama, gak sengaja lihat taman di sisi kanan jalan. Taman Agro Margomulyo, judul yang tertera di gerbang masuknya. Mumpung disini sekalian aja lah kita mampir ya.
[Gerbang TAM]
Taman Agro Margomulyo atau TAM ini merupakan taman buatan yang dibuat untuk lebih menarik wisatawan datang ke Kelud. Di dalam TAM juga ada Taman Hammock yang bisa digunakan untuk bersantai sambil berayun-ayun. 
[Menunggu semai]
Nah di taman ini tersedia banyak bunga yang cantik dan instagenic. Seperti bunga warna ungu, bunga matahari, bunga mawar dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain itu juga ada wahana untuk berfoto yang bentuknya macam-macam seperti payung- payung warna pelangi, kupu-kupu, TAM, dan love.
[Arena swafoto]
Sebetulnya di daerah yang sama juga ada Kampung Anggrek, namun akses lokasinya berada di dalam perkampungan. Jadi kalau mau ke Kelud bisa juga sekalian menikmati semua wahana taman ini.
Sepanjang perjalanan pulang, banyak terlihat masyarakat sekitar menjajakan buah nanas dan alpukat. Nah cocok buat oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Harganya terjangkau banget, cuma sekitar 15 ribu satu ikat dengan isi 7-9 nanas tergantung ukuran.

Hari semakin sore, kami memutuskan untuk pulang. Susahnya kalau jalan-jalan di bulan Agustus- September adalah tidak jarang berpapasan dengan kegiatan karnaval desa atau kecamatan. Jadi ya mau gak mau harus mengalah sebentar sambil menikmati keindahan kostum peserta pawai karnaval. 

Eh buat yang mau ke Kelud, ini rincian biaya yang harus dikeluarkan untuk menikmati wahana-wahana di atas ya!

- Tiket masuk Kelud : Rp. 8.000/ orang, parkir Rp. 1.000/ motor,
- Tiket TAM & Taman Hammock : Rp. 5.000/ orang include parkir,
- Tiket Kampung Anggrek : Rp. 5.000/ orang, parkir Rp. 1000/ motor. 

Tipsnya kalau mau berkunjung ke Kelud:
- Pastikan kendaraan sehat, karena jalurnya naik dan berkelok,
- Lebih baik bawa bekal, karena kalau datang saat weekday tidak banyak penjual yang berdagang,
- Pakai baju yang nyaman dan aksesoris secukupnya karena kamu akan treking sedikit. Nah pas banget buat yang lagi nyari barang-barang khususnya baju, menjelang akhir tahun biasanya banyak diskon yang menarik. Bulan November nanti kamu bisa belanja sepuasnya karena ada promo Singles Day di Zalora Indonesia,
- yang terakhir ini ga boleh ketinggalan, jangan lupa bawa kamera terbaikmu untuk mengabadikan foto dengan background deretan pegunungan.

Silviana

Kamis, September 21, 2017

Terjebak di Jalur Neraka Pantai Umbul Waru, Blitar

  2 comments    
categories: 

Dua Minggu yang lalu, akhirnya saya pergi lagi ke Blitar. Rencananya sih berkunjung ke Vihara yang katanya luas banget dan proses pembangunannya masih belum selesai dari tahun 90an itu.

Eh gak taunya, temen ngajak buat ke pantai dulu. Okelah coba saya cek jaraknya, kalau ga jauh- jauh amat boleh deh. Kebetulan waktu itu kami pergi pagi, jadi saat sampai di Blitar kota udaranya masih sejuk.

Ah ternyata jarak tempuhnya cuma satu jam kok dari titik point' kami waktu itu. Baiklah yuk mari capcus.

Formasinya seperti biasanya, teman saya pegang kendali setir alias dia yang bonceng, saya pegang kendali maps. Padahal dulu- dulu pertama sering bikepacker, saya ga bisa baca peta. Beruntungnya teman jalan saya saat itu, dengan sabar mau ngajarin.

Buat yang belum pernah ke Blitar Selatan, gambaran daerahnya itu semacam perbukitan. Dengan pemandangan kanan kirinya sawah dan ladang. Namun tak jarang juga perumahan penduduk. Fasilitas aspalnya juga sudah cukup mumpuni meskipun tidak terlalu lebar.
Nah kok satu jam rasanya lama amat ya? Gak sampai-sampai, apalagi kami ikut jalur GMaps yang lewatnya jalur sepi. Lagi-lagi disetiap perjalanan selalu terselip keraguan, namun ketika ada rasa ragu untuk lanjut, rasa optimis akan pemandangan yang indah juga bikin saya jadi semangat lagi.

Ohya, tujuan kami saat itu adalah Pantai Umbul Waru yang berada di Desa ...... Setelah beberapa kali bertanya dan nyasar, akhirnya kami menemukan papan petunjuk ke arah pantai.

Cukup sulit memang menemukan arahnya, karena masih minim petunjuk ke lokasi wisata. Jadi patokannya adalah temukan balai desa Sidomulyo. Depan kelurahan ada pertigaan ke arah selatan, itu masuk.
Jalanannya sih sudah beton, pikir saya oke nih udah bagus. Ternyata, itu hanya awal yang indah saja..

Semakin masuk, penampakan asli jalur pantai Umbul Waru semakin terlihat. Dimana-mana yang tampak hanya pohon jati dan jalur tanah bebatuan. Jangan dikira bebatuannya itu Mac Adam. Sama sekali bukan.

Bebatuannya literally batu yang tak beraturan, selain itu juga licin. Semakin masuk ke dalam, ternyata jalurnya semakin parah. Hingga akhirnya, kami memutuskan untuk treking dan meninggalkan motor di salah satu gubuk.

Agaknya itu memang keputusan yang ngawur. Meninggalkan motor di tempat asing yang sunyi. Saya beberapa kali meyakinkan teman akan keputsannya, tapi yasudah deh anaknya yakin kok.

Baru jalan beberapa meter, kami berjumpa dengan warga sekitar. Ini manusia pertama yang  kami jumpa, tidak menyia-nyiakan kesempatan kami bertanya soal lokasi pantai. Si ibu menyarankan sebaiknya kendaraan dibawa saja, karena jalurnya bisa dipakai untuk lewat motor. Oh baiklah.

Dan kalian tau tidak teman-teman, definisi jalur bagus bagi masyarakat Blitar Selatan ini adalah eng ing engggg.. Jalan setapak yang masih tetap berbatu namun tidak sebanyak sebelumnya. :))

Saya bersyukur hidup di tempat yang sudah lengkap fasilitasnya, belum bisa membayangkan jika setiap hari harus jalan kaki sejauh sekian kilometer untuk pergi ke ladang. Agaknya ketika masuk senja, tempat ini juga akan horor sekali karena memang sejauh mata memandang, tidak ada satupun  gardu listrik.
Semakin dekat dengan pantai, kami semakin sering berjumpa dengan penduduk sekitar. Mereka sangat ramah dan welcome kepada pendatang. Tak jarang banyak yang heran, sampai berujar "jauh-jauh dari Pare cuma main ke kebonan (ladang)".

Ah, Alhamdulillah, cuma itu yang bisa saya ucapkan ketika kami sampai di area bertuliskan Parkir. Sebuah bangunan dari kayu tua, yang oleh masyarakat sekitar digunakan untuk menyimpan hasil berkebun. Seperti menyimpan jerami dan rumput. Kalau ditempat saya, bangunan semacam itu digunakan untuk kandang hewan.

Eh di area parkir ini juga ada mushola sederhana.

Setelah beristirahat sejenak, kami mulai melanjutkan perjalanan menuju pantai. Hanya dengan jalan sekitar 500 meter saja, suara debur ombak sudah terdengar di telinga.
Wow cantik banget! Garis pantai yang putih bersih komplit dengan bukit yang mendampinginya. Pas banget waktu itu langitnya biru cerah. Ah ini sih surga dunia banget!.

Eits, lagi-lagi saya harus menerima kenyataan yang membuat mulut saya melongo. Untuk bisa turun ke pantai, kami harus meniti tali dan tangga darurat. Jadi semacam wall climbing. 😄😄
Ada tiga turunan yang harus dilalui untuk bisa menginjak pasir putih Umbul Waru. Memang worth it, tapi jalur nerakanya ini yang saya gak mampu hadapi.

Ohya pantai ini punya air terjun juga, jadi air tawar yang menyatu dengan air asin. Saat itu ternyata sedang pasang, jadi air sangat melimpah. Konon katanya, akan lebih bagus jika kondisi air laut sedang surut.
Kurang lebih sekitar 3 jam kami berada di Umbul Waru, selama itupun hanya ada kami dan 2 pengunjung lainnya yang datang. Selebihnya hanya masyarakat sekitar yang bekerja di ladang. 

Saat kembali naikpun, kami juga harus melewati jalur yang sama seperti saat kami berangkat. Oh help me *cry. Apesnya lagi, kendaraan yang kami pakai saat itu bukanlah kendaraan yang cocok untuk kondisi jalur neraka ini. Bahkan mesin motor Vario punya teman ini sampai bau terbakar/ sangit.

Makanya kok sepanjang perjalanan kayak bau iga bakar. Hahaha

Hingga akhirnya dalam satu hari itu, kami hanya bisa berkunjung ke satu destinasi. Badan sudah sangat lelah, ditambah dengan kondisi teman saya yang tiba- tiba drop.

Cepat- cepat kami melaju membawa kendaraan untuk segera sampai di rumah.

Pantai Umbul Waru, Blitar
 

Senin, September 18, 2017

Main ke WOW Cafe Sumber Podang Kediri

  8 comments    
categories: 
[Icon punya WOW Cafe]
WOW Cafe Sumber Podang, sempat hits dibeberapa tahun belakangan. Bahkan sejak sebelum saya pergi ke pulau seberang. Cuma ya seperti biasanya sih, saya bukan tipikal orang yang gampang terkena virus "Eh tempatnya hits nih, ayo cepat- cepa pergi kesana". Mungkin sebagian dari kalian juga sama. Mengalir aja kapan sempatnya.

Nah kebetulan banget kemarin saya lagi ada perlu ke daerah Puhsarang, jadilah sekalian pergi ke  Cafe yang digadang-gadang hits banget ini. Demi menuntaskan rasa penasaran, setelah selesai urusan di Puhsarang, saya dan Putranti melaju ke Desa Joho, tempat dimana cafe ini berada. Ohya, WOW Cafe ini masuk di wilayah Desa Wisata Sumber Podang, Kecamatan Semen.
[Gereja Puhsarang w/ IG: @putranti20_]
Jika kamu berangkat dari Terminal Kediri ambil arah Puhsarang atau Air Terjun Dholo. Jika berjumpa pertigaan pertama (daerah Kedak) lurus saja. Namun saat ini jembatan utama menuju desa wisata Sumber Podang masih dalam tahap perbaikan. Namun ada jalur alternatif yang dapat dilalui baik motor, mobil, bahkan truk. 

Jalanan menuju lokasi sudah bagus dan aspal, ditambah dengan suasana pegunungan yang kanan kirinya punya pemandangan hijau yang menyejukkan. Ohya untuk masuk ke desa wisata ini kita akan ditarik tiket Rp. 8.000. Padahal tujuan saya saat itu hanya ke WOW Cafe saja. Fyi di Sumber Podang ini punya potensi wisata yang cukup banyak selain wisata alamnya. Seperti misalnya, wisata buatan — outbond, river tubing, tracking, down hilluntuk sepeda, sunrise / moon rise trip, tour desa wisata, Kediri waterpark, petik buah durian, ter. Selain itu ada juga wisata budaya dan juga wisata edukasi.
Setelah perjalanan yang cukup panjang, karena memang jarak antara Terminal Kediri ke WOW Cafe ini adalah 11 kilometer. Kami memarkir kendaraan di sisi kiri sebelum pintu masuk ke wisata Sumber Podang. Saat itu ambience cafe cukup lenggang, kami sampai tengah hari. Sembari melepas lelah dan menikmati semilir angin persawahan, kami berdua memesan menu yang sama seperti cafe pada umumnya. Untuk harga cafe ini cukup terjangkau, kok.

Cafe ini punya cukup banyak gazebo, indoor, semi indoor dan outdoor dengan 3 tingkatan. Karena saat itu kami sampai ditengah hari, saat matahari berada di atas kepala. Kami memilih indoor bagian tengah. WOW Cafe juga punya fasilitas wifi, hanya saja tidak dapat diakses secara gratis. Buat yang pengen akses wifi, harus membeli voucher seharga Rp. 1000/ 1 jam.

Ohya meskipun lokasi cafe ini berada di ketinggian 600 mdpl, cuaca di Kediri ini memang cukup terik. Jadi kami berdua memutuskan untuk pulang, karena rasa penasaran akan cafe ini sudah terpenuhi.

Buat saya sih, gak se WOW namanya, ya. Hehehe. Sorry. 

Yang lagi mampir traveling ke Kediri , mungkin bisa mampir ke WOW Cafe di Sumbe Podang ini.

WOW Cafe Sumber Podang, Kediri
Buka setiap hari
08.00- 21.00 WIB 
 

Minggu, September 17, 2017

Merencanakan Liburan Akhir Tahun ke Bali dengan Traveloka

Sejak masuk kantor lagi, liburan kayak jadi suatu hal yang mahal banget. Mahal dalam arti waktunya. Selain karena harus cari waktu yang pas dan tanggal merah yang berderet, saya kalau libur kerja maunya tiduran melulu, saving mode buat menghadapi Senin yang rasanya cepat sekali datangnya. Emang penyakit lama sih kayak gini ini.

Tapi kemarin pas lagi kumpul sama teman- temen, ada salah satu dari mereka cerita kalau baru pulang dari Bali. Katanya dia berkunjung ke cafe yang instagenic banget, namanya Lazy Cats. Pas dikasih lihat foto liburannya, saya kok ya jadi pengen pergi ke Bali lagi. Secara terakhir pergi kesana pas zaman SMA, yang artinya sudah delapan tahun yang lalu.

Akhirnya saya iseng buat cek kalender dan di akhir tahun ini ada 3 deret tanggal merah. Jadinya saya coba bikin rencana untuk escape ke Bali. Kayak biasanya aja, sebelum pergi saya cari informasi soal tempat- tempat yang sebaiknya saya kunjungi. Rencananya sih pengen pergi ke tempat yang belum pernah saya kunjungi di tempat ini.
[Sumber: balgamagz.com]
Setelah cukup lama searching dan baca- baca, Desa Penglipuran sepertinya asyik untuk dikunjungi. Apalagi tempat ini menawarkan suasana desa yang masih kental dengan adat Bali dan kearifan lokalnya. Lagi pula saya juga belum pernah berkunjung ke daerah Bali Timur. Apalagi kabarnya daerah Bali Timur merupakan pusatnya religi Bali. Cocok.

Nah, lokasi liburannya udah dapat. Sekarang waktunya cari akomodasi untuk berangkat dan menginap selama di Bali. Saya sih rencananya cuma pergi 2D1N, yah namanya juga escape sejenak.

Cek tiket pesawat dulu, cari yang harganya cocok dan pesawatnya. 
[Cari tiketnya]

Setelah cek tiket, sekarang kita cek penginapannya. Ada banyak pilihan penginapan yang direkomendasikan, mulai dari hotel mewah, hotel budget, villa dan juga apartemen. Tinggal pilih aja pokoknya.
[Cek penginapan]

Selesai cek harga tiket dan hotel di beberapa tempat dan Traveloka secara terpisah, saya baru sadar kalau Traveloka sekarang ini punya fitur pemesanan tiket dan hotel dalam 1 paket.

[Bisa pesan dalam 1 paket]

Wah sepertinya menarik, jadi gak perlu lagi cari- cari tiket dan penginapan secara terpisah. Cara pemesananya juga sama kok , hanya saja bisa dilakukan dalam sekali waktu. Buat saya as pengguna, ini tentunya lebih memudahkan dan juga lebih hemat waktu.

Kalau mudah kayak gini sih saya pasti bakalan sering cari tiket pas ada tanggal merah. Nah pas saya udah mau bayar, ternyata harga yang muncul lebih murah jika pesan 1 paket. Dibandingkan kalau saya pesan tiket dan hotel secara terpisah. Yang saya suka dari Traveloka, harganya pasti dan semua biaya tertera jelas, maksudnya tidak ada harga tipu- tipu. Asyiknya kalau dapat harga lebih murah gini, sisa budgetnya bisa buat beli oleh-oleh keluarga di rumah.

Fyi, metode pembayaran di Traveloka ini juga mudah banget, ada banyak pilihan yang bisa kamu pakai. Seperti misalnya Kartu Kredit, transfer & ATM, Direct Debit dan juga bisa di Indomart/ Alfamart. Kalau saya seringnya pakai direct banking karena pakai klikpay.

Nah buat pekerja yang lagi mau ngabisin cuti , mau liburan bareng keluarga, yang barusan nikah dan mau honeymoon kalau cari tiket coba deh fitur paket tiket hotel Traveloka. Lumayan banget dan hemat waktu banget!.

Selasa, September 12, 2017

Lipstik Purbasari, Lipstik Berkualitas untuk Wanita Indonesia

  3 comments    
categories: 

Kosmetik dan wanita memang menjadi satu bagian yang tak terpisahkan. Mayoritas sebagai wanita selalu ingin tampil menarik dan cantik, nah oleh karena itu mereka membutuhkan kosmetik untuk membantu penampilannya. Salah satu jenis kosmetik yang wajib digunakan adalah sebuah pemoles bibir atau lipstik. Dengan lipstik, bibir yang kering bisa diberikan kelembaban sehingga lebih sehat serta berwarna. Sehingga lebih menarik untuk dilihat. Harga lipstik yang memiliki kelebihan tersebut umumnya termasuk mahal dan merupakan lipstik import buatan luar negeri. Namun saat ini wanita Indonesia bisa berbangga dan beruntung, karena sudah ada lipstik Purbasari yang merupakan lipstik buatan lokal dengan kualitas tak kalah dari lipstik import.

Purbasari merupakan merk kosmetika yang sudah lama diproduksi di Indonesia, dengan produk sabun serta lulur. Kini Purbasari telah memproduksi jenis kosmetika baru yaitu lipstik untuk perona bibir. Tak tanggung- tanggung, Purbasari mengeluarkan lipstik jenis matte yang memiliki kandungan kelembaban tinggi serta dapat digunakan untuk menangkal sinar UV. Nah untuk masalah harga juga tak perlu takut mahal , karena Purbasari memberikan penawaran untuk wanita Indonesia dengan harga cukup terjangkau yaitu sekitar Rp. 30.000.


Purbasari memproduksi lipstik matte yang kaya akan beeswax dan squalane yang menambah kelembaban bibir pemakainya. Seringkali Anda menemukan produk lipstik dengan harga mahal dan warna yang terlihat bagus di kemasan namun ketika mengaplikasikannya pada bibir, justru bibir tampak kering dan pecah-pecah. Hal ini disebabkan lipstik tersebut tidak memiliki kandungan yang digunakan untuk melembabkan bibir sehingga pemakaiannya yang langsung terpapar sinar matahari justru menyebabkan bibir tampak lebih kering dan kusam. Lain halnya dengan lipstik Purbasari. Dengan menggunakan lipstik dari Purbasari, bibir akan tampak basah, lembab serta penuh untuk digunakan sepanjang hari.

Purbasari memiliki 10 varian warna pada produk lipstik mattenya yang bisa Anda pilih sesuai dengan warna favorit atau sesuai dengan warna kosmetik Anda lainnya. Kesepuluh warna yang dimiliki Purbasari ini merupakan warna-warna favorit sehingga Anda bisa saja memilih lebih dari satu warna untuk koleksi lengkap di lemari kaca. Apa saja pilihan warna dari lipstik ini, berikut ini daftarnya untuk Anda:

[Sumber: Bukalapak]
  • Diamond - 81.
  • Mirah - 82.
  • Pirus - 83.
  • Ruby - 84.
  • Safir - 85.
  • Topaz - 86.
  • Zamrud - 87.
  • Amethyst - 88.
  • Jade - 89.
  • Chrystal - 90.
Meski produk buatan lokal, namun lipstik dari Purbasari ini layak disandingkan dengan lipstik import dengan harga yang lebih mahal. Lipstik dari Purbasari tidak mudah menempel pada tissue bahkan pada gelas minuman. Daya lekatnya cukup untuk menemani Anda beraktivitas sehari-hari dengan warna-warna yang sesuai dengan selera. Dikemas dengan kotak plastik yang memiliki warna eksklusif, lipstik ini terlihat elegan di toko kosmetik. Selain membeli di toko kosmetik, Anda juga bisa mendapatkannya dengan mudah di berbagai toko online maupun situs belanja online terpercaya dalam berbagai varian warna yang tersedia.

Masih bingung mencari lipstik berkualitas untuk bibir Anda? Lipstik Purbasari hadir dengan harga yang terjangkau dan kualitas tinggi yang setara dengan produk kosmetik import berharga mahal. Gunakan lipstik setiap hari untuk menjaga kelembaban bibir Anda serta memberi warna pada bibir untuk penampilan wanita yang lebih menarik serta elegan. Bagi yang tidak menyukai warna menyala, Purbasari juga menyediakan varian lipstik dengan warna soft sehingga memiliki kesan lembut namun penuh untuk bibir Anda.

-Silviana

Senin, September 11, 2017

Begini Cara Jual Mobil Baru dengan Cepat dan Efektif

  2 comments    
categories: 

Zaman sekarang ini, memiliki mobil bukanlah suatu hal yang istimewa, karena saat ini melakukan pembelian mobil dapat di lakukan dengan cara yang mudah, banyak produsen yang jual mobil baru dengan cara yang cepat dan juga efisien. Sehingga hal ini akan memudahkan bagi para konsumen yang ingin membeli sebuah mobil. Dengan begitu tidak jarang kita jumpai berbagai tempat yang melayani pembelian mobil baru baik secara tunai atau kredit.


Sekarang ini showroom dan dealer mobil telah menjamur di berbagai para masyarakat, terutama dealer mobil resmi di Jakarta, sehingga tidak jarang diantara para penjual mobil melakukan berbagai promosi untuk mengikat hati para konsumen karena memang semakin banyaknya persaingan yang ada di pasar, sehingga sudah hal yang biasa jika persaingan di pasar semakin ketat di rasakan. Untuk bertahan diantara persaingan yang semakin keras, sehingga berlomba-lomba menarik perhatian untuk hal yang harus di lakukan para penjual mobil.

Ada banyak cara untuk jual mobil baru agar cepat laku dengan cara yang efektif, salah satunya dengan mengandalkan jaringan internet, seperti yang sudah kamu ketahui, bahwa saat ini banyak para masyarakat yang mengandalkan dunia internet, sehingga tidak ada salahnya jika kamu membuka toko online dalam hal penjualan mobil, tentu hal ini akan banyak orang yang mengenali produk yang kamu jual, karena cara ini adalah cara yang jauh lebih efektif dan mudah jika kamu harus berjualan secara offline, yang bisa di katakan jauh lebih ribet.

Berikut ini adalah cara efektif yang dapat kamu lakukan dengan berjualan mobil baru di internet, yaitu sebagai berikut ini:

  1. Kamu dapat membuat website untuk melakukan penjualan mobil.
  2. Kamu pun juga dapat melakukan penjualan melalui youtube, di jamin banyak orang yang akan melihat tayangan iklan kamu di youtube.
  3. Gunakan media sosial yang saat ini tengah banyak digandrungi para masyarakat setempat.
  4. Kamu pun juga dapat memanfaatkan pada kecanggihan teknologi dengan mengandalkan iklan di adwords.
  5. Melakukan penjualan mobil di berbagai situs marketplace mobil.
  6. Menjual mobil dengan iklan baris.
  7. Melalui broadcast BBM.
  8. Kamu pun juga tidak ada salahnya jika mengikuti beberapa situs jual beli online terpercaya yang saat ini banyak di gunakan para masyarakat pengguna internet.

Dalam hal melakukan penjualan dengan mengandalkan jaringan internet akan memberikan keuntungan bagi diri kamu sendiri, termasuk memberikan kemudahan bagi kamu, serta dengan cara yang jauh lebih efektif dan efisien, sehingga ke delapan cara yang ada di atas dapat untuk kamu praktekkan, ingatlah jangan terlalu lama dalam hal menunda hal-hal yang dapat membuahkan hasil yang baik, agar segala keuntungan dapat kamu raih. Memang dengan perkembangan dunia yang ada saat ini terlebih lagi dalam hal dunia teknologi, maka hal ini dapat untuk memudahkan para pengguna internet untuk melakukan segala hal dengan cara yang mudah dan praktis.

Di dalam dunia bisnis, persaingan memang tidak dapat untuk dihindarkan, oleh sebab itulah untuk mempertahankan bisnis yang kamu miliki, maka lakukan segala cara untuk dapat menarik hati perhatian, termasuk pada banyak nya berbagai tempat penjualan mobil yang ada di pasaran sehingga menjadikan bisnis jual mobil baru sedikit mengalami kesulitan, namun asalkan kamu mampu menerapkan kedelapan cara di atas, di jamin kamu dapat meraup keuntungan yang cukup menggiurkan.

Rabu, September 06, 2017

Grand Launching The 1O1 Malang OJ

"eh ini 1O1 (one O' one) bukan one zero one", kata teman media sebelah saya selepas jumpa pers dari pihak phm hospitalty.

Jadi bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia ke 72 kemarin, saya kembali berkunjung ke Malang untuk hadir di acara Grand Launching The 1O1 Malang OJ. Nah buat yang belum tau, Malang OJ saat ini dikelola oleh PHM Hospitality yang mana merupakan pembaharuan properti, yang dulunya dikelola oleh managemen Best Western Indonesia, lokasinyapun masih sama yaitu berada di Jalan Dr. Cipto no. 11.

Sekitar pukul 10.00 seremonial dibuka oleh seluruh jajaran management, staff hotel, tamu undangan serta rekan media di depan The 1O1 dengan melepaskan cover ground diikuti puluhan balon tiga warna (hijau, putih dan orange) ke udara. Balon-balon ini tentunya punya makna sesuai dengan konsep baru yang diusung oleh hotel ini, yaitu smart, stylish, experience. Suasana berlangsung meriah dan semua tampak bahagia.


Acara dilanjutkan dengan jumpa pers bersama rekan media dan blogger di Borobudur Hall. Saat itu turut hadir managing director The 1O1, owner PT. Griya Mapan Sejahtera dan juga General Manager The 1O1 Malang OJ.

Melalui jumpa pers ini para jajaran managemen memaparkan tentang perubahan properti serta hal-hal lain yang berhubungan dengan The 1O1 Malang OJ.
[Mr. Satria Wei, Mr. Mintarjo, Mr. Anzar Maulana]

GM dari The 1O1 Malang OJ menjelaskan bahwa konsep hotel ini seperti air yang megalir. Artinya Malang OJ lebih flexibel dan lebih ke arah stylish. Karena ketika air mengalir dia tidak ada hambatan, sedangkan ketika ada hambatan dia akan mencari jalan untuk terus mengalir. 

Selain itu Malang OJ juga berkomitmen untuk terus berinovasi dibidang teknologi guna memanjakan tamu. Seperti misalnya penggunaan barcode yang terhubung dengan kamar serta lift yang dapat langsung membawa tamu ke lantai yang sesuai dengan kamarnya. 


Selepas jumpa pers seluruh tamu undangan serta rekan media berbaur di hall bersama managemen serta seluruh staff untuk menikmati ramah tamah dengan menu-menu andalan punya Malang OJ. Selain itu juga ada hiburan musik yang mengalunkan lagu-lagu merdu.
[Bubur untuk perubahan nama] hehe
Nah buat yang lagi mau berlibur ke Malang, The 1O1 Malang OJ ini bisa jadi salah satu tempat yang asyik untuk melengkapi akomodasi penginapan. Selain lokasinya yang strategis— yang dekat dengan berbagai kuliner serta tempat terkenal di Malang, seperti Bakso Bakar Pak Man, Bakso Kota Cak Man, Alun- Alun Kota dan RS Syaiful Anwar.

Malang OJ juga punya fasilitas yang oke banget. Nah hotel ini punya 129 kamar dengan 4 tipe 1O1 Deluxe, 1O1 Family Deluxe, 1O1 Executive, 1O1 Junior Suite, yang lengkap dengan basic facilities yaitu wifi gratis. Nah untuk fasilitas kamar antara lain; Air conditioning, Coffee / tea maker, TV, In-room safe, Ironing facility, Complimentary bottled water, Refrigerator, Desk and Blackout drapes / curtains.

Itu fasilitas kamarnya, sedangkan fasilitas kamar mandi yang dimiliki oleh Malang OJ adalah private bathroom, perlengkapan mandi, handuk, shower dan hair dryer.


Tertarik untuk datang ke Malang dan menginap di Malang OJ? Yuk hotel ini punya layanan Smart Stylish Hospitality, Communication and Living yang tentunya bikin kamu makin nyaman jika memilih akomodasi satu ini. Selain mudah dalam pemesanan hotel kamu juga bisa menikmati Malang dari ketinggian. 

The 1O1 Malang OJ