Minggu, November 24, 2013

Bandung, Istimewa Euy

  1 comment    
categories: 


Day 3 [14 Nopember 2013] : Bandung

Perjalanan dilanjutkan ke Bandung..

Setelah selesai dengan urusan di Kemenkeu, kami melanjutkan perjalanan ke Bandung dengan melewati tol. Kata Pak Hadi (dosbing kami), sebelum jalan tol  jadi, dari Jakarta ke Bandung biasanya melewati Puncak. Wah, sayang sekali kami melewatkan keindahan puncak, tapi untungnya jika melewati tol adalah perjalanan bisa dipercepat karena bebas hambatan.

Selama perjalanan ke Bandung, hujan turun. Teman- teman memutar lagu dangdut. Dan ya, suasana dalam bus pecah, mereka berjoget ria. Saya ? Duduk manis dengan kamera, mengabadikan setiap momen yang ada. Ha Ha Ha

*Seminggu di perjalanan bersama teman- teman membuat saya jadi hapal lagu dangdut, dan lagu galau* Anw, Thanks :)





*Foto dokumentasi Pribadi*


Sampai di Bandung.

Kami diarahkan untuk berbelanja di Cibaduyut (Pusat Sepatu dan Tas Branded- dengan harga miring). Kami sampai sekitar pukul 14.00, dan diberi waktu hingga pukul 19.00. Teman- teman yang sudah tidak sabar untuk menghabiskan uangnya, begitu sampai di parkir Cibaduyut langsung berhamburan keluar untuk hunting barang branded nan murah meriah. Saya ? Santai santai sek.. Menunggu semua teman keluar dari bus, saya dan Zizah yang paling terakhir keluar dari bus. Saat itu kondisi Bandung gerimis- deras.
Sudah janjian memang dengan Zizah, kalau tidak akan beli apa- apa di Cibaduyut. Saat teman lain berburu barang- barang, saya dan Zizah luntang lantung tak tau arah dan tujuan *tsah*.

Kami duduk duduk di emperan toko, kemudian window shoping alias ndelok- ndelok thok, kemudian ke masjid terdekat. Waktu itu saya ngajak Zizah buat nyari tahu sumedang ternyata di area Cibaduyut tidak ada yang jual. Hujan- hujan memang enaknya makan yang hangat, saya ngajak Zizah buat beli jagung rebus, karena melihat porsinya yang besar, saya tawarin satu dibagi dua, namun Zizah menolak, ya udah akhirnya gajadi beli. Ha Ha Ha..

Sambil menunggu teman- teman, kami berfoto- foto.



Boss Ju, Alex, dan Sofyan sedang berada di seberang jalan.

Zizah

Cibaduyut Basah

Pukul 19.00 waktu yang ditentukan untuk segera kembali ke bus, namun masih ada saja anak yang memuaskan hasrat belanjanya di Cibaduyut, sehingga kami (yang sudah ada di bus) harus menunggu hingga pukul 19.30 lebih.

Setelah semua teman lengkap, lanjut perjalanan menuju hotel. Namun, sebelumnya singgah terlebih dahulu di rumah makan untuk makan malam. Yaitu, Saung Pengkolan. Anjis, Bandung itu ibarat surga. *fotonya di tab teman, belum sempat blutut*

Begitu selesai dengan urusan perut kami melanjutkan perjalanan menuju hotel. Entahlah, saya nyebutnya bukan hotel, tapi mirip dengan cottage. Namanya Hotel Pesona Bambu. Kesan pertama saat datang adalah asik.

Kamar bagian atas ornamen bambu, kamar lantai 1 dari batu bata, ada kolam renang, indah wes pokoknya, akan dibuktikan dengan foto. Ha Ha Ha.

Pembagian kamar seperti biasa, sama seperti di Jakarta. Saya bersama Zizah, Ruth, dan Diah. Karena kami datang paling akhir, kami sempat tidak mendapat kunci kamar, dan kak Ros sempat bingung sampai menuju emosi, padahal SALAH KAMI APAAHHH.. Tapi, karena saya udah capek, dan saat itu kondisi badan kurang baik, saya nanggapinya santai.

“Yaudah mas, santai aja gak apa- apa”

Benar, dan ternyata ada teman yang membawa kunci kamar dobel. Kami mendapat kamar di pojok bawah, gabung dengan teman yang lain, tapi karena Ruth takut, kak Ros mencarikan opsi kamar lain, yaitu di lantai 2. Fufufufufu..

Kamar kami, nomor 29 A. Yea, eksklusif. [ ga sempat foto lengkap karena teman2 sekamar keburu ngebedah isi kopernya ].





Bandung dingin, kami bergantian mandi dengan air hangat, dan kemudian tidur. Nyenyak..

Day 5 [15 Nopember 2013 ] Bandung- Jogja

Karena pagi itu sangat enjoyable untuk tetap berada di bawah selimut, setelah ibadah yang alhamdulillah gak kesiangan kayak pas di Jakarta, saya balik tidur lagi. Untungnya, kami di jadwalkan untuk check out pukul 9, yeaaa masih ada waktu untuk bermalas- malasan.

Tea time.. 

Namun, apa daya. Tidak ada kata malas- malasan. Teman- teman sangat berisik di luar, persiapan untuk renang di pagi yang dingin. Saya, Umik, Chus, serta Murni janjian untuk jalan- jalan keluar hotel, sebenarnya saya mau ngajak mereka semua ke Indomart. Haha.. Sayangnya niat itu diurungkan karena kami kecantol penjual bolpen ukir di depan hotel. Setelah membeli beberapa bolpen, kami kembali ke hotel. Ternyata sudah ada beberapa teman yang berenang (sebenarnya mereka saat itu berada di pinggir kolam), Bandung dingin euy..



Murni, Umik, Saya.. Chus yg nge foto.


Setelah koordinasi yang alot dengan Zizah, akhirnya kami memutuskan untuk segera nyemplung sendiri daripada di ceburkan teman- teman.

Ada beberapa teman yang memang sengaja menjadi target operasi kejahilan teman- teman, ada yang sedang santai lalu di kejar dan kemudian di ceburkan, ada yang sudah mandi lalu diceburkan, bahkan ada yang baru bangun tidur, keluar dari kamar, dan langsung di ceburkan. Yeaaaa.. Crazy time with all friends. J

Karena saya gak kuat sama dingin, saya buru- buru ‘mentas’ dari kolam renang, dan mandi air hanget. Yuhuuuuu... Begitu selesai, langsung turun lagi untuk mengabadikan momen indah teman- teman yang masih asik renang. :’)



Firda saat di masukkan ke kolam


Nicho kedinginan


Dingin


Boyband kita


Ruuuth


Pak Hadi


Teet.. Waktunya bersih diri.. Teman- teman yang masih asik renang akhirnya dengan terpaksa harus menyudahi kegiatan berenangnya. Oh ya, dosbing kami, Pak Hadi juga ikut renang lho.. Huaseeekk :D

Selesai mandi, dan semuanya sudah ganteng serta cantik, kami diarahkan untuk makan pagi. Yep, like a boss.. Ini baru namanya makan, menu lengkap. Makanan Bandung memang ciamik. Mulai dari makanan pembuka, proses, dan penutup. Mulai dari bubur ayam, nasi dengan segala lauknya, roti panggang, dan buah. Ha Ha Ha.. *jangan udik rek, jangan rakus*

Setelah full, kami bersiap- siap menuju Tangkuban Perahu.

Menunggu check out,  gak lupa foto- foto.








Sayangnya Bandung hujan, dan rencana untuk ke Tangkuban Perahu di ganti dengan wisata belanja (lagi), yaitu Ciwalk. Yey..

Ciwalk adalah pusat perbelanjaan yang hampir sama dengan mall pada umumnya, hanya saja disini lebih luas, dan asik. Asik buat belanja (yg kantongnya tebal), dan asik buat jalan- jalan (yg kantongnya mmmmm). Hehe

Di Ciwalk saya sempatkan buat beli kaos dari Gurita, yang sering dipakai sama teman- teman blogger Bandung ituh. Tulisannya. “Sumpah Saya Ini Blogger”. Kemudian saya dan beberapa teman jalan- jalan melihat ciwalk. Sembari menunggu teman- teman yang ‘ngaku’ cowok Jumatan.



S/ 80K

Alhamdulillah, setelah semua berkumpul. Kami makan siang. Menunya enak. Pokoknya Bandung banget. Nyummy.. Sekali lagi, Bandung memang ciamik.



*glek*

Setelah puas berbelanja dan jalan- jalan di Ciwalk, kami melanjutkan perjalanan ke Pasar Baru Bandung. Pasar Baru mirip seperti pasar besar pada umumnya, gak jauh beda. Baju Bandung lumayan murah 50K dapat 3. Pintar- pintar milih aja sih pokoknya.



Pasar Baru, Bandung


Haaaaaaa


Oke, ini sebenernya pakai mode 10x jepret dengan beberapa gaya.

Saya masih tetap bersama Zizah, setelah selesai berbelanja, saya ngajak Zizah untuk ke Braga, gak taunya malah ketemu sama Ali, Dendi, Kun, Satyani, dan Eko. Setelah saya racuni pikirannya, akhirnya dengan suka tidak rela setuju buat ke Braga. Sebelum ke Braga kami akan pergi ke bus terlebih dahulu untuk mengambil tripod, dan menaruh barang bawaan.

Tapi, kayaknya Tuhan gak merestui.

Bus kami pindah parkir, dan kami kebingungan mencari posisi bus. Gadget saya ada di bus, dan saat teman mau ngelacak keberadaan tab dengan GPS, saya ingat kalau gadget saya dalam kondisi mati. Hwahaha.. Setelah olahraga kesana- kemari, akhirnya bus kami ketemu, dan begitu kami masuk ke dalam bus. Bressssss... Hujan deras. Gagal sudah rencana ke Braga. Tapi, Alhamdulillah, di saat teman- teman kehujanan karena masih asik belanja dan telat datang ke bus, kami sudah leha- leha dengan selimut hangat..
Bandung memang seru, ah Bandung..

Dan setelah semua teman lengkap kami melanjutkan perjalanan ke Jogja..

*to be continued*

1 komentar:

  1. Luar biasa, kapan ya bisa ke Bandung? Kopdar dengan Blogger Bandung

    BalasHapus

Keep Blogwalking!