Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati.

Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee
Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan.
Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat. Gitu.
Nah, di Samsat ini kita bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan surat menyurat kendaraan. Tujuan saya kali ini adalah untuk mengurus balik nama kendaraan roda dua a k a sepeda motor Vario 125, kesayanga…

Something Broken

Kacamataku patah, iya patah. Untung cuma pengaitnya, dan bukan framenya. #fiuh

Beberapa hari yang lalu, saat aku pulang dari Malang, aku menginap di rumah uti di Pare. Hal yang biasa aku lakukan di akhir pekan, seperti biasanya. Utiku sekarang mulai sehat dari sakitnya, yang kemarin mata tak jelas, sekarang mulai jelas seperti sedia kala. Uti mulai bisa berjalan sendiri dan melakukan aktifitas seperti biasanya, mencuci, masak, dsb. Nah, kejadiannya hari Jumat dini hari, ketika itu uti sedang berjalan ke kamar mandi, aku tidur di ruang tv bersama adikku, tiba- tiba sekitar pukul 2.35 aku terbangun karena mendengar sesuatu terjatuh. Ternyata, itu adalah suara uti jatuh saat berjalan menuju kamar mandi, setelah ditanya akibat dari pusing. Aku bangun dan bergegas menolong uti, selanjutnya terdengar ada suara patah di bawah bantal. RIGHT ! Kacamata ku resmi patah dengan sempurna. Setelah menolong uti, aku tidur kembali dan baru siangnya aku kembali ingat dengan kacamata yang patah itu -__-.

Aku dan adik mulai mengoprek sendiri kacamata itu, jelas supaya dapat digunakan lagi. Kami mencoba menggunakan lem, dan solasi, sayangnya hasilnya nihil. hehehe, baru sorenya aku membawa ke optik untuk dibenahi. Sayangnya mba- mba penjaga optik bilang kacamata ini sudah tak bisa diselamatkan, dan mba itu menawarkan supaya mengganti frame. wtf!! #bener- bener MODUS.




Kenapa ga ganti ??
Ga punya duit, terus kacamatanya aku dapat dari China, secara gratis tis tis dan tisss. yap dari Firmoo.com, reviewnya udah aku tulis di blog ku http://einstein.blogdetik.com/ , ada yang mau suggest mungkin enaknya diapakan ?? really need help !

*foto koleksi pribadi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Cara Cek Usia Kartu Indosat

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame