Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati.

Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee
Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan.
Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat. Gitu.
Nah, di Samsat ini kita bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan surat menyurat kendaraan. Tujuan saya kali ini adalah untuk mengurus balik nama kendaraan roda dua a k a sepeda motor Vario 125, kesayanga…

[Postingan Boso Jowo ] Ngaji


Asline aku wes suwi pengen nulis blog nggawe boso jowo, tapi yo mbuh kok gak ndang- ndang. Lah iki tepak rodok longgar, terus kepikiran. Hehe. 
Goro- goro urip ning Malang, aku maleh jarang ngomong boso jowo, ning kampus ngomong e podo nggawe boso indonesia, tumbas maem ibuke sing bakulan yo nggawe boso indonesia. Tapi nek ning omah (Kediri) aku tetep nggawe boso jowo. 

 Poto ning nduwur kui poto ibu- ibu dusun sing mben bengi ngaji kitab Rosm Utsmani, kitab teko pondok Lirboyo Kediri, kitab e warna kuning, isine carane moco Qur'an lan Tajwid. Iki pancen program teko deso, ngajine mben ba'da maghrib sampe meh isya. Aku pas melu ibukku ngaji, tepak dikon moto soale arep digawe lpj (laporan pertanggung jawaban) an. Yawes ngono ae. Dhadha..


*nek enek sing salah benerno ya.
____________________________________________________

Sebenarnya saya sudah lama ingin menulis blog menggunakan bahasa jawa, tapi gak tau kenapa kok gak segera terlaksana. Kebetulan sekarang sedang longgar, jadinya kepikiran.

Gara- gara hdup di Malang, saya jarang menggunakan bahasa jawa, di kampus bicara pun semuanya menggunakan bahasa Indonesia, beli makan yang jualan juga menggunakan bahasa Indonesia. Tapi, kalau di rumah Kediri saya tetap menggunakan bahasa jawa.

Foto di atas itu foto ibu- ibu dusun yang setiap malam menngaji kitab Rosm Utsmani, kitab dari pondok Lirboyo Kediri, kitabnya warna kuning, isinya cara membaca al- Qur'an dan Tajwid. Ini memang program dari desa, mengaji dilaksanakan setiap setelah maghrib sampai menjelang isya. Waktu itu, saya ikut ibu mengaji, kebetulan diminta untuk ngefoto soalnya dipakai untuk membuat laporan pertanggung jawaban. Yasudah gitu aja.. Dhadha,,


*kalau ada yang salah tolong dikoreksi ya.

Komentar

  1. aku cuma baca aja ya sil gak bisa koreksi :)

    BalasHapus
  2. Kalau bahasa kita sih kayaknya benar Sil hehehe, ga tahu lagi kalau bahasa kromonya :)

    BalasHapus
  3. wkwkwkw untuk ada terjemahannya,
    jadi pengen bikin postingan pake bahasa daerah sendiri jadinya :D, terinspirasi sedikit tak apa kan mbak ? :D :D

    BalasHapus
  4. wong jowo kudu iso ngomiong boso jowo mas ;o

    BalasHapus
  5. tetep nganggo boso jowo om, ben boso jowo tetep ono

    BalasHapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Cara Cek Usia Kartu Indosat

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame