Romantisan : Sepakat untuk Menikah

Gambar
Long time tidak curhat-curhat santai di blog. Rindu sebetulnya namun bingung untuk memulainya.  Selama ini saya menahan diri selama kurang lebihnya satu tahun untuk tidak upload tentang persiapan menikah ke sosial media. Bukan tidak mau membagikan cerita bahagia ya, hanya saja saya ingin teman-teman dunia maya tahu setelah semuanya benar-benar terjadi. Kalau boleh dibilang, setahun ternyata cepat sekali berlalu. Desember 2019 adalah bulan di mana saya mengirim pesan, bukan ajakan menikah atau minta untuk dinikahi ke orang yang jadi suami saya sekarang ini.  "Chal, bapak dan ibu sudah selesai urusan haji. Sepertinya setelah ini giliranku disuruh menikah" // "Minggu depan aku boleh ke Kediri? Kita bicara soal ini, ya" // Long story short, orangnya betulan datang ke Kediri. Tidak janjian untuk berjumpa di rumah, namun di Warkop Maspu. Di sana kami ngobrol santai-santai saja, bikin vlog cerita perjalanan kami singgah di beberapa tempat wisata (ternyata vlognya ga pernah

Jalan- Jalan, Makan dan Foto

Setiap waktu adalah momen, dan momen tak bisa terulang. Maka dari itu, mari diabadikan. -- hehe. Katanya ini adalah pembelaan orang-orang narsis. Padahal, fotografi tak melulu tentang selfie, wefie, dan narsisme. Kali ini saya pengen belajar tentang memotret makanan. Bahasa kerennya, food photography. #tsah

Semenjak semester akhir dan mengerjakan skripsi hari libur saya bertambah banyak, karena kredit semester saya sudah lunas, tak ada jadwal kuliah, tak ada bangun pagi, tak ada ujian semester. I feel free! Tapi meski demikian beban kuliah makin berat. Yes, skripsi.

Maka dari itu tiap akhir pekan saya selalu punya jadwal untuk me time katanya menyenangkan diri sendiri, supaya tidak melulu 'spaneng' mengerjakan skripsi. Me time nya bisa macam- macam, ya makan di luar, jalan- jalan, hunting foto, dan seringnya ketiganya dirapel sekaligus. Hati senang sekaligus perut kenyang, dapat foto yang bisa dipamerin lagi. Hahaha

Beberapa waktu yang lalu, saya bersama kakak mencoba tempat hits di Malang, namanya Madam Wang resto. Tempatnya cozy tuk foto- foto, makananya juga enak. Kemarin saya sengaja pesan Mojito Lyche & Mint. Ohya, Mojito itu meupakan minuman keras khas negara Kuba, eh tapi kalau di sini Mojito non alkohol ya jadi aman. Untuk camilan saya pesan roti dan selai. 


Kalau ini saat me time di cafe Tong Tji, karena Tong Tji merupakan salah satu tempat untuk minum teh maka saya mencoba untuk merasakan teh tradisional yang dicampur dengan jahe dan diseduh dengan teko mini yang lucu.




Ini tempe mendoan dan tahu kemul dicocol sambal kecap yang aduhai pedasnya.

  
Mochi ice cream punya Mochimaco


Nyummyyyy.. Seru yah ternyata, kalau jalan- jalan sambil makan, dan belajar foto. Hehehe

Komentar

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame