Wajib Nonton! Serial Drama Korea Tentang Teknologi dan Investasi

Gambar
Sejak pandemi muncul dan jam kerja mulai ada pengurangan, saya akhirnya menekuni kembali hobi nonton film. Kalau dulu saya lebih suka film hollywood semacam Harry Potter dan Bollywood. Tapi sekarang jadi suka nonton drama Korea, karena ternyata cerita yang diangkat gak kalah bagus dan menarik. Memang pandemi ini bikin banyak orang berubah, baik pola pikir ataupun kebiasaan. Dulu saya agak skeptis sama drama Korea, lebih karena episodenya yang banyak dan butuh banyak waktu untuk menyelesaikanya. Kalau sekarang? karena lebih  banyak waktu luang jadi ga masalah lagi mau berapa episode-pun akan ditonton. Nah di masa pandemi kemarin, saya berhasil menyelesaikan beberapa judul drama. Apalagi yang soal teknologi dan investasi. Rata-rata bikin saya ikut semangat menggapai mimpi setiap habis nonton. Apalagi saya kan juga sedang membangun small business. Baca Juga : Serunya Bikin Konten dengan Kuota dari Smartfren Nah, ini dia beberapa judul drama Korea mengenai teknologi dan investasi yang suda

Menyesap Syahdunya Senja di Pantai Gemah Tulungagung

[Gemah Beach]
Jalan- jalan ke pantai itu, katanya paling enak kalau nggak pagi banget ya sore sekalian. Rasanya sayapun sepakat, soalnya kalau pagi dan sore udaranya masih sejuk dan mataharinya nggak menyengat. Nah jalan senang kali ini saya pergi ke Pantai Gemah di Kabupaten Tulungagung.

Sebetulnya nggak ada rencana mau ke pantai sih, awalnya dari Kediri mau  naik kereta ke Tulungagung terus jalan- jalan aja di sekitaran stasiun dan alun- alun. Tapi akhirnya diputuskan untuk naik motor aja ke Tulungagung. Kemana ke Tulungagung? Gak ada tujuan, sampai akhirnya saya berhenti di alun-alunnya. Karena sudah masuk dhuhur jadilah sekalian ngadem di masjid agung yang lokasinya tepat berada di depan Alun- Alun.

Setelah itu baru kepikiran, ke Tulungagung kenapa gak sekalian ke pantai segala umat, Pantai Gemah aja? Yaudahlah ya, akhirnya motor melaju ke selatan kabupaten Tulungagung. Pantai ini lokasinya ada di Jalur Lintas Selatan (JLS), Soireng, Keboireng, Besuki. Jaraknya kurang lebih 30 km kalau titik poinnya dari Alun- Alun, perjalanan sekitar 1 jam.

Pemandangan dari JLS memang bagus dan semilir sejuk. Nah untuk biaya masuknya cukup terjangkau, 5K per orang dengan parkir kendaraan bermotor 2K. Standart wisata di Jawa Timur. Sayangnya sih tidak ada tempat parkir resmi yang disediakan di Pantai ini. Jadi parkirnya sembarangan aja. Agak was-was sih waktu mau ninggalin motor, meskipun sudah dikunci ganda. 

Setelah sampai dan memarkir kendaraan, saya dan teman mulai eksplore pantai ini. Karena memang harinya Minggu, jadi ramai pengunjung. Gemah ini memang lokasinya mudah dijangkau dan murah meriah. Makanya gak heran kalau pantai ini jadi tujuan wisata keluarga ataupun acara tour.

Awalnya agak heran sih, kok pantai ini pasirnya cenderung coklat- hitam ya. Sebelumnya memang belum pernah menemui. Tidak seperti pantai di sekitarnya yang punya pasir putih. Ternyata ini dikarenakan adanya berbagai macam proses dari batuan yang ada di sekitarnya. Pasir yang merupakan material berupa butiran dengan ukuran sangat kecil ini berasal dari berbagai macam benda, umumnya dari batuan yang mengalami berbagai macam proses hingga berubah menjadi butiran kecil, yang umumnya kita sebut dengan pasir.

Batuanya bisa berasal dari mana saja, bisa juga dari letusan gunung berapi. Nah, jenis batuan inilah yang menentukan warna pasir yang ada di pantai. Misalnya, pasir yang berwarna putih, bisa jadi disebabkan karena batuan di pegunungan sekitar lokasi mengandung lebih banyak kapur.

Sehingga menyebabkan warna pasirnya menjadi putih. Sedangkan untuk pantai pasir yang berwarna hitam, disebabkan karena batuan di sekitar pantai mengandung banyak tanah alluvial.

Nah, karena di Pantai Gemah suasananya ramai banget, saya mencoba berjalanan ke arah timur, mencari sisi lain dari area ini. Ternyata ada nama pantai lain, yaitu Pantai Widodaren. Letaknya ya satu garus pantai aja sama Gemah. Namun lokasinya lebih sepi dan lebih tenang, selain itu juga terdapat tebing- tebing kapur di sisi kirinya. 

Suasana makin sore, saya bergegas untuk kembali ke parkir Pantai Gemah. Ternyata pemandangannya bagus juga kalau sore, agak misty gimana gitu rasanya.

Ohya, fasilitasnya sudah cukup lengkap ya di sini. Ada toilet yang bersih dan banyak, mushola, tempat makan tentunya dan saat ini sedang ada dibangun penginapan juga. 
Selain menikmati pantai, di sini juga bisa sewa ATV dengan membayar 50.000, banana boat dan juga flying fox. Mungkin lain kali bisa berkunjung lagi ke Gemah, tapi tidak saat musim hujan ya. Hehehe.


Senjanya syahdu bat!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame