Serunya Bikin Konten dengan Kuota Nonstop dari Smartfren

Gambar
Hello fellas, gimana nih kabarnya? Semoga selalu sehat ceria ya. Tahun 2020 sudah hampir habis dan di suasana yang masih serba tak pasti seperti sekarang karena pandemi, kayaknya kita mulai dibiasakan untuk ada di rumah saja, ya. Tapi Alhamdulillah ada juga yang sudah menerapkan new normal namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.Karena kebiasaan di rumah saja itu, ada beberapa kalangan yang memanfaatkan waktunya untuk mencoba banyak hal baru.  Salah satunya, saya sendiri. Di awal-awal pandemi, saya mulai menjalankan small business makanan ringan yang berbahan dasar dari mie. Kunjungi kami di Shopee ya! Nah, seiring waktu berlalu dan banyaknya waktu luang yang saya punya, saya mencoba untuk belajar tentang digital marketing. Semuanya otodidak dari internet dan kelas online. Tentang pemasaran yang baik di dunia maya, promosi, sampai  packaging yang murah meriah namun tetap eye catchy. Amazing juga rasanya, saya bisa dapat semua itu dari internet.  Nah baru-baru ini, saya sedang

[Cerita] Kuliah

"Se'gini'nya ya jadi mahasiwa.. Se'begini'nya."

"Gak nyangka, udah semester lima aja, mana udah mau habis juga, gak kerasa.. aaa pengen SMA lagii..." - the basi convertation.

Tapi.. Memang sih, kayak baru kemarin aja ini PKPT (Ospek) sekarang sudah mau naik semester 6.. Mahasiswa ya ? Teryata gak sesuai sama ekspektasi pas jaman SMA dulu. Saya ngiranya jadi mahasiswa enak, enak, enak, keren, asik.. Ah ternyata.

Tapi, yaudah.. gak apa- apa.. Kalau saja negara tercinta ini sistemnya bukan untuk buru ijazah, ga ada sekolah tinggi dan universtas mungkin ya..

Kadang, envy juga sama temen- temen yang gak "perlu" kuliah, waktunya gak habis buat ngeluh karena banyak tugas.. Envy sama mereka yang gak "dituntut" buat mburu ijazah. Bahkan saya dulu juga gak kepengen kuliah sih, cuma akhirnya kuliah karena ditawari sama orang tua dan punya pikiran "yaudah, daripada enggak". KESALAHAN!

Dibalik kesalahan selalu ada hikmah. Iya nggak sih ?. Kuliah ? Bahkan saya gak yakin, ilmu- ilmu ini nanti bakalan dipakai kalau udah kerja, mungkin kalau ilmu hidup iya. Pertanyaanya, kenapa gak ada kuliah dengan Jurusan Ilmu Hidup, Fakultas Kehidupan di sini ? Jawabannya perspektif, setiap orang boleh berpendapat. Kalau saya, mungkin karena belum ada yang benar- benar memahami kehidupan, atau memanusiakan manusia. 

Semester ini penuh pembelajaran di semester ini. Di awal semester, nenek pulang, di tengah- tengah semester Bayu pulang. Saya jadi suka mbolos, bahkan hak limit untuk tidak masuk 3 kali saya habiskan semua, malahan ada yang lebih, untungnya dosen baik. 

TA semester ini laptop sudah gak bisa dipakai lagi, rusak total, minta ganti. Untungnya, ada adik kosan yang baik, besedia minjamkan, bahkan dia sendiri yang menawarkan. Laptopnya gak dipakai karena tugasnya gak ada yang diketik. Cuma, saya sungkan aja. Bertekad semester depan dapat beasiswa lagi, buat beli laptop. Biar gak melulu minta orang tua. Ngumpulkan uang dari nulis. Ya, ga usah laptop deh, notebook aja yang murah. 

Mau bawa kompi, tapi mikir lagi, kosan sering banget 'jegleg' listriknya. Bisa stress kalau lagi ngerjakan tiba- tiba 'pettt'. Ya udah emang harus gini. Gak apa- apa. 

Untungnya, sekarang lebih bisa mikir santai. Laptop rusak yaudah gak apa- apa. gak bingung kayak sebelumnya. 

Kuliah segininya.

Komentar

  1. Emang begini, emang sekarakter sih ya. Golongan kita ini emang pinter menjaga keseimbangan emosi. Bahkan di saat tertekan pun masih gak butuh nasehat. tetep berpegang teguh pada isi hari nurani.

    So, jalani saja.

    Kalo aku dulu khan sampe memutuskan DO. Beuuuh itu butuh enerji yg banyak di hadapan orang2. Apalagi keluarga. Dipandang sebelah mata loh. Tapi akhirnya aku berhasil membuat mata hati mereka terbuka. Ya memang harus dibuktikan dengan hasil. Yaitu duit.

    Anak Leo pinter cari duit kok. Karena tidak ada yg bisa mengabaikan Leo. Sante saja hahahahahahahahaha... Aku dulu juga SELALU DAPAT BEASISWA! hahahahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. emezing !! hihi
      yip.. padahal samian bien lak statistika yo ? ckck.. hebat! samian juga membuktikan kalau tanpa ijazah pun bisa sukses (y). GREAT.
      Horeeee.. Alhamdulillah.. mugo2 aku yo iso terus :D

      Hapus
  2. Dunia mahasiswa memang dunia medan perjuangan. Diuji untuk ditempa siapakah yang bertahan. Mereka yang bertahan, merekalah yang pada akhirnya mencapai impian. Teruslah berjuang!!

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. selamat untuk yg sudah keluar dari neraka jahanam perkuliahan ^^

      Hapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame

Cara Cek Usia Kartu Indosat