Kenal Lebih Dekat dengan Teman Kreasi Indonesia

Gambar
Sejak pandemi datang, rasanya makin banyak teman-teman yang bergerak menjadi wirausaha dan kreator. Kebanyakan awalnya cuma coba-coba, ternyata banyak juga yang berhasil dan keterusan sampai sekarang. Nah beruntungnya, sekarang ini ada banyak sekali dukungan dan kemudahan yang diberikan kepada pengusaha dan kreator lokal. Salah satunya adalah dukungan dari PT Smartfren Telecom Tbk. Para pengguna setia Smartfren pasti udah ga heran kalau Smartfren selalu punya gebrakan baru. Program terhits yang baru diluncurkan oleh Smartfren kali ini adalah Teman Kreasi Indonesia. Program ini merupakan sarana pemberdayaan lanjutan yang memiliki basis pengembangan dan penguatan komunitas kreatif di masyarakat. Sama seperti sebelumnya prinsip yang digunakan oleh Teman Kreasi Indonesia adalah kokreasi yang saling mendukung. Maka dari itu Teman Kreasi Indonesia diharapkan dapat mendorong lahirnya banyak wirausahawan sosial, wirausahawan digital, serta kreator lokal di tanah air. Pada tanggal 25 Maret 2021

Melihat Batam dari "Cabuci" Kafe Bukit Cinta

"Kenapa ya kalau di kota, bintang itu gak kelihatan? Apa kalah pijarnya sama lampu-lampu?" 

"bintang itu ibarat jenis lampu yang paling lemah wattnya, dia gak bisa berpijar sekuat matahari"


"terus gimana bisa aku lihat bintang kalau di kota?"


"anggap aja lampu-lampu itu bintang, beres kan? Kita harus pandai lihat alternatif, masa cuma fokus sama satu hal aja, terus kalau yang kita inginkan gak ada, kita langsung give up gitu? gak boleh lah"


Maka, jika kamu mengenal saya dan berpikir saya tipe orang yang gak mudah bete dengan sesuatu yang tidak sesuai dengan ekspektasi, dari seseorang itulah saya belajar.


______________________________________________________

Malam itu, keinginan untuk lihat bintang akhirnya diwujudkan oleh salah seorang teman yang stay di Batam, awalnya saya pikir mungkin kami akan pergi ke Tanjung Uma (daerah seperti Paralayang Batu, Malang) yang kita bisa melihat banyak lampu kota dari ketinggian.

"Kita mau pergi ke Tanjung Uma, ya?"

"R a h a s i a", jawabnya.

Oh okelah, setelah ngobrol ini itu akhirnya kami sampai di Cabuci atau Kafe Bukit Cinta. Alamak, ngapain pergi ke kafe yang notabene buat orang pacaran gini, mana suasananya remang-remang. Tapi, pas udah lihat view ini saya langsung langsung jatuh cinta.

Kafenya memang agak gelap karena memang pengelola sepertinya pengen memunculkan kesan romantis, lampu-lampu temaran berwarna oranye yang soft dan disetiap meja tersedia lampu 'ublik' yang menambah kesan dramatis.

Soal menu, cabuci punya banyak pilihan makanan dan minuman. Mulai makanan yang berat sampai yang ringan seperti jagung bakar. Untuk menu minuman saya rasa hampir sama dengan tempat lainnya, jus buah, teh obeng, dan beer. Oh, jangan kaget kalau disetiap cafe di Batam ini menyediakan menu beer secara bebas.


[view Lubuk Baja dan sekitarnya dari Cabuci]
[view Lubuk Baja dan sekitarnya dari Cabuci]2
Kafe ini cocok banget buat yang pengen santai-santai manja, minum kopi sambil menikmati pemandangan dan semilir angin Batam. Lokasi Cabuci pun strategis karena berada di pinggir jalan raya. Jadi, kapan mau ke sini?

Jalan Yos Sudarso, Kampung Pelita, Lubuk Baja, Batam, Kepri 29444

 

~Silviana
Thankyou
XOXO

Komentar

  1. Duch dimana2 banyak banget yang nama nya cinta, aku kok trauma ama cinta #NasibJomblo

    BalasHapus
  2. Bener, kalo udah di kota susah menemukan si bintang nan indah ini ;)

    BalasHapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame