Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati.

Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee
Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan.
Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat. Gitu.
Nah, di Samsat ini kita bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan surat menyurat kendaraan. Tujuan saya kali ini adalah untuk mengurus balik nama kendaraan roda dua a k a sepeda motor Vario 125, kesayanga…

Beranjak Dewasa (II)


Judul diatas sepertinya sudah pernah saya pakai di posting sebelumnya. Tapi saya lupa. Hehehe..

Waktu membuat kita terlena.. Begitu cepatnya..

Sekarang saya semester 6, dan hal- hal semacam berdandan seperti kebanyakan anak perempuan belum pernah saya lakukan sebelumnya. Pernah merasakan alat make up nempel di wajah saya waktu jadi domas (cantrik) dan pelepasan SMA. Begitu masuk kuliah, agak heran juga melihat kakak tingkat yang kuliah dandanannya kayak mau fesyen sow. Apalagi di Fakultas Ekonomi, hal- hal semacam itu merupakan hal yang lumrah. Mungkin karena nantinya kami /diharapkan/ akan menjadi orang- orang yang bekerja di ranah publik makanya mulai mempercantik diri dari sekarang.  

Sebenarnya saya juga kepingin sih, belajar dandan seperti yang lain. Tapi, saya suka ragu dengan produk produk kecantikan yang saya tahu banyak mengandung bahan kimia. Makanya sampai sekarang saya gak pernah pakai barang- barang semacam itu. Kalau yang lain dandan pakai macam- macam, saya kuliah cuma pakai bedak, itupun bedak bayi :D, soalnya baunya harum dan seger jadi saya suka dan gak pindah- pindah ke yang lain. Makanya mbladhus sendiri mungkin, tapi alami kok gak imitasi. :)

Tapi, akhirnya untuk yang pertama kalinya saya punya niat buat nyoba pakai make up. Waktu mau hunting foto sama mba- mba kos. Kalau belum lihat foto- fotonya, boleh klik Pict of The Day. Saya nyoba pakai maskara, daaaaan mata saya langsung berair berasa kayak ngeres- ngeres gitu di mata, langsung saya cuci pakai air. Kemudian nyoba pakai eyeliner, sama! ngeres juga, lalu cuci lagi. Haha.. Entahlah terlalu sensitif sepertinya wajah saya dengan alat- alat semacam itu. Akhirnya tetep, cuma pakai bedak seperti biasanya, dan plus blush on nge pink. Hehe. 

Kata mba kos sih "Kamu cuma belum kebiasa aja sih Sil". Tapi, saya enjoy kok dengan ke-tidak-bisaan saya pakai make up, toh saya tetep cewek, hehe. Meskipun begitu saya juga sering kok perawatan sama ibuk, di rumah. :D

Buat saya, kenapa cantik mahal ? bukan cantiknya sih yang mahal, tapi alatnya. :D

Jadi cantik emang penting, tapi sehat lebih penting. 


Komentar

  1. hahaha.. tapi awakmu koyok gak macak ndik postingan pik tev the dei kuwi haha.. Rapopo, nek macak ngko malah aneh nek gak terbiasa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas ndop, ra ketok ncene. Iyaaaa.. panggah wedhok kan ya :D

      Hapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Cara Cek Usia Kartu Indosat

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame