Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

Serunya Bikin Konten dengan Kuota Nonstop dari Smartfren

Gambar
Hello fellas, gimana nih kabarnya? Semoga selalu sehat ceria ya. Tahun 2020 sudah hampir habis dan di suasana yang masih serba tak pasti seperti sekarang karena pandemi, kayaknya kita mulai dibiasakan untuk ada di rumah saja, ya. Tapi Alhamdulillah ada juga yang sudah menerapkan new normal namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.Karena kebiasaan di rumah saja itu, ada beberapa kalangan yang memanfaatkan waktunya untuk mencoba banyak hal baru.  Salah satunya, saya sendiri. Di awal-awal pandemi, saya mulai menjalankan small business makanan ringan yang berbahan dasar dari mie. Kunjungi kami di Shopee ya! Nah, seiring waktu berlalu dan banyaknya waktu luang yang saya punya, saya mencoba untuk belajar tentang digital marketing. Semuanya otodidak dari internet dan kelas online. Tentang pemasaran yang baik di dunia maya, promosi, sampai  packaging yang murah meriah namun tetap eye catchy. Amazing juga rasanya, saya bisa dapat semua itu dari internet.  Nah baru-baru ini, saya sedang

Buka Toko

Gambar
Alhamdulillah, akhirnya di rumah buka toko lagi, setelah sekian lama vakum. Tahun 2006 ibu membuka kios peracangan di rumah, menjual beberapa bahan pokok seperti beras, gula, minyak, mie instan, dan lain sebagainya. Tapi karena alasan tidak ada yang menjaga akhirnya tutup, oh iya ibuk juga berjualan di pasar dg barang dagangan serupa. Setiap pagi hingga pukul 10. Jangan kira hidup saya seperti sekarang ini bisa dicapai dengan mudah, ada banyak hal yang harus keluarga kami lalui. Sejak menikah, orang tua berpindah dari Pare ke Gurah dan memulai semuanya dari 0. Miskin dan tidak punya apa- apa. Padahal keluarga bapak dan ibu bisa dibilang terpandang di daerahnya. Jadi, kenapa kami sampai pernah hidup dibawah garis kemiskinan ? Simpel, bapak ibu mau mandiri. Sebelumnya saya pernah cerita, kalau dulu keluarga kami mengontrak rumah di tengah pasar dan berpindah, sejak pindah ini ibu buka toko, dan sekarang setelah diperbaiki toko kami lebih besar dibandingkan dari pembukaan tahun sebe

Silvi dan Tiwwi, Sahabat Sehidup Semati

Gambar
Sebelum saya memulai tulisan yang insya’Allah manis ini, ijinkan saya bersyukur terlebih dahulu ya. Alhamdulillah, selama hidup yang saya jalani ini lebih banyak hal manis daripada hal yang kurang manis. Saya bersyukur karena dibesarkan di lingkungan yang baik, sehingga mindset saya pun Insya’Allah juga baik. Hehe Beberapa tahun yang lalu, sebelum keluarga saya pindah ke rumah kami sendiri, kami tinggal di rumah kontrakan di sebuah pasar kecil di daerah bernama Wonokasihan, Gayam. Bertahun- tahun tinggal disana membuat saya akrab dengan kehidupan yang ramai, apalagi rumah kontrakan kami ini berada di pinggir jalan raya. Alhamdulillah, tahun 2002 orang tua membeli tanah dan membangun istana kami sendiri. Masih berada di daerah Wonokasihan namun lokasi rumah kami berpindah tempat, bukan lagi di tengah pasar. Dari pindahan inilah saya mengenal mba Tiwwi. Siapa mba Tiwwi ? mba Tiwwi adalah tetangga baru saya, rumahnya tepat berada di sebelah rumahku (yaiyalaah) . Semenjak pind

Bedanya Ramadhan Tahun Ini dengan Kemarin

Gambar
Bulan ramadhan bagi umat muslim tentunya menjadi moment yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Apalagi di bulan yang penuh berkah dan kebaikan ini seseorang dapat belajar menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Saya selalu suka dengan ramadhan. Atmosfernya selalu khas. Setelah masuk kuliah, moment ramadhan selalu tepat dengan liburan panjang semester genap, menjadikan saya berada di rumah setiap bulan ramadhan, tidak seperti pada masa sekolah yang saat bulan ramdhan ada jadwal masuk dan pelajaran.  Dua tahun lalu, semenjak saya masuk kuliah dan liburan bertepatan dengan bulan ramadhan, saya selalu menghabiskan masa puasa di rumah uti (nenek) saya di kota Pare Kediri, Jatim. Nenek yang saya panggil dengan sebutan mbah uti ini setiap harinya selalu membuat menu yang berbeda. Menu utama brengkes pindang (pepes), bakso tahu, cah kangkung, rawon, soto, bali telur, sambel tumpang, dan sebagainya. Serta untuk minuman pembuka, uti pernah membuatkan saya es dawet lidah buaya,

Jangan Baca, Kamu Nanti Kecanduan

Gambar
9/07/2013- Pagi tadi, hengpong saya dipakai youtub'an sama dek Putri ama dek Chika, keduanya putri dari tante saya yang tinggal di Batam, dan kemarin sore baru nyampe Kediri. di youtub buka apa ? haha, yang satunya buka video Adera Ega, yang satunya buka videonya CJr.  Jam 9.03 ada sms dari nomer ngga dikenal, tapi baru saya buka jam 9.17 ya karena hapenya dipake itu tadi, ternyata yang sms mas- mas yang paling saya tunggu. JNE ! :D "Dari JNE paket, atas nama Silviana wonokasihan pas'e yg mana sama per4'an wonokasihan?" Setelah menjelaskan tata letak rumah saya, saya menghubungi sist @tiwwiDy yang letak rumahnya TEPAT berada di kiri rumah saya untuk menunggu mas- mas tersebut, karena saya posisi sedang tidak di rumah.  Saat itu saya juga lagi PM an sama sist Tiwwi, dan dia men- tag foto pusnya : "Minyin kaget dapat paketan aneh.. GTab!!" Paketan siapa yaa ini, dibungkus bukan dengan karton atau sekedar kertas bungkus tapi kayu, hahaa.. BLOG

Masalah Wanita dan Beranjak Dewasa

Gambar
  Girl's Problem Beranjak Dewasa -- Awal pertemuan saya dengan salah seorang fotografer terkenal yaitu kak Jay Suther membuat saya semakin ingin belajar banyak tentang fotografi. Sejujurnya memang bukan pertemuan secara face to face, tapi hanya melalui media Facebook, dan pertemuan luar biasa ini di sponsori oleh kakak saya @tiwwiDy.  Thanks Sist :* Mulanya, saat saya dan sist Tiwwi sedang melakukan bincang sore, tiba- tiba dia berkata "ada orang hasil fotonya bagus banget, pokoknya bagus, nanti aku kasih linknya, kamu gek ndang belajar photo wedding ya". Kemudian tawa kami pecah.  Malamnya, saya di beri link album di fb kak Jay melalui PM. Begitu saya buka saya langsung tertarik dengan hasil fotonya, saya lihat profilnya, "Profesional Photographer"  wuih ! Langsung saya add. Saya pikir "wah pasti lama ini nge-approve nya" . Ternyata tidak sampai 5 menit notifikasi fb saya berbunyi, daaaaaaaaaann :D " " Wuah ! Betapa se

Apa Kabarnya ?

Jadi, mahasiswa di beberapa daerah (termasuk Malang) yang demo BBM kemarin apa kabar ? | Rumah saya ada tepat di pinggir jalan besar lho, dan jika diperhatikan makin kesini makin banyak kendaraan lalu lalang, dan SPBU juga tetep rame malah antri. Artinya emang orang Indonesia itu konsumtif yah. Udah tahu mahal, teteeep aja. yah gimana lagi, infrastrukturnya masih belum memadai. Jadi kalian yang kemarin demo, apa kabarnya ? hihihi  

Pagi ini : Tumis Kangkung

Gambar
Pagi tadi tiba- tiba saya ingin makan tumis kangkung, sebelum berbelanja saya mencoba browsing cara memasak tumis kangkung, dan mendapat kan tips simpel dari salah satu web terkenal yang menyediakan aneka macam resep masakan, yaitu Dapur Umami.  Nah, itu cara masaknya. Lalu bahan- bahan yang saya beli tadi adalah : - Kangkung 2 ikat Rp 2K - Cabai Rp 2K - Saori Saos Tiram Rp 0,5K *nb : Telur nya enggak dipakai buat masak tumis Sesuai dengan resep yang tertera di Dapur Umami. Kangkung di ambil daunnya, dicuci. Kemudian iris cabai, bawang putih dan merah.  Siapkan penggorengan, beri minyak goreng 3 sendok, panaskan Masukkan irisan cabai bawang merah dan putih, masak hingga harum Masukkan kangkung dan tambahkan air secukupnya Masukkan bumbu yang sudah dibeli, kali ini saya pakai saori. Tunggu hingga matang Sajikan *Lauk pendamping bisa apa saja sesuai selera, kalau saya ini pakai ikan asin. Tapi bisa diganti dengan yang lainnya seperti tahu gore