Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

Serunya Bikin Konten dengan Kuota Nonstop dari Smartfren

Gambar
Hello fellas, gimana nih kabarnya? Semoga selalu sehat ceria ya. Tahun 2020 sudah hampir habis dan di suasana yang masih serba tak pasti seperti sekarang karena pandemi, kayaknya kita mulai dibiasakan untuk ada di rumah saja, ya. Tapi Alhamdulillah ada juga yang sudah menerapkan new normal namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.Karena kebiasaan di rumah saja itu, ada beberapa kalangan yang memanfaatkan waktunya untuk mencoba banyak hal baru.  Salah satunya, saya sendiri. Di awal-awal pandemi, saya mulai menjalankan small business makanan ringan yang berbahan dasar dari mie. Kunjungi kami di Shopee ya! Nah, seiring waktu berlalu dan banyaknya waktu luang yang saya punya, saya mencoba untuk belajar tentang digital marketing. Semuanya otodidak dari internet dan kelas online. Tentang pemasaran yang baik di dunia maya, promosi, sampai  packaging yang murah meriah namun tetap eye catchy. Amazing juga rasanya, saya bisa dapat semua itu dari internet.  Nah baru-baru ini, saya sedang

Menabung = Investasi Masa Depan

Gambar
Alkisah ada dua bersaudara yaitu Marga dan Margi sedang jalan- jalan ke sebuah pasar induk. Mereka niatnya sih mau beli baju dan sepatu sandal buat lebaran. Marga dengan riang gembira memilih baju dan sepatu, begitu juga dengan Margi. Eh, tapi kok Margi cuma milih- milih terus ya dari tadi ? Padahal sudah 20 toko yang didatangi.   “Gi, kamu kok gak beli- beli sih dari tadi ? Aku kan capek jalan- jalan terus. Aku sudah dapat baju dan sepatunya, ayo kamu mau yang mana sih?” Marga mengeluh kecapekan.  “Iya, sebentar aku masih belum ada yang cocok nih” , kilah Margi. Kemudian mereka mulai masuk dan keluar toko lainnya. Saking lamanya nih, sampai adzan maghrib berkumandang Margi masih belum dapat baju dan sepatunya loh. Wah, akhirnya Margi berkata kepada Marga sambil terisak.     “Marga, aku sebenarnya tidak punya uang untuk membeli baju, uangku sudah habis untuk beli jajan kemarin” . “Wah, kenapa kamu tidak bilang dari tadi ? Kakiku sampai pegal menunggum

Alur Penyerahan Skripsi di Universitas Negeri Malang

Gambar
Hai.. Hai.. Hai.. Gimana kabarnya temen- temen (calon) alumni yang sedang mengurus penyelesaian jenjang kuliah ? Capek dan riweh ya? Ets tapi meskipun demikian semoga tetap bahagia yah. :) Tak terasa ya, kita semua sudah ada di tahap ini, tahap yang paling kita tunggu- tunggu demi lepas dari label mahasiswa tingkat akhir atau sering disebut mahasiswa tua. Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Cuma itu yang bisa diucap. Hehehe.   Nah, buat teman- teman calon alumni lainnya yang sedang berusaha untuk melepas 'label' saya mau sharing soal tahap dan alur dalam penyerahan skripsi di perpustakaan kampus. Tapi, kalau ada yang kurang jangan segan kasih masukan yah. ^.^ Awalnya, pastikan dulu ya kalau sudah ujian skripsi dan selesai revisi sampai sudah dicetak dan dijilid. Jilidnya sesuai kebutuhan saja, umumnya sih 4 buku skripsi. Tapi, bisa lebih kalau dosen pembimbing atau tempat observasi minta skripsi kita. *tsaelah. Ohya, kalau jilid skripsi sudah se

Menanti Mercedes S Class di Gebyar Tahapan BCA

Gambar
“Bing beng bang. Yok kita ke bank. Bang bing bung. Yok kita nabung Tang ting tung hey. Tau tau kita nanti dapat untung” – Menabung. Masih ingat dengan lagu itu ? Lagu ciptaan dari Titiek Puspa dan dinyanyikan oleh Saskia serta Geofani ini sebenarnya mengajarkan kita untuk rajin menabung. Sadar atau tidak sejak masa kanak- kanak kita sebenarnya selalu dibekali dengan ilmu hemat, orang Kediri menyebutnya “gemi”. Gemi adalah kata lain dari hemat, filosofi gemi sendiri sebenarnya sangat mendalam, yaitu setiap manusia hendaknya memiliki sifat gemi atau hemat dalam kehidupannya, gemi ibarat kontrol diri dalam memanajemen keuangan. Namun, gemi bukan berarti pelit. Jika manusia memiliki sifat ini, maka akan lebih mudah untuk memanajemen keuangan. Saat masih zaman sekolah, saya selalu diajari oleh orang tua untuk menabung dengan cara menyisihkan sebagian uang saku dan saku (uang) pemberian dari saudara di setiap hari raya, kala itu tabungan saya berbentuk kendi dari tanah liat yang d

Got it!

Gambar
Tak terasa, lunas semua beban menuntut ilmu jenjang strata 1. Terimakasih untuk 3 tahun 7 bulan yang mengesankan.  Welcome, reality.

Paket Tak Terduga Hadiah Sarjana

Gambar
Tadi siang, saya menyempatkan diri tuk berjumpa dengan teman- teman blogger, senangnya kopdar dengan mereka, maklum lah kesibukan masing- masing yang membuat kami semua jarang berkumpul. Pas ada momennya kumpul, maka tak boleh dilewatkan begitu saja, yah sekedar tahu orangnya masih hidup gitu kan sudah bahagia. :D  Sesampainya di rumah, melihat ibu di dapur masak tuk 'megengan' nanti malam. Eh, tau megengan nggak ? Megengan kalau disini masak- masak untuk dibawa ke masjid atau mushola terdekat pada malam hari, nah di masjid atau mushola nantinya akan ada tahlil menyambut bulan Ramadhan. Jadi akan sangat ramai di masjid- masjid kampung malam ini. Kalau di daerah lain, perayaan semacam itu, apa namanya ? Saya jadi pengen tahu.  Setelah salim dan icip- icip makanan, saya masuk kamar, niatnya sih mau istirahat, tapi kaget karena ada bungkusan amplop besar. Bingung sejenak, paketan apa ini, perasaan akhir- akhir ini tak pernah menang kuis apa- apa. Lama memandangi bungkusan cokla

Jalan- Jalan, Makan dan Foto

Gambar
Setiap waktu adalah momen, dan momen tak bisa terulang. Maka dari itu, mari diabadikan. -- hehe. Katanya ini adalah pembelaan orang-orang narsis. Padahal, fotografi tak melulu tentang selfie, wefie, dan narsisme. Kali ini saya pengen belajar tentang memotret makanan. Bahasa kerennya, food photography. #tsah Semenjak semester akhir dan mengerjakan skripsi hari libur saya bertambah banyak, karena kredit semester saya sudah lunas, tak ada jadwal kuliah, tak ada bangun pagi, tak ada ujian semester. I feel free! Tapi meski demikian beban kuliah makin berat. Yes, skripsi. Maka dari itu tiap akhir pekan saya selalu punya jadwal untuk me time katanya menyenangkan diri sendiri, supaya tidak melulu 'spaneng' mengerjakan skripsi. Me time nya bisa macam- macam, ya makan di luar, jalan- jalan, hunting foto, dan seringnya ketiganya dirapel sekaligus. Hati senang sekaligus perut kenyang, dapat foto yang bisa dipamerin lagi. Hahaha Beberapa waktu yang lalu, saya bersama kakak mencoba t