Sabtu, Februari 03, 2018

Ingin Punya Usaha Sampingan? Bisnis Kuliner Aja!

Well, ngomongin soal usaha sampingan, hampir setiap orang yang saya kenal selalu punya passion untuk punya usaha sendiri. Selain karena bisa suka-suka karena tidak terikat jam kerja dan SOP kantor juga lebih bebas dalam menentukan keinginan sendiri.

Eh tapi jadi pegawai juga menyenangkan kok, soalnya tiap bulan dapat gaji dan bonus jika ada lemburan (over time). Dapat asuransi kesehatan, award tahunan, dan banyak kemudahan lainnya. Tapi setelah bekerja lebih dari sepuluh tahun, apakah nantinya uang gaji masih cukup untuk memenuhi kebutuhan hari tua?.

Apalagi nilai mata uang terus menurun, sementara harga barang menanjak naik. Jangankan menabung, untuk makan dengan layak dan membayar biaya sekolah anak (nantinya) saja mungkin sudah pas- pasan. Padahal bagi sebagian orang, gaji yang didapat ingin ditabung untuk beli rumah, beli mobil, pergi haji, pergi liburan dan sebagainya. Terus gimana dong solusinya? Paling mudah adalah dengan buka usaha sampingan, jadi kita bisa dapat tambahan di luar gaji bulanan.

Nah, usaha sampingan yang paling mudah dibuka adalah bisnis kuliner, alasan basicnya ya karena semua orang butuh makan dan sifatnya berkelanjutan. Nah buat kamu yang pengen punya usaha mungkin bisa mencoba dengan berjualan jajanan seperti roti bakar, martabak telur mini, atau kue kering. Yah, walaupun usaha rumahan ini margin keuntungannya tak begitu besar, tapi perputaran uangnya cukup cepat. Meskipun sedikit, namun setiap hari bisa dapat penghasilan.

Bagaimana dengan tugas tugas kantor yang menjadi kewajiban, kalau kamu nyambi jualan makanan? Tenang, kamu pasti bisa mengatur waktunya. Jika jam kantor berakhir pukul 5 sore, habis maghrib kamu bisa mulai berjualan. Tak usah jauh jauh, pasang saja gerobak di depan rumah. Tetangga sekitar bisa jadi konsumen pertama dari usaha sampinganmu.

Jika lokasi rumahmu ada di perumahan yang sepi atau masih menyewa tempat di rumah susun, kamu bisa memulai usaha rumahan dari dapur. Manfaatin aja media sosial untuk mempromosikan bisnis kuliner ini dan sediakan layanan delivery order. Karena zaman sekarang, pembeli suka yang praktis, begitu pesan, diantar ke rumah, lalu bayar.

Jangan takut untuk bersaing dengan bisnis franchise atau usaha rumahan lain, karena selera customer berbeda-beda. Apalagi kalau bisnis kulinermu unik, hal itu bisa menjadi nilai tambah, misalnya kamu menjual roti bakar dengan bentuk unik, dicetak jadi bentuk bintang atau binatang. Kamu juga bisa berinovasi dengan variasi isian roti: selai srikaya atau selai cokelat kacang homemade. Lebih nikmat dan tentunya sehat.
Yah, walaupun bisnis kulinermu nantinya masih di level usaha rumahan, kamu bisa membungkus roti dengan kotak berlogo dan tas kresek sablonan yang bertuliskan alamat yang menjadi lokasi usaha sampinganmu. Nah, kalau sudah cukup modal, kamu juga bisa mempekerjakan kurir (saudaramu/ tetanggamu) untuk mengantar (delivery order) roti dengan boks khusus yang berwarna mencolok dan bergambar logo dari bisnis kuliner yang kamu jalankan, ya agar terkesan profesional.

Masih ragu untuk membuka usaha sampingan karena belum bisa masak? Berdayakan kemampuan keluarga di dapur. Nah kalau pada sibuk semua gimana dong? Tak usah bingung karena there is a will there is a way. Beli saja beberapa jenis kue basah di pasar subuh, lalu bawa ke kantor. Jual ke rekan kerja, tapi jangan lupa naikkan sedikit harga kuenya.

Biasanya kue basah di pasar subuh harganya lebih murah, karena kebanyakan pembelinya adalah penjual kue. Saya sendiri juga melakukan bisnis kuliner minuman dengan berjualan infused water, jamu dan minuman rasa-rasa (matcha latte, taro dan sebagainya). Namun, hanya ready saat hari libur.

Baca Juga : Galeri Infused Water

Nah, kalau kamu punya usaha sampingan di luar kesibukan kantor, otomatis pemasukan juga akan bertambah. Jangan lupa juga untuk mengerem setiap pengeluaran tersier dan menabung hasil dari usaha rumahanmu, agar keuntungannya terasa. Tapi yang paling penting kesehatan juga harus dijaga, karena kesibukanmu bertambah dan butuh stamina prima setiap hari.

Namun yang harus ditanamkan dalam mengelola bisnis kuliner adalah jangan kaget jika produk kita tak laku. Tetap sabar dan terus berusaha dan juga berdoa. Nah, buat yang mau nyemplung diusaha, semoga usaha sampingan yang akan dikelola membawa berkah dan kesejahteraan . Semoga bisa jadi inspirasi ya!.

2 komentar:

  1. yaah sayang jauh Silvi. infused waternya menggoda selera dari fotonya aja

    BalasHapus
  2. Kata orang bisnis yg berhubungan sama perut alias makanan, pasti larisnya. Karna semua orang butuh makan, tergantung selera aja ya kalo sdh begitu.

    BalasHapus

Keep Blogwalking!