Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Serunya Bikin Konten dengan Kuota Nonstop dari Smartfren

Gambar
Hello fellas, gimana nih kabarnya? Semoga selalu sehat ceria ya. Tahun 2020 sudah hampir habis dan di suasana yang masih serba tak pasti seperti sekarang karena pandemi, kayaknya kita mulai dibiasakan untuk ada di rumah saja, ya. Tapi Alhamdulillah ada juga yang sudah menerapkan new normal namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.Karena kebiasaan di rumah saja itu, ada beberapa kalangan yang memanfaatkan waktunya untuk mencoba banyak hal baru.  Salah satunya, saya sendiri. Di awal-awal pandemi, saya mulai menjalankan small business makanan ringan yang berbahan dasar dari mie. Kunjungi kami di Shopee ya! Nah, seiring waktu berlalu dan banyaknya waktu luang yang saya punya, saya mencoba untuk belajar tentang digital marketing. Semuanya otodidak dari internet dan kelas online. Tentang pemasaran yang baik di dunia maya, promosi, sampai  packaging yang murah meriah namun tetap eye catchy. Amazing juga rasanya, saya bisa dapat semua itu dari internet.  Nah baru-baru ini, saya sedang

Model Baju Batik yang Cocok Dipakai untuk Bersantai

Gambar
Batik dikenal sebagai motif yang berasal dari Indonesia dan menjadi salah satu busana kenegaraan. Sehingga tak jarang banyak masyarakat yang menggunakannya untuk acara- acara formal. Seperti misalnya untuk pergi ke kondangan, mengambil rapot anak sekolah, untuk pergi meeting, dan acara formal lainnya. [Berbatik] Sehingga banyak masyarakat yang memiliki baju batik karena memang merupakan model baju yang tepat untuk dipakai ke acara formal. Tetapi selain mempunyai model yang formal, sekarang ini batik juga mempunyai banyak model yang lebih santai. Ada beberapa model baju batik  santai yang bisa dipilih dan cocok juga untuk digunakan saat momen santai pada umumnya. Hal ini merupakan salah satu cara untuk dapat lebih mengenalkan batik kepada masyarakat. Selain itu juga mengubah citra batik dari motif yang tradisional dan formal menjadi salah satu motif yang bisa digunakan untuk banyak kegiatan. Dengan begitu, motif batik ini akan mempunyai lebih banyak penggemar dan bisa juga menari

Berwisata ke Perut Bumi di Taman Jurug Goa Luweng Blitar

Gambar
Taman Jurug Goa Luweng Blitar [Pose] Dulu, Blitar cuma jadi tempat singgah kalau mau mampir ke makam Bung Karno. Blitar gak ada istimewanya, dulu. Gimana enggak, orang disini gak punya wisata apa-apa. Lah terus ngapain kesana, kan. Tapi sekali lagi itu dulu. Gak ada yang sangka semakin kesini Blitar semakin cantik dan menarik. Blitar yang dulu terkenal gak punya rujukan wisata, lah sekarang kalau datang ke Blitar gak cukup satu atau dua hari. Saking banyaknya wisata yang must visit banget.  Mulai dari Kampung Coklat, Pantai Tambakrejo, Peh Pulo dan beberapa pantai lainnya, bukit Teletubies, ada kebun teh juga dan kemarin saya baru dengar dari teman kalau di Blitar punya Vihara yang digadang-gadang jadi terbesar se Asia (masih perlu konfirmasi dengan datang kesana) dibangun oleh swadaya jemaat Budhayana sejak tahun 1990 hingga saat ini belum selesai.  [Baca Juga : Pesona 5 Wisata Pantai di Blitar ] [Harus ngelewatin sungai] Nah kali ini saya punya kesempatan un

Menikmati Empuknya Sate dan Gule Kambing Muda di Pak Eko Satak

Gambar
"Besok mau kulineran nggak, Sil?" "Ayok! Pergi kemana?" "Sate Satak udah pernah?" [Sate Kambing Muda] Pesan yang singkat, padat dan langsung deal. Akhirnya nih, kesampaian lagi buat icip kuliner sate di daerah Puncu, utamanya Satak. Jadi ceritanya bertahun-tahun yang lalu, saya pernah diajakin buat kulineran sate sama teman, terus emang enak banget sih. Makanya pas diajakin buat balik ke Satak buat icip sate lagi, saya gak nolak. :D [Sate Pak Eko tampak Depan] Kali ini saya nyobain sate Pak Eko, lokasinya gak jauh sama gerbang pintu masuk bertuliskan 'S A T A K', lokasinya ada di kiri jalan kalau kita berangkat dari Pare. Satak itu adalah sebuah desa di Kecamatan Puncu, tempatnya masuk di kawasan lereng gunung Kelud. Jadi sensasinya agak dingin sejuk gitulah kalau lagi makan di Depot ini.  Baca Juga : Menikmati Keindahan Sisa Erupsi Gunung Kelud Kemarin kami berangkat dari Pare pas banget jam makan siang, jadinya memang cukup r

Coban Talun, Kini Tak Sekedar Air Terjun

Gambar
Sudah cukup lama saya gak main ke Batu, literally bekunjung untuk berwisata. Dulu saat zaman masih jadi mahasiswa, main ke Batu itu kayak cuma kepleset aja deh. Sering banget pokoknya. Ya gimana, jarak Malang kota ke Batu itu gak terlalu jauh (kalau kamu tahu jalan mana yang sebaiknya dilewatin supaya gak kena macet). Sekitar 30 sampai 45 menit saja sudah bisa sampai di Batu. [Foto: Ilham Sumarga] Apalagi dulu juga sering ambil penelitian untuk tugas kuliah di daerah ini. Padahal ya niatnya itu 10% penelitian, 90% jalan-jalan. Hehehe. Pas kebetulan jadi anggota Himpunan juga cukup sering berkunjung, bahkan hampir setiap ada kegiatan untuk mahasiswa baru/ re-organisasi tujuan pengenalannya pasti ambil di Batu (untuk outbound). Haha paragraf ini berasa kayak paling sibuk aja, padahal zaman saya kuliah ya gitu doang. Kemudian setelah sekian lama, akhirnya kemarin punya kesempatan lagi untuk berkunjung. Kali ini tujuannya ke Coban Talun. Ohya coban adalah kata lain dari air terjun j

Mencicipi Varian Menu Tokyo Bowl di HokBen

Gambar
Perjalanan ke Bandung saat agenda kuliah di tahun 2013 itu, juga membawa saya mengenal cita rasa HokBen untuk pertama kalinya.  Perjalanan Bandung, 2013 Saya sedikit lupa- lupa ingat di jalan apa kami berhenti untuk melaksanakan ishoma, disela perjalanan panjang dari Malang-Jakarta-Bandung dan terakhir Jogja. Seingat saya kami semua berhenti di masjid yang disebut sebagai masjid Iwan Fals. Ketika mendengar nama masjidnya, saya hanya berpikir "mungkin para OI yang mendirikannya" tanpa mencari tahu lebih lanjut. Selepas menjalankan ibadah dhuhur, kami kembali masuk kedalam bus untuk melanjutkan perjalanan menuju Bandung. Saat akan duduk, dimasing-masing kursi sudah ada kardus persegi panjang dengan pattern berwarna kuning yang didesign beraturan. Di atasnya terdapat tulisan HokBen. "Asyik makan siang Hoka- Hoka Bento!" , salah satu kawan saya berkelakar. Itulah pertama kalinya saya berkenalan dengan menu restoran siap saji bergaya Jepang ini. Baca Juga : Ku