Serunya Bikin Konten dengan Kuota Nonstop dari Smartfren

Gambar
Hello fellas, gimana nih kabarnya? Semoga selalu sehat ceria ya. Tahun 2020 sudah hampir habis dan di suasana yang masih serba tak pasti seperti sekarang karena pandemi, kayaknya kita mulai dibiasakan untuk ada di rumah saja, ya. Tapi Alhamdulillah ada juga yang sudah menerapkan new normal namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.Karena kebiasaan di rumah saja itu, ada beberapa kalangan yang memanfaatkan waktunya untuk mencoba banyak hal baru.  Salah satunya, saya sendiri. Di awal-awal pandemi, saya mulai menjalankan small business makanan ringan yang berbahan dasar dari mie. Kunjungi kami di Shopee ya! Nah, seiring waktu berlalu dan banyaknya waktu luang yang saya punya, saya mencoba untuk belajar tentang digital marketing. Semuanya otodidak dari internet dan kelas online. Tentang pemasaran yang baik di dunia maya, promosi, sampai  packaging yang murah meriah namun tetap eye catchy. Amazing juga rasanya, saya bisa dapat semua itu dari internet.  Nah baru-baru ini, saya sedang

Maknyus Betul Bakso & Balungan Pedas Ini

Menulis dan menikmati kuliner lagi, setelah sekian lama vakum menulis dan seringnya posting- posting di instagram dan path :v.

Ceritanya saya sedang main ke tempat kelahiran saya, yaitu kota Pare- Kediri. Setelah berkunjung ke "rumah baru" nenek, saya menyempatkan untuk mencoba makan- makan di kota Pare yang sekarang ini semakin maju dan berkembang. Berputar- putar, akhirnya saya menemukan kedai kecil yang selalu ramai. Tempatnya mudah dijangkau karena ada di jalan besar, tepatnya di Jalan PB. Sudirman Pare - kanan SDN Pare 1 (Depan Hotel Kediri. Harganya juga terjangkau, untuk satu porsi Bakso 6K, dan satu porsi Balungan Pedas 20K. Kedai ini buka dari pukul 09.00 sampai habis. Biasanya belum sampai sore sudah tutup.

Sebelumnya saya sudah pernah mencoba bakso di tempat ini, dan kali ini saya penasaran dengan balungan pedasnya. Oh ya, kalau ada yang belum tahu apa itu balungan, mari saya jelaskan secara simpel. Balungan- tulang yang masih ada sisa daging yang menempel. Jadi, masih ada yang dinikmati dari tulang- tulang ini. 

So, here we go!
Enak dan pedesnya, nampol abis. Gak sabar pengen mampir lagi :D





Komentar

  1. lebih maknyuss kalau aku di traktir Pi :)

    BalasHapus
  2. Traktir aku bakso ini kalo ke Malang ya silpiii

    BalasHapus
  3. waaw.. angle foto baksonya pas sekali.. bikin ngileer , hehe -_-
    kapan-kapan kalau ke pare wajib nyobain nih..

    BalasHapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame

Cara Cek Usia Kartu Indosat