Selasa, Februari 18, 2020

Trik Mendidik Anak di Era Digital yang Perlu Kita Pahami

  No comments    
categories: 
Trik Mendidik Anak di Era Digital Perlu Kita Pahami - Ngomong-ngomong soal era digital, orang tua zaman sekarang dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan zaman yang semakin canggih dan hal tersebut tentu bukan sesuatu yang mudah.

Apalagi untuk orang tua yang lahir di era 70 atau 80an. Nah, untuk para orang tua baru yang lahir di era 90an tentu bukan sesuatu yang sulit. Karena era digital mulai muncul dan populer di abad 21, yang artinya ketika anak-anak yang lahir di tahun 90an, saat ini sudah berusia 20 tahun ++.

Sehingga tidak sulit untuk menyesuaikan diri dengan teknologi yang ada. Nah yang jadi masalah adalah, ketika orang tua baru ini memiliki anak pastinya anak-anak kecil mulai terbiasa dengan yang namanya teknologi dan gadget.

Makanya gak heran kalau sekarang ini banyak anak- anak balita yang sudah sangat terbiasa dan mahir menggunakan handphone. Apalagi untuk yang lingkungannya juga mendukung.

Contohnya, orang tua sangat sibuk dan anak rewel. Sehingga jalan satu-satunya yang ditempuh adalah dengan memberikan hiburan lewat video youtube lewat perangkat handphone.
[Sumber : unsplash.com/ Robert Collins]
Sehingga lambat laun anak akan terbiasa dan belajar bahwa kalau ingin mainan handphone berarti harus rewel dulu atau anak yang kecanduan bermain game di gadget, sehingga membuat malas bergerak bahkan malas belajar.

Saya punya sedikit cerita, hal ini terjadi kepada orang yang saya kenal. Jadi, ada anak kenalan saya yang terpapar gadget dalam waktu yang lama. Dikarenakan orang tuanya sibuk bekerja. Sehingga suatu ketika anak ini mulai slow respon bahkan puncaknya tidak dapat menggerakkan tubuhnya sama sekali.

Rupanya anak yang usia Sekolah Dasar ini terkena kerusakan syaraf ringan. Sehingga harus dirawat secara intensif di rumah sakit di Surabaya. Apakah bunda mau mengalami hal semacam ini kepada anaknya? Tentu tidak kan.

Nah, melihat fenomena ini orang tua harus punya cara untuk mengenalkan teknologi kepada anak, namun tidak membuatnya kecanduan.
Memberikan contoh yang baik dan konkret
Terkadang sebagai orang tua, banyak yang lupa untuk memberikan contoh konkret kepada anak-anaknya. Orang tua seringkali melarang anak begini begitu. Tapi lupa kalau anak-anak adalah peniru yang ulung.

Ingat tidak kalau buah jatuh tidak akan pernah jauh dari pohonnya? Nah, supaya kualitas buah kita baik, maka kita juga harus memberikan contoh yang baik. Misal, tidak asyik dengan handphone saat bersama anak.

Dilarang gagap teknologi
Orang tua zaman now wajib dilarang gaptek. Kenapa? Karena kalau orang tua gaptek, bagaimana caranya mengawal anak-anak untuk aman dan aware bermain teknologi?.

Ilmu tentang teknologi akan selalu baru, maka dari itu orang tua harus tahu bagaimana cara mengendalikan anak-anak untuk tetap safe dan berada di jalur yang benar dalam menghadapi dunia yang serba digital.

Perlunya belajar disiplin
“Ingat ya, boleh lihat video Tayo tapi hanya 10 menit”. Ada orang tua yang seperti ini? Banyak. Termasuk kakak saya sendiri. Kebetulan saya memiliki keponakan kecil yang saat ini usianya 3 tahun.

Sedang senang-senangnya melihat video di youtube, baik bus Tayo, Spongebob, truk, dan sebagainya. Nah, kadang anak jadi keasyikan menonton video sampai lupa waktu.

Hal ini tentu tidak bagus untuk kesehatan mata dan olah tubuhnya karena membuat jarang bergerak. Makanya perlu ketegasan dan ketegaan orang tua untuk mengajarkan anak tetap disiplin.

Sulit? Pastinya. Tapi ingat, anak-anak akan mudah diatur ketika masih kecil. Maka dari itu sebagai orang tua harus tega untuk mendidik dasar kedispilinan, keagamaan dan hal-hal baik saat masih anak-anak. Supaya nanti saat besar, dasar hidup yang baik akan tetap melekat dan terbawa olehnya.

Kita harus selalu ingat, bahwa membengkokkan tangkai bunga mawar lebih mudah saat masih muda, kalau sudah tua akan sulit karena batangnya menjadi keras.

Pembelajaran untuk saya kelak, bahwa menjadi orang tua harus tegas namun tidak menyakiti hati anak. Semoga bermanfaat ya sharingnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Keep Blogwalking! Komentar dengan link hidup akan langsung dihapus.