Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati.

Oke, sebetulnya pengalaman mengurus balik nama sudah cukup lama ya, sekitar sebelum bulan ramadan. Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee
Saya ingat banget ini kejadiannya bulan April 2020. Lalu, helo baru ditulis sekarang tuh kemana aja? Ngapain aja? Haha. Maafkan akuuuh. Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan.
Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kep…

Menikmati Kedamaian di Pa Auk Tawya Vipassanā Dhura Hermitage Pulau Rempang

Alhamdulillah, bekerjalah sesuai porsi dan jangan lupa liburan sebanyak-banyaknya. Soalnya, inspirasi, pikiran fresh, dan hati tenang bukan didapatkan dari tempat kerja, melainkan liburan (liburan : berhenti sejenak dari rutinitas yang menjemukan, bisa jadi jalan-jalan atau berdoa kepada Tuhan). #sadis. Udah kayak nyai-nyai belum? hehehe.

Minggu kemarin, punya kesempatan lagi untuk berjumpa dan main dengan teman. Setelah obrolan yang agak eyel-eyelan akhirnya diputuskan untuk jalan-jalan ke pulau. Pukul 10.00 Waktu Indonesia Batam, yang lagi panas ampun-ampunan, kami berangkat menuju pulau. Tujuan utama kami sebenernya cuma mau menikmati sore di Jembatan Barelang. Rupanya setelah googling ada tempat asyik, namanya Pa Auk Tawya. Sejenis Vihara yang berada di pulau Rempang, vihara ini dihuni oleh para biksu.

Baca juga : Menikmati Megahnya Barelang Bridge 

Lokasi Pa Auk Tawya ada diantara jembatan 3 dan jembatan 4, letaknya ada di kanan jalan, selain itu ada papan informasi yang menunjukkan arah vihara.



Track menuju lokasi masih tanah dan belum di aspal, intinya jalannya belum bagus. Waktu kami masuk gerbang vihara, ada 2 penjaga yang badannya kekar dan muka keras, salah satu dari kami minta izin untuk masuk. Portal dibuka dan oom nya berpesan "hati-hati ya masuknya"

Awalnya saya ragu, vihara ini lokasinya jauh di atas bukit, perjalanan menuju bukitnya pun masih didominasi hutan dan tracknya masih kayak off road gitu lho. Ini kalau kami dibegal bakal kayak gimana? Astaghfirullah. Buru-buru saya buang jauh pikiran negatif dan hampir sempat ajak balek aja. Tapi, kawan saya meyakinkan kalau semua bakalan baik-baik saja.

Bangunan vihara sudah terlihat, artinya kami hampir sampai. Namun, ditengah perjalanan kami dihadang oleh kapal keruk, rupanya inilah inti dari pesan oom penjaga portal. Kami harus hati-hati karena ada pengerjaan untuk pembangunan jalan.


Perbaikan jalan.
Tangga kehidupan.
Xiaoshing, katanya. 
Gong!!!
Tidak ada tiket masuk untuk bisa berkunjung ke Pa Auk Tawya, hanya saja kita harus tenang dan tidak boleh gaduh, karena banyak Bhantes yang melakukan meditasi dan menuntut ilmu di tempat ini, selain itu ada beberapa lokasi yang memang privat dan hanya boleh dimasuki oleh kalangan tertentu. Jadi kita harus menghormati aturan-aturan ini. 


Bodhi tree
Vihara ini lokasinya di atas bukit, dikelilingi pepohonan dan menghadap ke laut lepas. Kebayang kalau tinggal di sini, bakalan awet muda kayaknya ya soalnya jauh dari riuh rendah kota yang sibuk. 

Buat kamu yang mau datang ke Vihara ini, tipsnya jangan datang di waktu siang karena selain panas, vihara juga ramai pengunjung. Kemarin saya datang sekitar pukul 11, berasa kayak pulau pribadi gitu karena masih sepi banget. Tapi  pas kami pulang dari vihara sekitar pukul 14.00, suasananya udah kayak pasar. Nah, kalau datang terlalu sore juga jangan ya, soalnya portalnya gak akan dibuka lagi sama penjaganya. 

Saya udah mampir ke Xiaoshingnya pulau Rempang. Lalu perjalanan kami lanjutkan ke pulau Galang, menyusuri Ex Camp Vietnam dan pulangnya menikmati sunset di Jembatan Barelang. Tapi mendingan ditulis di post selanjutnya aja kali ya, biar rajin ngeblog lagi hehe.

Baca juga : Jelajah Ex Camp Vietnam di Pulau Galang Batam

Lokasi Vihara:
Barelang Jembatan ke 4 (tepat 8 km dari jembatan 4 langsung belok kanan dan naik ke atas)
Pulau Rempang- Batam



Silviana~

Komentar

  1. mbak sekarang kerja di batam yaa? hihihi baru ngeh mbaak

    BalasHapus
  2. Aku wis suwi gak piknik. Untunge aku jik bahagia hahaha.

    Bingung arep ngejak sopo soale bolo boloku podo nduwe pacar wis lali karo kancane sing biyen sering nraktir hahahah

    BalasHapus
  3. Namanya bagus dan unik ya
    Pemandangan alamnya juga bagus
    Terima kasih reportasenya
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Cara Cek Usia Kartu Indosat

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame