Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2015

Serunya Bikin Konten dengan Kuota Nonstop dari Smartfren

Gambar
Hello fellas, gimana nih kabarnya? Semoga selalu sehat ceria ya. Tahun 2020 sudah hampir habis dan di suasana yang masih serba tak pasti seperti sekarang karena pandemi, kayaknya kita mulai dibiasakan untuk ada di rumah saja, ya. Tapi Alhamdulillah ada juga yang sudah menerapkan new normal namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.Karena kebiasaan di rumah saja itu, ada beberapa kalangan yang memanfaatkan waktunya untuk mencoba banyak hal baru.  Salah satunya, saya sendiri. Di awal-awal pandemi, saya mulai menjalankan small business makanan ringan yang berbahan dasar dari mie. Kunjungi kami di Shopee ya! Nah, seiring waktu berlalu dan banyaknya waktu luang yang saya punya, saya mencoba untuk belajar tentang digital marketing. Semuanya otodidak dari internet dan kelas online. Tentang pemasaran yang baik di dunia maya, promosi, sampai  packaging yang murah meriah namun tetap eye catchy. Amazing juga rasanya, saya bisa dapat semua itu dari internet.  Nah baru-baru ini, saya sedang

Berkah Terindah Agustus 2015

Gambar
Agustus ke 20 sekian akhirnya datang juga, getting older and getting better for me. Alhamdulillah.. Nikmat dari Nya tak pernah datang terlambat. Maka dari itu, cara terbaik menerima segala kebaikan Tuhan adalah dengan bersyukur, kata orang semakin banyak bersyukur semakin banyak berkah yang kita dapatkan. Kalau kata KBBI, Berkah /ber·kah/ n karunia Tuhan yg mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia; berkat. Boleh ya, saya cerita berkah yang saya terima di bulan bahagia ini ? Boleeeeh. Ulang Tahun Buat sebagian orang bulan Agustus tentu jadi bulan yang penuh cerita, penuh makna dan penuh dengan doa. Sayapun demikian. Dalam 365 hari di tahun 2015, hari ke 224 adalah hari yang saya tunggu- tunggu, hari dimana usia saya bertambah di dunia, dan berkurang di akhirat, hari dimana 20 tahun sekian yang lalu ibu saya berjuang mati- matian di atas kasur klinik dibantu oleh bidan Nyonya Ida. Yap. Berkah utama dalam Agustus ini adalah saya menjajaki pertambahan usia. Bulan dimana

Lebaran Indah Lebih Dekat Keluarga

Gambar
Tak terasa idul fitri sudah lewat, bulan Syawal berlalu begitu cepat, namun kebahagian dan keriaan berkumpul keluarga selalu lekat.  Saya jadi pengen cerita soal momen lebaran kemarin. Momen yang ternyata membuat perubahan drastis dalam hidup saya. Sebenarnya banyak sih momennya, tapi buat saya momen paling indah dan berkesan adalah saat reuni keluarga besar Notoredjo yang ke 12. Reuni keluarga besar kami ini selalu rutin diadakan setiap tahun, waktunya adalah hari ke 3 idul fitri. Reuni ini sangat ditunggu- tunggu karena hanya 4 jam kami berjumpa dalam 365 hari secara utuh dan lengkap, selain makan- makan bersama tentunya. :D  Mba Svetas, Mas Candra, Me, Mas Ari. Seperti keluarga besar pada umumnya, tentu tak semua saya kenal khususnya yang masih seusia atau dibawah saya, mungkin saya familiar dengan wajahnya, namun tak tahu namanya. Hanya yang sudah sepuh- sepuh saja yang saya tahu. Ah, saudara macam apa saya ini. Tapi ketidaktahuan saya ini beralasan, karena kami adalah ga

[ Masak ] Oseng Lompong, Buntel Klothok

Gambar
Bahan:  Talas/ Lompong (Daun dan Batang), potong terpisah. 1 ons Teri 3 siung Bawang Putih 5 siung Bawang Merah 6 biji Cabe Ikan Asin/ Klothok Taburan: Cuci teri dan goreng hingga kering, tiriskan. Cara Memasak Buntel Klothok: 1.      Daun talas dicuci bersih, potong panjang 2.      Ikan asin/ klothok dicuci bersih, dan tiriskan 3.      Bungkus ikan asing/ klothok dengan daun talas/ lompong kemudian kunci dengan tusuk gigi, 4.      Kukus buntelan ikan asin/ klothok hingga daun talas layu, 5.      Goreng sampai kering. Cara Memasak Oseng Lompong: 1.      Cuci bersih batang lompong, dipotong sesuai selera, cuci lagi hingga getah hilang, 2.      Panaskan air sampai mendidih dan masak lompong selama 5 menit, kemudian tiriskan, 3.      Potong bawang putih, bawang merah, dan cabe kemudian tumis hingga harum, masukkan 1sdt gula dan ½ sdt garam, 4.      Masukkan air tunggu hingga mendidih, 5.      Masukkan lompong yang sebelumnya sudah di

Cafe PRIDE - The Social Coffee House

Gambar
Jiwa- jiwa selo saya sedang meronta, minta jalan- jalan kemana saja, dan akhirnya terduduklah saya di sini, di cafe baru yang ada di Pare. Sambil kerja sambil meet up teman masa SMA dan juga menyenangkan hati satu jiwa lagi yang sedang menikmati masa bebasnya sebelum statusnya berubah, dari lajang menjadi 'istri' orang. :p Okelah, namanya Cafe Pride, mengusung tema Social Coffee House. Memakai warna black- brown untuk ruangannya, dan meja kursi dari kayu sehingga kesannya menjadi vintage. Elegan.  di Pride, konsumen melakukan self service. Jadi, jangan kaget kalau kalian lama duduk di meja dan tidak ada pelayan yang menghampiri. Di sini kita harus pesan sendiri, dan mengambil sendiri pesanan kita di kasir.  Untuk ukuran harga makanan dan minuman di Pride, menurut saya standar (hasil dari baca harga di menu) sama seperti cafe kebanyakan, Pride ini sepertinya menyajikan menu ala western. Pride cocok untuk anak yang suka kebebasan, dan kurang oke untuk tempat menena

Taman Botani Sukorambi Jember

Gambar
Lanjutan dari main sebentar kami di Jember setelah Pantai Payangan adalah Taman Botani. Sebenarnya destinasi- destinasi yang kami kunjungi adalah hasil dari googling dakdakan.  Taman Botani di Jember ini letaknya di Desa Sukorambi, jaraknya sekitar 12 KM ke arah utara dari kota Jember. Memasuki daerah Sukorambi ini udaranya semakin dingin, sama seperti Batu-nya Malang.  Tiketnya standar, 12K/ orang. Sesampainya di Taman Botani, saya sempat kecewa dengan ekpektasi yang saya ciptakan sendiri, saya kira Taman Botani akan sangat indah, luas, dan keren lah pokoknya. Ini akibatnya terlalu percaya dengan review, eh tapi tidak bisa disalahkan juga ya, kan namanya selera setiap orang boleh berbeda. Taman Botani ini saya nyebutnya adalah sebuah kebonan atau kebun yang kurang terawat di beberapa titik, heehehee..   Berpikir seperti saya ? Mirip ..... hehehe Tapi, disini kita bisa tahu nama- nama tumbuhan yang sering kita temui di banyak tempat. Lalu banyak hewan- hewan sepe

Vitamin Sea itu bernama Payangan

Gambar
Main sebentar kemana enaknya ? Baluran lagi cantik- cantiknya nih, menjelang Agustus musim kawin hewan- hewan, jadi pada keluar sarang semua. Oke, Baluran ya! ------- Baluran adalah Taman Nasional, orang bilang Africanya Indonesia. Lokasinya ada di Banyuwangi, tapi lebih dekat jika ditempuh melalui Situbondo. Bulan Maret- Agustus adalah bulan bagus untuk mengunjungi Baluran. Musim kering, sehingga hewan- hewan banyak keluar sarang untuk minum, karena cadangan air di sarang kurang, sehingga petugas Baluran membuat sumur- sumur kecil di luar sarang atau di luar hutan. So, kalau ke Baluran, bisa lihat hewan- hewan seperti rusa, kijang, daaan bahkan merak! Obsesi saya ke Baluran adalah dikejar merak yang lagi emosi :v Tapi, rencana tak terlaksana, akhirnya eksekusi main sebentar ini beralih ke Jember! Kami menuju Jember via Pronojiwo, bersama travelmate dengan berbonceng ria. Berangkat pukul 06.00 WIB dan sampai di Jember pukul 10.00. Serasa kembali ke 1 tahun yang lalu, saat saya dan Il