Jumat, September 18, 2020

Berbagai Gejala Diare yang Normal Terjadi pada Ibu Hamil

  No comments    
categories: 

Ketika sedang hamil, ibu mengalami banyak perubahan dalam tubuhnya baik yang sementara (seperti mual, muntah) hingga yang membekas dan melekat seperti stretch mark.

Berbagai hal mungkin akan dirasakan sebagian besar ibu hamil termasuk diare. Diare merupakan masalah pencernaan yang dapat terjadi pada siapa saja, termasuk ibu hamil.

Sumber : iStock


Ada  beberapa faktor yang dapat menyebabkan diare, seperti:

Efek samping vitamin prenatal. Biasanya, ibu hamil akan mengkonsumsi vitamin prenatal untuk membantu dalam pemenuhan nutrisi.Namun, pastikan dokter kandungan Anda mengetahuinya ya.

Sebab, salah satu efek yang terjadi ketika ibu hamil mengkonsumsi vitamin prenatal yakni munculnya gangguan pencernaan seperti diare atau sembelit.

Biasanya hal tersebut terjadi ketika ibu hamil mengkonsumsi vitamin prenatal lebih dari 30 mg dalam sekali minum. Hal tersebut melebihi dari dosis dari yang disarankan. 

Perubahan hormon. Perubahan hormon akan terus terjadi hingga masa persalinan tiba. Ada beberapa hormon kehamilan pada ibu hamil, seperti progesteron, estrogen, oksitosin, prolaktin dan HCG.

Hormon-hormon tersebut memiliki peran masing-masing bagi ibu dan janin. Namun, beberapa hormon juga memicu efek  lain pada tubuh ibu, misalnya diare. 

Berubahnya pola makan. Sebagian wanita hamil menginginkan tubuh dan janinnya menerima nutrisi yang cukup setiap harinya.

Oleh sebab itu, terkadang ibu hamil akan makan atau minum lebih banyak dari biasanya tanpa memilih mana yang berdampak buruk dan mana yang tidak. Hal ini akan membuat kerja usus menjadi lebih berat dan menyebabkan terjadinya diare.

Infeksi bakteri, virus, parasit. Penyebab yang satu ini bukan hanya terjadi pada ibu hamil. Sebagian besar orang yang terkena diare berawal dari infeksi.

Infeksi dapat terjadi ketika seseorang tidak mencuci tangan sebelum makan, menyentuh benda yang terpapar virus, dan lain sebagainya.

Memiliki penyakit lain yang dapat menyebabkan diare. Seperti misalnya penyakit Celiac, Crohn, dan sindrom iritasi usus besar.

Untuk mengetahuinya, ibu hamil bisa memeriksakan diri ke dokter, terutama jika diare terjadi dalam waktu yang lama.

Gejala Diare pada Ibu Hamil

Diare biasanya identik dengan buang air besar berulang kali dengan tekstur feses yang cair. Padahal, banyak diare yang dapat terjadi, termasuk diare pada ibu hamil.

Selain itu, gejala diare juga berbeda-beda, tergantung dari penyebab diare itu sendiri.

Gejala diare pada ibu hamil yang disebabkan oleh hormon serta pola makan, antara lain:

  1. Tekstur feses menjadi caire,
  2. Perut terasa mulas,
  3. Frekuensi buang air besar (BAB) lebih banyak daripada sebelumnya,
Gejala diare akibat infeksi,
  1. Terkadang ada darah pada feses,
  2. Merasakan mual hingga muntah,
  3. Frekuensi buang air besar (BAB) lebih banyak,
  4. Tekstur feses cair serta berlendir,
  5. Demam hingga menggigil,
  6.  Mengalami pusing

Gejala diare karena penyakit tertentu,

  1. Mengalami sakit perut hingga kram,S
  2. Sering buang air besar dan teksturnya cair,
  3. Perut kembung,
  4. Mengalami masalah  kulit dan sendi,
  5. Mual dan muntah.

Meskipun demikian, setiap ibu hamil terkadang memiliki gejala diare yang berbeda-beda. Jika diare sudah terlanjur menyerang, perhatikanlah makanan yang dikonsumsi.

Ibu hamil juga bisa mengkonsultasikan terkait nutrisi dengan ibu hamil untuk meredakan diare. Perhatikan juga cairan tubuh ibu hamil dengan cara meminum air kelapa serta air putih minimal 2 liter setiap harinya ditambah satu gelas setiap selesai BAB.

Konsultasikan juga ke dokter kandungan terkait obat diare yang boleh dikonsumsi. Biasanya, ibu hamil boleh mengkonsumsi obat diare seperti entrostop. Meskipun demikian, pastikan hal tersebut diketahui oleh dokter kandungan Anda.

Senin, September 14, 2020

Mengembangkan Dana Mulai dari Rp100 Ribu, Cuan Hingga 21%

  No comments    
categories: 
Beberapa waktu yang lalu, saya sempat diskusi dengan kawan, Amalia namanya. Kita bahas mengenai nabung-menabung. Amalia bertanya bagaimana cara saya menabung selama ini. Sampai akhirnya kita mulai bahas soal pengembangan uang dengan modal minim namun bisa dapat cuan.


