Jumat, Juli 19, 2013

Silvi dan Tiwwi, Sahabat Sehidup Semati

  16 comments    
categories: 
Sebelum saya memulai tulisan yang insya’Allah manis ini, ijinkan saya bersyukur terlebih dahulu ya. Alhamdulillah, selama hidup yang saya jalani ini lebih banyak hal manis daripada hal yang kurang manis. Saya bersyukur karena dibesarkan di lingkungan yang baik, sehingga mindset saya pun Insya’Allah juga baik. Hehe

Beberapa tahun yang lalu, sebelum keluarga saya pindah ke rumah kami sendiri, kami tinggal di rumah kontrakan di sebuah pasar kecil di daerah bernama Wonokasihan, Gayam. Bertahun- tahun tinggal disana membuat saya akrab dengan kehidupan yang ramai, apalagi rumah kontrakan kami ini berada di pinggir jalan raya.

Alhamdulillah, tahun 2002 orang tua membeli tanah dan membangun istana kami sendiri. Masih berada di daerah Wonokasihan namun lokasi rumah kami berpindah tempat, bukan lagi di tengah pasar. Dari pindahan inilah saya mengenal mba Tiwwi. Siapa mba Tiwwi ? mba Tiwwi adalah tetangga baru saya, rumahnya tepat berada di sebelah rumahku (yaiyalaah).

Semenjak pindah rumah, saya jadi akrab sama dia, meskipun mba Tiwwi lebih besar dalam segi usia, jarak kami 2 tahun, tapi hal tersebut tidak mengurangi keakraban kami. 

Sebenarnya teman sepermainan kami ada 4 orang, yaitu mba Tiwwi, mba Rini, Mba Ayu. Ketiganya berbeda 2 tahun dengan saya. Oh ya, ada yang lucu, jika nama awal kami digabung, akan membentuk kata STAR (Silvi, Tiwwi, Ayu, dan Rini). Apalagi saat itu sedang booming Teletubies, jadi karena saya yang paling kecil, saya jadi Poo, dan seingat saya mba Tiwwi jadi Dipsy, mba Ayu jadi Lala, dan mba Rini jadi Tinky Winky.  Saat musim Westlife pun kami juga punya tokoh idola. Mba Tiwwi menjadi Shane, mba Rini menjad Brian, saya menjadi Nicky, mba Nayu Mark, dan ada teman kami satu lagi mba Nurul menjadi Kian. Hehe.. Namun,  saya lebih akrab dengan mbak Tiwwi karena mungkin jarak rumah kami yang berdekatan dibanding dengan teman yang lain.


mba Tiwwi dan saya

Dari kecil, kami berdua (saya dan mba Tiwwi) dan teman yang lainnya, sering membuat acara untuk anak- anak kecil di daerah desa kami, seperti misalnya membuat sekolah- sekolahan, tapi kami benar- benar seperti sudah profesional lho! Buku, kapur, papan tulis, kami menyediakan semuanya, meskipun semua itu diambil dari barang- barang kami yang sudah tidak terpakai. Saat ramadhan, saya dan mba Tiwwi serta teman lainnya sering membuat acara untuk meramaikan mushola dekat rumah, antara lain pengadaan uang kas untuk buka bersama saat akhir ramadhan, jelajah ramadhan setelah sholat shubuh, jalan- jalan bersama, dan masih banyak lagi. What an amazing idea. Saat itu kami belum ada 15 tahun lho!

Sekarang kami sudah beranjak dewasa, dan siapa yang menyangka kalau kami kuliahnya sekarang bareng! Bukan, bukan bersama satu kampus, tapi bersama dalam jenjang. Jadi, karena suatu hal mba Tiwwi harus pending dulu kuliahnya, hingga akhirnya saat saya masuk kuliah, mba Tiwwi juga masuk kuliah. Waa..

Kami berdua memiliki banyak hobi yang sama, seperti membaca, ngeblog, serta traveling. Nah, ceritanya tahun 2012 lalu, kami berdua ingin menghadiri acara Blogilicious di Madura, dengan berbagai pertimbangan akhirnya kami berangkat kesana. Hanya modal nekad. Hingga malam pertama saat tiba, kami terkatung- katung tak tau arah, mencari tempat menginap yang sesuai kantong ternyata sudah penuh semua. Apalagi saya yang punya badan gampang capek. Disinilah sweet moment yang saya alami bersama mba Tiwwi.  Entahlah, mungkin ini juga disebut dengan keprihatinan. Hahaha. Ah, akhirnya kami memutuskan untuk tidur di Masjid Agung Bangkalan, tapi beruntung, karena mba Tiwwi ternyata mempunyai teman yang mau menyediakan tempat menginap untuk kami berdua. Tiga hari berada di Madura, Alhamdulillah banyak yang menolong kami. Banyak orang baik yang mau membantu kami. Semenjak perjalanan Madura tersebut, kami berdua jadi sering berpergian bersama.
  
First time, sepeda motoran Kediri- Surabaya tanpa istirahat ! @JX Surabaya

Saat ada acara Festival TIK 2013 di Surabaya, kami berpergian dengan kendaraan bermotor. Boncengan. Padahal dari Kediri ke Surabaya membutuhkan waktu 3 jam. Tapi, mba Tiwwi lebih banyak membonceng saya, karena saya kurang begitu ‘tatag’ naik motor, apalagi ke daerah yang ramai seperti Surabaya.



Kami pulang hari Minggu siang, dan saat itu saya sama sekali tidak punya persiapan apapun, maksudnya harusnya kalau berpergian jauh saya menyiapkan jas hujan, jaket yang tebal, dan sebagainya. Tapi tidak, saya tidak membawa jas hujan, karena saya pikir "ah pasti tidak akan hujan", ternyata prediksi saya salah. Saat pulang, mulai dari daerah Krian hujan deras, dan saya hanya memakai jaket, tanpa jas hujan. Begitu juga mba Tiwwi, padahal dia sebenarnya membawa jas hujan. Tiba di Mojokerto, hujan semakin deras, saya gantian menyetir, dan mba Tiwwi yang membawa jas hujan membagi jasnya dengan saya, mba tiwwi memakai yang bagian atas, dan saya memakai bagian bawah, selain itu dia juga meminjamkan jaketnya pada saya. Haru. 

at least, Terimakasih untuk mba Tiwwi yang selama ini sudah menjadi, kakak, sahabat, serta teman yang sangat baik dan perhatian. Kalian mau mengenalnya ? Nih aku kasih linknya : twitter @tiwwiDy. Blognya http://tiwwidy.wordpress.com/



"Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway 'Sweet Moment' 
yang diselenggarakan oleh UnTu"





16 komentar:

  1. dua pecinta warna merahh
    haloooo salam kenal
    *plaaak :D

    Semoga selalu awet ya dan langgeng, eh? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha.. salam kenal juga.

      amin amin, persahabatannya kan ? hhihi

      Hapus
  2. hahaa, waduuh kecurian start padahal yang pengen nulis dari dulu tentang kita itu akuu..
    ndak apa deh, habis ini tak susul sist sekalian buat giveaway, hahaa.. ;)

    thanks for everything so far.. :')

    btw, revisii, di teletubies aku jadi lala soale aku suka warna kuning.. (-__-")

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha.. lha aku kepikiran ikut GA jadi ya tak tulis saja. hohoo..
      oh iya ding, nanti tak ganti duluu..
      urw sist..

      Hapus
  3. soswittt sekali persahabatannyaa..
    mirip lah kayak UnTu..
    hahaha :D

    Makasih udah share ceritanya..
    OK. Tercatat sebagai peserta^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. :D .. iyaa, terimakasih yaa sudah ngadain GA :D
      makasih :D

      Hapus
  4. eh itu gambar cewek jilbaban salaman di pojokan, di give awaynya bannernya itu, karyaku tuh HAHAHA.. Ini buktinya: http://dzofar.com/2010/09/13/design-kartun-lucu-amplop-lebaran-idul-fitri/

    Btw. enak ya nduwe sahabat. Ngono kuwi type cowoke podo po ra? eh ora ding, buktine pas ngefans karo westlife podo rukun ra royokan wong haha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah iyo mas Ndop.. Kayaknya harus di kasih watermark bene ndak di comot :D
      enak mas ndop, tapi ya kudu agak dibatasi .. ndaaaak podo, mba tiwwi sukanya cowok yg brewok katanya keren. nek aku ndak gitu. hahaha

      Hapus
    2. @mas ndop: ngapunten nggih mas,, saya cuma cari2 gambar di google.. ehh... nemu gambar itu.. btw, gambarnya bagus mas, saya jadiin icon UnTu. Boleh?

      Hapus
    3. Katanya mas ndop sudah di bagikan gratis kok mbak :D.. #seriusan hhe

      Hapus
  5. nggak tahu mau komen apa.

    semoga kalo yg 1 dapat hadiah, yg lainnya juga dapat hadiah yg sama.. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi.. amin, tapi kalau saya ndak dapat hadiah ndak apa2, asal bisa sharing :D
      Terimakasih sudah mampir yaa ♡♥ salam kenal :D

      Hapus

Keep Blogwalking!