Perawatan Kulit Sehat dan Cerah dengan Bodycare Scarlett

Gambar
Perawatan Kulit Sehat dan Cerah dengan Bodycare Scarlett – Sejak zaman kuliah, saya termasuk jenis manusia pemuja selfcare garis kerad!. Minimal seminggu sekali, saya selalu menyediakan waktu untuk me time, salah satu kegiatannya untuk merawat diri. Apalagi sejak mulai kerja full time, rasanya setiap kali hari libur adalah hari yang wajib untuk mengistirahatkan dan menyenangkan tubuh dengan perawatan. Kenapa seperti itu? Karena menurut saya, selain merawat jiwa, merawat raga juga gak kalah penting. Dengan cara itulah saya berterima kasih pada diri sendiri, karena sudah mau diajak bekerja keras selama ini. Kalau kita punya badan sehat, suasana hati kita juga pasti akan happy, ya kan. Temen-temen pasti tau kan, kalau punya badan sehat aja ternyata gak cukup, kita juga perlu merawat kulit badan dan kulit wajah supaya sehat dan cantik. Punya kulit yang sehat dan cantik tidak selalu harus putih, tapi kulit cerah bikin kita jadi kelihatan bersih dan terawat. Saya yakin semua orang pasti sena

#111

Selamat Malam.. 

Bagaimana kabarnya teman- teman ? Semoga selalu dalam lindungan dan kasih Nya ya :) Amin

Beberapa hari ini, saya merasa menjadi orang yang paling damai. 

Saya manusia biasa, dan tentunya saya pernah jauh dari Tuhan, malah yang paling parah saya pernah bilang dengan teman kalau saya bosan hidup, capek, dan lain- lain. Hingga akhirnya bikin saya jauh. 

Sejak pikiran saya terbuka, saya mulai woles menghadapi hidup, saya udah jarang dan hampir ga pernah ngeluh lagi. Apalagi sejak orang tua mulai mendukung kegiatan saya diluar kuliah. Ngeblog, majalah, himpunan. Rasanya dukungan tersebut membuat saya semakin hidup. 

Dan saya sadar, Tuhan itu baik sangat baik malah. 

Sejak saya pulang dari Solo mengikuti Asean Blogger, saya seperti mengalami perubahan yang saya rasa membuat kepribadian saya semakin baik. 

Jujur, selama di Solo, saya lebih banyak diam, memperhatikan sekitar saya. Empat hari di Solo, penuh dengan kegiatan, badan dan pikiran saya lelah, tapi senangnya saya dapat berjumpa dengan teman- teman blogger di ASEAN, salah satunya yang paling berkesan untuk saya adalah blogger dari Indramayu, beliau adalah seorang guru sekolah menengah, akun twitternya @AgusDoank13 . Beliau kemana- mana selalu memakai peci, dan pembawaanya sangat menyenangkan, suka bercanda dan riang. Saya seperti sedang bercanda dengan ayah saya. 

Ada juga teman dari Cambodia, Ngoeum Phally, sejak saya berbincang dengannya untuk pertama kali dengan menggunakan bahasa Inggris, saya merasa harus mendalami bahasa asing ini lebih banyak lagi. Meskipun pada saat itu, saya dibantu oleh beberapa teman untuk berbincang dengannya karena memang saya sedikit kurang paham dengan cara bicara orang luar yang sangat cepat dan blublublub.. 

:)

-----

Empat hari tiga malam di Solo, lalu pulang ke Malang untuk Ujian, kembali ke Kediri, lalu malam ini saya berada di Surabaya. 

Ini artinya selama satu bulan penuh setiap minggunya saya melakukan perjalanan. Saya jadi berpikir, apakah ini akumulasi dari upah yang saya pendam sejak dulu ya ? Mungkin saja demikian ya.

Sejak kecil, perjalanan terjauh saya adalah ke Batam seorang diri. Tentunya dari rumah ke Juanda saya diantar keluarga. Seingat saya dulu kelas 2 SMP. Hehe.

Sebelumnya, saya tidak pernah pergi sejauh itu, apalagi tanpa orang tua. Dulu, saat masih masa sekolah, kegiatan rutin saya adalah sekolah, les, ngaji, dan belajar, lainnya ? nope!.

Saat SD, hidup saya benar- benar teratur, kalau dipikir sih, saya mirip sama robot. hhe
Memasuki dunia SMP, pertemanan mulai kompleks, yah meskipun hanya lingkup kabupaten saja, tapi kebiasaan saya saat SD masih terbawa hingga akhir SMP. Saya jarang main dengan teman, saya tidak mengikuti kegiatan apapun di sekolah, ekstrakulikuler hanya yang wajib yang saya ikuti. Alasannya apa ? malas. Padahal, saya ngikuti apa yang dibilang bapak ibuk soal kegiatan yang gak penting. 

Saya sih dulu mikir kalau orang tua saya nih ga suka kalau saya ikut kegiatan yang bikin capek, sampe ganggu sekolah, ya gitulah orang tua kan selalu pingin yang terbaik buat anaknya :).

Sampai saya pernah frustasi gara- gara di bully oleh seorang teman, dia bilang saya ini anak mama, dan lain- lain. Sampai akhirnya, saya punya ide buat balas dia. Saya bilang, "ada urusan apa memangnya kalau aku anak mama ? kamu iri sama aku yang disayang sama orang tuaku ?" -deg-

Semenjak itu, kami tidak pernah bicara hingga saat ini. 

-- 

Tapi, sekarang, saya senang, pergi kemana- mana, kegiatan sana- sini yang menyenangkan. Apalagi GRATIS. 
Saya sih punya resolusi sebenarnya, tapi ya cuma omongan guyon aja. Pengen Java Trip. Alhamdulillah sekarang sedikit- sedikit bisa terpenuhi..

Komentar

  1. begitulah perjalanan kehidupan. Selalu berubah. Makanya harus dinikmati. Pasti sering kali mengeluh, tapi harus lebih banyak bersyukur. ;)

    minta akunnya Phali donk :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Ini Dia 4 Motor Matic Ternyaman yang Jadi Primadona di Indonesia