Berwisata ke Taman Bumi Pujon

Maret 01, 2022

Setelah sekian lama tidak melakukan perjalanan wisata, akhirnya di Weekend kemarin saya dan suami jalan-jalan ke Malang. Tepatnya di Pujon, sebetulnya kami tidak ada rencana untuk kunjungan wisata. Hanya spontanitas setelah mengantar paket Mie Kriuk ke JNE.

Kami hanya iseng, mumpung tujuan antar paket sudah selesai dan masih pagi enaknya ke mana ya? Mumpung sama-sama libur di hari Sabtu. Akhirnya memutuskan untuk pergi ke Dewi Sri untuk membeli sayur pokchoi dan buah strawberry.

Sepulang dari Dewi Sri, kami melihat ada wisata baru. Ternyata taman wisata ini bukan baru, hanya saja melakukan re-branding. Dulu namanya Taman Kemesraan, kemudian saat ini berganti menjadi Taman Bumi.

[Foto : Kustita Rahayu]

Kami dikenakan biaya tiket 20.000/orang dan mendapat voucher yang nantinya bisa ditukarkan dengan minuman di cafetaria.

Ohya selain itu kita juga harus scan barcode. Sayangnya karena keterbatasan sinyal, kami menggantinya dengan menunjukkan kartu vaksin.

Pertama kali masuk ke area Taman Bumi, kami melewati jembatan yang lumayan panjang. Gak perlu takut, karena dijamin keamanan dan keselamatannya.

Sepanjang rute Taman Bumi, suasananya sejuk banget. Saya yakin banyak yang betah berlama-lama di sini.

Cukup banyak spot foto yang instagramable di Taman Bumi ini. Rata² tematik, ada mushola dan gereja yang berbentuk joglo.

Ada juga area tempat duduk dengan latar belakang air terjun. Yang paling seru menurut saya adalah area perahu. Jadi ada danau yang cukup luas, dan tersedia beberapa perahu kecil yang muat untuk dua (2) orang.

Buat yang punya anak kecil, jangan lupa bawakan baju ganti karena di Taman Bumi juga tersedia kolam renang. Airnya mengalir sepanjang hari karena dari air terjun.

[Foto : Irham Faqih]

Tapi kayaknya mager banget ya, suasananya sudah dingin terus masih mau renang lagi.

Tidak ada biaya tambahan untuk bisa mencoba wahana-wahana ini, semuanya bisa diakses secara gratis. Jadi cukup bayar satu kali di loket masuk tadi.

Wisata murah meriah dengan pemandangan yang gak kalah wah.

Setelah capek berkeliling dan berfoto, kita bisa mampir ke cafetaria Taman Bumi. Untuk sekadar duduk-duduk menikmati minuman gratis dari voucher yang didapat. 

Atau kalau lapar, kita bisa mencoba nasi goreng, mie kuah ataupun camilan lain.

Liburan mendadak yang seru dan murah meriah. Yang menyenangkan lagi, ongkos untuk liburan kali ini kami nikmati dari 'cuan' berjualan Mie Kriuk.

Setelah sebulan bergulat dengan produksi dan kirim-kirim paket, akhirnya bisa merasakan liburan meskipun waktunya singkat.

Saya dan suami menjalankan usaha Mie Kriuk ini modalnya hanya iseng-iseng, untuk mengisi waktu luang sepulang kerja. Tujuannya ya seperti ini, siapa tahu cuan dari berjualan bisa ditabung untuk keperluan anak nantinya dan untuk jalan-jalan.

Siapa sangka selama bulan Januari dan Februari kemarin, Mie Kriuk ini tembus ±800 pcs. Baik penjualan secara offline (re—seller) maupun online (Shopee).

Setelah saya selesai pemulihan dari sakit kemarin. Kami mulai kembali untuk menjalankan usaha ini. Tidak menyangka, responnya baik dari teman-teman dan pelanggan baru.

Saya sebagai pelaku usaha, juga jadi banyak belajar. Utamanya soal packaging dan prosedur pengiriman. Selain itu, saya juga jadi akrab dengan kurir dan ekspedisi.

Dari sekian banyak paket, lebih dari 60% pelanggan request untuk dikirim dengan ekspedisi JNE. Memang betul sih, selama ini jarang ada komplain dari customer. Sampainya pun bisa tepat sesuai estimasi waktu yang dijanjikan.

Enggak heran kalau JNE jadi salah satu ekspedisi pilihan. Apalagi sejak diluncurkan pada tahun 2009, JNE Loyality Card (JLC) sudah memiliki lebih dari 400.000 member.

Bahkan sampai sekarang ini JLC banyak menggelar berbagai program, diantaranya : tukar poin dengan hadiah, exclusive trip.

Serunya lagi sejak 2020 yang lalu, JLC menyediakan hadiah tukar poin yang dapat ditukarkan dengan e-voucher berupa ongkos kirim.

Buat teman-teman pelaku usaha seperti saya, coba juga deh gabung jadi member JNE  Loyalty Card (JLC).

Karena setiap transaksi yang dilakukan dengan JNE, kita akan mendapatkan poin yang dapat dikumpulkan dan ditukar dengan berbagai macam hadiah yang menarik.

Utamanya bisa ikut serta dalam JLC Lucky Draw, sebuah program dari JNE yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2014.

Hanya dengan menukarkan 10 poin JLC, kita bisa mendapatkan satu kupon undian lucky draw. Member JLC ini bisa mendapatkan kesempatan untuk meraih berbagai macam hadiah. Seperti 1 unit Yamaha All NMAX 155, 2 unit Ipad Air Gen 4, 2 unit Samsung Galaxy S20+, 5 unit sepeda lipat United Plasm Matic, 20 voucher MAP @500K dan 20 E-Voucher ongkir JNE @250K.

Pelaksanaan pengundian JLC Lucky Draw sudah dilaksanakan pada 14 Januari 2022, kemarin. Ada member JLC yang beruntung dari Medan, yaitu Wahyu Abdillah yang beruntung mendapatkan 1 unit Yamaha All NMAX 15.

Wahyu Abdillah ini merupakan owner dari Minyak Karo (minyak tradisional) yang berbahan dasar jahe dan rempah-rempah.

Wahyu Abdillah mulai mempercayakan pengiriman produk minyak karo kepada JNE sejak awal mulai merintis bisnisnya dari tahun 2018.

Buat para pelaku usaha dan pelanggan setia JNE yang belum bergabung, dapat mendaftarkan diri agar mendapatkan manfaat dari setiap aktifitas pengiriman paketnya dengan JNE.

Caranya mudah banget dan tanpa biaya sepeser pun. Cukup dengan mengunjungi website https://jlc.jne.co.id/ guna melengkapi persyaratan.

Yuk, para owner UMKM. Segera daftar JLC untuk mendapatkan benefitnya yang double-double.



You Might Also Like

0 comments

Keep Blogwalking!

ABOUT ME

ABOUT ME
I'm Silviana Noerita. a human write about random things and travel journal. Based in Kediri, ID.

LIKE US ON FACEBOOK