Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2013

Minta Vote nya dooong :)

Gambar
Guys, baru kali ini saya ikut lomba fotografi. dan perasaan saya adalah deg- deg an. Kenapa ? soalnya penjuriannya itu melalui vote, jadi mekanismenya kita menggunggah foto yang kita lombakan di FB Honda Jatim dengan menggunakan hastag #FemalebazarKDR . Foto yang saya unggah sebenarnya tidak lebih bagus jika dibanding dengan yang lainnya, tapi saya suka ekspresi dari model foto saya. Mungkin, jika teman- teman berminat boleh ikut vote disini ya https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10200177040977581&set=o.105714119556021&type=1 ini teman- teman dari Hijab Community Kediri sedang melaksanakan talkshow. Twitternya : @hijab_kediri Periode vote dengan cara like hingga tanggal 6 Juli 2013 pukul 12:00 .. Terimakasih.. Hadiahnya lumayan untuk anak kosan seperti saya. hehey.. :D Jadi, minta vote nya dooong :D

#2

Gambar
source : Random google.com

#1

Gambar
Jadi, sudah lakukan ini belum ? :) In shaa Allah bikin hati tenang.  Source : Random google

BLSM itu BALSEM

Gambar
Liburan saya jadi punya kegiatan baru. Tiap pagi nonton berita sambil nyeruput teh. hehe Nah, saya juga jadi ngikuti berita soal BBM naik dan riwehnya pembagian BLSM. Saya lihat Trans 7, ada Aa ganteng Roland Lagonda lagi bacain berita, kapan yah saya diajakin keliling Indonesia bareng sama dia ? *salah fokus* Jadi, setelah BBM naik, pemerintah memberikan BLSM sebagai pengganti subsidi BBM. Sayang, distribusinya kurang tepat, banyak warga yang seharusnya dapat malah ga dapat.  Di berita tadi, ada seorang ibu bernama Siti, saya lupa daerah mana. Jika dilihat dari penampilan seharusnya beliau ini masuk kedalam kategori menengah keatas. Baju bagus, bawa sepeda motor, pakai perhiasan, daaaaan pengguna BB. Seharusnya ada yang lebih layak kan dapat BLSM ?  Nah, gini nih susahnya orang kita, dibantu dalam hal finansial malah mau, padahal kan mampu juga. Malah seneng gitu dapat bantuan nggak mampu.  Kalau saya yang jadi penasehat pemerintah, saya gak akan ngasih BLSM, kan kayak gitu

Welcome PPD

[ Tulisan ngulang ] jadi, sebenarnya tadi saya udah nulis tuh tentang ini, eh kompi saya ngadat dan HILANG ! -- Pengumuman penjurusan telah tiba, seperti libur :D. Jadi, setelah galaw- galaw konsentrasi apa yang mau diambil, akhirnya jawabannya sudah keluar. Alhamdulillah. Semenjak semester 4 akhir, teman- teman saya udah koar- koar soal konsentrasi. Gara- gara program pendidikan saya murni, di ekonomi semester VI harus ngambil konsentrasi. Saya gak begitu paham, jujur. Pilihannya ada 3 (tiga) : Keuangan Perencanaan Pembangunan Daerah UMKM dan Koperasi Setelah UAS berakhir, saya langsung balik, karena tepar setelah pulang dari Solo. Jadinya ga sempat tahu kabar apa- apa, untungnya teman- teman saya baik, setiap ada info share di grup kelas. Jadi, meskipun saya ini kudet soal akademik, ujungnya saya tetep tahu infonya. Haha. Tapi sebenarnya, saya rindu dengan diriku yg updet. Nah, setelah menimbang, ngobrol sana sini dengan emak, kakak tingkat dan juga nengok nilai di

Ngopi, Senja Waduk Siman, Hingga Simpang Lima

Gambar
Minggu ke ... liburan (sampai lupa), saya beneran pengangguran. Ga ada kegiatan selain mantengin komputer, ngetik, online, makan, tiduran, mandi, dan nonton tv. Semenjak uti saya meninggal, rencana liburan saya kayak berantakan, padahal planning saya sebelum liburan lalu sederhana "kalau nanti libur panjang saya mau nungguin uti yang lagi sakit". Makanya, waktu temen- temen saya pada galau liburan mau ngapain, saya lempeng aja karena memang planning nya sudah ditata rapi. Kemarin- kemarin waktu saya liburan jalan 3 mingguan, saya di rumah uti terus, gak pulang- pulang, cuma ada festik di Surabaya Sabtu dan Ahad dan ngumpulin formulir penjurusan itu aja keluarnya. Selama di rumah uti, saya nungguin beliau sambil mainan komputer di sampingnya, ngajakin ngobrol biar beliau ga jenuh. Padahal ya gitu- gitu aja loh, tapi saya nggak ngerasa bosen sama sekali. Jadi, saya pikir sudah mantap lah ini planning liburan saya. Tapi, namanya juga manusia. Ga punya daya kalau lawannya T

[Epic Fail] Saat Kematian Menjadi Tontonan

“Tidak ada hal yang paling menyedihkan ketika suatu prosesi ‘sakral’ yang seharusnya khidmad malah menjadi tontonan publik.” Beberapa hari yang lalu saya membaca tulisan salah satu blogger Jogja tentang ketidaknyamanannya dalam melakukan ibadah waisak di Borobudur karena banyaknya wisatawan yang masuk untuk melihat prosesi peribadatan ini. Mungkin jika anda belum membaca dan ingin membacanya, sila datang ke Waisak Borobudur Epic Fail . Miris, satu kata yang dapat saya gambarkan. Tidak pernah ada satupun orang yang mau prosesi nya diganggu orang lain. Saya pun juga demikian. 10 Juni 2013, uti saya meninggal dunia. Saat itulah banyak anak kecil (7-15th) yang datang berduyun- duyun untuk melihat uti saya dimandikan. Memangnya mereka tidak pernah lihat orang mandi ? Memangnya mereka tidak pernah tau mandi itu bagaimana ? atau mereka tidak pernah dimandikan oleh orang tua mereka ? Maaf, saya bukan sinis atau sensitif. Orang mati bukan untuk ditonton, BUKAN!!!

Kematian adalah teman yang paling dekat.

Uti saya sudah tua, usianya menginjak 70 tahun, dan beliau juga mengidap diabetes melitus. Sudah hampir 1 bulan lebih beliau hanya tidur di ranjang karena kondisi badannya yang drop setelah insiden jatuh terpeleset di kamar mandi sehingga kepalanya berdarah. Sejak itu pula, kesehatan uti mulai menurun. Namun, uti saya masih bandel, raganya memang sakit, tapi pemikirannya masih seperti orang sehat. Bercerita, tertawa, bercanda, semuanya masih bisa. Tapi, satu minggu yang lalu, uti saya mulai kesulitan menelan, hampir semua makanan yang bertekstur keras seperti nasi tidak dapat masuk ke tenggorokannya, minum air saja kesulitan. Hingga akhirnya tak ada satupun makanan yang masuk ke perut beliau, 1 minggu hanya minum air teh hangat, tapi alhamdulillah porsinya masih dibilang lumayan banyak untuk penambah tenaga, 1 hari 3 gelas teh. Hari Jumat Semenjak uti saya mulai kesulitan berjalan, uti mulai memakai diapers untuk menampung air seni dan juga poopnya. Tapi, yang membuat say

Postingan ini bukan Pamer, SERIUS

Gambar
Alhamdulillah, akhir- akhir ini saya beruntung bisa dapat kesempatan untuk merasakan senangnya menang lomba nulis, GA, dan apapun. Mulai hadiahnya kaos, buku, sampe GTab 2.7 .  Ditanyain saya sama temen- temen. Kok sering banget menang. Gimana caranya .  Banyak orang yg lebih hebat dari saya kok, bang Pi'ul (Rof iul Had i) tuh buktinya hampir setiap event beliau menang lomba . Malah gilanya, s etiap minggu dapat kiriman JNE loh. Kalau sa ya ditanya apa resepnya, simple, "selama ini saya kalau ikut lomba nulis, saya mencoba untuk merasa tidak sedang lomba, ya cerita aja, ngalir, dengan begitu tulisanmu akan terlihat lebih natural dan tidak terkesan di buat- buat".    
Saya merasa aneh, apabila melihat suatu karya, misalnya suatu perkataan/ quote/ atau apalah itu dikutip oleh pihak ke dua TANPA menyertakan sumber aslinya. Sebagai pengguna media sosial aktif, saya pribadi seringkali melihat misalnya di twitter, ada selebtwit yg berkicau di timeline nya, lalu kemudian di kutip kembali di facebook oleh orang lain tanpa menyertakan sumber. Melihat hal seperti itu, saya merasa aneh dan ada yg tidak pas. Meskipun hal tersebut bukan karya saya tapi sebagai 'peracik kata' istilahnya, yang juga berkarya melalui tulisan, saya merasa ikut prihatin atas pembajakan yang dilakukan oleh banyak orang. Apalagi, hal yang paling sering terjadi adalah seperti ini : Anda tentu sering melihat tayangan Hitam Putih di T7 yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier, bukan ? Saya yakin hampir dari seluruh masyarakat Indonesia yang memliki jaringan T7 akan melihat acara ini, karena memang sangat menghibur. nah, setiap selesai acara, host akan memberikan quote dari kejadian tal