Senin, Agustus 25, 2014

Surat Untukmu Tentang Bromo

  3 comments    
categories: 
Dearest you.

Halo, bagaimana kabarmu disana ? kalau aku syukur Alhamdulillah semakin hari semakin bertambah baik seperti yang sering kamu bilang dulu.

Ohya, suratku kali ini mau cerita kalau kemarin aku sudah sampai Bromo lho. Kamu juga pasti pengen kesana ya ? Sayang sekali kita memang tidak diberi kesempatan oleh Tuhan untuk menikmati keindahan alam Gunung Bromo bersama- sama. Kamu jangan sedih ya, sekarang, biar aku yang menceritakannya untukmu.

Jadi, kemarin aku pergi ke Bromo berangkat jam 3 pagi. Dingin ? Jangan ditanya. Dingin banget! Haha. Sampai Bromo sekitar pukul 7. Maaf ya, aku tidak bisa pamer foto sunrise disana. Meskipun sudah pagi dan matahari naik, namun udaranya tetap dingin. Dirimu sering bilang kalau kedinginan yang amat sangat namanya "kancilen". Nah, semacam itu yang kurasakan di Bromo kemarin. Sepertinya jaketku kurang tebal. Ohya, aku pergi ke Bromo bersama Ilham.

Inti dari ceritaku adalah, Bromo dingin sekali. Kamu sudah penasaran aslinya Bromo ? Langsung lihat fotonya saja ya. :)


ini penampakan Bromo, beberapa langkah dari pintu masuk

terlihat lebih jauh ya.

#selfshoes di tanah Bromo

Jeep's

Matahari ngintipin aku

langit biru Bromo

Ini perbukitannya

Aku gak naik sampai kawah, soalnya sudah siang dan panas banget. Jadinya cuma foto- foto dari jauh. Sekarang kamu sudah tau kan Bromo dari aku ? hehe..



3 komentar:

  1. Bromonya keren...
    Pemandangannya...
    Jadi ingin ke bromo

    BalasHapus
  2. aku september ini ke bromo, semoga terlaksana. Aamiin..

    BalasHapus

Keep Blogwalking!