Romantisan : Sepakat untuk Menikah

Gambar
Long time tidak curhat-curhat santai di blog. Rindu sebetulnya namun bingung untuk memulainya.  Selama ini saya menahan diri selama kurang lebihnya satu tahun untuk tidak upload tentang persiapan menikah ke sosial media. Bukan tidak mau membagikan cerita bahagia ya, hanya saja saya ingin teman-teman dunia maya tahu setelah semuanya benar-benar terjadi. Kalau boleh dibilang, setahun ternyata cepat sekali berlalu. Desember 2019 adalah bulan di mana saya mengirim pesan, bukan ajakan menikah atau minta untuk dinikahi ke orang yang jadi suami saya sekarang ini.  "Chal, bapak dan ibu sudah selesai urusan haji. Sepertinya setelah ini giliranku disuruh menikah" // "Minggu depan aku boleh ke Kediri? Kita bicara soal ini, ya" // Long story short, orangnya betulan datang ke Kediri. Tidak janjian untuk berjumpa di rumah, namun di Warkop Maspu. Di sana kami ngobrol santai-santai saja, bikin vlog cerita perjalanan kami singgah di beberapa tempat wisata (ternyata vlognya ga pernah

Car Free Night Simpang Lima Gumul Kediri

Car Free Night saat tahun baru sudah saya damba- damba kan sejak lama, dan Alhamdulillah Pemerintah Kediri merealisasikannya tahun ini. Saya sangat senang karena akhirnya bisa menikmati jalanan Simpang Lima Gumul dengan leluasa, tanpa kendaraan bermotor.

Seperti yang kita tahu, Simpang Lima Gumul adalah ikon utama dari Kabupaten Kediri, dan dengar- dengar SLG mau di klaim juga sebagai ikon kota, karena akan ada perluasan daerah kota. ah entahlah. Keluar dari masalah tersebut, saya hanya ingin bercerita tentang pergantian tahun baru semalam di SLG.

Sebagai ikon daerah sudah tentu tempat ini sangat ramai dikunjungi ketika ada perayaan besar, tahun baru salah satunya. Mungkin karena ini baru pertama kalinya diadakan di Kediri, maka masih banyak kekurangan yang semoga saja tahun depan bisa dilaksanakan dengan lebih baik.

Banyak fasilitas yang perlu ditambah, namun yang paling penting menurut saya ada 2, yaitu MCK dan tempat sampah. Sejauh mata memandang, MCK hanya ada 3 di monumen SLG, kamar mandi sebelum terowongan, dan 1 lagi portable. Itupun tempatnya sangat jauh. Kurangnya fasilitas MCK membuat antrian mengular dan banyak yang mengeluh karena air sangat sedikit. Saking banyaknya yang mengantre akhirnya 1 kamar mandi dipakai untuk dua sampai tiga orang. Bisa membayangkan ? Saya yang kebelet dan ikut antre akhirnya tidak jadi buang air karena harus masuk lebih dari 1 orang. Urusan sangat pribadi harus berbagi dengan orang lain. Ah itu kan tidak baik. :)

Penambahan tempat sampah juga sangat penting, ya meskipun kita tahu orang kita masih sangat susah untuk membuang sampah di tempat yang baik dan benar. Namun, setidaknya antisipasi sampah membludak dengan penyediaan tempat sampah yang banyak.

Ohya, satu lagi. Jika memang akan ada Car Free Night, lebih baik bukan dilakukan dengan berkala, seperti truk tidak boleh lewat pukul sekian, mobil sekian, dan motor sekian, namun disterilkan seluruhnya secara serentak.

Namun, keseluruhan acara benar- benar meriah. Sangat meriah. Terimakasih pemerintah Kediri untuk hiburan yang sangat mengagumkan.


Happy New Years 2014, Everyone! 


Komentar

  1. aku belum pernah ke sana lho hahahahha jadi pengeeen liat simpang lima sama nongkrong

    BalasHapus
  2. Pernah ke sana pas lagek tuku Nikon kae. Btw kok dadi kepingin ngedol kameraku yaaa, mau menukarkannya dengan iphone sajaaa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah SLG pancene asik nggo foto2. berasa koyok ng Paris. Paris KW.. Hahaha.. Samian njajal melu komunitas mas, Levitasi ng Kediri enek tibak e .. Mben dino Minggu

      Hapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame