Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Serunya Bikin Konten dengan Kuota Nonstop dari Smartfren

Gambar
Hello fellas, gimana nih kabarnya? Semoga selalu sehat ceria ya. Tahun 2020 sudah hampir habis dan di suasana yang masih serba tak pasti seperti sekarang karena pandemi, kayaknya kita mulai dibiasakan untuk ada di rumah saja, ya. Tapi Alhamdulillah ada juga yang sudah menerapkan new normal namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.Karena kebiasaan di rumah saja itu, ada beberapa kalangan yang memanfaatkan waktunya untuk mencoba banyak hal baru.  Salah satunya, saya sendiri. Di awal-awal pandemi, saya mulai menjalankan small business makanan ringan yang berbahan dasar dari mie. Kunjungi kami di Shopee ya! Nah, seiring waktu berlalu dan banyaknya waktu luang yang saya punya, saya mencoba untuk belajar tentang digital marketing. Semuanya otodidak dari internet dan kelas online. Tentang pemasaran yang baik di dunia maya, promosi, sampai  packaging yang murah meriah namun tetap eye catchy. Amazing juga rasanya, saya bisa dapat semua itu dari internet.  Nah baru-baru ini, saya sedang

Value Experience itu Mahal

Gambar
Malam minggu itu entah apa yang ada dipikiran saya, spontan saja ingin berkendara ke timur sendiri, menggunakan sepeda motor. Lalu, saya tidur tidak terlalu larut. Saya pikir, esok harinya saya akan lupa dengan pikiran dadakan tersebut tapi ternyata saya salah. Tidak seperti biasanya, jika di Malang saya sering bangun siang lewat jam 5, tapi Minggu pagi itu tidak. Saya bangun pagi sekali, mempersiapkan apa saja yang akan saya bawa untuk perjalanan nanti. Rasanya saya tidak sabar untuk segera bertemu seseorang di wilayah timur. Berangkat dari Malang pukul 06:00, dan sampai Lawang pukul 06:30 untuk sarapan soto daging istana, lokasinya setelah pasar Lawang (timur), kiri jalan. Lalu kembali melanjutkan perjalanan ke timur. Jika Sun Go Kong pergi ke Barat tuk mencari kitab suci, maka saya pergi ke timur tuk bertemu pujaan hati. PRET! XD Jujur, ini pertama kalinya saya berkendara sendiri di jalur pantura, Griduh * dan mengerikan, karena dominasi kendaraan besar. Tanpa saya sadari, motor m

Rainbow Cake

Gambar
Rasanya sudah lama tidak membuat kue/ roti. Kemarin, saya dan ibu membuatnya kembali. Kali ini khusus untuk adik yang sedang ulang tahun, ke 16. 

Membuat Keset dengan Memanfaatkan Kain Perca

Gambar
Setiap satu tahun sekali, saya dan ibu mulai bongkar- bongkar barang di lemari bekakas. Kami memang rutin untuk membongkar beberapa lemari, misalnya lemari baju, dan lemari bekakas. Tujuannya apa ? Supaya isi dalam lemari dapat terus berputar, yang tidak terpakai bisa dibuang, dan diisi barang baru. Bahasa kerennya 'upgrading' . Misalnya lemari baju, dewasa ini saya sebetulnya tidak hobi beli baju, tapi saya masih punya baju- baju zaman SMP dan SMA yang saya simpan. Nah, lulus kuliah ini baju- baju tersebut sudah tidak muat. Jika masih bagus akan dilungsurkan atau diberikan kepada anak- anak sekitar, dan yang sudah bolong akibat dimakan rayap disisihkan untuk lap. Begitu juga dengan lemari bekakas, kadang kami hanya membersihkannya supaya tetap awet. Nah, ternyata baju- baju kemarin lebih banyak yang sudah jelek, entah kenapa masih saya keep saja. Kadang saya suka eman- eman kalau baju yang saya suka dilungsurkan, soalnya saya merasa adem kalau pakai baju itu, enak dipaka

Ces dan Moshi

Gambar
Beberapa waktu yang lalu, saat saya berada di luar rumah saya disms ibu untuk cepat pulang. Isi pesannya singkat saya "mbak, ndang mantuk" (kak, segera pulang). Saya pikir ada apa, padahal sedang asyik- asyiknya nih di luar rumah, tapi saya akhirnya memilih untuk segera pulang, karena saya gak mau dikutuk ibu menjadi batu seperti Malin Kundang. Lebay XD Belum sampai kendaraan masuk garasi, ibu berteriak supaya motornya ditaruh luar saja. Mau kemana, pikir saya. Ternyata saya diajak untuk mengambil kucing di rumah teman ibu. XD Ceritanya ibu ditawari untuk memelihara kucing temannya sebut saja mbak Mar, karena kucing-yang-akan-diberikan-itu sering di uyel- uyel, apa ya bahasa uyel- uyel ? oleh mbak Mar, jadi lebih baik supaya dipelihara saja oleh ibu, begitu pikirnya.   Memperebutkan singgasana. Akhirnya, berangkatlah kami berdua ke rumah mbak Mar, dengan membawa kardus bekas mie instan, karena selama ini pengalaman saya cuma punya kucing alas atau kucing yang a

Cara Me- Resize Foto Dengan Paint

Gambar
Suatu ketika saya ingat kata- kata Ilham saat itu. "Jangan hanya belajar satu hal saja, tapi yang lainnya juga, dipakai atau tidak yang penting kita sudah pernah tau dan belajar". Nah, ngeblog juga begitu. Dulunya saya taunya ngeblog cuma nulis dowang. Iya nulis tok. Ternyata saya salah. Memang sih dalam suatu tampilan blog content atau tulisan adalah raja, dan hal lainnya adalah penyokong. Tapi, mau tidak mau mereka melengkapi. Jadilah saya belajar keduanya, dan hal lainnya. Ya belajar nulis yang baik dan benar meski ngepop bahasanya, lalu belajar utak- atik blog mulai dari widget sampai layout, dan salah satunya adalah memasukkan foto dalam tulisan. Saya ingat pertama kali saya menulis di blog awal masa SMA, tulisan saya gak ada fotonya sama sekali. Iya, dalam satu postingan isinya tulisan tok. Tapi, beberapa saat yang lalu, saat saya mulai kenal dengan salah satu web penyedia jasa tiket di Indonesia, dan dia meluncurkan web rujukan wisata di berbagai daerah Indones

Gara- Gara Satu Postingan

Gambar
Bercerita tentang awal mula berkenalan dengan blog sehingga akhirnya menjadi blogger selalu membuat saya terharu, karena sebenarnya awal dari semua ini dikarenakan oleh tuntutan tugas mata pelajaran TIK. Jika bukan karena guru TIK saya yang bernama pak Herman (alm) yang mengenalkan blog saat itu, bisa jadi sekarang saya tidak bersentuhan dan mengenal dunia tulis menulis di dunia maya yang ternyata serba menyenangkan ini, yang ternyata bisa membawa saya berkeliling Jawa mendatangi acara dan bertemu dengan teman- teman semua. Awalnya ngeblog bukan kesenangan saya, meski sebetulnya sejak kecil saya memang suka menulis cerita atau diary. Tapi kan kalau menulis diary yang baca diri sendiri, nah kalau blog kan berarti harus siap berbagi. Begitulah pikiran saya saat itu. Tapi, lama kelamaan saya mulai tahu, mana yang sebaiknya ditulis dan mana yang sebaiknya tidak dipublikasikan. Secara natural, diri ini tau batasannya.  Saat itu tahun 2008, pak Herman sebagai guru IT mulai