Sebenernya saya sudah cukup lama mempelajari soal pendanaan atau istilahnya pengen jadi lender, tapi belum action juga karena mindsetnya masih sebatas "duitku masih sedikit, belum mampu kalau harus jadi lender. Nabung dululah kalau udah banyak baru bisa". Padahal, kebutuhan naik terus kan ya. Lalu mau sampai kapan nabungnya?.

Apalagi di masa pandemi kayak sekarang ini, kita harus cermat dalam mengatur keuangan, yang paling sederhana tentunya dengan menghindari sifat konsumtif. Serta lebih banyak menabung karena kondisi yang serba tidak tentu seperti sekarang. Bahkan kalau bisa dana yang kita miliki dapat berkembang.

Sampai pada akhirnya, saya menemukan sebuah tempat yang dapat melakukan pendanaan mulai dari ce pek ceng alias Rp100 ribu saja. Nah, di mana tuh tempatnya? Kok bisa mengembangkan dana mulai Rp100 ribu terus dapat cuan. Simak ya!

Sebelum kenalan lebih lanjut sama ini, ketahui dulu tentang Peer to Peer (P2P) Lending dan crowdfunding.

P2P Lending adalah penyelenggara layanan jasa keuangan untuk mempertemukan Pemberi Pinjaman (lender) dengan Penerima Pinjaman (borrower) dalam rangka melakukan perjanjian pinjam meminjam melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet. - Wikipedia.

Sedangkan crowdfunding (urun dana) adalah praktik penggalangan dana dari sejumlah besar orang untuk memodali suatu proyek atau usaha yang umumnya dilakukan melalui internet. - Wikipedia.

Jadi buat yang punya modal minim dapat memilih P2P Lending untuk jalan ninja mengembangkan dana yang dimiliki. Namun pilih juga P2P Lending yang sistemnya crowdfunding. Dengan ini pemberi pinjaman akan mendapatkan imbal hasil dari dana yang dipinjamkan.

Nah, Akseleran adalah jawabannya. Akseleran merupakan startup yang bergerak di bidang Financial Technology (Fintech). Memadukan antara sistem P2P Lending dengan crowdfunding.

Akseleran telah berhasil menghubungkan startup, pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang membutuhkan modal tambahan untuk mengembangkan usahanya dengan para pihak yang memiliki dana untuk memberikan pinjaman/pendanaan pada usaha-usaha tersebut dengan menawarkan imbal hasil mencapai hingga 21% per tahun.

Selain itu kita tidak perlu khawatir, dikarenakan Akseleran ini berada di bawah naungan dan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena Akseleran sudah berizin dan diawasi oleh OJKSehingga kita sebagai lender dijamin keamananya.

Yang paling penting juga, prosesnya tidak ribet dan simpel. Setelah melakukan pendaftaran, kita dapat langsung melakukan top up dana dan mulai mengembangkan dana yang kita miliki.

Pengalaman saya mengembangkan dana di Akseleran sangat menyenangkan. Prosesnya cepet banget pokoknya. Setelah membuat akun dan melengkapi data yang dibutuhkan seperti KTP, NPWP (jika ada) dan juga nomor rekening yang gunanya untuk pengembalian dana, saya memilih menjadi lender (pemberi pinjaman).

Selanjutnya saya diminta untuk tanda tangan perjanjian, di sini semuanya serba digital pokoknya. Tanda tangannya pun dapat dilakukan langsung di sini. Ikuti alurnya sesuai petunjuk ya.

Setelah semua selesai, kita dapat melakukan top up saldo. Untuk top up ini juga dapat dilakukan dari berbagai bank, baik melalui Internet Banking, M-Banking maupun via ATM.

Sudah selesai? Belum dong. Setelah saldo kamu terisi,  sekarang kamu bisa mulai untuk mencari peluang pinjaman yang sedang berlangsung. Ada banyak peluang pinjaman, kamu dapat memilih sesuai dengan keinginanmu. Baik grade A, B ataupun C.

Di sini kita juga dapat membaca tujuan penggalangan dana, jaminan dan agunan. Tidak hanya itu, di Akseleran ini informasinya juga lengkap mengenai identitas proyeknya. Nama PT, domisilinya, highlight keuangannya, serta jadwal angsuran dari proyek ini. Jadi ga perlu khawatir ya sebagai lender.

Nah, karena saya memiliki dana Rp 100 ribu. Jadi kemarin saya memilih melakukan pendanaan di proyek Kontraktor Transmisi dan Gardu Listrik.
[Info pendanaan yang kita lakukan]
Buat yang pengen ikut mengembangkan dana di Akseleran dan coba melakukan pendanaan kayak saya, ada dana Rp 100.000 GRATIS buat kamu, nih. Gak pake lama, langsung download aplikasi Akseleran melalui Google Play Store (untuk Android) atau Apple App Store (untuk iOS) atau melalui websitenya www.akseleran.co.id.

Jangan lupa pakai kode referral AKSLSILVIANA369624 ya, untuk dapat saldo Rp100 ribu di aplikasi Akseleran. Yuk dapatkan manfaat ekonomi dalam genggaman.