Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati. Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan. Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat. Gitu. Nah, di Samsat ini kita bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan surat menyurat kendaraan. Tujuan saya kali ini adalah untuk mengurus balik nama kendaraan roda dua a k a sepeda motor Vario 125, kesa

Tinggal di Malang

semasa sekolah saya adalah orang rumahan yang (sebelumnya) lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer dengan kuping tersumbat headset. Boleh dibilang saya 'homming addict'.

Saya yang gak pernah ngerasakan malam minggu sebelumnya, sampai suka lupa kalau malam minggu itu waktu buat orang- orang weekend. Buat saya, semua hari itu sama. Flat!

Hidup saya hanya sekedar, sekolah, belajar, game dan musik.

Hingga akhirnya, saya lebih merasakan enak di rumah saja daripada keluar- keluar. Banyak teman saya yang bilang kalau saya ini 'kuper' ; 'anak mama' ; dan sebagainya. Waktu saya dibilang kayak gitu, saya cuma senyum sambil ngumpat dalam hati. hahaha

dan hari itupun tiba.

Saya harus pindah ke kota lain karena saya diterima di salah satu Universitas di Malang. Agak berat juga. Sempet ada tangis- tangis mewek waktu mau berangkat. Si Ibuk yang gak pernah saya tinggal, beliau juga agak gak pede ngelepas saya yang katanya manja dan entah nanti bagaimana masih bisa bertahan hidup apa enggak.

and here we go. Malang.

Menemukan tempat tinggal yang cocok sesuai dengan kriteria memang sulit.
Saya kira kalau kost bukan di rumah penduduk seperti sekarang ini. Namun, disediakan oleh kampus. Memang kampus saya menyediakan asrama. Tapi buru- buru saya hilangkan keinginan untuk bertempat tinggal disana.

Setelah melakukan pencarian yang amat lama. *lebai*. Untungnya ada kakak sepupu saya yang memberi info jika ada kamar yang masih kosong. Dan alhamdulillah sesuai kriteria. Tapi, apakah kamu tau ? Aku sedikit sering "homesick"


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Cara Cek Usia Kartu Indosat

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame