Sekali ke Gunung Kelud, Tiga Wisata Bisa Dikunjungi

Gambar
Gunung Kelud, masih jadi primadona wisata alam yang wajib dikunjungi kalau datang ke Kediri, Jawa Timur. Setelah sekian lama tutup karena dampak letusan tahun 2014, gunung kelud saat ini sudah bisa dikunjungi sampai kawah lagi. Yay. Buat yang belum tahu, Gunung Kelud ini merupakan gunung berapi yang masih aktif. Kelud berada di perbatasan tiga daerah, yaitu Kediri, Blitar dan Malang. Nama Kelud atau Kelut dalam bahasa jawa artinya sapu, dalam bahasa Belanda disebut Klut, Cloot, Kloet atau Kloete . Nama Gunung ini berasal dari kata 'Jarwodhosok' yaitu 'ke' (kebak) dan 'lud' (ludira) yang artinya bisa merenggut banyak korban tidak berdosa. Setelah letusan tahun 2014, gunung Kelud bisa dikunjungi namun hanya sampai di parkir terakhir saja. Setelahnya kita bisa mendaki atau naik ojek. Kabar terbaru saat ini gunung Kelud sudah bisa dikunjungi seperti sedia kala. Btw, seperti pepatah ada banyak jalan menuju Roma, begitu pula dengan rute ke Gunung Kelud. Untuk menuju

Hotel Wisma Djaja, Penginapan Murah di Bojonegoro

Beberapa waktu yang lalu, saya bersama 1 unit kerja mengikuti employee gathering yang diadakan selama tiga hari. Namun, gathering kali ini berbeda seperti tahun sebelumnya, karena dikemas seperti acara Mission X. Jadi, seluruh staff dari semua cabang dan unit kerja diberi instruksi oleh manusia misterius bernama Mister H. 
[Berdoa sebelum keberangkatan]
 Ohya, kami dibagi dalam beberapa tim yang berjumlah 6 atau 7  orang. Kebetulan kelompok saya ada 7 orang. Kami berangkat dari meeting point di kantor sekitar pukul 16.00 dan setiap tim diberi jarak waktu keberangkatan dan langsung diberi instruksi oleh Mister H untuk menjalani challenge 1, yaitu membuat Mie Ayam, buat vlog, foto dan upload dan akan ada challenge selanjutnya, begitu seterusnya.
[Temanya Colourfull years]
Di awal keberangkatan, setiap tim diberi amunisi uang Rp 1.000.000 untuk memenuhi segala kebutuhan satu tim, serta beberapa makanan dan minuman yang digunakan untuk challenge selanjutnya.
[Adik aku yang paling kecil di tim- masih 18 tahun udah belajar jadi MKT. Salut!]
Sampai pada akhirnya kami satu tim diberi instruksi untuk menuju kota angin dan berfoto di depan landmark alun- alun Nganjuk. Selesai. Sekitar pukul 20.00, si Mister H memberi instruksi kembali bahwa kami harus menuju kota istrinegara, yaitu Bojonegoro. Sekitar dua jam perjalanan melewati jalanan sepi, hutan belantara di Rejoso Nganjuk dan akhirnya pukul 22.30 kami sampai di alun-alunnya.
[swafoto di depan alun-alun kota istrinegara]
Selesai? Tidak, ternyata kami harus melakukan ini itu dan sebagainya. Rupanya teman-teman tim lain dari Kediri sudah sampai di Bojonegoro duluan. Nah, pas udah sampai kita disuruh foto- foto dengan maskot yang sudah dibuat di minggu sebelumnya.

Kemudian challenge terakhir di Bojonegoro, malam itu kami harus mencari hotel dengan budget yang sudah diberikan di awal keberangkatan.
Setelah mencari- cari, tim kami setuju untuk kongsi dengan kelompok lain untuk masalah budget hotel. Akhirnya didapatlah Hotel Wisma Djaja yang terletak di Jalan Dr. Wahidin, Kepatihan.

Hotel ini cukup dekat dengan alun- alun kota, sekitar 2,4 km. Kesan pertama ketika saya melihat hotel ini adalah bersih banget dah!. Nah, kami sampai di Hotel sekitar pukul 24.00. Bener- bener tengah malam tet loh. Hahaha.
Saat check in, ada banyak pilihan harga kamar dan fasilitasnya. Mulai dari 165K - 335K. Rata- rata bed yang disedikan di tempat ini adalah double bed. Jadi, karena mengirit budget dan gabungan dengan tim lain, satu kamar bisa dihuni 3- 4 orang. Rapopo lah ya, namanya juga kebersamaan. Sihiy.
Saya gak ngeh ada berapa banyak jumlah kamarnya, tapi ada banyak banget dan hotel ini cuma ada 2 lantai saja. Kami mengambil kamar dengan AC serta double bed. Fasilitasnya dapat air panas, tv, compliment, handuk dan bath amenities.



Nah, setiap kamar juga dapat fasilitas sarapan untuk 2 orang. Kalau mau tambah bisa dengan bayar 15K perporsi. Karena hotel ini semi budget, sarapannya sudah disediakan dengan menu yang ganti- ganti setiap harinya. Kebetulan kemarin kami dapat menu nasi ayam, perkedel dan sup.


Hotelnya bersih, nyaman dan murah. Cocok banget buat yang lagi di Bojonegoro dan cari penginapan yang murah meriah.

Next masih ada cerita lain, cuma gatau nih kapan update lagi. Hahaha.

Komentar

  1. waini, hotel alternatif selain aston. Jadi kalo main ke Bojonegoro, bisa nginep di mari...

    BalasHapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame