Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati.

Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee
Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan.
Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat. Gitu.
Nah, di Samsat ini kita bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan surat menyurat kendaraan. Tujuan saya kali ini adalah untuk mengurus balik nama kendaraan roda dua a k a sepeda motor Vario 125, kesayanga…

Hotel Wisma Djaja, Penginapan Murah di Bojonegoro

Beberapa waktu yang lalu, saya bersama 1 unit kerja mengikuti employee gathering yang diadakan selama tiga hari. Namun, gathering kali ini berbeda seperti tahun sebelumnya, karena dikemas seperti acara Mission X. Jadi, seluruh staff dari semua cabang dan unit kerja diberi instruksi oleh manusia misterius bernama Mister H. 
[Berdoa sebelum keberangkatan]
 Ohya, kami dibagi dalam beberapa tim yang berjumlah 6 atau 7  orang. Kebetulan kelompok saya ada 7 orang. Kami berangkat dari meeting point di kantor sekitar pukul 16.00 dan setiap tim diberi jarak waktu keberangkatan dan langsung diberi instruksi oleh Mister H untuk menjalani challenge 1, yaitu membuat Mie Ayam, buat vlog, foto dan upload dan akan ada challenge selanjutnya, begitu seterusnya.
[Temanya Colourfull years]
Di awal keberangkatan, setiap tim diberi amunisi uang Rp 1.000.000 untuk memenuhi segala kebutuhan satu tim, serta beberapa makanan dan minuman yang digunakan untuk challenge selanjutnya.
[Adik aku yang paling kecil di tim- masih 18 tahun udah belajar jadi MKT. Salut!]
Sampai pada akhirnya kami satu tim diberi instruksi untuk menuju kota angin dan berfoto di depan landmark alun- alun Nganjuk. Selesai. Sekitar pukul 20.00, si Mister H memberi instruksi kembali bahwa kami harus menuju kota istrinegara, yaitu Bojonegoro. Sekitar dua jam perjalanan melewati jalanan sepi, hutan belantara di Rejoso Nganjuk dan akhirnya pukul 22.30 kami sampai di alun-alunnya.
[swafoto di depan alun-alun kota istrinegara]
Selesai? Tidak, ternyata kami harus melakukan ini itu dan sebagainya. Rupanya teman-teman tim lain dari Kediri sudah sampai di Bojonegoro duluan. Nah, pas udah sampai kita disuruh foto- foto dengan maskot yang sudah dibuat di minggu sebelumnya.

Kemudian challenge terakhir di Bojonegoro, malam itu kami harus mencari hotel dengan budget yang sudah diberikan di awal keberangkatan.
Setelah mencari- cari, tim kami setuju untuk kongsi dengan kelompok lain untuk masalah budget hotel. Akhirnya didapatlah Hotel Wisma Djaja yang terletak di Jalan Dr. Wahidin, Kepatihan.

Hotel ini cukup dekat dengan alun- alun kota, sekitar 2,4 km. Kesan pertama ketika saya melihat hotel ini adalah bersih banget dah!. Nah, kami sampai di Hotel sekitar pukul 24.00. Bener- bener tengah malam tet loh. Hahaha.
Saat check in, ada banyak pilihan harga kamar dan fasilitasnya. Mulai dari 165K - 335K. Rata- rata bed yang disedikan di tempat ini adalah double bed. Jadi, karena mengirit budget dan gabungan dengan tim lain, satu kamar bisa dihuni 3- 4 orang. Rapopo lah ya, namanya juga kebersamaan. Sihiy.
Saya gak ngeh ada berapa banyak jumlah kamarnya, tapi ada banyak banget dan hotel ini cuma ada 2 lantai saja. Kami mengambil kamar dengan AC serta double bed. Fasilitasnya dapat air panas, tv, compliment, handuk dan bath amenities.



Nah, setiap kamar juga dapat fasilitas sarapan untuk 2 orang. Kalau mau tambah bisa dengan bayar 15K perporsi. Karena hotel ini semi budget, sarapannya sudah disediakan dengan menu yang ganti- ganti setiap harinya. Kebetulan kemarin kami dapat menu nasi ayam, perkedel dan sup.


Hotelnya bersih, nyaman dan murah. Cocok banget buat yang lagi di Bojonegoro dan cari penginapan yang murah meriah.

Next masih ada cerita lain, cuma gatau nih kapan update lagi. Hahaha.

Komentar

  1. waini, hotel alternatif selain aston. Jadi kalo main ke Bojonegoro, bisa nginep di mari...

    BalasHapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Cara Cek Usia Kartu Indosat

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame