Kamis, April 04, 2019

[REVIEW] Produk Grooming Body and Tail

  1 comment    
categories: 
Karena ini postingan review jadi sama mau sedikit cerita soal gimana sih saya dapat produk ini. Thanks to Kediri Cat Lovers yang sudah kasih kesempatan buat nambah ilmu. 

Sekitar dua minggu yang lalu, saya coba buka facebook web di handphone. Kegiatan yang sudah lama tidak saya lakukan. Ya cukup lama sih skrol- skrol timelinenya. Kok ya pas dan gak sengaja nemu postingan salah satu grup soal gathering komunitas penyayang kucing di Kediri.

Sebetulnya sih, saya sudah lama juga gabung di beberapa grup facebook komunitas- komunitas yang ada di Kediri. Cuma ya gitu, hanya sebagai silent reader dan silent member aja karena sejak zaman kuliah kan tidak stay di Kediri.

Bahkan saat sudah lulus kuliahpun saya juga sangat jarang, bahkan hanya beberapa kali saja pulang ke Kediri. Mantan anak rantau detected.

Maka dari itulah saya hampir tidak pernah ikut serta dalam acara komunitas- komunitas yang saya ikuti di grup- grup facebook, mendaftar menjadi member secara fisikpun tidak, hanya ikut serta dalam dunia maya saja. Istilahnya mungkin, member bayangan kali ya. Antara ada dan tiada, kayak setan. Hahaha.

Nah, pas sekarang udah di Kediri, udah stay terus di sini. Jadi udah bisalah ikut rusuh- rusuh kalau komunitas yang saya ikuti di facebook itu bikin gathering atau kumpul- kumpul seru di hari libur.

Gathering Kediri Cat Lovers ini juga pas acaranya di hari Minggu, ya daripada saya di rumah dan gak ada acara kemana- mana, jadilah coba buat join dengan menghubungi salah satu PIC (Person In Charge) yang ditunjuk, yaitu mbak Ika.

Awalnya perkenalan diri sedikit, terus nanya masih bisa gak ya buat gabung. Eh gak lama kemudian diinvite ke grup Kediri Cat Lovers. Setelah ikut listing, saya sudah resmi buat datang di acara gathering.

Ohya ini pertama kalinya saya ikut gatheringnya KCL dan pas banget ada produk sponsor yang dibagikan untuk 40 orang pertama yang listing ikut gathering. Produknya adalah Body and Tail. Salah satu prouk yang digunakan untuk grooming hewan peliharaan kita. Seperti kucing, anjing, bahkan kelinci.


Nah di acara ini juga kita juga dapat tambahan pengetahuan tentang bagaimana cara memandikan kucing yang betul. Mulai dari Pre cleaning, degreasing, deep cleaning shampoo, pemberian shampoo, proses pengeringan dan after grooming.


Sayangnya saat itu saya tidak ikut sampai selesai dan karena pengurusnya baik hati, saya dikasih 2 produk dari Body and Tail ini. Yaitu degreaser untuk menghilangkan minyak pada kulit hewan dan shampo. Alhamdulillah.

Satu minggu kemudian saya coba untuk memandikan kucing di rumah pakai produk Body and Tail sesuai arahan. Pertama, coba pakai degreaser untuk menghilangkan minyak pada kulit kucing. Bentuk degreaser ini kayak jelly, baunya wangi enak macam permen karet. 

Nah, pemakaian degreaser ini dicampur dengan air dan perbandingannya adalah 1:10 dalam kondisi bulu kering supaya penyerapan kandungan yang dimiliki produk ini maksimal. Maksud dari 1:10 adalah 1sendok degreaser dan 10 sendok air. Atau kalau mau diubah ke mili juga boleh. 

Yang pertama dilakukan adalah membasahi kucing dengan campuran degreaser dan air di ekor, kemudian dilanjut ke belakang telinga diaplikasikan dengan rata sambil dipijat. Kemudian ke seluruh tubuhnya.

Jadi, saat mengaplikasikan degreaser ini kucing dalam kondisi kering yaa. Setelah itu tunggu sekitar 5 menit sambil pijat ringan, lalu bilas sampai bersih.


Selanjutnya saya pakai shamponya, karena memang hanya punya 2 produk ini jadi prosesnya tidak panjang seperti grooming pada umumnya. Hanya diambil tahap awal dan tahap akhir.

Shampo yang kupakai ini namanya Moonlite Shampoo. Moonlite ini merupakan tahap akhir dari proses grooming. Sifatnya lembut di rambut atau bulu kucing. Bikin bulu bisa lebih ngembang dan wangi segar.

Setelah Milo selesai mandi dan kering, bulunya memang lebih mengembang dari biasanya dan halus saat dipegang. Baunya juga wangi segar. 

Saya sebetulnya juga jarang mau datang ke gathering komunitas, tapi kali ini tertarik untuk coba ikut karena beberapa hari sebelumnya, saya kan grooming kucing di salah satu pet shop.

Disitu saya diinfokan kalau kucing saya terkena gejala scabies atau lebih umum dikenal dengan penyakit kulit gudik. Aduh jangan-jangan karena selama ini saya kurang aware menjaga kebersihannya.

Sebetulnya selama ini saya juga sering memandikan kucing secara mandiri. Tapi karena musim hujan, jadinya gak sempat terus. Apalagi posisi kerja juga jadi betul- betul belum bisa memandikan pak tua Milo. Jadilah grooming di pet shop jadi pilihan. 

Saat itu saya juga coba buat beli obat scabies untuk Milo. Harganya tidak terlalu mahal, agak lupa nominal pastinya. Kurang lebih sekitar 30ribu. Scabies pada Milo ini lumayan mengkhawatirkan karena di telinganya mulai muncul jamur yang berbentuk kerak. 

Selain di telinga juga ada beberapa di belakang telinga dan sekitar kepala. Hal ini sangat menganggu saat dia mulai minta untuk dielus kepalanya. Karena tiap kali saya pulang kerja atau saat dia berjumpa dengan saya, dia selalu menabrakkan kepalanya baik ke kaki atau tangan. 

Saya sendiri juga kalau ada jamur gitu kan jadi risih. Untungnya sudah cepat ditangani dan saat ini sudah berangsur sembuh. Awalnya mau saya coba bawa ke dokter hewan, namun saat coba konsultasi ternyata dicoba dengan obat oles dulu saja.

Tambah ilmu lagi tentang dunia kucing. 

1 komentar:

  1. Waw, ntaps lah. Jadi pengen lekas punya kucing :)
    Salam hangat

    BalasHapus

Keep Blogwalking!