Sekali ke Gunung Kelud, Tiga Wisata Bisa Dikunjungi

Gambar
Gunung Kelud, masih jadi primadona wisata alam yang wajib dikunjungi kalau datang ke Kediri, Jawa Timur. Setelah sekian lama tutup karena dampak letusan tahun 2014, gunung kelud saat ini sudah bisa dikunjungi sampai kawah lagi. Yay. Buat yang belum tahu, Gunung Kelud ini merupakan gunung berapi yang masih aktif. Kelud berada di perbatasan tiga daerah, yaitu Kediri, Blitar dan Malang. Nama Kelud atau Kelut dalam bahasa jawa artinya sapu, dalam bahasa Belanda disebut Klut, Cloot, Kloet atau Kloete . Nama Gunung ini berasal dari kata 'Jarwodhosok' yaitu 'ke' (kebak) dan 'lud' (ludira) yang artinya bisa merenggut banyak korban tidak berdosa. Setelah letusan tahun 2014, gunung Kelud bisa dikunjungi namun hanya sampai di parkir terakhir saja. Setelahnya kita bisa mendaki atau naik ojek. Kabar terbaru saat ini gunung Kelud sudah bisa dikunjungi seperti sedia kala. Btw, seperti pepatah ada banyak jalan menuju Roma, begitu pula dengan rute ke Gunung Kelud. Untuk menuju

Maaf Lagi Kangen


Saya tidak menyukai suasana ramai atau gaduh. Telinga saya seperti mengalami kesakitan kalau mendengar orang- orang yang berteriak kencang kemudian berlanjut kepala menjadi pusing. Sejak dia berpulang, saya merasa menjadi pribadi yang berbeda. Ya, memang membutuhkan proses, dan saya tahu akan hal itu. Tapi, sekarang sebisa mungkin saya tidak membicarakan mengenai dia kepada orang lain, padahal saya sangat butuh kawan bicara untuk sekedar mendengar apa yang saya rasakan. Tapi, beberapa orang menganggap jika menceritakan dia, saya akan bersedih. Sudah barang tentu saya bersedih, tapi hanya saya yang bisa mengerti dan tahu apa yang saya rasakan. Bukan orang lain. Mungkin orang lain bisa saja bilang "aku tahu bagaimana rasanya di posisimu Sil". Ya, mungkin memang orang- orang yang berkata demikian pernah juga merasakan kehilangan. Siapa yang tidak, semua orang pasti pernah. Tapi, menceritakan kembali mengenai dia adalah cara saya meyakinkan dan menyadarkan kalau dia benar- benar sudah berpulang ke rumah sebenarnya.

Sejujurnya saya sangat terbuka jika ada teman yang ingin tahu cerita dia secara langsung, tapi kebanyakan dari mereka merasa takut kalau saya semakin sedih. Terimakasih teman- teman untuk perhatiannya. Tapi, mungkin bagi orang lain merasa demikian, tapi saya tidak begitu. Saya merasa menjadi pribadi yang lebih kuat seiring waktu berjalan, semakin sering menceritakan mengenai dia, intensitas menangis saat bercerita semakin berkurang. Dulu, setiap di tanya saya selalu menangis, tapi semakin lama, semakin biasa saja. Meskipun ya akan sembab sedikit.

Siang ini saya kembali melewati jalanan Malang, dengan menggunakan moda trasportasi umum seperti biasanya. Disitu, tiba- tiba perasaan saya buncah. Banyak sekali cerita yang menggantung di sepanjang jalan itu. Mulai dari bukit yang ingin kami daki karena pemandangannya bagus, tapi sekarang sudah gersang karena dibuat perkebunan, jembatan bambu yang saya selalu bilang pengen foto disitu setiap lewat tapi tidak pernah saya mau berhenti, dan sekarang sudah hilang diterjang banjir, dan masih banyak lagi.

Beberapa waktu lalu, teman saya, sebut saja namanya Lek Ri. Dia bercerita mengenai tantenya yang juga kecelakaan dan mengalami koma. Kasusnya sama seperti dia, luka berat di kepala yang dekat dengan batang otak. Namun, beda cerita, tante teman saya ini tidak menjalani operasi, karena mengambil tindakan konservatif (semoga gak salah). Namun, koma hingga hampir dua bulan atau bahkan lebih, namun saat ini sudah mulai pemulihan.

Hanya bisa bilang, semoga khusnul khotimah.

Komentar

  1. Berceritalah kepada Tuhan, Silv. :) Rasanya lebih adeem.

    BalasHapus
  2. kalau aku langsung pusing kalau terlalu ramai

    BalasHapus
  3. aku juga lagi kangeeeeen banget.. sampe bingung gimana caranya ketemu.. menjadikan aku sekarang kuru.. :(

    BalasHapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame