Wajib Nonton! Serial Drama Korea Tentang Teknologi dan Investasi

Gambar
Sejak pandemi muncul dan jam kerja mulai ada pengurangan, saya akhirnya menekuni kembali hobi nonton film. Kalau dulu saya lebih suka film hollywood semacam Harry Potter dan Bollywood. Tapi sekarang jadi suka nonton drama Korea, karena ternyata cerita yang diangkat gak kalah bagus dan menarik. Memang pandemi ini bikin banyak orang berubah, baik pola pikir ataupun kebiasaan. Dulu saya agak skeptis sama drama Korea, lebih karena episodenya yang banyak dan butuh banyak waktu untuk menyelesaikanya. Kalau sekarang? karena lebih  banyak waktu luang jadi ga masalah lagi mau berapa episode-pun akan ditonton. Nah di masa pandemi kemarin, saya berhasil menyelesaikan beberapa judul drama. Apalagi yang soal teknologi dan investasi. Rata-rata bikin saya ikut semangat menggapai mimpi setiap habis nonton. Apalagi saya kan juga sedang membangun small business. Baca Juga : Serunya Bikin Konten dengan Kuota dari Smartfren Nah, ini dia beberapa judul drama Korea mengenai teknologi dan investasi yang suda

Jogjakarta, Rindu Ingin Jumpa [Lagi]

Tulisan sebelumnya ;
1. Jakarta
2. Bandung

Day 6 [16 Nopember 2013] Jogjakarta

Perjalanan dilanjutkan menuju Jogjakarta..

Akhirnya kami tidur lagi di bus. Yeah, setelah badan dimanjakan di Hotel Pesona Bambu Lembang.. 

Keesokan paginya kami baru sampai di Sleman, untuk bersih diri dan makan pagi. Sebelum sampai di tempat makan, saat itu masih shubuh, saya ingat teman- teman memutar video KH. Anwar Zahid.. Hehe

Acara di Jogja tidak begitu mengikat seperti saat di Jakarta dan Bandung, boleh dibilang Jogja adalah free time kami. Karena masih terlalu pagi, kami semua setuju untuk pergi ke Pantai Parang Tritis, sayangnya teman- teman terlalu santai saat bersih diri dan makan, akhirnya kesiangan, dan yaaaa tidak jadi pergi ke Parang Tritis. Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju Kota Gede, yaitu ke UMKM Narti's Silver.

Narti's Silver adalah tempat pembuatan perhiasan dari Silver. Semuanya dibuat handmade, masih tradisional. Keren. Itulah kenapa harga perhiasan disini lumayan ya mahal. 






[Rp. 18juta kurang]



Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke UD. Dagadu dan selanjutnya Coklat Monggo.. 
Di UD. Dagadu saya gak beli apa- apa, cuma seeing seeing aja.. So lanjut ke Coklat Monggo..




Abah dan Saya, dokumentasi Zizah

Penampakan Coklat Monggo


dan Bakpia Java. Yay, disini saya beli banyak. :)



Sebelum menuju Malioboro, kami makan siang dulu. 



Finnaly, lepaskan hasrat belanja di Malioboro..

Tugu



Siapa sih yang gak kalap kalau lagi di Malioboro ? Eits. Ini bukan kalap sih dan fyi, don't called me Shoppaholic, Just stimulate economics. Kedatangan kami adalah mensejahterakan penjual di Malioboro. Ha Ha Ha *ngeles*

Saya dan Zizah setelah selesai belanja- belanja, ngabur ke Benteng Vredeburg di sebelah Malioboro. Kaki kami 'okol' alias gak nduwe kesel. Zizah saya ajak naik becak gak mau sih soalnya.


Sepulang dari Benteng, hujan turun lumayan deras, untungnya kami sudah ada di sepanjang jalan Malioboro, sembari jalan ke bus..



Jogja memang istimewa, sayangnya waktu yang membatasi kesenangan kami. Masih ingin di Jogja lebih lama, setidaknya menginap semalam saat weekend tiba. 

Pukul 19.00 kami perjalanan pulang ke Malang, dan keesokan harinya, sekitar pukul 04.00, kami tiba di Malang.. 

Terimakasih Arini Tours, pelayanannya memuaskan, dan juga semua teman- teman di Offering K EKP 2011. Semoga, lulus pun nanti kita bisa barengan. 

So, Next Trip mau kemana nih ??? :) 

Catatan Tambahan :

Saat pulang melewati Pujon, Mantung tepatnya saya terbangun.. Disitulah tempat Bayu kecelakaan. dan setiap malam, saya tidak pernah tidur dengan baik, setiap bangun, dalam sepi, dalam gelap, dalam diam, saya nangis.. Saya bukan nangisi Bayu yang sudah diajak pulang oleh yang Maha Pemilik Hidup, tapi saya nangisi diri saya sendiri..

Perjalanan panjang yang mengajari arti keikhlasan dan kesabaran..

Ikhlas dan sabar menunggu teman- teman yang molor karena lupa waktu saking asyiknya belanja :))

Terimakasih untuk teman- teman seperjuangan, khusunya Zizah, Umik, Murni, Chus, Abah Malthuf yang selalu ngajak untuk segera menuntaskan kewajiban, setiap ada kesempatan untuk ibadah, Umik selalu bilang "sholat dulu yuk, baru makan", "Silvi, sholat dulu apa gimana?" | Terimakasih sudah selalu menjaga runtutnya kewajiban teman- teman..

Tuhan yang balas..

Seminggu yang penuh kesan, dan asli ini pasti bakalan memorable banget :))

Komentar

  1. Aku ki rodok bingung arepe nggowo DSLR opo ora ya ndik BN suk mben? hahaha.. Pinginne sih nggowo poket wae haha.

    BalasHapus
  2. Abot mas memang.. opo maneh ribet nggowo aiped pisan. Aku yo bingung .. *malah curhat*

    BalasHapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame