Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati.

Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee
Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan.
Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat. Gitu.
Nah, di Samsat ini kita bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan surat menyurat kendaraan. Tujuan saya kali ini adalah untuk mengurus balik nama kendaraan roda dua a k a sepeda motor Vario 125, kesayanga…

Serunya Bersepeda Keliling Kota Malang

Gak bakalan mau pulang kalau sudah di Malang, sepertinya cocok banget buat menggambarkan kota Malang yang penuh cinta ini. Tsah. Ngomong-ngomong soal Malang, saya jadi rindu sama apapun yang ada di sana utamanya kamu, kamu semua. Empat tahun berlalu dan kini saya tak lagi tinggal di sana, saya sudah pulang ke kota kelahiran. Basi sebetulnya kalau bilang waktu berlalu begitu cepat dan singkat, tapi memang begitulah kenyataanya.


A photo posted by mahasiswamlg (@mahasiswamalang) on

Hari ini 1 April 2016, sosial media saya dipenuhi dengan ucapan ulang tahun dalam bahasa walikan (terbalik). Di sana tertulis "Tamales Ngalu Nuhat #Malang102". Artinya hari ini adalah hari jadi kota Malang, kota singgah tercinta sedang ulang tahun ke 102. Bumi yang warganya mencintai sepak bola lebih dari apapun, Arema. 

Bagi saya sendiri, Malang adalah rumah ke 2 setelah Kediri, daerah yang dianugerahi kelengkapan oleh semesta, maksudnya mau main ke Gunung ada, ke pantai tersedia, pengen rileks di taman tinggal pilih, mau makan yang enak-enak gak bingung, dan yang paling penting banyak tempat asyik yang bisa di datangi. Jadi kalau sudah pernah tinggal di Malang asli gak bakalan bisa move on. Kayak saya, soalnya dulu pernah punya pengalaman bersepeda berkeliling Malang di sore hari. Syahdunya itu lho yang bikin saya gak bisa lupa. 



Kegiatan bersepeda ini saya lakukan ketika masih semester awal, nah sembari naik sepeda keliling kota Malang biasanya saya mampir ke beberapa lokasi yang seru. Seperti Stasiun Kota Baru, Alun-alun Tugu, Museum Brawijaya dan Pasar Splendid. Biasanya saya cuma lihat-lihat saja, lalu pulang. Tapi kalau mau keliling wisata Malang ternyata masih banyak yang belum saya singgahi, seperti Museum Malang Tempoe Doeloe, Museum Bentoel, Museum Empu Purwa, dan masih banyak yang lainnya.

Pertanyaan pentingnya, naik sepeda biasanya sama siapa ? .... sendirian saja. *kalem.

One Day One Post Day 5 ~ (1 April 2016)



Komentar

  1. masih sendiri aja?
    *bongkar daftar jomblo semalang raya*

    BalasHapus
  2. seruuu banget, jadi pengen sepedaan lagi nih :)

    BalasHapus
  3. Nanti klo udah ada pasangan naik sepedanya bareng2. :P *uhuk

    BalasHapus
  4. Selamat hari jadi kota malang mbak, semoga kota malang menjadi kota yang lebih baik, kreatif dll ... amin

    Ternyata mbak ini seorang goweser ya :D

    BalasHapus
  5. Tenane? Mosok mung dewekan sepedaane, Pi? #wink

    Btw ternyata banyak museum di malang yg belum aku datangi. Catet ah...

    BalasHapus
  6. Silpiii aku pengen ke Malang lagi. Kemarin belum puas cuma sehari >.<

    BalasHapus
  7. Soale nek bareng konco, sepedahe gak enek goncengane hahaha

    BalasHapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Cara Cek Usia Kartu Indosat

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame