Serunya Bikin Konten dengan Kuota Nonstop dari Smartfren

Gambar
Hello fellas, gimana nih kabarnya? Semoga selalu sehat ceria ya. Tahun 2020 sudah hampir habis dan di suasana yang masih serba tak pasti seperti sekarang karena pandemi, kayaknya kita mulai dibiasakan untuk ada di rumah saja, ya. Tapi Alhamdulillah ada juga yang sudah menerapkan new normal namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.Karena kebiasaan di rumah saja itu, ada beberapa kalangan yang memanfaatkan waktunya untuk mencoba banyak hal baru.  Salah satunya, saya sendiri. Di awal-awal pandemi, saya mulai menjalankan small business makanan ringan yang berbahan dasar dari mie. Kunjungi kami di Shopee ya! Nah, seiring waktu berlalu dan banyaknya waktu luang yang saya punya, saya mencoba untuk belajar tentang digital marketing. Semuanya otodidak dari internet dan kelas online. Tentang pemasaran yang baik di dunia maya, promosi, sampai  packaging yang murah meriah namun tetap eye catchy. Amazing juga rasanya, saya bisa dapat semua itu dari internet.  Nah baru-baru ini, saya sedang

Iqro'


Ga usah beli ini, nanti beli balon aja ya !

Sepenggal kata yang aku dengar dari seorang ibu yang harusnya mengarahkan kepada sang anak untuk belajar lebih rajin. 

Saat itu aku kebetulan pulang kampung, kebetulan pula saat itu hari jadi Kediri yang ke 1208. Ibu mengajak malam mingguan bersama, akhirnya kami sekeluarga mengunjungi pekan raya yang berada di area SLG.
Sebelum sampai ditempat pameran, terdapat badut yang sedang menari- nari, aku sempatkan untuk foto. absurd ! hampir saja aku pakai baju yang sama yaitu baju garis2 merah putih.

Kami berjalan- jalan menyusuri daerah pekan raya, ibu mulai berbelanja apa saja yang dilihatnya, aku, adik dan bapak cuma ngekor aja dibelakang -_- #naluri ibu- ibu.

pas kami sampai pada stand buku, aku dan adik langsung masuk untuk melihat buku apa saja yang dijual. 



Kebetulan di sebelah kami, ada seorang anak yang sama- sama melihat koleksi buku, kira- kira anak kecil tersebut umur 6 tahunan. Jujur, aku senang sekali melihatnya. Namun, ada seorang ibu yang datang dan mengajak anak kecil itu pergi, sembari berkata "Ga usah beli ini (sambil mengembalikan buku ke tempat semula), nanti beli balon aja ya". 

heh ? MIRIS COY. Itu seorang ibu loh yang bilang kayak gitu, seorang ibu teman- teman. Bukankah buku itu lebih penting daripada balon ? kenapa seorang ibu harus mematahkan keinginan anak memiliki sebuah buku yang diingankannya.

Inilah ironinya. Orang lebih suka membelikan barang yang tidak penting daripada barang yang penting. Inilah yang disebut dengan "konsumtif". 

Sejenak mari kita pikirkan, kenapa anak Indonesia memiliki sedikit sekali kemauan untuk membaca, anak Indonesia lebih suka bermain hape, game online, dan lainnya ketimbang baca buku. Ternyata inilah akarnya. Mari ibu- ibu galakkan membaca untuk anak- anak anda. anak- anak penerus masa depan Indoensia.




Komentar

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame

Cara Cek Usia Kartu Indosat