Rabu, Mei 10, 2017

Pengalaman Mengatasi Anyang-Anyangan Saat Berpergian dengan Uri-cran

Ada perasaan lega ketika pramugari menyiarkan pengumuman kalau bandara tujuan pesawat kami sudah hampir sampai. Akhirnya bisa segera pipis juga!
 
Memang sudah sewajarnya jika orang yang punya kebiasaan banyak minum air mineral, maka otomatis akan sering melakukan kegiatan buang air kecil. Saya mungkin salah satu diantara banyak manusia yang punya kebiasaan ini. Bagus memang bagi kesehatan, tapi terkadang menjadi buah simalakama jika waktunya tidak tepat.

Seperti pengalaman saya saat melakukan perjalanan dari Surabaya ke Batam, sungguh saya tak mengira jika durasi waktunya cukup lama. Dua jam limabelas menit di dalam pesawat!. Padahal sebelum check in saya sudah menyempatkan untuk buang air, tapi kenapa masih kebelet lagi. Oh ya gak salah juga sih, ternyata saluran kemih inimemang sudah penuh dengan air mineral yang terus menerus saya gelonggong ke dalam tubuh.

Sebetulnya saya tidak masalah jika harus buang air di pesawat, sayangnya semesta tak mendukung. Selama penerbangan berlangsung lampu emergency lebih sering menyala daripada mati. Hal ini mengharuskan para penumpang diwajibkan untuk ada ditempat duduk masing-masing demi keamanan bersama. 

***

Samar-samar daratan Batam sudah terlihat, saya semakin tidak sabar untuk lekas turun dari pesawat. Keinginan tuk pergi ke kamar mandi tidak pernah sebesar ini. Ternyata, hasrat untuk segera menuntaskan hajat ini tidak dapat terlaksana dengan lancar. Pesawat yang saya tumpangi saat itu masih belum bisa turun ke landasan karena masih antre parkir. Tapi syukurlah hal itu tidak berlangsung lama, sesaat setelah pesawat benar-benar berada di landasan saya segera mengambil barang di kabin dan sebisa mungkin keluar dari kerumunan orang.

Saat sudah sampai di kamar mandi, saya bersyukur karena kali ini tak perlu menunggu lagi. Tapi rasanya ada yang salah, tadinya hasrat ingin buang air sangat besar tapi tiba-tiba tidak ada yang keluar? Kemudian rasa sakit buang air kecil ini seperti tak asing lagi. Duh ini pasti karena menahan hasrat buang air kecil selama di perjalanan selama berjam-jam tadi.

Anyang-anyangan memang tidak pernah menyenangkan, sebetulnya ini bukan pertama kalinya saya mengalami infeksi saluran kemih seperti ini. Dulu saat masih masa sekolah malah lebih sering lagi, ternyata penyebab anyang-anyangan saya saat itu adalah kondisi pakaian dalam yang sering basah setelah dari kamar mandi. Padahal seharusnya setelah buang air dan disiram, area vital segera dilap dengan tisu yang higienis supaya bakteri tidak berkembang biak. Tapi namanya anak kecil saat itu ya cuek saja.

Setelah menuntaskan hasrat yang tidak tuntas tadi saya kembali ke tempat pengambilan barang. Tak lama kemudian rasa ingin buang air muncul lagi, saya segera lari ke kamar mandi. Tapi masih sama seperti saat pertama ke kamar mandi tadi, air seni yang keluar sedikit sekali. Sambil menunggu barang keluar dari bagasi serta menahan rasa ingin buang air yang mendera, saya menyempatkan untuk membuka google mengenai penyebab sakit saat buang air kecil.

Di sana banyak informasi yang tertera mengenai penyebab sakit ini seperti misalnya karena menahan buang air kecil, kondisi celana dalam yang kotor, cara membasuh yang salah setelah BAB dan juga kondisi toilet yang kotor.

Lalu bagaimana cara mengatasai anyang-anyangan? Kalau dulu setiap kali saya mengalami sakit ini, saya selalu melilitkan karet gelang ke jempol kaki. Karena berdasarkan teori reflexiologi, titik syaraf batu ginjal berada di jempol kaki. Hal ini sebelumnya cukup membantu, tapi sayangnya karet gelang sedikit susah ditemukan jika sedang melakukan perjalanan.
[Sumber : Prive Uri-cran]
Tapi untungnya sekarang tak perlu khawatir lagi karena sudah ada obat untuk mengatasi buang air kecil ini. Prive Uri-cran merupakan suplemen makanan yang mengandung ekstrak cranberry yang dapat membantu memelihara kesehatan saluran kemih. 

Produk dengan komposisi 250 mg ekstrak cranberry ini mengandung proantocyanidin yang dapat menangkap E.Coli sehingga bakteri tidak jadi menempel di dinding saluran kemih. Selain itu produk Prive Uri-cran juga sudah tersedia dibanyak apotek dan toko obat-obatan.

Jadi jangan anggap sepele anyang-anyangan!

~ Silviana

8 komentar:

  1. Anyang2en emanh gangguuuj banget yak. Untunglah ada prive uri cran
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya alhamdulillah sekarang udah enak ada obatnya :D

      Hapus
  2. Aku baru tauu kalo underwear yg basah krn gk oakr tisu setelah buang air kecil bs nyebabin anyang-anyangan.

    Oya, aku pernah jg ngalami anyang2an parah. Gk enak bgt. Tp gk minun obat apa2 wong gk tau klonada obatnya :D skrg mah udh familiar sm uricran berkat sering bewe, banyak yg nulis ulasannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Noe, jadi habis dibasuh air organ intimnya kan basah, nah itu harusnya dikeringin gitu.

      wah untung aja ada uricran sekarang ya

      Hapus
  3. Beberapa kali pernah denger, yg suka menunda pipis jatuhnya bisa ISK. Duuh...

    Untung skrg udah ada obat yg tepat ya, Piii. Ngga bingung lagi.

    BalasHapus
  4. Aku malah risih kalau habis pipis pake tisu terasa masih pedih aja jadinya pasti nyariin air deh..Repot ya mba. Tapi mau gimana lagi dari pada terserang Anyang anyang-anyangan repot sedikit harus bawa air mineral buat basuh basuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lho, bukan habis pipis langsung dilap pakai tisu. Tapi habis pipis dibasuh air (disiram) organ intimnya, nah itu kan kondisi basah baru dilap tisu biar kering, mbak. Saya juga gak pernah kalau cuma pakai tisu aja, kan gak enak. hehe

      Hapus

Keep Blogwalking!