Sabtu, Juli 28, 2012

Infeksi Sinusku

  2 comments    
categories: 
Beberapa hari ini angin begitu kencang menyapa, baik pagi, siang, sore, bahkan malam. Susahnya adalah sahur itu tempatnya di pagi hari, sebelum shubuh, dingin menusuk tulang dan malas bangun adalah faktor utama penghambat jalannya puasa. Siang hari, matahari pun tak segan untuk membakar kulit, dan sorenya air yang akan digunakan untuk mandi begitu dingin bak air kutub. Ujungnya saat tarawih ngantuk. Tuhaaan. Kenapa ini ? 

Cuaca tak menentu, membuat tubuh saya sedikit drop dibulan puasa kayak gini. Flu berat yang sudah saya usir akhirnya datang lagi untuk menyapa pagi saya. 3 hari berturut- turut menjaga uti di rumah sakit membuat badan saya agak lunglai, tidur di lantai, dan suasana crowdied membuat badan saya menangis karena kurang istirahat, menjaga orang sakit memang bukan hal yang menyenangkan. Sepulang dari RS, ganti badan saya yang tepar. Flu, keluar lendir bening kental dan kepala bagian belakang teras berat, badan demam serta ngilu disetiap tulangnya adalah hal yang saya rasakan saat ini. Kemarin, saya iseng googling tentang sinusitis :/ dan malamnya saya diajak bapak buat periksa ke dokter THT karena wajah saya ngilu serta pilek ga wajar, dan ternyata saya positif kena gejala sinusitis. :/

Kenapa bisa sinusitis ? 

Menurut om google yang ngasih saya inpo, sinusitis adalah suatu peradangan sinus paranasal (apa ini ???), nah di sekitar rongga hidung ada empat sinus yaitu sinus maksilaris ( terletak di pipi) , sinus etmoidalis ( kedua mata) , sinus frontalis (terletak di dahi) dan sinus sfenoidalis ( terletak di belakang dahi). Penyakit ini disebabkan oleh infeksi mikroorganisme pathogen. Bakteri dan jamur yang berkembangbiak didalam sinus menyebabkan penyumbatan intemiten (apa ini ???) dari ostium sinus (apa ini ???). Penyakit ini tidak menular (so, jangan takut deket- deket saya). Ada beberapa gejala yang mengarah pada timbulnya penyakit ini yaitu demam tinggi, sakit kepala berkepanjangan, nyeri wajah, rasa hidung tersumbat, sakit tenggorokan, dan batuk.

yaah, gapapa. Ini masih gejala, kemarin dokter juga udah ngasih obat antibiotik. #positifmikirnya.

Nah absurdnya, terjadi obrolan santai tadi pagi sama ibuk, ini bikin saya agak nyengir. Semalam karena saya dan bapak pulang malam sehabis periksa, ibuk sudah tidur dan belum tau berita ini. Tadi pagi sebelum beliau berangkat kerja, terjadi percakapan random antara ibu dan anak. 

Ibuk : "semalam gimana ? sudah enakan badannya, mbak ?",
Aku : "iya, gak apa- apa, cuma gejala pilek yang kalau parah harus dioperasi :/",
Ibuk : "lho ya ? sinusitis to ? gak apa- apa, nanti kalau dioperasi hidungnya bisa dibikin agak mancung lagi kayak penyanyinya butiran debu",
Aku : "..."

Setelah itu aku sering pakai masker, tidur, didalam rumah, pokoknya sekarang jadi sahabat terdasyat masker dan tisu.


Engga lupa juga nyari Pencegahan, biar cepet sembuh dan gamau lebih parah. Keren sih namanya, tapi "_" .
udah segini aja dulu ya curhatnya, takut besok ga bisa bangun sahur. :)
selamat malam cemans

Novel Gratisan bareng Beranda Linda

  2 comments    
categories: 
Bukan ! Bukan maksudnya ini mau bagi- bagi novel, yah pokoknya simak aja dulu. Kalau cocok nanti kita jadian. #eh

Saya suka baca, membaca apapun, baik koran, pamflet, baliho, cerita bergambar, novel, dan konten blog. Apalagi yang gratisan :D, saya nemu blog Beranda Linda yang isinya kumpulan cerita fiksi yang ditulis sendiri oleh adminnya.



Nah, siapa sih adminnya ? adalah Erlinda Sukmasari, dia teman saya masa sekolah, yaa meskipun tidak benar- benar bisa disebut dengan teman, karena saat itu saya hanya sekedar tahu dan tidak kenalan secara langsung, karena kami berbeda kelas saat kelas 10 dan Linda pindah sekolah saat kenaikan kelas. Pupus sudah harapan untuk kenalan.

Linda adalah siswa dari luar Kediri, tepatnya Jabar, karena Jabar dekat dengan Jakarta dan bahasa mereka adalah Indonesia dan Sunda, otomatis mereka belum lancar ngomong bahasa Jawa, dan orang yang ga bisa berbahasa Jawa adalah orang yang unik menurut saya, kenapa ? karena mereka lucu. Saat itu saya kepingin banget buat kenalan sama dia, sayangnya masih malu.. yah, beda kelas, itu adalah pembatas kami. hehe.

Sekarang ? kami dekat dalam hal media, karena komunikasi kami hanya melalui dunia maya. Setelah kami berdua intens ngobrol di media sosial, akhirnya saya mendapatkan blog tulisan fiksi ini. Menurut ceritanya, Linda sering berganti- ganti blog, dan sekarang Linda mulai konsisten dengan blognya yang ini. 

Setelah 5 hari saya baca- baca konten blognya, saya nemu kesimpulan. Dia adalah penulis yang nekat dan 'awesome'. Semua tulisannya baru dan punya ciri khas sendiri. Blognya pun simple dan terlihat manis, cocok dengan karakter orangnya. Linda sering bilang kalau dia adalah penulis yang tidak produktif, padahal menurut saya dia adalah orang yang produktif menulis, tulisannya bermutu dan bagus, passion dunia tulis menulis juga besar.

Bakat dan minat klop. Semua konten blognya menarik untuk dibaca, dan yang paling penting adalah jalan cerita yang disuguhkan tidak membosankan. Linda mampu mengemas cerita dengan apik, dan kebanyakan ceritanya tentang anak muda, konflik hati, dan juga sarat dengan nasehat. Saat membaca tulisan Linda, kita akan terbawa oleh jalan ceritanya.

Iya, soalnya sejalan gitu sama kehidupan anak muda. 

ah, sharing sesama blogger yang seumuran emang seru ya. 

Saya paling suka bagian Olivia part 1 - 5. Cerita bersambung yang benar- benar membuat saya ketagihan untuk menunggu lanjutan ceritanya. Saya ngiri deh, kok bisa gitu otaknya main sampai menghasilkan tulisan sebagus itu, pasti perlu imajinasi dan bakat yang mumpuni. #ahpengen , sayangnya saya adalah tipe penikmat, orang yang lebih suka melihat daripada memproduksi sendiri. hehe

Sekarang ini, Linda sedang bikin project kumcer, oh ya, nanti jangan lupa aku dibagi :p, 
Segini aja dulu ya, Harapan saya, semoga kamu segera punya buku sendiri. :)

Kalo kalian suka gratisan kayak saya, yuk klik blognya! :D

*Sebelumnya terimakasih sudah bersedia mereview blog kumel saya ini.

*ps ; nanti bakalan ditambah lagi kalo ada ide lebih, hehe .. :) :)

Ramadhan Seru bareng Kartu AS

  2 comments    
categories: 

Sekarang ini makin banyak banget provider menawarkan promo gila- gilaan, so kita harus makin selektif memilih operator demi kenyamanan komunikasi kita. Tarif hemat dan murah udah pastinya menjadi pilihan utama. Apalagi banyak gratisannya. Hari gini gratis ? yap, dengan Telkomsel, cukup sekali pakai, langsung dapet pulsa gratis 100x lipat buat nelpon, SMS, online, facebook, twitter & chatting sepuasnya! :D. Siapa yang ga mau ?


Selasa, Juli 24, 2012

Uti

  No comments    
categories: 
Hey, long time no see ya. *sambil nyapu. Masih ingat posting INI ? Yap, kenapa aku nulis tentang diabetes ? Bukan karena tidak beralasan. Uti (ibu dari ibu) menderita sakit diabetes sejak 9 tahun lalu, dan baru diketahui setelah 5 tahun menderita penyakit ini. Entahlah bagaimana dokter bisa menganalisis tahunnya.

Awalnya uti sehat dan masih dapat melakukan aktivitas seperti biasa, namun sejak 1 tahun yang lalu, beliau harus dilarikan ke rumah sakit karena kondisi badan yang sangat lemah. Selama 18 hari dirawat di rumah sakit, uti pulang dengan tidak membawa jempol kaki kiri. Benar, jempol kakinya diamputasi karena ada luka. Sejak saat itu, harapan hidup seperti punah dari jiwanya, setiap hari diisi dengan nangis nangis dan nangis, dan itu wajar. 

Kemarin, gula darah uti naik, sampai 531 dan itu sangat sangat sangat tinggi pemirsa. FYI, jika gula darah kalian > 250 kalian wajib waspada, karena itu adalah tanda- tanda kencing manis. So, waspadalah waspadalah. Dengan naiknya gula darah tersebut, mata uti kabur dan gelap. otomatis mata uti ga bisa lihat. Sejak itu, uti tinggal bareng kami di rumah Kediri.

Syukur alhamdulillah, uti masih bisa jalan yaa walaupun harus di tatih, uti tiap hari nangis, nelangsa. Uti adalah sosok yang mandiri, beliau orang yang tegar. Uti sama sekali ga kepingin nyusahin anak- anaknya. Kemarin malam, uti ngompol berkali- kali, dan waktu aku dan ibu beresin kamar, bersihin baju dan badan yang kena pipis, uti nangis. Beliau bilang "aku minta maaf ya, sudah merepotkan" dan kata- kata itu bikin ati ku mencelos. Sakit !

Mana mungkin kami merasa direpotkan ? Beliau adalah sosok orang yang kami kagumi dan kami tiru segala tingkah dan lakunya, sosok wanita yang kami banggakan. Saat masih kecil, aku memang lebih dekat dengan keluarga ibu dibanding ayah, entahlah apa alasannya, dan hal ini menyebabkan aku lebih dekat dengan uti dari ibu dibanding dengan uti dari ayah. Bukan maksud membeda- bedakan tapi ya seperti itulah keadaan yang terjadi tanpa aku sadari. Masih jelas diingatanku, uti sering kali membuatkan nasi jagung goreng + teri + telur mata sapi (the best food ever), mencuci kan baju ku yang sering jatuh ke dalam sumur (rumah uti ku di desa, dan kebanyakan masih menggunakan sumur), dan sering menyisirkan rambutku :') dan sekarang, ganti aku yang mencucikan bajunya, dan menyisir rambutnya. :')  

Mungkin tua memang membuat kita lemah, namun, banyak orang yang mengasihi kita, mereka selalu ada di sekitar kita dan tak pernah pergi.

Jumat, Juli 13, 2012

Pertamax Jombang

  1 comment    
categories: 
Jombang, 11 Juli 2012

Saya dan seperti biasa, dengan kakak main- main lagi. Kali ini ke Jombang, kami berangkat pukul 13.00 dengan mengendarai sepeda motor, kalau yang kemarin edisi backpacker, sekarang edisi touring. Jarak antara Jombang dan rumah tidak begitu jauh, sekitar 1 jam kami sampa di Makam K.H. Hasyim Asyari, ini pertamax saya dateng ke sini, tempatnya bagus, dan bersih, selain itu say` ngerasa nyaman karena suasana ditempat ini begitu religius. 





Kakak yang udah sering datang ke tempat ini jadi guide pribadi saya. Dia jelasin tempat- tempat yang ada di situ, gak pernah lupa buat foto. Kita cuma muter- muter pasar (gak beli apa- apa juga), dan ngaji. Di tempat ini banyak kucing liar, oh ya sekalian ya cerita soal kucing, saya suka kucing, tapi geli sama bulunya. Jadi boleh dibilang agak menjaga jarak dengan kucing. Setidaknya, sama sekali tidak melakukan kontak langsung dengan hewan ini selama bertahun- tahun. 

Ibu begitu suka dengan kucing, beliau bilang "kucing adalah hewan kesayangan nabi", dan saya baru dengar ini dari ibu. Beberapa tahun lalu, kami punya kucing berwarna hitam dan putih, lucu, namun sama sekali saya tak menyentuhnya. Waktu itu, kami berada di depan rumah akan menyeberang jalan raya, maksud hati ingin pergi ke rumah nenek di Pare, ternyata kucing saya ikutan nyeberang jalan besar, dan tertabrak, mati. Saya nangis, dan baru kali itu pegang kucing penuh dengan darah, semenjak itu saya makin galau kalau lihat kucing. Untuk kedua kalinya ibu ambil kucing dari Pasar, kami pelihara dengan baik, namun akhirnya mati juga karena berantem dengan kucing yang lebih besar. :@

Saya masih ingat, terakhir keluarga saya memelihara kucing, ketika saya masih kelas 2 SMP. Sekarang, saya sudah naik semester 3, dan ibu masih saja mencoba memelihara kucing, seperti yang sudah saya ceritakan. Resmi, saat ini kami memiliki seekor kucing yang sudah berganti nama 3 kali, yaitu bubu (ini murni emak yang kasih nama -_-), Billy, lalu sekarang Molly, entahlah, jika dibuatkan akta, sudah berapa kali keluarga kami menggelar syukuran ganti nama. -_-

Dengan adanya molly di rumah, tikus- tikus nakal tak berani menjamah rumah kami. Molly memang pandai menangkap tikus, namun tikus yang ditangkap tidak pernah dimangsa, molly selalu menunjukkan pada kami, mungkin maksudnya untuk segera dibuang, selain itu larinya kencang dan pandai memanjat. Lucunya pun tak ketinggalan, sayangnya kucing saya yang satu ini suka keluyuran dan gak pulang- pulang.

Karena molly saya berani gendong kucing, elus- elus badannya juga. Sekarang tiap lihat kucing saya selalu keinget sama Molly. Ternyata banyak kucing yang dibuang dan tidak dirawat. Hari ini saya juga jalan- jalan ke Jombang, tepatnya di Makam Gus Dur, di sini saya menemukan kucing yang tidak memiliki mata, kedua matanya tidak ada, namun ketika saya panggil, dia langsung seperti melihat ke arah saya, miris. Ada lagi kucing yang sangat mirip dengan Molly, begitu saya pegang, dia langsung duduk di depan sepatu saya, saat saya gendong pun kucing ini tidak meronta untuk turun. Betapa kita memang harus saling menyayangi sebagai sesama ciptaan Tuhan.

ini kucing yang buta :'(








Setelah itu kita cuuus ke Alun- alun Jombang, ternyata di sini ada acara Pasar Rakyat 2012, ada panggung gembira juga, keren! lagu yang diputer bukan koploan, tapi lagu barat coy, macam Michael Bubble- Home, dan yang lainnya. Sumpah, gahol abis =D.






karena udah sekitar jam setengah 3, kita maem mie ayam + es degan just 8 rebu. Saya nemuin mba- mba yang pake rok mini, karena lesehan, dia kayak bingung gitu mau memposisikan duduknya. Kasian. 
*ps : tar aku upload, tapi ntar.

selesai makan, kami ke masjid Agung depan Alun- Alun Jombang, tapi masih dalam perbaikan. 





foto koleksi pribadi

Kamis, Juli 12, 2012

Menuju Pulau Garam untuk Event Blogilicious Madura

  7 comments    
categories: 
Here we go ! Maduraaaaaaaaa. \m/

Ini adalah perjalanan kedua saya ke Madura, setelah bertahun- tahun yang lalu datang ke pulau garam. Namun kali ini, saya bepergian sendiri tanpa orang tua, dan resmi menjadi anak baru backpackeran. Eh gak sendiri banget sih, saya pergi bersama mbak Tiwwi, kami berdua sama- sama merasakan pertama kalinya menjadi backpacker.

Ohya, perjalanan ke Madura ini untuk menghadiri event blogger. Saya mengetahui acara Bloglicious dari salah seorang teman, Ria LyzaraRia ini teman SMA yang sedang menempuh pendidikan di UTM. Blogilicious ini dihelat di tujuh kota, dan di Jawa Timur berada di Madura.

Saya tertarik dan ingin mengikuti acara ini, dikarenakan pada saat blogger Nusantara, saya tidak dapat hadir. Mbuh kenapa ya dulu itu gak datang. Lupa.

Memulai perjalanan ini sebenarnya sgak sangsi juga, bimbang antara jadi berangkat dan tidak. Dulu rasanya Kediri ke Madura itu jauh banget, perlu ditempuh dalam waktu berjam- jam, apalagi yang paling ngeri adalah harus menyeberangi selat.

Horornya lagi, Blogilicious tidak menyediakan tempat menginap untuk peserta dari luar kota. Namun, dengan niat dan mental, kami membulatkan tekad untuk mendaftarkan diri untuk mengikuti event ini.

Hari Jumat, kami bersiap berangkat menuju pulau garam. Sekitar pukul 13.00 WIB, kami berdua menunggu bus di depan rumah. Waktu itu trayek Kediri- Surabaya masih lewat depan rumah kami.

Jujur, ini adalah pertama kalinya saya naik bus ke Surabaya, hanya dengan Rp 14.000, busa membawa kami ke terminal Purabaya/ Bungurasih pukul 16.25 WIB.

Pengalaman pertama saya menginjakkan kaki di terminal Purabaya, terminalnya luas, dan sangat ramai. Saat berjalan menuju pemberangkatan selanjutnya, dengan bekal “ngomong” kami memberanikan diri untuk bertanya ke pusat informasi.

Ternyata kami harus naik bus antar kota P4, menuju Pelabuhan Tanjung Perak, dengan ongkos Rp 5000/orang. Ini yang membuat saya takjub, begitu kami berjalan menuju pemberhentian bus, kami dihadang oleh bapak- bapak yang berteriak- teriak menanyakan kemana tujuan kami. 

Saya sempat lihat mba Tiwwi ditarik- tarik lengannya, dengan tegas kami bilang bus P4, dan mereka membuka akses jalan untuk kami. Gilak, bikin deg-deg'an!.

Perjalanan menuju Perak lumayan lama, namun saya sangat menikmati every second this journey. Sesampainya di Perak, kami berdua diharuskan membeli tiket seharga Rp 3.700 /orang untuk sekali perjalanan.

Saya berharap dapat bertemu dengan sunset di tengah selat Madura, sayangnya hanya seklias sunset terlihat, dikarenakan sudah terlalu gelap dan mendung. Pada saat berada di kapal, kami mencari tempat di paling depan bagian kapal, bersama ibu- ibu perkasa yang beranjak pulang menuju Madura.

Keterbatasan bahasa membuat kami tertawa dan saling pandang satu sama lain. Kami berdua sempat berbincang- bincang sejenak dengan salah satu dari mereka. Ibu tersebut heran, ketika tahu kami hanya berdua dari Kediri menuju Madura, dan sempat berbicara dengan aksen dan bahasa Madura yang lho, cuma berdua, nanti hilang lho”, kami berdua tertawa dan diikuti tawa ibu lainnya. Ini adalah pemandangan yang sungguh jarang saya temui di Kediri, urban life.
[Pulang]
Pelabuhan Kamal, disinilah awal mula kebingungan kami selanjutnya, kami sama sekali tidak tahu arah, dengan hanya berbekal peta yang kami download dari web plat-m, kami berani menyusuri Bangkalan.

Setelah dari Kamal kami naik angkutan carry/ keri, namun, kami tidak tahu dimana tempat pemberhentian carry yang dimaksud. Alhamdulillah ada seorang mas- mas yang pada saat menuju Perak duduk disebelah saya, dengan baik hati, memberi bantuan pada kami. Mas- mas yang kemungkinan orang asli Madura ini adalah orang yang sama, yang mengingatkan kami saat di Perak untuk menyimpan tas di depan dada. "Guna keamanan", katanya.

Saya baru tahu, apabila masuk ke terminal dekat pelabuhan harus membayar Rp 1.000/ orang. Kami berdua berada dibelakang mas tersebut, dia mengeluarkan uang untuk kami, orang yang baru dia kenal didalam bus antar kota.

Mba Tiwwi sempat takut, dia menggenggam erat tangan saya, namun, seperti yang ia katakan dan telah mensugesti saya orang baik akan selalu bertemu dengan orang baik juga. Mas tersebut menunjuk serta mengantarkan kami sampai dapat angkutan, setelah itu dia baru pergi mencari angkutan untuk tujuannya, dan kami berpisah. Terima kasih banyak ya mas.

Begitu berada dalam angkutan, kami berdua hanya diam dalam gelap. Menunggu penumpang lainnya ikut bersama kami, saya baru sadar, carry disini berbeda dengan di Kediri, ukurannya lebih sempit karena kaki tidak bisa leluasa selonjoran.

Manusia dan barang menjadi satu dalam angkutan, kami berdua duduk di tengah. Bersama ibu- ibu yang baru selesai belanja dan barang bawaanya yang sangat banyak. Kami berdua terhimpit oleh karung yang isinya sayur-mayur. Hahaha. Udah wis gak tau lagi posisi kaki seperti apa.

Perjalanan terasa sangat jauh, dengan melewati jalan raya bebas hambatan diantara kebun dan sawah panjang (kalau di Kediri namanya bulak). Ketika berada di dalam angkutan kami menanyakan Alun- Alun Bangkalan, dan semua yang ada di carry bertanya kemana tujuan kami.

Gayung bersambut, kami juga menanyakan penginapan di sekitar alun- alun. Saat kami turun di depan penginapan, kami diantarkan oleh dua ibu- ibu untuk menanyakan apakah masih ada penginapan yang kosong di sana.

Ternyata semua sudah penuh, akhirnya kami memutuskan menuju masjid Jami’ di Bangkalan, dan lagi- lagi ibu ini mencarikan kami becak, memberi tahu kami tarif yang harus dibayarkan. Kami pamit dan mengucapkan banyak terimakasih kepada beliau. Madura ternyata jauh dari kata, sangar kan ya. Terbukti orangnya pada baik- baik gini.

Saat kami naik becak, bapak tukang becak mengajak komunikasi, namun beliau menggunakan bahasa Madura, dengan hati- hati kami meminta maaf karena tidak mengerti beliau berbicara apa.

Untungnya bapak ini dapat mengerti bahasa Indonesia, dan permasalahan Bahasa antara kami berdua selesai. Kami juga menanyakan arah hotel Melati dan hotel Ningrat. Beliau mengantarkan kami sampai di depan masjid jami’ Bangkalan. 

Ketika saya memberi beliau ongkos Rp 10.000 beliau menolak, dikarenakan terlalu banyak, wah serius nih?. Coba kalo di Kediri, mana mau tukang becak dibayar segitu. Akhirnya kami memberi ongkos Rp 5000, dan bapak tersebut pamit untuk pergi, kami mengucapkan banyak terimakasih.

Pukul 20.15 kami bingung karena belum mendapatkan tempat menginap. Sambil berpikir. kami bersitirahat dan sholat Isya' di masjid ini. Btw, kami juga menyempatkan mandi di toilet masjid, padahal ada tulisan dilarang mandi. Heheheheh. 

Setelah centak- centuk 4 rokaat, angin segar berhembus, keberuntungan datang lagi- lagi pada kami. Teman mba Tiwwi di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), menawarkan untuk memberi penginapan di Sekertariat Bersama bagian Lembaga Pers Mahasiswa.

Nah, ada cerita lucu di sini. Awalnya kami mau dijemput, tapi kami menolak dan memilih untuk naik angkutan carry saja. Setelah tahu kalau ke UTM bisa naik carry. 

UTM itu alamatnya di  Jl. Raya Telang, Telang, Bangkalan, Kamal, Madura, Jawa Timur 69162. Nah, saat kami mau naik carry, kami bilang Telang dengan aksen "e" berbeda dengan penyebutan pada umumnya orang Bangkalan. 

Kagetnya, si bapak pengemudi carry bilang kalau biayanya Rp. 75.000.


"HAH? SERIUS 75 RIBU PAK?"

"Iya dek, karena kan Telang itu jauh", kata si bapak.

"Ini Telang Universitas Truojoyo kan ya pak?", masih penasaran.

"Oalah Telang (penyebutan yang benar), bukan Telang (mengulang yang kami bilang). Ayo, berangkat!"

Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Cuma itu yang bisa saya ucapkan. Kami dijemput di gerbang masuk menuju UTM dan berjumpa dengan mas Ardiansyah, mas Davir, mas Citra, mba Pipit, mas Robby, dan yang lainnya.

UTM ternyata masih banyak pepohonan rimbun dan kami saat itu menginap di sekretariat. Meskipun sederhana, ini sudah cukup.

Hari Pertama Blogilicious

Hari pertama blogilicious dimulai, kami dari UTM berangkat menuju venue di New Purnama menggunakan carry, dengan ongkos Rp 3000/ orang. Kami berdua memilih turun di Alun- alun Bangkalan lalu berjalan kaki sekitar 500 meter menuju Gedung New Purnama.

Nah dalam perjalanan ini, kami menemukan ibu penjual sate di pinggir jalan, tertarik, kami memesan dua porsi karena kebetulan belum sarapan. Ternyata ini adalah sate lodeh Madura, makanan ini berkomposisi ketupat, sate daging, dan sayur lodeh yang isinya adalah labu, matina (semacam buah di Madura, warna dan rasa seperti ketela), dan nangka muda.

Hanya dengan Rp. 7000/ porsi lidah dan perut kami telah dimanjakan dengan cita rasa khas Madura yang enak banget ini. 

Pukul 07.30 kami melanjutkan perjalanan ke Gedung New Purnama, ternyata panitia masih bersiap- siap dan belum ada satupun peserta yang datang. Kami memtuskan untuk berjalan- jalan ke daerah alun- alun dan hunting foto.

Setelah dirasa cukup dan kaki pegal, kami kembali ke gedung untuk melakukan registrasi ulang. Kami adalah peserta pertama yang datang dan melakukan regitrasi. Pertamax, gan!.


[Sate Lodeh]
Di sini akhirnya saya bertemu dengan Ria Lyzara, dia adalah salah satu panitia acara ini. Saya dan mba Tiwwi duduk di bangku tengah deretan ke dua dari depan. Acara hari pertama sedikit molor, namun tidak terlalu mengganggu kami. Mungkin karena suasana yang asyik membuat kami nyaman.

Pukul 09.00 Acara Blogilicious‬ ‪Madura‬ pagi itu dibuka oleh ketua pelaksana yaitu mas Itsnain Maulana, kemudian dilanjutkan dengan Sambutan Dari CBO @IDBlogNetwork mba Mubarika Damayanti.

Tidak hanya itu, kami juga disuguhi hiburan Tari Remo dari sanggar tari Maduraras. Sanggar tari ini merupakan salah satu kebudayaan lokal di Madura.

Acara dilanjutkan dengan Mas Darul sebagai moderator untuk pemateri 1, yaitu‬ pak Bustomi. Saat penyampaian acara ini, banyak quote tentang dunia tulis menulis yang diberikan beliau. Antara lain adalah "Menulis itu jg perlu sebuah seni" ; "Blogger pemula berpikir tidak bisa menulis" ; "Dengan kemauan yang pasti disertai ide kreatif semua akan bisa".

Selain itu pak Bustomi juga menyebarkan #SALAMAKUBISA untuk kegiatan tulis menulis peserta, dan pada akhir presentasinya, beliau memberi pesan kepada kami sebagai berikut "Apa yang kamu pikirkan tulislah"

Supaya tidak bosan, kami disuguhi games seru bareng GrooviaLite. Hari pertama, GrooviaLite mengadakan lomba menulis blog dengan tema "My experience with GrooviaLite".

Setelah itu dilanjutkan oleh pemateri keren yaitu pak Kuncoro, beliau berbagi pengalaman tentang ngeblog, dan beliau hampir 12 tahun berkecimpung di dunia blog. Jadi udah banyak karya yang telah beliau tuliskan di blognya.

Pukul 13.00 kami ishoma, menunya enak.

Acara selanjutnya, saatnya om Fayyas atau yang punya akun @gajahpesing yang menjadi pemateri. Beliau akan memberikan sharing tentang Social Media, beliau juga memperkenalkan tentang Blog Detik dan Detik Forum.

Di sesi ini om Fayyas bagi- bagi hadiah dengan cara mention ke twitternya. Jadi ceritanya Om Fayyas memiliki akses wifi di dalam ruangan New Purnama dan beliau akan menunjukkan password dengan cara memberi kuis kepada kami.

Caranya cukup mudah, yaitu dengan mention ke @gajahpesing untuk menanyakan apa password wifinya. Siapa yang paling cepat, dialah pemenangnya. Saya juga ikutan, mencoba keberuntungan. Jeng jeng jeng...

Ternyata saya adalah orang pertama yang berhasil mengirimkan mention ke om @gajahpesing. Dengan begitu saya dapat bingkisan dari beliau :D. Semua peserta bertepuk tangan. Om @gajahpesing menanyakan nama, asal dan social media saya. Nah, kalau begini followers saya bakalan bertambah. Haha

Ketika saya buka, hadiahnya adalah Sarung Rubat. Saya langsung keinget sama bapak. Dulu saya pingin banget kasih beliau sarung waktu ulang tahunnya yang ke 42, sayangnya saya belum mampu dan sekarang saya dapatkan secara gratis. Ketika kemarin kami dijemput di terminal Pare, saya langsung bilang kalau saya dapat hadiah. 



Back to materi. Om Fayyas bilang "Sosial Media adalah sebuah proses‬, dari sebuah proses sosial media menjadi buzz". Dalam bersosial media pun ada etika sosial medianya, yaitu "THINK BEFORE YOU SPEAK" dan"Read first before sharing".

Pukul 16.00 kami mendapat snack dan coffe break dari TOP Coffe, Kopinya orang Indonesia  (harus disebut banget. Hahaha).

Untuk pemateri terakhir di acara hari pertama Blogilicious adalah pak Gempur Media yaitu teknik SEO. Daku gak begitu ngerti sih, jadi bingung mau nulis apa di sini soal teknik SEO. Pukul 17.00 acara selesai.

Acara hari pertama selesai dan untuk kedua kalinya kami bingung tentang penginapan. Awalnya kami sudah berniat untuk mencari penginapan di sekitar lokasi, tapi kan udah pada habis tuh. Tapi, lagi- lagi kami beruntung. Rupanya Ria telah mencarikan kami tempat menginap, yaitu asrama MAN Bangkalan.

Tempat ini adalah penginapan untuk para undangan, namun karena masih ada tempat kosong, Ria telah diberi izin untuk menempatkan kami di salah satu kamar asrama. Selain tempat tinggal, kami berdua diberi makan malam dan snack. Mau mewek karena banyak yang baik sama kami berdua. Terima kasih ya Ria dan semua panitia.

Sebelum kami ke penginapan, kami dijemput oleh mas Davir dan mas Ardiansyah untuk berjalan- jalan dan hunting foto di Alun- alun Bangkalan dan lanjut ngopi di Stadion Gelora Bangkalan. 

Hingga pukul 20.00 WIB kami berdua diantar menuju asrama MAN Bangkalan yang ternyata tidak jauh dari Stadion.


[lepeque]
Kami berpamitan dan mengucapkan banyak terimakasih kepada mereka berdua, karena telah banyak membantu selama kami berada di Madura. Berada di tempat asing di asrama MAN Bangkalan, saya tidak dapat tidur dengan nyenyak, kangen sama ibu hehehe.

Akhirnya, saya mengisi waktu malam itu dengan browsing tentang groovia lite, karena akan ada lomba blog tentang groovia lite, yang hadiahnya tidak tanggung tanggung, yaitu Android dan hadiah tambahan yaitu Jobreview dari idblognetwork. Padahal saya gak ngerti juga sih soal job-job'an.

Selain itu, saya juga browsing tentang daerah Bangkalan. Kuliner tepatnya dan nemu kuliner Bebek Goreng Sinjay. Sepertinya enak nih, tapi sayangnya kami tidak sempat mengunjungi bebek legend yang terkenal ini.

Selain itu, sebenernya juga pengen banget ke mercusuar. Banyak yang merekomendasikan tempat ini sebagai salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi. Sayang sekali waktunya yang gak bisa. Pukul 03.00 WIB saya baru dapat memejamkan mata, sedangkan mbak Tiwwi sudah tidur dengan pulas.

HARI KEDUA BLOGILICIOUS

Hari ke dua sekaligus hari terakhir kami di Madura. Kami bangun sedikit telat, mungkin karena faktor tempat yang nyaman, dan fisik yang lelah. Pukul 06.30, kami bersiap sekalian membersihkan kamar kemudian meninggalkan penginapan. Pamit ke Ria terlebih dulu dan kami jalan- jalan sembari mencari sarapan.

Sebenarnya kami akan mendapat fasilitas antar jemput, namun karena kami ingin jalan- jalan, kami berangkat lebih dulu. We’re straving, kami mencari makan di sekitar stadion Gelora Bangkalan.

Tertarik dengan ibu penjual nasi di depan bengkel motor, kami berhenti dan segera memesan. Ini adalah nasi serpang, makanan khas Bangkalan yang memiliki komposisi nasi, ¼ telur asin, rempeyek udang dan kedelai, sambal terasi, mie, kerang, ikan tongkol, dan sayur tahu. Rasanya bener- bener WOWWWWH!.

Enaknya engga ketulungan, bumbunya terasa dan sama sekali tidak eneg. Pas dan sesuai kantong. Rp 8000/ porsi, kami sudah dapat merasakan makanan se enak ini. Ibu penjual banyak bercerita tentang nasi serpang, dan kehidupannya, hebatnya ibu ini tahu bahasa inggris dan dapat mengucapkan dengan benar. “breakfast” ; “together”, :D wow. Itu hebat sekali menurut saya.


[Nasi Serpang Madura]
Kenyang banget, kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju venue seperti kemarin, dengan naik angkutan Rp 2000/ orang kami sampai lagi di Alun- alun Bangkalan, berjalan sejauh 500 meter lagi, dan kali ini kami langsung menuju hall room. 

Kami berpindah tempat dari sisi tengah ke sisi kiri, dan tetap berada di deretan kedua. Ternyata yang duduk di depan saya adalah blogger dari @blogbojonegoro dan saya juga secara resmi kenalan sama admin Kota Angin dot com mas Nurmanto. Selain itu yang duduk di belakang kami adalah kawan- kawan dari Madura yang kuliah di UTM.

Sesi pertama di buka oleh pemateri Roma Hamzani yg menyampaikan materi tentang Etika Menulis. Tidak kalah dengan hari pertama, pertunjukkan pencak silat juga hadir meramaikan acara hari kedua.

Dilanjutkan dengan "apa sih fun-nya ngeblog ?" oleh mba Mubarika dan mas Kukuh T.W yang juga berbagi tentang @IDBlogNetwork.

Tiba saatnya Groovia lite memberikan kuis, yang pastinya pertanyaannya seputar groovia lite. Pertama kami para peserta diminta maju 5 orang, lalu diberikan pertanyaan, namun karena mereka semua gagal menjawab pertanyaan, kami diminta untuk maju 5 peserta selanjutnya, kali ini mba Tiwwi maju, dan untuk kedua kalinya, ke 5 peserta tidak dapat menjawab pertanyaan, selanjutnya 5 peserta diminta maju lagi, reflek saya ikutan maju juga.

Tanpa tau apa yang akan ditanyakan, pertanyaan pertama sebutkan beberapa chanel radio yg bergabung dengan groovia lite, karena kami semua ngga bisa jawab akhirnya pertanyaan diubah, untungnya meski gak bisa jawab, kami tidak diminta turun panggung.

Pertanyaan selanjutnya kami diminta untuk menyebutkan 3 lagu yang ada di groovia lite, dari ke 5 peserta, saya bisa jawab dan menang. Hahaha.

Hadiahnya ada job review dari Idblognetwork. Saya diminta duduk bareng sama ownernya idblognetwork mas Kukuh T.W, beliau minta alamat email, nama lengkap, blog, dan nomor telepon, dengan ini saya akan daftar di Idblognetwork. Dan inilah debut pertama saya berkecimpung di dunia job-job'an Blogger.

Pemateri selanjutnya yaitu pak Benny Chandra, beliau mengenalkan Mozilla Webmaker, kita diperlihatkan banyak video unik.

Saatnya Coffe Break dan setelah peregangan dan menikmati kopi dari TOP Coffe, kami disuguhi materi tentang Web/Blog Design Template oleh mas Ubadi. Sesi terakhir ‪Blogilicious‬ hari Minggu adalah mas Terren Jr yang berbagi tentang security blog.

Akhir dari acara, kami melihat video tentang suka duka panitia menyelenggarakan acara ini. Dedikasi mereka sangat besar, dan jawaban dari kerja keras mereka adalah acara bloglicious Madura ini SUKSES BERAT.

Setelah penutupan kami semua, baik pemateri, panitia, dan peserta foto bersama. Saya dan mba Tiwwi juga foto- foto bareng temen yang dikenal.


[Acara offline pertama saya]
[@tiwwiDy ; @TukangCoding ; saya; @MdarulM]
Pulangnya sudah hampir maghrib, dan kami harus segera pulang ke Kediri karena mba Tiwwi ada urusan di kampus hari Senin. Kami ingin lewat jembatan Suramadu dan tidak menyeberang selat, namun, akhirnya kami tetap menuju ke pelabuhan Kamal. 

Kali ini kami diantar oleh teman dari UTM yang bernama Alex, dia sangat baik karena membonceng kami berdua, mengantarkan membeli tiket, dan mengantar sampai kami naik kapal. Terimakasih Alex.

Tidak menunggu lama, begitu kami naik, kapal langsung berjalan. Anginnya kenceng banget disini. Alhamdulillah, sampai dengan cepat dan selamat. Kami sampai di Tanjung Perak, lagi dan lagi kami tidak tahu harus naik bus apa ke Purabaya, hahaha. Jan embuh.

Setelah bertanya kesana kemari tanpa jawaban, alhamdulillah akhirnya seorang mas yang baik hati menunjukkan bus yang harus kami naiki. Surabaya indah sekali malam ini, euphoria lampu menyala dimana- mana, mengatarkan kepulangan kami ke Kediri. Cantik sekali.

Pukul 20.00 WIB kami sampai di Purabaya dan menunggu bus yang melewati depan rumah kami, ketika bertanya di pusat informasi, bapak tersebut berkata bus yang seharusnya kami naiki sudah habis.

Bingung lagi tapi tetap tenang. Tidak menunggu lama, ada bus yang baru datang, dan lewat Pare. Padahal rumah kami Gurah. Akhirnya kami memutuskan untuk naik bus ini, kebetulan busnya patas. 

Suasana di dalam bus nyaman banget, seolah tau kalau kami lelah. Mood menjadi baik, dan ketika kami ditarik ongkos karcis “Gurah pak”, bapak itu mengatakan “mbak, nanti turun di Terminal Pare ya, kami tidak lewat Gurah”. Baiklah mau gimana lagi ya kaaan.

Untungnya bapak di rumah belum tidur dan bersedia menjemput kami berdua, ibuk dan adik saya juga ikutan. Dengan ini, selesai sudah cerita perjalanan panjang ke Madura. Kedepannya masih banyak cerita seru lainnya yang menanti.

Dalam postingan ini, saya dan mba Tiwwi ingin mengucapkan terimakasih banyak bahkan sebanyak- banyaknya untuk semua yang telah membantu lancarnya perjalanan kami, orang- orang baik yang tidak saling kenal satu sama lain, teman- teman peserta dan panitia. Alhamdulillah, kami sudah sampai di Kediri dengan selamat dan tanpa kurang satu apapun. Bahkan bertambah banyak dapatnya.

Alhamdulillah lagi, sejak acara ini lingkup pertemanan kami bertambah luas. 

Silviana Noerita

Rabu, Juli 04, 2012

Nostalgia

  2 comments    
categories: 
Lucu ya, gimana seseorang inget kejadian yang pernah dialami hanya dengan datang ke tempat yang sama. Kadang- kadang kita ga sadar, waktu bisa diulang lewat kenangan. Kenangan ? Kadang ada yang mencoba mengingat- ingatnya tapi malah ga ingat, ada juga yang mencoba ngelupain tapi malah keinget terus.

Kayak kemarin misalnya, SMP. Masa ababil ku, masa serba pertama, masa serba rancu.

Udah lama aku ga main- main ke SMP, dan semua udah berubah. Ruang lama udah ganti jadi ruang baru dengan cat yang baru dan ornamen lain yang baru. Udah makin ketata dan indah, makin enak dilihat. "Tapi ada satu tempat yang ga berubah.Masih sama kayak dulu."

Begitu masuk gerbang, semua kenangan menyerbu otakku, rindu berderak tanpa pemisi. Semakin masuk ke dalam, kenangan- kenangan makin menari- nari.

Putranti, 7 ; 8 ; 9 B, musholla, lab, kantin, lapangan basket, tempat parkir, dan kamu :).

Berasa apa banget waktu inget semua itu, berasa jadi muda lagi. haha.

Keinget waktu pertama kali datang ke sini, ambil formulir pendaftaran, diterima di SMP ini, MOS, saku celana ku di masukin bungkus jajan sama Putranti, berteman, jadi sahabat, punya hp untuk pertama kalinya, mulai kenal Evi Marindi, Arttyas, Inang, Winda, Luky, Eko, dan yang lainnya. Masih inget banget di olokin sama Tantowi temenku sejak TK, lari- lari ngejar gerbang yang hampir ditutup, main basket dan punya the best team, punya secret admirer untuk pertama kalinya juga haha, pertama dapet dan ngerepotin temen sekelas -_-, pertama punya pacar, ehm.

Betapa waktu cepat berlalu, betapa semuanya sudah berubah dan tak bisa diulang, betapa aku begitu freak kalo inget yang dulu- dulu. haha.

Dan senangnya adalah, semua guru masih hafal denganku. Bu Ida Yuliastutik, wali kelas 7 B, begitu liat aku langsung peluk sambil bilang "Silviana, piye kabare nduk?" (Gimana kabarnya nak?), dan aku langsung salim sambil cengengesan, entah bu Ida inget karena hal baikku, atau hal buruk, tapi kayaknya yang buruk, beliau pasti inget banget sama siswanya yang remidi sampe 3 kali waktu pelajaran Bahasa Inggris, di bab How to read a clock. haha. dan masih ada lagi Pak Sapto, pak Baqoh, pak Sunani, pak Mujiono, Bu Lis, mereka semua masih ingat nama ku. Bener nih kata Alfun, face ku ga berubah, ga move on -_-, tetep unyu gitu kali ya ? :p haha

Dulu, aku sama Putranti punya tempat favorit, kita sebutnya markas, ada dibelakang ruang kelas waktu kami kelas 8, disitu tempat tandon air, kita sering nongkrong disitu tiap habis olahraga, sayangnya tempat itu udah dibongkar waktu kita kelas 9.

Lapangan olahraga, aku, Putranti, Arttyas, Evi Marindi, my best team ! haha.. guys, inget ga waktu kita lagi lawan basket sama kelompoknya Dewi ? mereka kalah dan marah- marah :p . inget juga ga ? waktu aku kedorong dan lututku berdarah, kalian bawa aku ke uks. Aku ga nangis, aku cuma diem aja waktu itu, padahal kalian tau ? aku baru nangis pas nyampe rumah. :|

Musholla, apa sih inget pak Atiq jadinya, hehe. Tempat aku sama Ranti curang waktu pelajaran agama, tempat curi pandang antara aku dan kamu :).

Kantin, the best place ever ! Istirahat, jam kosong, jam pelajaran, always undersatnding us. haha

Lab, inget waktu kumpul MPK, bahas perpisahan, denger Cristian main gitar, cerita kita dimulai, mxit, tukeran nomor hape, jadi pacar semalam, dan akhirnya pacaran beneran.

Masih sangat banyak kenangan lalu yang aku hampir lupa, alibi sih, emang ga mau cerita lebih banyak sebenarnya. Takut dikepoin -_- haha. kalo kalian ?

Selasa, Juli 03, 2012

I Love Children's

  2 comments    
categories: 
Betapa bahagia punya adik kecil, apalagi yang unyu- unyu kayak gini. 
I Love Children's ! :D
Ini sepupu2 aku. 



Nara


Iza


Ariel


uhuk


sama kan ? 
*foto koleksi pribadi