Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati.

Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee
Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan.
Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat. Gitu.
Nah, di Samsat ini kita bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan surat menyurat kendaraan. Tujuan saya kali ini adalah untuk mengurus balik nama kendaraan roda dua a k a sepeda motor Vario 125, kesayanga…

Euforia Menyambut Lebaran

Haru dan sedih, begitu cepat Ramadan berlalu. Tak terasa, Insya Allah malam ini akan terdengar kumandang takbir di segala penjuru dunia. Saat takbir berkumandang, terkadang muncul perasaan riuh sekaligus sepi dalam hati saya.

Lebaran tinggal menghitung jam saja, persiapan apa saja yang sudah dilakukan untuk menyambutnya? Di wilayah saya, ada banyak kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat untuk menyambut datangnya hari yang fitri. Maka dari itu saya menyebutnya sebagai, euforia lebaran.

Dua minggu jelang lebaran, biasanya sudah banyak yang bersiap untuk memperbarui warna rumah dan pagarnya. Gak lupa juga sofa, meja dan kursi dijemur biar kembali empuk saat diduduki tamu.

Nah, kalau di rumah saya sendiri, hingga saat ini euforianya masih sekedar cat ruang tamu  dan cuci- cuci toples untuk pemanis meja saat lebaran nanti. Kalau soal beres- beres rumah, biasanya sih beberapa jam sebelum salat ied, jadi suka bangun pagi banget. Toh juga rumahnya jarang dibuka saat lebaran, soalnya pergi terus. Haha.

Selain itu, tahun ini saya juga gak begitu banyak berkunjung ke pusat perbelanjaan seperti tahun sebelum- sebelumnya, untuk beli jajanan atau baju. Semuanya sudah kami persiapkan jauh- jauh hari sebelum puasa tiba. Maksudnya seperti jajanan, kami sudah pesan ke langganan dan siap diantar ke rumah beberapa hari sebelum lebaran tiba.

Euforia lain ketika jelang lebaran adalah mulai majunya jamaah yang datang untuk tarawih dan tadarus. Kalau ini entah pantas atau tidak jika disebut euforia, namun kenyataanya seperti itu sih. Dan yang paling tidak bisa dilepaskan saat jelang lebaran adalah mulai banyaknya suara petasan dan disepanjang malam.

Ada satu tambahan lagi euforia yang saya lakukan jelang lebaran, saya memandikan kucing- kucing yang ada di rumah, namun karena adanya penguranga secara drastis, jadinya tahun ini hanya memandikan satu kucing saja. Saya pribadi tidak ada yang istimewa dalam menyambut lebaran, hanya mempersiapkan hati dan diri aja kalau berkunjung ke tetangga ditanyain kapan kawiiin..

Entah ini boleh disebut euforia atau lebih ke fenomena. Ohya, sebagai pemilik blog ini, saya menyampaikan mohon maaf lahir dan batin untuk semua pembaca, ya. 

Komentar

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Cara Cek Usia Kartu Indosat

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame