Serunya Bikin Konten dengan Kuota Nonstop dari Smartfren

Gambar
Hello fellas, gimana nih kabarnya? Semoga selalu sehat ceria ya. Tahun 2020 sudah hampir habis dan di suasana yang masih serba tak pasti seperti sekarang karena pandemi, kayaknya kita mulai dibiasakan untuk ada di rumah saja, ya. Tapi Alhamdulillah ada juga yang sudah menerapkan new normal namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.Karena kebiasaan di rumah saja itu, ada beberapa kalangan yang memanfaatkan waktunya untuk mencoba banyak hal baru.  Salah satunya, saya sendiri. Di awal-awal pandemi, saya mulai menjalankan small business makanan ringan yang berbahan dasar dari mie. Kunjungi kami di Shopee ya! Nah, seiring waktu berlalu dan banyaknya waktu luang yang saya punya, saya mencoba untuk belajar tentang digital marketing. Semuanya otodidak dari internet dan kelas online. Tentang pemasaran yang baik di dunia maya, promosi, sampai  packaging yang murah meriah namun tetap eye catchy. Amazing juga rasanya, saya bisa dapat semua itu dari internet.  Nah baru-baru ini, saya sedang

[Epic Fail] Saat Kematian Menjadi Tontonan


“Tidak ada hal yang paling menyedihkan ketika suatu prosesi ‘sakral’ yang seharusnya khidmad malah menjadi tontonan publik.”

Beberapa hari yang lalu saya membaca tulisan salah satu blogger Jogja tentang ketidaknyamanannya dalam melakukan ibadah waisak di Borobudur karena banyaknya wisatawan yang masuk untuk melihat prosesi peribadatan ini. Mungkin jika anda belum membaca dan ingin membacanya, sila datang ke Waisak Borobudur Epic Fail.
Miris, satu kata yang dapat saya gambarkan.

Tidak pernah ada satupun orang yang mau prosesi nya diganggu orang lain.
Saya pun juga demikian.

10 Juni 2013, uti saya meninggal dunia.

Saat itulah banyak anak kecil (7-15th) yang datang berduyun- duyun untuk melihat uti saya dimandikan. Memangnya mereka tidak pernah lihat orang mandi ? Memangnya mereka tidak pernah tau mandi itu bagaimana ? atau mereka tidak pernah dimandikan oleh orang tua mereka ?

Maaf, saya bukan sinis atau sensitif.

Orang mati bukan untuk ditonton, BUKAN!!!
“Jangan membenarkan yang biasa. Tapi, biasakan yang benar”
Saya tahu ini desa, mungkin sikap dan pemikiran mereka juga demikian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame

Cara Cek Usia Kartu Indosat