Minggu, Juli 01, 2018

Mengejar Rusa di Little Afrika van Java

  36 comments    
categories: 
[Savana Bekol]
Ada rasa haru, ketika dapat kembali melakukan perjalanan. Meski awalnya hanya angan, tanpa perencanaan, tanpa persiapan. Just goin on.

Libur lebaran kemarin, Alhamdulillah kantor kasih libur agak penjang. Meski sebenernya sih sama aja kayak yang lain. Kok gitu? Iya, jadi kami libur mulai tanggal 13 Juni dan masuk kembali di tanggal 25 Juni, sepertinya panjang banget ya 10 hari. Padahal aslinya yang 3 hari merupakan switch libur di tanggal sebelumnya. Tanggal 10, 29 Mei dan 1 Juni, itu kan tanggal merah nah di kantor kami tanggal itu masuk. Haha. Asline podo bae. 
[Dua porter, bercengkerama disela lelah kerja]
Perjalanan ke timurnya Jatim ini sebetulnya sudah ada di angan sejak lama, sekitar tahun 2014. Namun entah kenapa belum ada keberanian untuk melangkahkan kaki ke sana. Hingga akhirnya, kemarin terwujudlah angan- angan itu. 

Saya berangkat ke Malang dengan kereta, itupun belum ada persiapan beli tiketnya. Kalaupun nanti kehabisan, saya akan kejar naik bus ke Surabaya. Nah, pas banget ada promo harga miring sebelum 2 jam keberangkatan. Saya naik kereta Malioboro Ekspress Eksekutif jarak jauh Jogja dengan tujuan akhir Malang. 

Awalnya sih Kediri- Malang harganya 195K, tapi karena ada promo tersebut jadinya 95K. Tapi nih saya kena harga 110K, karena perhitungan waktu di sistem masih belum menunjukkan promo full. Dengan berat hati, akhirnya saya merelakkan 15 ribu. Gara- garanya mbak loket bilang "tinggal 2 kursi saja, mau diambil gak nih?". Baiklah, saya kalah.

Keberangkatan kereta pukul 12.37 WIB, sekitar 12.30 tepat kami dipanggil untuk boarding. Btw, setelah sekian lama tidak naik kereta, terakhir di 2014. Ternyata sekarang ini harus check in mandiri di stasiun, jadi setelah beli dapat tiket warna hitam putih yang tulisannya itu cetakkan print dot matric, baru setelah akan berangkat kita melakukan check in mandiri dan kertasnya ganti warna oranye.

Cukup lama kami menunggu, ternyata kereta kami terlambat datang. Baru sekitar jam 2 kami bisa naik kereta dan berangkat. Karena ini perjalanan santai, jadi saya tidak terlalu bete saat semuanya berjalan lambat. Meskipun akhirnya saya harus membatalkan rencana untuk berjumpa dengan sohibul Ajijah saat saya sampai di Malang nanti.

Meskipun namanya ekspress dan eksekuif ternyata perjalanan kereta ini gak se-ekspress- yang saya bayangkan. Maklumlah ini pertama kalinya saya naik sepur lagi setelah sekian lama, dan yang ekspress. Biasanya ekonomian #sobatmisqueen. Haha. 
[Abaikan kaki berbulu]
Nah, karena saat berangkat ini saya belum sempat makan siang, jadinya saya pengen coba jajanan apa yang dijual di kereta. Kalau dulu kan saat berhenti di tiap stasiun, penjual asongan boleh masuk nih. Jadi para penumpang bisa beli- beli disitu. Ngomong- ngomong saya jadi ingat jajanan basah yang dijual seorang ibu di stasiun Blitar. Kayak lemper- terbuat dari ketan yang dalamnya ada abon sapi atau ayam dan dibungkus dengan daun pisang. Lah, lama banget gak makan itu. 

Sekarang kan udah gak bisa nih beli- beli kayak gitu, jadinya beli di kantin kereta. Menunya standar aja, sebut saja pop mie dan menu- menu frozen food macam nasi ayam kecap, nasi goreng dan kopi teh kemasan. Karena lapar, saya pesan nasi ayam kecap yang tentunya frozen food. Harganya duapuluh tiga ribu rupiah. Rasanya, yah so- so lah.
[Malang]
Menjelang maghrib saya akhirnya sampai di stasiun kota Malang. So long time no see this place. Kayak ketemu pacar yang lama gak ketemu gitu. Stasiun emang lagi ramai banget waktu itu, soalnya masih peak season dalam rangka mudik lebaran. Saya maghriban di stasiun dan ini baru ke dua kalinya duduk- duduk di mushola stasiun Malang. Dulu pertama kali saat akan ke Surabaya bersama teman, Umik, Chus dan Jijah tentunya.

Saya keluar stasiun menuju ke Customer Service untuk menanyakan kereta ke Banyuwangi. SOLD OUT SEMUANYA. Baik, tenang, tenang. Masih ada cara lain menuju Baluran, tenang. Cukup lama saya ada di stasiun, hingga waktu menunjukkan sekitar 22.00. Waktu selama itu saya gunakan untuk diskusi dengan Ichal yang ada di Probolinggo. Akhirnya diputuskan malam itu saya harus naik bus ke Probolinggo dan esok paginya meluncur ke Baluran bersama Ichal.

Pukul 10 lebih saya naik go-jek  ke Arjosari dan beruntung saat itu ada bus Patas menuju Probolinggo. Saya baru tahu, ternyata bus ke arah timur akan selalu ada 24 jam. Jadi tak perlu khawatir jika akan berpergian ke timurnya Jatim.

Saya duduk di bangku ke dua dari depan, dengan membayar 35K tarif lebaran, sekitar jam 1an saya sampai di terminal Banyu Angga Probolinggo. Selama perjalanan hampir 3 jam tadi saya tidur lelap. Beruntung di sebelah kanan terminal ada Indomart 24 jam, setelah membeli beberapa jajanan dan minuman saya menunggu pagi. Saat saya sampai ada 2 kakak turis asing yang menunggu jemputan menuju Bromo.

Tenang aja, saya gak tidur nggembel kok. Saya tidur duduk di kursi Indomart. Pagi tiba, sembari menunggu Ichal untuk menjemput, saya berjalan- jalan sedikit ke arah selatan untuk mencari mushola, ternyata ada spbu yang toiletnya bersih dan bisa dipakai mandi.
[Trek menuju Savana Bekol]
Pukul 07.30 kami berangkat menuju Situbondo. Kali ini naik si kuda merah aka motor Supranya Ichal. Coba cek GPS ternyata lumayan jauh juga jaraknya. Wah kuat gak nih ya nanti, apalagi kalau lihat semalam tidurnya gak bisa enak. Tapi karena tekadnya sudah bulat, rasa ragu-ragu sirna. Halah. 

Perjalanan ini kami tempuh sekitar 4- 5 jam, ya meskipun jauh tapi pemandangan arah timur ini indahnya gak ketulungan dan syukur alhamdulillah cuacanya cerah. Ini adalah perjalanan pertama saya menggunakan kendaraan bermotor menuju Baluran. Sebelumnya cuma pernah ke Bali tapi naik bus dan merupakan perjalanan tur sekolah.



Taman Nasional Baluran ini lokasinya ada area hutan/ kebun, Sumberwaru, Desa Banyuputih, Kecamatan Situbondo. Pintu masuknya sendiri letaknya ada di pinggir jalan raya sehingga mudah ditemukan. Saat memasuki pintu utama tidak ada petugas yang jaga, ternyata semua penjaga ada di loket pembayaran di dalam bangunan utama. 

Ada banyak informasi yang bisa dibaca sebelum menjelajah Baluran ini. Baik sejarahnya, biaya masuknya dan informasi mengenai setiap spot yang ada di Taman Nasional ini. Setelah membayar 35K kami diberi penjelasan untuk tidak membuang sampah sembarangan, tidak memberi makan hewan dan aturan- aturan lain yang harus dipatuhi guna menjaga ekosistem di Baluran ini tetap terjaga. Goal saya ke Baluran kali ini adalah mau lihat gerombolan rusa.

Savana Bekol adalah spot utama yang ingin kami kunjungi. Menempuh sekitar 12 km dengan kondisi jalan yang gak-begitu-bagus-tapi-lumayanlah. Ohya saat perjalanan ini kami ditemani oleh kupu- kupu yang beterbangan bebas.

Btw, ke Baluran naik motor itu gak scary- scary amat kok. Gak kayak blog yang saya baca sebelumnya. Katanya ke Baluran baiknya bawa mobil aja, soalnya ada hewan buas dan sebagainya. Ya, jujur saya setuju dengan peringatan bawa mobil itu, tapi kenyataanya saat di loket pembayaran kami sempat memastikan kalau perjalanan kami akan baik- baik saja jika menggunakan motor dan mas penjaganya bilang "aman, bos!".

Ah iya, meskipun jalananya rusak dan gak begitu bagus, alhamdulillah kami menikmati setiap perjalanan ini. Kami juga sempat mengambil beberapa foto di evergreen.

[ku dan Ichal]
Saat sampai di Savana Bekol, pas banget siangnya dan panasnya. Cuma namanya belum pernah berkunjung jadi ya setiap mata memandang isinya cuma keindahan. Ada banyak monyet yang jalan- jalan bebas dan beberapa banteng. Sayangnya saya gak begitu beruntung bisa berjumpa dengan rusa di sini. Yah mungkin ini sinyal dari alam untuk saya kembali lagi lain waktu.
[langitnya biru banget]
Ohya, kami tidak pergi ke Pantai Bama karena malamnya saya harus ke Bromo untuk besoknya pulang ke Kediri. Beneran harus kembali lagi di waktu yang lebih santai, mungkin juga kedatangan selanjutnya bisa ngecamp di Pantai Bama. YAS!. 


Saya datang di bulan kemarau, jadi gak salah banget kalau Baluran disebut dengan Lil Afrika van Java. Sejauh mata memandang isinya padang savana dengan spot- spot andalan.



Bakalan balik lagi gak?

MASIH NANYA?UDAH PASTI IYA!.

Taman Nasional Baluran



Sabtu, Juni 30, 2018

Cara Menentukan Kualitas Streaming & Jersey Perancis Piala Dunia 2018

  1 comment    
categories: 
Piala Dunia 2018 sebentar lagi akan digelar, pastikan kamu sudah memiliki jersey timnas yang kamu dukung, misalnya Perancis.

Ajang Piala Dunia menjadi tempat berkumpulnya berbagai tim nasional negara- negara yang memiliki kekuatan sepak bola yang baik. Banyak negara dengan reputasi sepak bola yang unggul, saling berkumpul dan bersaing di ajang ini untuk memperebutkan kemenangan Piala Dunia.

Nah, kamu yang menjadi pendukung Timnas Perancis, tentunya perlu memakai jersey timnas mereka. Supaya afdol.

Sebenarnya menjadi pendukung timnas negara manapun yang mengikuti ajang Piala Dunia tidak harus memakai jersey.

Namun dengan jersey inilah kamu bisa menunjukan pada siapa saja, bahwa kamu tengah mendukung timnas salah satu negara.

Jadi kamu bisa membeli jersey dan merchandise lainnya, dan kamu bisa membawanya saat memberi dukungan pada Timnas Perancis sewaktu bertanding. Salah satunya saat nonton bareng atau saat menonton langsung di stadion.

Yang paling sering adalah dengan membawa bendera dari negara tersebut.

Nah, buat kamu yang ingin membeli jersey, ada beberapa tips untuk menentukan kualitas jersey bola,

Kalau kamu berencana membeli jersey Perancis Piala Dunia 2018, baik lewat store belanja online maupun offline, usahakan mencari yang terbaik. Bisa dimulai dengan memahami kualitas jersey yang baik seperti apa.

Mengecek sifat bahannya,
Sampai saat ini, jersey kualitas terbaik masih dipegang oleh jersey original, yang tentunya memakai bahan nomor satu dan dikerjakan oleh ahlinya.

Namun jersey KW juga ada yang menggunakan bahan yang bagus. Pastikan tidak terlalu tipis dan berpori supaya enak dan nyaman saat dipakai.

Memeriksa kualitas jahitan jersey,
Kualitas jersey bola yang kamu beli bisa ditentukan oleh kondisi jahitannya, apakah rapi dan kuat atau malah sebaliknya.

Sebab jersey KW kebanyakan dibuat di dalam pabrik dan tidak melewati tahapan pengecekan oleh QC. Bisa pula penjual yang kamu singgahi menjual jersey KW khusus reject, artinya produk yang dijual memiliki defect atau cacat.

Maka wajib periksa dulu sebelum dibeli, pastikan jahitannya bagus dan tidak ada cacat dalam bentuk lainnya.

Memperhatikan desain dan detail jersey,
Ada beberapa orang yang agak malu memakai jersey KW, karena sudah pasti kualitasnya tidak sebanding dengan yang original.

Nah banyak jersey yang memiliki detail berbeda dengan desain jersey original, misalnya ada logo yang kurang atau seharusnya di bordir bukannya disablon, dan lain sebagainya. Maka untuk mendapatkan desain yang otentik pastikan mengecek desainnya dulu dan beli yang paling mirip dengan aslinya.

Melirik produsen jersey tersebut,
Produsen jersey KW baiknya juga diketahui dengan baik, jangan asal sekedar punya jersey bola dari Timnas Perancis saja. Perlu dipastikan kualitasnya juga supaya nyaman dipakai dan bisa disimpan lama karena awet.

Produsen terbaik untuk kategori jersey KW ini dimiliki oleh negara Thailand, dan harganya merupakan yang paling mahal dibanding jersey KW jenis lainnya. Namun sepadan dengan kualitas serta desainnya yang dijamin paling otentik dengan aslinya.

Jersey bola menjadi merchandise favorit yang diburu pecinta sepak bola dan semakin laris menjelang Piala Dunia.

Berhubung peminatnya banyak dan tidak semuanya bisa dengan mudah membeli yang original maka produk KW-nya di pasaran seolah menjamur. Kamu bisa memilih jersey bola KW dan pastikan mutunya tidak terlalu buruk salah satunya dengan mengaplikasikan beberapa tips di atas. Dijamin jersey Perancis Piala Dunia 2018 meski KW tetap nyaman dan berkualitas.

Nah, kalau kamu memiliki kesibukan dan tidak bisa nonton bareng. Streaming bisa menjadi salah satu solusi bagi para workaholic.

Urusan kualitas streaming ini juga harus kamu perhatikan dengan baik, supaya hasilnya bagus. Salah satunya dengan KlixTV yang bisa kamu dapatkan melalui
Paket piala dunia Bukalapak.

Jika kamu sudah memiliki aplikasi Bukalapak, cukup dengan Rp. 89.000,- saja, kamu sudah bisa menonton tim favoritmu yang sedang bertanding. Cukup dengan smartphone, kapanpun dimanapun bisa nonton piala dunia via onliene. Tanpa ribet, cepat dan mudah.

Selamat menonton Piala Dunia 2018!

Minggu, Juni 10, 2018

Makan Kenyang di Warung Apung Rahmawati Krian

  15 comments    
categories: 

Sekitar pertengahan bulan Mei, H-4 sebelum puasa dan tepat terjadinya bom di Surabaya. Saya bersama family pergi ke Juanda, Sidoarjo untuk mengantarkan saudara pulang ke Batam dan ke Jambi. 

Sepulang dari Juanda, saya, bude dan om mampir ke salah satu tempat makan yang lokasinya di dekat Bypass Krian. Namanya Warung Apung Rahmawati. Kalau dari Surabaya letaknya di kiri jalan. Memang kurang strategis sebetulnya, soalnya ada di tikungan pas.

Pertama baca plangnya sih saya mengira kalau tempatnya bakalan ada di atas air, yes mybe kamu akan berpikir sama sepertiku karena namanya kan apung. Rupanya cuma 4 meja aja yang ada di atas air, sisanya lesehan biasa. Haha. 

Kami memilih lokasi lesehan karena mejanya yang di atas air sudah full. Yaudah oke lah gak apa- apa, pas itu kami memilih lesehan yang agak panjang, nah rupanya diminta pindah karena kami hanya 3 orang (padahal pengen ngadem T_T) sedangkan meja yang kami tempati sebelumnya akan digunakan oleh pelanggan yang jumlahnya lebih banyak. Baiglah.

Pramusaji datang, kami memilih beberapa menu seperti ayam bakar, ca brokoli, ca kangkung dan kalau gak salah cumi asam manis. Sedangkan untuk minumnya, bude memilih sinom, saya beras kencur dan om memilih kopi (what??). Aneh gak sih, habis makan berat terus minum kopi gitu?. Gak ya? Yaudah. Haha.

Sebelum makan, jelas dong ritualnya adalah foto- foto dulu. Gak cuma saya, bude dan om juga. Sampai kami bertiga jadi pusat perhatian soalnya umek sibuk sendiri. 

Over all sih masakannya enak, pas aja. Bumbunya meresap dan boleh dicoba untuk kembali di kemudian hari. Cuma pelayanan emang sedikit lebih lama, mungkin karena saat itu sedikit ramai.

Soal harga standar resto, tidak terlalu mahal dengan menu- menu yang memuaskan. 

Warung Apung Rahmawati Krian



Kamis, Mei 24, 2018

Bikin Kaos Custom Desain Suka- Suka di Custom.co.id

  6 comments    
categories: 

Ada gak sih di sini yang suka banget pakai kaos? Kalau iya, tos kita sama. Pakai kaos itu emang enak, selain santai kaos juga cocok buat dipadu-padankan sama baju lain, misal kemeja flanel, jaket jeans dan jas.

Nah, kalau kaos yang desainnya bikinanmu sendiri udah pada punya belum? Saya pribadi beberapa kali bikin kaos custom dan ketagihan. Asyiknya bikin kaos sendiri itu, kadang cuma kita aja yang punya, tapi kalau mau couple'an dan barengan juga bisa, kayak beberapa waktu yang lalu saya bikin kaos untuk acara reuni keluarga besar.

Kalau kamu kaos holic haha, kamu wajib coba bikin kaos custom. Kenapa? Supaya ada kebanggaanya. Tapi kadang keinginan terbentur dengan kenyataan ya, kadang suka bingung mau bikin di mana, gimana cetaknya, cara pilih bahannya dan lainnya.
Saya dulu juga sempat kayak gitu, sampai pada akhirnya menemukan website yang bisa bikin kaos desain sendiri, yaitu custom.co.id. Setelah skrolling, web ini gak cuma bisa print kaos aja lho, tapi juga yang lainnya.

Misal sablon kaos, cetak stiker, bikin bantal custom, jilbab dan juga print kain. Ternyata selain untuk cetak- cetak kebutuhan pribadi, bisa juga untuk partner tim support buat yang punya usaha sejenis seperti sablon atau printing.

Eh, gak cuma itu, di custom.co.id kamu juga bisa pesan berbagai macam jenis pakaian kayak kaos dengan bahan cotton combed, raglan, polo dan sebagainya. Bisa juga bikin jaket atau hoodie buat kelas biasanya ya, buat yang suka olahraga dan pengen bikin bisnis sportwear di sini juga bisa, bikin tas, pouch, topi, men-women-kids fashion, dan aksesoris seperti dasi, apron, selimut, banyak deh lengkap.

Custom.co.id ini kantor pusatnya ada di Jakarta, selain itu mereka juga punya cabang di Bali dan Bandung. Nah buat yang di luar ketiga kota itu, tetep bisa pesen kok soalnya mereka bekerja sama juga dengan beberapa ekspedisi yang sudah dikenal profesional, seperti JNE, MEX, Herona, dan yang lainnya.

Custom Desain Suka- Suka

Nah pas banget nih, keluarga besar saya mengadakan reuni rutinan di lebaran hari ketiga dan kami panitianya punya rencana mau bikin merchandise, salah satunya kaos.
[Design Simulator custom.co.id]
Sekarang ini saya juga lagi percobaan bikin kaos untuk merchandisenya. Awalnya saya coba design pakai corel, tapi ternyata di webnya custom udah ada design simulator yang mudah dan praktis banget. Saya yang gak punya basic design bisa gaya-gayaan bikin juga, soalnya tinggal klik sana sini dan jadi.

Karena ini untuk merchandise jadi saya pilih jenisnya cotton dan unisex. Kalau kalian pengen jenis lain juga bisa, soalnya banyak kok pilihannya. Terus pilih aja warnanya, kalau mau tulisan aja juga bisa. Cukup add text dan pilih jenis font, shading, dan tentukan bentuk tulisannya.

Kalau dirasa kurang rame juga bisa tambah design yang disediakan sesuai template di web ini, ada banyak banget. Masih kurang puas? Kamu bisa upload design bikinanmu sendiri, namanya juga custom ya kan.
[Detail pesanan]

[Konfirmasi pengiriman]
Kalau udah yakin klik aja "Add to chart", disitu nanti kamu bisa pilih ukuran yang kamu inginkan dan langsung ke konfirmasi pembayaran, pesananmu akan dikerjakan setelah kamu menyelesaikan pembayaran dan konfirmasi. Terus dikirim deh ke alamatmu.

Cukup dengan 4 langkah yang mudah banget, kaos design custommu udah siap buat dipamerin di instagram! Ohya, buat yang masih ragu, ini kukasih bocoran harganya ya.
Kalau kurang jelas, kamu bisa langsung meluncur ke custom.co.id.




Rabu, Mei 23, 2018

Cerita Nostalgia Pondok Ramadan dan Senangnya Menyambut Lebaran

  6 comments    
categories: 
Saat momen Ramadan seperti sekarang ini, rasanya ingatan selalu dibawa lari ke momen di mana-dengan-terpaksa-saya-harus-rela ikut pondok ramadan di salah satu pondok pesantren yang ada di Kediri.

Percaya gak percaya, dulu saat kelas 3 dan 4 SD it means tahun 2000-2001an, saya sempat ikut pondok ramadan di Pondok Sumbersari, Kencong, mungkin ada yang pernah dengar. Nah, jangka waktunya 25 hari terhitung sejak hari pertama puasa sampai malam ke 25, karena tanggal 25 di bulan Ramadan itu kan tanggal yang ekstra.
[Ilustrasi Pondok]
Mungkin teman- teman merasa bingung, emang gak sekolah umum? Kalau gak salah ingat nih ya, dulu pada tahun itu Gus Dur menjabat sebagai presiden dan selama bulan puasa sekolah diliburkan secara penuh. Asik banget kan.

Ohya, sebelumnya saya tidak pernah mengecap sekolah islam atau pondok- pondokkan. Paling banter hanya ngaji tiap sore di masjid dekat rumah. Histori sekolah saya juga semuanya negeri dan tidak ada islam-islamnya.

Jadi saat orang tua menawarkan ke saya untuk ikut pondok ramadan, reaksi saya adalah memberontak. Kebayang gak sih bakalan kayak gimana di pondok pesantren itu? Gak bisa nonton tv, gak bisa santai- santai. Rencana saya ikut pondok ini juga karena ada dua kakak sepupu saya yang tiap tahun selalu mondok di tempat ini saat ramadan tiba. Jadilah saya diajak juga.

Meski berontak, pada akhirnya saya masuk juga dan tentunya dengan drama nangis- nangis gak mau ditinggal pulang sama orang tua. Kalau ingat dulu itu, rasanya malu sekali. Hahaha. Pas hari pertama nangis- nangis kayak orang paling menderita, tidur nangis, sholat nangis, buka puasa nangis, pokoknya penuh derai air mata.

Tapi lama- lama bisa menikmati juga. Gambaran pondok ini sebenernya sama aja kayak pondok pada umumnya, tembok tinggi, santri dipisah, apa- apa dibatasi. Mandi harus antre, makan antre, semuanya harus penuh toleransi. Tapi ternyata disitu letak pembelajarannya yang bisa saya pegang sampai sekarang.

Kegiatan di pondok sehari- hari juga flat gitu- gitu aja, pagi setelah ibadah subuh mengaji sampai jam 6 pagi, kemudian dilanjutkan kultum dan mengaji kembali, ibadah dhuhur, mengaji lalu istirahat, dilanjutkan ibadah ashar dan mengaji. Asiknya sih saya bisa cepat selesai ngajinya.

Nah, yang paling menyenangkan dari kegiatan pondok adalah belanja takjil untuk berbuka. Kenapa? Karena cuma di waktu ini punya kesempatan untuk melihat dunia luar pondok. Kegiatan seperti itu berulang terus setiap hari. Dulu sih saat kelas 3 saya bisa full 25 hari, tapi pas udah kelas 4 gak sampai 25 hari udah merengek pulang. Kelas 5 ditawari lagi buat ikut pondok pesantren selama ramadan, saya gak mau. Haha.

Manja? Bangeeeet. Hehehe. Padahal cuma 25 hari aja, tapi udah gak betah. Gimana kalau tahunan kan ya. Makanya salut banget sama teman-teman lulusan pondok pesantren yang bisa istiqomah menjalani studinya di pondok.

Nah kalau udah ramadan hari 25 kan pulang tuh, biasanya ibu akan langsung ngajak ke toko buat beli perlengkapan lebaran, baju, sepatu sandal, dan kue- kue kering. Pokoknya seneng banget!.

Sekarang ini udah makin gede jadi jarang beli- beli baju dan sepatu pas mau lebaran, soalnya udah bisa beli kapan aja dan gak harus nunggu lebaran dulu. Apalagi kalau mau belanja juga udah bisa kapan saja dan cukup di rumah aja. Thanks to technology.

Nah, kalau bicara soal belanja- belanja dan mau dekat lebaran, biasanya yang paling antusias adalah para cewek dan mamak- mamak nih, tak terkecuali saya. Apalagi sekarang ini di mana- mana juga lagi banjir diskonan dan promoan, salah satunya di e- commerce kesayanganku, Tokopedia.

Jadi udah pada tahu kan kalau Tokopedia punya acara Ramadan Esktra di tanggal 25 Mei nanti, nah ada banyak keseruan serta promo yang ditawarkan, dan lagi dikemas dalam beberapa rangkaian, antara lain :

1. SEMARAK RAMADAN EKSTRA - Kejutan Diskon 99% (24 Mei 2018)
Untuk menyemarakkan ramadan ekstra ini, ada kejutan diskon up to 99% yang bisa didapat dengan cara shake- shake kejutan (hadiah). Caranya mudah banget cukup dengan buka aplikasi Tokopedia di waktu yang sudah ditentukan dan jangan lupa “Shake-Shake” gawaimu.

Gak cuma itu saja, kamu juga bisa menyaksikan countdown “Ramadan Ekstra, Kejutan Belanja Online” tanggal 24 Mei 2018  pukul 20.30 WIB dan disiarkan langsung di beberapa stasiun teve, seperti NET, MNC TV, dan Trans7.

Pastinya acara ini juga didukung oleh penampilan artis papan atas Indonesia dan juga peragaan busana yang berkolaborasi dengan merk fashion eksklusif di Tokopedia. Nah, kalau nanti kamu mupeng sama baju- bajunya, kamu juga bisa beli tuh langsung lewat aplikasi Tokopedia.

2. RAMADAN EKSTRA - Kejutan Belanja Online (25 Mei 2018)
Ini nih yang ditunggu- tunggu, di tanggal 25 Mei nanti kita bisa dapat lebih banyak kejutan. Kita masih bisa Shake- Shake seperti sebelumnya, bahkan bisa 5 kali dalam satu hari. Selain nanti kalau beruntung bisa dapat berbagai macam promo, kita juga bisa dapat hadiah utama Toyota Yaris yang disikon 99%!.

Selain Shake- Shake juga ada flash sale, kalau flash sale udah pasti harganya bakalan miring semiring- miringnya kan. Ada juga Save My Coupon, saya sebagai pengguna Tokopedia juga ngumpulin tuh kupon- kupon promonya, nanti pas tanggal 25 Mei mau dipakai biar bisa dapat promonya makin ekstra.

Gak cukup itu aja, Tokopedia ternyata juga ngasih promo lain seperti ekstra cashback untuk berbagai macam produk di marketplace dan produk digital yang tentunya milik brand eksklusif.

Wah, ekstra banget gak sih ramadan dari tahun ke tahun? Bisa belanjain seluruh keluarga besar kalau gini ceritanya kan. Jadi gak cuma diri sendiri yang senang menyambut lebaran, tapi juga semua keluarga besar!.

Kalau kamu pengen beliin keluarga besarmu juga, kamu bisa cek kegiatan Ramadan Ekstra Tokopedia di: https://www.tokopedia.com/ramadan/ dan https://www.tokopedia.com/discovery/semarak-ramadan-ekstra. 

Selamat berbelanja!


Selasa, Mei 22, 2018

Terhipnotis Wahana Malang Night Paradise

  31 comments    
categories: 

Malang, selalu membuat rindu. Setidaknya mungkin itu kalimat yang pas untuk kota Aremania ini, setidaknya buatku sih. hehehe

Awal bulan yang lalu, saya berkunjung ke Malang lagi setelah sekian lama. Sambil ada sedikit keperluan juga, sambil liburan tipis- tipis. Pilihannya adalah berkunjung ke daerah Singosari. Rasanya juga sudah lama tidak main ke bagian timur kota Malang.

Akhirnya diputuskan untuk main ke Malang Night Paradise yang lokasinya jadi satu dengan Hawai Waterpark. Tepatnya di Perumahan Graha Kencana Raya. Jalan Raya Karanglo, Banjararum, Singosari, Malang.

Nah, beberapa waktu yang lalu juga ada Malang Snow Paradise di tempat ini, namun hanya digelar dalam waktu singkat saja. Terakhir saat bulan Desember- Januari. Sayang saat itu saya tidak berkunjung ke sini, jadi kurang informasi deh.

Tapi gak masalah, Malang Night Paradise ini cukup memanjakan mata kok. Banyak spot yang kece dan oke buat bikin cantik feeds instagram. hehehe.

Saya berkunjung dengan Ilham sekitar pukul 19.00 WIB. Suasana gak begitu ramai padahal saat itu malam minggu. Pas searching- searching, harga tiketnya juga murah cuma Rp. 20K/ orang. Ternyata pas udah sampai, harga tiket masuknya berubah jadi Rp. 45K/orang namun sudah free semua wahana. Oh baiklah, kalau begitu ya worth it.


Setelah membeli tiket, kami langsung menuju gate dan tiketnya disobek sebagian, sebagian lagi dikembalikan kepada pelanggan untuk disimpan. Pemandangan pertama yang kami lihat saat memasuki arena ini adalah lampu yang dibentuk seperti pohon natal berwarna- warni tepat di tengah arena. Sedangkan sisi kiri terdapat wahana nonton bareng, kebetulan saat itu yang diputar tentang dunia dinosaurus.


Lalu di sisi kanan adalah wahana lorong lampu yang bisa bergerak dan berubah warna. Spot ini bagus juga untuk foto- foto, kami melanjutkan perjalanan dan sampai di gerbang dengan patung dinosaurus. Masuk kesini pemandangan yang disuguhkan adalah air mancur warna- warni, cantik sekali. Bahkan saking cantiknya, kami berhenti dan duduk- duduk cukup lama menikmati keindahan buatan manusia ini.

Ohya di arena sekitar ini ada banyak spot cantik dan oke untuk diabadikan. Ada backdrop bunga besar dan bisa bergerak, area holland, arena permainan dan juga bunga lampu yang asli kalian harus datang dan lihat sendiri. Kemudian ada lampioon berbentuk angsa, panda dan bentuk bangunan keajaiban dunia.
Tapi yang paling membuat saya sampai melongo dan terhipnotis adalah wahana lorong lampu yang bergerak seperti mengikuti irama lagu, kebetulan sih yang diputar lagu Maroon 5 - Daylight, selain lampunya yang bergerak cepat irama musiknya juga menghentak. Jadi semacam disuguhi keindahan visual dan audio secara bersamaan.
Lanjut perjalanan, kami melihat ada diorama patung dinosaurus lengkap dengan penjelasannya, gak cuma patungnya aja tapi juga efek bergeraknya. Jadi keren banget. Nah, yang terakhir adalah tempat pertunjukkan. Pas kami datang ada pertunjukkan gerak dan lagu dengan dancer yang menthel (centil) banget. Tarian mereka sungguh menyenangkan dan bersemangat.
[Dinosaurus]
[Penjelasan dan cara baca]
Nah di tempat ini juga bisa ngicip berbagai macam makanan dan minuman. Asli seru banget Malang Night Paradise ini, saya masih ingin kembali berkunjung kalau ada kesempatan ke Malang lagi. Soalnya pas kemarin batre kamera saya habis dan yah gak begitu banyak momen yang bisa diambil. Selain itu kayaknya mau datang agak malam lagi, supaya kalau ambil foto gak bocor orang.

Malang Night Paradise
Buka dari 18.00-23.00 WIB