Senin, Februari 29, 2016

Pengalaman Baru : Merawat Kucing Sakit

  24 comments    
categories: 

Bulan ini bulan yang bikin hati teriris-iris. Soalnya hewan peliharaan, kucing di rumah beberapa ada yang mati karena sakit dan mati karena ketabrak kendaraan. Mungkin, di rumahku memang gak boleh memelihara kucing dengan jumlah yang banyak. Hingga akhirnya, kucing di rumah tinggal tiga ekor saja, Milo dan Mili. Lalu kemarin aku juga sempat rescue kucing di Terminal betina warna bendera- kempus.

Satu minggu yang lalu, saat salah satu kucingku mati karena virus calici (dua dokter membaca denan cara berbeda - kaliki dan kalisi). Entah yang mana yang betul pokoknya itu penyakitnya. Aku langsung memandikan Milo dan Mili dengan sabun antiseptik., membersihkan seluruh rumah, mencuci semua peralatan bekas pakai kucing yang sudah mati. Soalnya calici ini penyakit yang menular ke sesama hewan, medianya melalui air liur dan udara. Jadi supaya aman aku membersihkan semua bagian rumah dengan antiseptik dan karbol. 

Awalnya mereka lincah lincah saja, tapi 3 hari yang lalu mereka mulai kelihatan lesu dan kurang nafsu makan. Aku pikir kucing ini bosan dengan dry food, lalu aku berinisiatif untuk membeli wet food dengan salah satu merk terkenal. Saat aku coba untuk mulai memberi makan, mereka terlihat bersemangat dan lahap saat makan. Oh ya benar bosan, pikirku.

Selang sehari, mereka mulai tidak nafsu dan lemas lunglai. Hari Sabtu keluar cairan hitam dari telinga. Sebelum bertanya ke teman, aku coba untuk googling terlebih dahulu. Ternyata ini semacam infeksi pada telinga atau biasa disebut dengan Otitis. Otitis bisa terjadi karena banyak faktor, seperti debu, tanah, kutu/ tungau, dan virus. Setelah aku coba untuk sharing dengan beberapa teman di grup facebook kucing, ternyata sekarang ini memang sedang musim penyakit kucing. Penyakit di musim pancaroba ternyata gak cuma menyasar manusia saja, hewan juga.

Beruntung aku punya teman yang bisa diajak sharing tentang dunia dan penyakit kucing, Aris Rahmawan. Kebetulan dia juga punya pengalaman merawat kucing secara intensif. Aku juga banyak berkeluh kesah dengan Ilham tentang kondisi petsku, aku disarankan untuk memberi bodrexin karena diagnosa Ilham kucing- kucing ini terkena flu. Bahkan dia membranding dirinya sebagai dokter segala bidang. hehe


nyekukruk karena lagi sakit
Minggu sore aku pergi ke salah satu pet shop dan menemui dokter hewan Kediri untuk konsultasi tentang kesehatan kucing di rumah. Kemudian disarankan untuk membeli obat tetes telinga guna pembersihan. Malam harinya, kucing-kucing ini semakin lemas dan sama sekali tidak mau makan. Suhu badan mereka semakin tinggi, berperilaku aneh karena keluar dari kebiasaan, misalnya pip/ pup di luar litter box. 

Pagi tadi dengan mengumpulkan segenap rasa tega, aku suapi (lolohi) Milo dan Mili dengan wet food. Ah, banyak yang di lepeh dan tangan dicakar-cakar. Semakin siang ternyata suhunya semakin panas. 

Jam 11.00 WIB aku memutuskan untuk mebawa Milo dan Mili ke drh di daerah Kranggan- Gumul, nama dokternya drh. Retno. Jujur, ini pengalaman pertama membawa pets ke drh, sebelumnya aku gak pernah memeriksakan pets karena memang sehat-sehat saja.

Ohya, aku gak punya pet cargo/ tas untuk membawa kucing. Jadilah aku masukkan mereka ke tas yang mirip dengan pet cargo dengan memberi ruang udara. Sampai di lokasi, aku menunggu drh. Retno hingga dipersilakan masuk. Setelah perkenalan, dan menjelaskan kronologi sakitnya pets ini drh. Retno mulai memberi injeksi. Masing-masing 2 suntikan, yang pertama cairan berwarna merah untuk penurun panas, sedangkan yang kedua antibiotik. Meski ini pengalaman pertama juga untuk Milo dan Mili ke drh, tapi mereka cukup kooperatif soalnya gak rewel. 


Resepnya

Setelah itu dokter menuliskan resep untuk ditebus di apotek manusia, dan aku membayar biaya suntik sebesar Rp 70.000 untuk 2 ekor. Tapi malunya, uangku tertinggal beberapa karena buru-buru berangkat. Kurang Rp 10.000. XD. Tapi sekarang sudah dilunasi.

Ternyata, begini rasanya punya pets yang sakit. Duh segininya. Semoga lekas sembuh ya kucing- kucing lucuku. 



Kamis, Februari 25, 2016

Ngobrol Asyik Blogger Bareng IndiHome

  34 comments    
categories: 
Kemarin tanggal 21 Februari 2016, bersama teman blogger, kompasianer, dan onliner meramaikan acara ngobrol asyik bersama IndiHome yang bertempat di Matchboxtoo Jalan Jawa- Surabaya. Sebagai salah satu peserta yang bukan warga asli Surabaya tentu aku harus datang lebih awal untuk cari lokasinya. Acara di mulai pukul 14.00 dan aku datang 2 jam sebelumnya. Acara dibuka dengan santai oleh MC dari IndiHome, mas Nash dengan meminta opini dari peserta tentang Indihome. Mbak Nunung blogger dari Surabaya memberikan opininya tentang wifi corner di daerah Manukan Surabaya.
Beberapa peserta juga memberikan opini mengenai pelayanan indihome sembari bertanya mengenai hal yang beberapa waktu lalu sempat viral mengenai Tere Liye yang menulis komplain tentang Indihome. Nah dalam kesempatan ini beruntung sekali saya dan peserta punya kesempatan untuk bertanya langsung tentang apa saja, yang jawab human bukan bot.



Nah, Indihome ini adalah regenerasi dari speedy instan, meskipun namanya beda tapi tujuannya sama. Apalagi sekarang IndiHome ini punya layanan triple play (Internet on Fiber / High Speed Internet, Voice dan Interactive TV Channels). Perubahan zaman bikin orang berubah menjadi manusia digital. Nah, maka dari itu telkom kasih layanan T.I.M.E.S yaitu Telecommunication, Information, Media, Edutainment dan Service. Pantes kalau mereka punya tagline King of Digital. Soalnya Telkom ini kan perusahaan BUMN yang tentunya hadir untuk melayani masyarakat.

Di acara ini kami juga ditunjukkan video mengenai perjuangan teknisi Telkom yang sedang memasang jaringan di setiap daerah di Indonesia. Mulai dari menarik kabel hingga pagi, menyelam ke dasar laut, dan sebagainya. Bu Ivone- maminya anak Relawan TIK, juga mengatakan kalau setelah ini semua daerah akan tercover IndiHome.
Nah ada ilmu baru yang aku ketahui sejak ikut acara kemarin, dulu aku gak ngerti apa sih flashzone seamless. Padahal aku sendiri pengguna kartu Telkomsel sejak tahun 2013 hingga sekarang ini. Ternyata flashzone seamless ini ada untuk memanjakan pengguna kartunya orang Indonesia, ya semacam previlage lah. Jadi kalau kita ada di daerah yang tercover wifi.id dan kita pengguna kartu Telkomsel, kita bisa menggunakan flashzone seamless untuk internetan. Secara otomatis pengaturan paket data akan beralih ke jaringan wifi. Caranya mudah aja, cukup dengan install Telkomsel Wifi di playstore atau IOS.

Ada yang lebih enak lagi nih buat yang langganan IndiHome di rumahnya, ada layanan wifi.id seamless, kita bisa setiap saat connect wifi di area yang tercover wifi tentunya. Cukup dengan memasukkan user dan password yang sama seperti di rumah. Jadi kalau misal kita lagi di luar terus ada jaringan wifi, kita bisa connect internet. Biayanya setiap gadget cukup dengan 10K/ bulan. Keuntungan buat konsumen, karena kalau kita beli kartu wifi harga 5K untuk 12 jam saja. Caranya mengaktifkan wifi seamless masuk web IndiHome- Add On- Registrasi- lakukan sampai dapat email konfirmasi.

Enak kan ya, buat yang pengen pasang IndiHome tapi ragu daerahnya sudah tercover fiber optik atau belum tinggal cek aja di reg.indihome.co.id lalu input aja lokasi kita. Jadi kalau memang sudah tercover, ya tinggal registrasi aja.

Acara selesai sekitar pukul 17.00 WIB, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Btw, aku nungguin juga nih fotonya. Waktu pulang Kediri kemarin aku nyoba flashzone seamless di STO Pare, worth it.



Rabu, Februari 24, 2016

Ganasnya Virus Calici Pada Kucing

Ini murni curhatan. Cuma mau mengingatkan, kalau gak suka kucing jangan di baca.

Sejak awal tahun kemarin, rumah yang aku tinggali ini jadi hobi pelihara kucing lebih dari 1. Sebelum- sebelumnya kami cuma punya satu saja hewan peliharaan, gak boleh lebih. Kucingnya lokal aja, rescue dari pasar dekat rumah. Beberapa kali kabur pacaran sama kucing tetangga, selebihnya mati ketabrak. 

Tahun 2014 rumah diramaikan lagi sama kucing rescue dari pasar kami kasih nama Moshi, setelah sekian lama gak pelihara karena yang terakhir kali Molly- kucing jantan kabur dan cuma mampir pulang kalau lapar. Moshi ini kucing betina, dia bakalan lari pertama ke pintu kalau denger kendaraan ibu datang. Lalu bulan Oktober datang juga Pakencus- kucing hitam jantan. Udah beberapa kali aku tulis di sini. 
 
Awal Januari, rumah kedatangan 2 kucing mix domestik, kami manggilnya Milo- jantan dan Mili- betina. Gak lama setelah itu disusul sama Didu- betina. Total kucing di rumah ada 5 ekor dan ini bikin bapak gak setuju. Akhirnya diputuskan untuk menghibahkan salah satu, dengan berat hati Pakencus kami hibahkan. Sayangnya, dia gak begitu di rawat dengan baik. Pakencus adalah kucing yang gak suka main jauh, denger suara kendaraan aja dia takut. Lah ini sejak dihibahkan berani nyebrang- nyebrang. 

Masa- masa Pekencus dihibahkan ternyata Moshi hamil, akhir Januari kemarin muncul 2 anaknya, belang telon betina semua. Saat Moshi lahiran, pakencus sering pulang. Gak tau juga ya mungkin nalurinya pengen lihat anaknya, Pakencus bantu Moshi nunggu anak- anaknya, setelah 2 hari Pakencus pulang lagi ke rumah tetangga. 

Tanggal 14 Februari (yang banyak orang nyebutnya pelentin aka hari kasih sayang dan cinta), aku malah bersedih karena Pakencus mati ketabrak motor, lalu kami kubur dia di depan rumah. Kemudian selang satu minggu, disusul sama Moshi karena kena virus. Awalnya aku gak paham kalau sekarang memang lagi wabah virus buat kucing. Aku taunya bahkan dari penjaga vet waktu beli susu kucing buat kitten. Gejalanya muntah, gak doyan makan, lemes, dan berliur berbau, akhirnya gak ketolong, dia mati kaku. Lalu gimana anak-anaknya ? aku support susu lewat spet gak mau masuk, aku bingung karena teriak- teriak kelaparan. Inilah gunanya networking, aku coba buat share di grup pecinta kucing. Syukurlah banyak yang nanggapi, tapi beberapa ada juga yang punya permasalahan yang sama. Tapi akhirnya, kitten ini aku titipkan ke tetangga yang kebetulan sekali kucingnya baru lahiran. Fix, nitip. 

Jadi di rumah tinggal 3 kucing, Milo, Mili, dan Didu. Siang tadi, Didu menyusul mati. Gejalanya sama seperti Moshi, muntah, lemas, gak nafsu makan, berliur. 

Ternyata ini namanya virus calici, virus sariawan pada kucing yang menyebabkan kematian. Jarak antara tanda tertular dan kematian cepet banget, gak lebih dari 2x24 jam. Didu sejak kemarin muntah, tapi masih lincah. Sebagai pemilik kucing aku tentu bertanggung jawab, sejak Didu gak nafsu makan aku coba untuk support dengan bubur sun (hehe) dan susu nol laktosa. Berhasil. Setidaknya ada tenaga untuk bernafas. 

Pagi tadi, Didu kembali lemas hingga siang dia mati dan dikubur berjajar dengan Pakencus dan Moshi. 

Mungkin, jika ada yang penyayang kucing akan bilang kalau kucingku gak di vaksin. Iya, yang Moshi memang tidak di vaksin, karena aku pernah punya kucing lokal yang gak vaksin tapi hidupnya longlast banget, lebih dari 7 tahun. Tapi baru aku sadar, kucing itu beda- beda. Kalau yang Didu sudah aku vaksin, nyatanya kena juga calici. 

Hmm. Yasudahlah. Mau bagaimana lagi. Yang berlalu biarlah berlalu. Sekarang fokus ke kucing yang masih sehat- sehat. Semoga gak ada lagi kejadian kucing mati bersamaan. Sesak jendral.

-Silviana.

[Review] Cantik Alami dengan Rangkaian Produk Gizi Super Cream


"I believe that all women are pretty without makeup- and can be pretty powerful with the right makeup"- Bobbi Brown

Ngomong- ngomong soal kecantikan, agaknya aku setuju dengan quote asik dari mbak profesional make-up artist, Bobbi Brown itu. Sejatinya semua perempuan itu cantik kalau gak pakai makeup tapi cantiknya bisa tumpah- tumpah kalau pakai makeup yang benar. Makanya perlu banget ada produk yang mendukung kecantikan tapi tetap mengedepankan bahan yang alami. 

Sebetulnya sejak kecil aku gak pernah diajari secara langsung oleh ibu untuk kenalan dengan produk kecantikan, padahal ibuku juga punya produknya. Makanya bisa dibilang aku termasuk anak yang jarang sekali terlihat dandan di usiaku yang seharusnya udah pro bikin alis yang njuntring. Tapi meskipun beliau gak mengenalkannya, ternyata ibu tetap memperhatikan penampilanku.
Sependek yang aku ingat, setiap hari minggu ibu akan membuat masker yang berasal dari buah- buahan seperti tomat dan alpukat untuk wajah, scrub beras yang ditumbuk mix kunyit dan masker lidah buaya mix kemiri untuk masker rambut.  Kami melakukan perawatan di rumah hanya berdua saja dengan bahan alami yang mudah didapat. Hasilnya ? Alhamdulillah aku jarang sekali diserang jerawat dan rambutku tumbuh dengan lebat. 

Sebagai anak remaja yang sering penasaran dengan sesuatu, memasuki masa SMP aku mulai berani beberapa kali mencuri coba produk perawatan yang ibu punya karena sering melihat beliau memakai krim berwarna putih di wajahnya setiap akan berpergian. Diam- diam setiap akan berangkat sekolah aku ikut memakai krim tersebut, ternyata dingin dan tidak lengket. Kemasan krimnya ada di wadah bulat kecil –cepuk kalau orang Kediri bilang, nama produknya Gizi Super Cream.

Setelah sekian lama gak lihat produk ini di pasaran, ternyata Gizi muncul kembali dengan kemasan dan formula yang lebih kece. Kalau dulu kemasannya cepuk, sekarang Gizi pakai kemasan tube yang mudah banget dibawa. Selain itu Gizi mengeluarkan 3 produk baru dan 1 produk lama yang diperbarui formulanya. FYI, Gizi Super Cream ini udah ada sejak tahun 1972, jadi sekarang usianya 40 tahun lebih! Makanya legend banget produk ini. Secara para ibu- ibu di masa lalu gemar sekali pakai Gizi karena memang terbukti dan terpercaya. 


Saking legendnya aku sampai penasaran buat nyoba produk barunya, nah makanya aku kasih tau dulu apa yang baru dari Gizi. Gizi Super Cream Daily Natural Lightening Foam, Gizi Super Cream Daily Nutrition Cream with SPF 18, Gizi Super Cream Daily Nutrition Cream, dan Gizi Super Cream Daily Nutrition Cream (kemasan cepuk). Tapi kali ini aku cuma coba 3 produk barunya aja, sedangkan yang Daily Nutrition Cream- Pot ukuran 9gr enggak karena sama dengan Daily Nutrition Cream ukuran 18gr. Selain variannya yang baru, formulanya juga baru karena semakin dikembangkan dengan teknologi nano yang membuat Gizi Super Cream mudah meresap di kulit karena unsur partikelnya yang lebih kecil. 

Kalau bicara produk, kadang aku lihatnya dari kemasan dulu. Ternyata Gizi tau betul selera orang sekarang yang lebih suka sesuatu yang simpel. Gizi kemasan baru ini meskipun ditawarkan dengan bentuk tube tapi tetap mungil dan mudah dibawa, didominasi dengan warna putih dan hijau yang melambangkan kalau produk dari Gizi ini alami. Makanya gak salah kalau mereka mengusung tagline “Kreasi Kecantikan Alami"

Gizi Super Cream Daily Natural Lightening Foam | Mild (50ml)
 
Facial foam dari Gizi ini didominasi dengan warna putih dengan tutup fliptop berwarna hijau. Cocok untuk semua jenis kulit dan aman digunakan setiap pagi dan sore, karena perpaduan bahan alaminya yang diformulasikan dengan Vit B3 dan Vit B5 serta 5 ekstrak bahan alami yaitu pepaya, jeruk nipis,rumput laut, beras, dan minyak kelapa ini dapat membantu membersihkan sisa makeup dan kotoran, mengangkat sel kulit mati, membuat wajah cerah, menjaga kelembaban dan memiliki fungsi perlindungan pada wajah. Kesan pertama setelah pakai facial foam ini kulit wajahku gak kerasa kayak ditarik, aromanya enak buat aku yang gak begitu suka aroma menyengat. 

Cara pakainya mudah kok, cuci tangan dulu sebelum cuci muka ya. Kemudian cuci muka dengan menggunakan air bersih, tapi lebih bagus kalau pakai air suam- suam kuku untuk membuka pori- pori wajah supaya pembersihannya maksimal, ambil Daily Natural Lightening Foam secukupnya, gosok hingga berbusa kemudian pijat lembut  di wajah dan leher, lalu bilas dengan air sampai bersih dan keringkan dengan handuk secara perlahan. Setelah pakai facial foam dari gizi, aku merasa kalau wajahku jadi lebih kenyal dan gak kering. 

Ukurannya yang cukup mungil ini mudah digenggam sehingga gak mudah terlepas dari tangan. Sebelumnya setiap habis pakai makeup aku selalu membersihkan wajah dengan cleanser dan tonic baru cuci muka, tapi sejak pakai facial foam dari Gizi cukup sekali aja udah include semuanya. Bikin hemat biaya dan waktu.
Soal harga jangan khawatir, cukup dengan 25K kita udah dapat Daily Natural Lightening Foam Mild ini.


Gizi Super Cream Daily Nutrition Cream (18gr)

Masih didominasi warna putih dan tutup ulir warna hijau yang hampir sama dengan Lightening Foam, Daily Nutrition Cream memiliki fungsi berbeda yang dapat membuat kulit lembab lebih lama, menghaluskan, mencerahkan, dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Daily Nutrition Cream ini cocok dipadukan dengan Lightening Foam dari Gizi. Cara pakainya setelah menggunakan Lightening Foam bisa diaplikasikan langsung ke wajah dan leher. Krimnya cepat meresap, mudah ngeblend dengan kulit, dan gak sulit untuk diratakan karena krimnya lumayan encer. Jadi cocok untuk yang suka buru- buru waktu dandan.
Kamu bisa dapatkan Daily Nutrition Cream dengan harga 35K untuk ukuran 18gr.

Gizi Super Cream Daily Nutrition Cream with SPF 18 (18gr)
 
Cuaca yang sekarang ini lagi berubah- ubah kadang hujan dan tiba- tiba panas, bikin aku takut pakai krim dan makeup. Takutnya waktu pakai makeup luntur kalau kehujanan, terus belum pakai krim pelindung sinar matahari eh ternyata panasnya menyengat banget. Untung aja Gizi punya solusinya kalau cuaca tiba- tiba jadi panas. Yep, namanya Daily Nutrition Cream with SPF 18. Berbeda dengan Daily Nutrition Cream yang memiliki tutup ulir warna hijau, krim dengan SPF ini menggunakan tutup ulir warna kuning. 

Jadi biar gak siwer karena ukurannya yang sama- sama mungil. Beberapa kali aku pakai krim ini waktu mau pergi jalan- jalan, hasilnya oke buat kulitku yang punya tipe normal, gak bikin berminyak dan di kulit tetap terasa lembab. Kalau dibanding dengan yang sebelumnya, krim dengan SPF ini lebih padat jadi agak lama ngeblend dengan kulit. Buat yang suka aktivitas luar ruangan Daily Nutrition Cream with SPF 18 ini bisa didapatkan dengan harga 40K untuk ukuran 18gr.
 
Tapi meskipun demikian, esensi dari Daily Nutrition Cream ataupun SPF 18 ini sama, yaitu menjadikan kulit tampak cerah berseri ayu alami. Semua itu didukung dengan perpaduan 7 bahan aktif herbal yang terkandung di dalamnya, ada rumput laut, lidah buaya, jeruk nipis, pepaya, beras, bligo, dan kedelai.
Banyak banget ya keunggulan dari Gizi Super Cream. Eh tapi ternyata masih ada lagi loh keunggulannya, pengguna setia Gizi pasti udah tau istilah 4H. 

Herbal
Seperti yang sudah aku ceritakan tadi, Gizi Super Cream ini menggunakan bahan herbal alami yang tentunya aman dan gak berbahaya kalau digunakan dengan rutin. Kalau orang dulu sih memang rajin bikin sesuatu dari bahan alami, tapi kalau sekarang kayaknya udah susah ya karena kesibukan. Beruntung banget karena Gizi udah menyediakannya.
Hitech
Selain aman digunakan Gizi juga gak mau ketinggalan sama moderenitas, produknya juga pakai teknologi nano yang membuat bahannya lebih lembut dan mudah meresap di kulit saat diaplikasikan.


Heritage
Legend kalau aku bilang. Tahun 1972 itu aku entah masih di mana ya, tapi Gizi udah punya produk kece yang bikin wanita- wanita Indonesia selalu ayu dan gak kalah sama noni Belanda dan Cece Jepang.

Halal
Nah ini yang selalu aku cari, halal adalah suatu keharusan yang aku pegang dalam mengkonsumsi apapun, termasuk produk- produk kecantikan. Alhamdulillah, Gizi Super Cream sudah punya sertifikat Halal dari MUI. Makin mantap untuk menggunakan produk legend ini.
Setelah lebih dari 2 minggu aku pakai rangkaian produk dari Gizi aku merasa kalau ternyata cantik tuh effortlessly, gak perlu ribet harus keluar biaya banyak dan pakai A B C D E sampai Z. Cukup dengan cuci muka pagi dan sore, pakai krim waktu mau keluar rumah. Terbukti kulitku lebih sehat dan glowing dengan produk alami Indonesia punya ini. Aku sekarang udah yakin nih, pakai Gizi Super Cream bikin kulit lebih sempurna.

Ingat ya, cantik itu penting tapi lebih penting cantik sehat dan alami. Sekarang, giliran kamu buat buktiin sendiri serunya punya kulit sehat alami. Kamu bisa cek lebih banyak tentang Gizi Super Cream di sini :

Facebook: GIZI Super Cream
Twitter: @gizisupercream
Instagram: @gizisupercream


Senin, Februari 22, 2016

[Pict] Februari Special Cuisine di Ria Djenaka

  9 comments    
categories: 
Nyum. No need more caption sih sebetulnya ya. Udah pada ngiler juga. Masih ada banyak cuma kepotret rana yang lainnya. Kalau penasaran, datang aja ke Ria Djenaka. Bulan Maret nanti ada menu baru lagi.









A photo posted by Silviana Noerita (@silviananoerita) on


A photo posted by Silviana Noerita (@silviananoerita) on


Sugar overload! Saya bukan tipe sweet-tooth tapi menu minuman February Special Cuisine @riadjenaka Shining Batu ini manisnya nggak bikin eneg tapi bikin bertekuk lutut layaknya saya papasan sama Dave Grohl. Paling suka sama Drunken Donut Tower. Strawberry milkshake dan Oreo diblend jadi satu, plus topping dua donat yang bikin kenyang! Base minumannya sendiri nggak terlalu manis, suka! . 🏠: @riadjenaka Shining Batu 💰 : February Special Cuisine start from 30k - 40k . #malangkuliner #kulinermalang #exploremalang #foodies #foodgasm#helloWINDxTaste #icecream #doughnuts #doughnut #donut #donuts #milkshake #oreo #oreoblend #strawberry #marshmallow #cookies #chocochipcookies #foodporn #instafood #drinks #drink #milk #food #dessert #foodpic #foodpics #foodphotography #ceriadjenaka #malangfoodies
A photo posted by Winda Carmelita (@windacarmelita) on


7 Hal yang Banyak Orang Belum Tau Soal Ria Djenaka

  10 comments    
categories: 

Homey banget!

Itu sih kesan pertama dariku buat outlet Ria Djenaka yang ada di Shining Batu. Sebetulnya udah sering aku denger anak kelas ngajak ngopi- ngopi sambil nonton live music di Ria Djenaka, tapi belum kesampaian sampai aku sendiri yang datang ke sini. Ria Djenaka itu punya 2 outlet, di Malang dan di Batu. Nah, kemarin aku main- main di outlet Batu.

Memang Batu sama Malang ini udah indah, mau diapain aja atau dilihat dari sisi mana aja juga tetep indah. Makin indah kalau ke Ria Djenaka sama temen- temen yang asyik dan seru. Kayak kemarin pas kumpul bareng sama temen- temen blogger dan media Malang ada Mba Neng Biker, Mba Winda Carmelita, Mba Rita, Mba Ghea, Mba Lingga, Mas Iwantomi, Mas Doyoke, dan juga ditemeni sama crew Ria Djenaka Mas Arul dan Mba Nine.

Senengku kalau lagi gathering sama temen blogger dan media itu pasti banyak hal baru, cerita baru, dan inspirasi baru yang pastinya bikin semangat untuk selalu menyebarkan informasi positif di dunia maya. Apalagi sambil nyemil hidangan lezat Februari Special Cuisine punya Ria Djenaka. Beuh syurga dunia!
A photo posted by Silviana (@silviananoerita) on

Nah buat kamu yang suka ngopi sama temennya dan pengen ngerasain suasana di Ria Djenaka, kamu perlu tau beberapa hal ini :

  1. Ria Djenaka Malang sudah ada hampir 6 tahun sedangkan yang di Batu baru 2 tahun berdiri, lah malah lebih dulu dia datang ke Malang daripada aku. 
  2. Outlet yang ada di Batu suasananya homey family, yakin deh siapapun yang datang ke Ria Djenaka pasti bakalan ngerasa nyaman dan betah lama- lama di sini. Kalau datang siang suasananya tetep sejuk soalnya Batu udah dingin.
  3. Ria Djenaka setiap bulan punya menu baru yang terus di update. Jadi kebayang kan kalau setahun udah setebel apa buku menunya. Bisa jadi milestone ya kan.
  4. Ria Djenaka punya live music yang minimalis karena cuma 2 orang aja yang main (gitaris dan singer). Kemarin pas kesana, lagunya bikin baper semua. 
  5. Pelayanannya cepet dan waitersnya ramah. Setelah pesen, gak lama kemudian hidangan udah ada di meja kami. Padahal kalau aku yang bikin bisa satu jam sendiri nyiapinnya. Lagi pula aku lihat Ria Djenaka ini kalau pilih pegawai enggak melulu yang cakep, tapi mereka jual service. Itulah kenapa aku sebagai konsumen selalu cari tempat yang selain asyik suasananya, juga asyik pegawainya. Aku pasti bakalan balik- balik terus ke sana. 
  6. Ria Djenaka bisa dipakai buat acara pesta dan nikahan. Ha ?! Iya nikahan. Jadi kalau kamu punya hajatan bisa tuh digelar di Ria Djenaka Batu ini, jangan khawatir soalnya di sini bisa nampung sampai 1200 orang. Lagipula kita nggak perlu bayar gedungnya, free. Cukup reservasi buat menunya aja, nah kalau mau ada dekorasi ya nambah sendiri. Orang Ria Djenaka dengan senang hati pasti membantu kok. Bingung soal budget ? Kalem, kalau budgetmu low bisa banget didiskusikan sama tim RJ nanti bisa disesuaikan kok. 
  7. RJ ternyata gak cuma cafe yang bisa buat ngopi dan makan aja, di sini RJ juga bisa reservasi menu buat acara pesta dan cover kegiatan travelingmu. Jadi kalau kamu lagi ada acara besar atau perjalanan rombongan jalan- jalanmu pengen nikmati menu yang gak biasa, RJ bisa banget tuh jadi referensi. Soalnya harganya gak begitu mahal juga, menu travel mulai dari Rp 30.000- Rp 60.000,- nett/pack sedangkan menu pesta mulai dari Rp 50.000- Rp 100.000,- nett/pack. Aku jamin menunya beda dari tetanggamu.

Nah, satu lagi buat kamu yang lagi ke RJ jangan lupa foto dan upload ke sosmed menu yang kamu pesen, terus waktu bayar tunjukin deh foto yang kamu upload itu, nanti bakalan ada diskon 10% dari harga menu yang kamu pesen itu. Ugh, cocok banget kalau diskonan gini sih. Apalagi menjelang akhir bulan, meskipun dompet tipis tetep bisa makan yang asyik- asyik. 

Ria Djenaka Malang
Jl. Bandung 5c Malang
(0341)551003
 Ria Djenaka Shining Batu
Jl. Ir Soekarno No. 142
Office : (0341) 502 5300/ 503 5333


Senin, Februari 15, 2016

Raihan Gelar Sarjanaku Juga Berkat Mass Market

  7 comments    
categories: 
"Awalnya pada tahun 2006 saya memulai usaha membuat produk olahan minuman instan, seperti jahe, kunyit, dan yang lainnya. Baru pada tahun 2008 saya lihat kok mangga podang ini ada potensi untuk dikembangkan" - Bu Luluk.

Industri pengolahan mangga podang, namanya terdengar familiar tapi aku baru menemukannya saat mulai sibuk mencari bahan untuk riset mendalam demi sebuah tugas akhir bernama skripsi. Sesuai dengan jurusan dan konsentrasi yang aku ambil, yaitu Ekonomi Pembangunan dan konsentrasi Perencanaan Pembangunan Ekonomi Daerah (lebih sering disingkat PPED). Mencari judul dan tempat penelitian ternyata tidak mudah, beberapa kali judul yang aku ajukan ditolak karena tidak sesuai dengan konsentrasi yang aku ambil. Setelah menggali informasi akhirnya aku menemukan industri pengolahan di Kediri yang amat vital namun sayang tersembunyi dan hampir gulung tikar.

Mangga podang sebagai salah satu produk unggulan dari sektor agroindustri yang dimiliki oleh Desa Tiron adalah hasil dari pemberdayaan pohon mangga oleh masyarakat. Mangga podang ini akan selalu tumbuh di bulan Oktober- Desember setiap tahunnya. Sayangnya di bulan- bulan itu, jumlah produksi mangga podang akan sangat melimpah dan tentu mengakibatkan harga turun drastis. Sesuai dengan hukum penawaran. Selain itu banyak buah mangga yang bahkan sebelum dipasarkan sudah rusak sehingga hanya dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak. Hal tersebut menjadi salah satu alasan dari bu Luluk untuk membangkitkan poros ekonomi di daerahnya dengan membuat sebuah ide mengolah mangga podang supaya memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Sejak saat itu muncullah nama Kelompok Wanita Tani Budidaya Tiron Makmur, Tiron adalah nama Desa di sebuah daerah pelosok yang ada di Kediri. Meski mengusung nama desa, nyatanya lokasi industri ini tidak berada di lokasi desa yang mudah ditemukan. Tapi terletak di sebuah dusun yang jaraknya kurang lebih 10KM dari kantor desa Tiron. Akses jalannya pun masih belum bagus karena jalan menuju lokasi industri masih berbatu dan berada di daerah pegunungan. Padahal produk dari industri pengolahan ini menjadi salah satu penyokong makanan khas dari kabupaten Kediri dan sudah beredar di luar Jawa. 

Selain akses yang sulit ternyata perhatian dari pemerintah dalam hal pendanaan juga masih kurang, promosi apalagi dan hal ini dibuktikan dengan sering terhentinya kegiatan produksi. Tapi meskipun begitu bu Luluk dan timnya tetap bersemangat untuk mengembangkan usahanya. Meskipun dengan cara gerilya. Keterbatasan- keterbatasan inilah yang membuat aku tertarik untuk melakukan riset lebih dalam tentang salah satu usaha kecil di Kediri. 

Selama proses pengerjaan skripsi, banyak hal yang diutarakan oleh bu Luluk mengenai usaha tersebut. Sehingga memudahkanku untuk melakukan penelitian dan wawancara mendalam. Jadi raihan gelar sarjanaku ini sedikit banyak berkat campur tangan bu Luluk dan tim Kelompok Wanita Tani Budidaya Tiron Makmur. 

Maka dengan postingan ini aku ingin mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan dan kerendahan hati pelaku industri pengolahan mangga podang yang dengan sabar memberi penjelasan dan menanggapi berbagai pertanyaan- pertanyaan yang aku ajukan. 

Nah, selain ucapan terimakasih kiranya aku juga ingin memberikan sedikit pandangan tentang Program Daya yang dimiliki oleh BTPN, jadi industri pengolahan mangga podang bisa saja bergabung dengan program daya ini, ya mungkin saja ada salah satu dari tim Kelompok Wanita Tani Budidaya Tiron Makmur membaca postingan ini. Jadi PT BTPN memiliki program pemberdayaan yang sesuai dengan visinya yaitu menjadi bank mass market. Artinya salah satu bank yang mendukung tumbuh kembangnya usaha mikro dan kecil yang ada di Indonesia. 

Kalau PT BTPN sudah menjadi gerbang utama dalam suksesnya perkembangan iklim bisnis dan ekonomi, ternyata aku yang cuma fresh graduate ini bisa juga mendukung programnya. Nah apalagi kamu yang sudah punya gaji tetap. Caranya mudah aja dengan cara menjadi nasabah dan menabung di BTPN. Melalui BTPN Sinaya kita bisa turut andil memajukan mass market yang ada di Indonesia. 

Sekarang coba kamu lihat simulasinya dulu, ini petunjuk tentang Menabung untuk Memberdayakan :

1. Klik http://menabunguntukmemberdayakan.com/

 
2. Mulai simulasi dengan klik connect facebook atau manual


Tampilan form dengan simulai connect facebook
Tampilan form dengan simulai connect facebook
Tampilan form dengan simulasi manual
3. Kita bisa memilih jumlah dana yang akan kita tabung setiap bulannya dan jangka waktunya. Aku coba untuk dana yang paling rendah dengan jangka waktu 3 tahun.



4. Isi form untuk melihat hasil simulasinya.



5. Setelah itu aku bisa mendapatkan hasil simulasinya. Jika setiap bulan aku menabung Rp 500.000 dalam jangka waktu 3 tahun maka dana yang akan tumbuh di tabunganku adalah Rp 19.434.501.



6. Lalu untuk arsip aku ingin menyimpan hasil simulasi ini dan ternyata bisa dikirim ke email untuk disimpan.


Sudah paham ? Sistemnya hampir sama seperti deposito yaitu menabung dalam kurun waktu tertentu tapi tidak boleh ditarik dananya sebelum jangka waktunya habis. Seperti aku yang sepakat untuk menabung selama 3 tahun di BTPN, kadang- kadang muncul pertanyaan memangnya uang yang aku tabungkan itu dibuat apa ya? Nah, di sinilah program daya dilaksanakan. Jadi uang yang kita tabungkan setiap bulan ini diputar untuk membantu permodalan mass market yang ada di Indonesia, pensiunan yang ingin tetap produktif, dan para pelaku usaha mikro kecil yang ingin mengembangkan usahanya. 

Jadi gak ada tuh sekarang yang namanya susah modal, soalnya BTPN udah kasih solusinya. Terimakasih mass market, hidup lebih berarti dan bersinergi karenamu.