Serunya Bikin Konten dengan Kuota Nonstop dari Smartfren

Gambar
Hello fellas, gimana nih kabarnya? Semoga selalu sehat ceria ya. Tahun 2020 sudah hampir habis dan di suasana yang masih serba tak pasti seperti sekarang karena pandemi, kayaknya kita mulai dibiasakan untuk ada di rumah saja, ya. Tapi Alhamdulillah ada juga yang sudah menerapkan new normal namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.Karena kebiasaan di rumah saja itu, ada beberapa kalangan yang memanfaatkan waktunya untuk mencoba banyak hal baru.  Salah satunya, saya sendiri. Di awal-awal pandemi, saya mulai menjalankan small business makanan ringan yang berbahan dasar dari mie. Kunjungi kami di Shopee ya! Nah, seiring waktu berlalu dan banyaknya waktu luang yang saya punya, saya mencoba untuk belajar tentang digital marketing. Semuanya otodidak dari internet dan kelas online. Tentang pemasaran yang baik di dunia maya, promosi, sampai  packaging yang murah meriah namun tetap eye catchy. Amazing juga rasanya, saya bisa dapat semua itu dari internet.  Nah baru-baru ini, saya sedang

[Postingan Boso Jowo ] Ngaji


Asline aku wes suwi pengen nulis blog nggawe boso jowo, tapi yo mbuh kok gak ndang- ndang. Lah iki tepak rodok longgar, terus kepikiran. Hehe. 
Goro- goro urip ning Malang, aku maleh jarang ngomong boso jowo, ning kampus ngomong e podo nggawe boso indonesia, tumbas maem ibuke sing bakulan yo nggawe boso indonesia. Tapi nek ning omah (Kediri) aku tetep nggawe boso jowo. 

 Poto ning nduwur kui poto ibu- ibu dusun sing mben bengi ngaji kitab Rosm Utsmani, kitab teko pondok Lirboyo Kediri, kitab e warna kuning, isine carane moco Qur'an lan Tajwid. Iki pancen program teko deso, ngajine mben ba'da maghrib sampe meh isya. Aku pas melu ibukku ngaji, tepak dikon moto soale arep digawe lpj (laporan pertanggung jawaban) an. Yawes ngono ae. Dhadha..


*nek enek sing salah benerno ya.
____________________________________________________

Sebenarnya saya sudah lama ingin menulis blog menggunakan bahasa jawa, tapi gak tau kenapa kok gak segera terlaksana. Kebetulan sekarang sedang longgar, jadinya kepikiran.

Gara- gara hdup di Malang, saya jarang menggunakan bahasa jawa, di kampus bicara pun semuanya menggunakan bahasa Indonesia, beli makan yang jualan juga menggunakan bahasa Indonesia. Tapi, kalau di rumah Kediri saya tetap menggunakan bahasa jawa.

Foto di atas itu foto ibu- ibu dusun yang setiap malam menngaji kitab Rosm Utsmani, kitab dari pondok Lirboyo Kediri, kitabnya warna kuning, isinya cara membaca al- Qur'an dan Tajwid. Ini memang program dari desa, mengaji dilaksanakan setiap setelah maghrib sampai menjelang isya. Waktu itu, saya ikut ibu mengaji, kebetulan diminta untuk ngefoto soalnya dipakai untuk membuat laporan pertanggung jawaban. Yasudah gitu aja.. Dhadha,,


*kalau ada yang salah tolong dikoreksi ya.

Komentar

  1. aku cuma baca aja ya sil gak bisa koreksi :)

    BalasHapus
  2. Kalau bahasa kita sih kayaknya benar Sil hehehe, ga tahu lagi kalau bahasa kromonya :)

    BalasHapus
  3. wkwkwkw untuk ada terjemahannya,
    jadi pengen bikin postingan pake bahasa daerah sendiri jadinya :D, terinspirasi sedikit tak apa kan mbak ? :D :D

    BalasHapus
  4. wong jowo kudu iso ngomiong boso jowo mas ;o

    BalasHapus
  5. tetep nganggo boso jowo om, ben boso jowo tetep ono

    BalasHapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame

Cara Cek Usia Kartu Indosat