Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2012

Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati. Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan. Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat. Gitu. Nah, di Samsat ini kita bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan surat menyurat kendaraan. Tujuan saya kali ini adalah untuk mengurus balik nama kendaraan roda dua a k a sepeda motor Vario 125, kesa

H E I

Saya sedang tidak ada kerjaan sekarang. Butuh waktu lama untuk berdamai dengan diri sendiri ketika beberapa hari yang lalu blog saya jadi ngga karu- karuan bentuknya. Maksudnya mau perbaiki, ganti template biar lebih bagus. eh, malah jadi tampilan klasik. emang sih, punya blog kan yang nomor satu kontennya, tapi tampilan juga berperan penting kan? saya sih pingin manjain mata reader saya dengan tampilan blog yang bagus, tapi sayangnya mampunya masih segini aja. oke deh, langsung dengerin curhatan saya yah.. Kamis siang, saya udah selesai kuliah untuk minggu ini. Jadinya sekarang ya ga ada kerjaan kayak gini. Minggu ini empat hari dengan delapan mata kuliah yang full cuma dua mata kuliah, yang lainnya kemana ? kosong lah. Seneng sih, tapi mau gimana ya. Udah semester tiga gini, masak kosong terus kuliahnya. kan, kami bayar juga. *grin* eh, hari ini tepatnya satu bulan masuk kuliah, udah banyak tugas, presentasi, diskusi, paper, dsb. Untungnya sejauh ini masih bisa manage waktu den

Motret I

Gambar
Taken from Canon EOS 550 Arboretum - Batu Bunga Sepatu Kuncup *foto koleksi pribadi

Cerita di Balik Permainan Tradisional Congklak

Gambar
Sebenarnya ini sudah lama, udah berbulan- bulan yang lalu, tapi baru ada keinginan untuk posting sekarang. Saya bahagia, tulisan saya masuk majalah fakultas. Senang :D Lebih senang dapat duitnya, hahaha.. Uang hanya penyemangat, bukan tujuan utama.. Menulis adalah jiwa saya, mulai sekarang saya ingin lebih memprioritaskan hobi ini, dengan menulis saya lebih pandai menyikapi sesuatu. Cerita di Balik Permainan Tradisional Congklak. Silviana Noerita (Mahasiswa EKP 2011) Banyak orang beranggapan bahwa, bermain adalah lawan dari belajar. Hal ini tidak sepenuhnya benar, karena dari bermain kita mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan yang tidak diajarkan di dalam dunia pendidikan. Permainan tradisional yang satu ini pasti pernah dimainkan oleh kaum hawa pada saat masih kecil, Congklak. Pernah dengar? Congklak memang punya beberapa  nama, seperti dakon, bantumi, atau juga disebut Mancala. Congklak dikenal sebagai permainan tradisional masyarakat Jawa, walaupun

Suapan Ibu

Setiap melihat seorang ibu menyuapi anaknya, ada perasaan gembira sekaligus nostalgia. Itulah mama, dia menghabiskan separuh hidup untuk anaknya, yang kebanyakan saat dewasa menjadi durhaka, ya. Persis seperti saya. durhaka : susah diatur dan sering menyebabkan khawatir. Maaf ya bu, I love you.

Something Broken

Gambar
Kacamataku patah, iya patah. Untung cuma pengaitnya, dan bukan framenya. #fiuh Beberapa hari yang lalu, saat aku pulang dari Malang, aku menginap di rumah uti di Pare. Hal yang biasa aku lakukan di akhir pekan, seperti biasanya. Utiku sekarang mulai sehat dari sakitnya, yang kemarin mata tak jelas, sekarang mulai jelas seperti sedia kala. Uti mulai bisa berjalan sendiri dan melakukan aktifitas seperti biasanya, mencuci, masak, dsb. Nah, kejadiannya hari Jumat dini hari, ketika itu uti sedang berjalan ke kamar mandi, aku tidur di ruang tv bersama adikku, tiba- tiba sekitar pukul 2.35 aku terbangun karena mendengar sesuatu terjatuh. Ternyata, itu adalah suara uti jatuh saat berjalan menuju kamar mandi, setelah ditanya akibat dari pusing. Aku bangun dan bergegas menolong uti, selanjutnya terdengar ada suara patah di bawah bantal. RIGHT ! Kacamata ku resmi patah dengan sempurna. Setelah menolong uti, aku tidur kembali dan baru siangnya aku kembali ingat dengan kacamata yang patah itu -_

Jijah

Gambar
Selamat ulang tahun, my besties *foto koleksi pribadi