Ramadan Extra Faedah Makin Produktif bareng Smarftren

Gambar
Marhaban Yaa Ramadan, syukur alhamdulillah kita dipertemukan kembali dengan bulan suci ini. Semoga apapun yang kita lakukan menjadi berkah dan bermanfaat ya, baik untuk diri kita sendiri juga untuk orang lain. Ohya, harus tetap semangat beraktivitas nih meski lagi menjalankan puasa. Temen-temen sudah punya jadwal apa saja nih selama bulan puasa? Buka bersama? Sahur on the road? atau yang lainnya?. Sepertinya beberapa kegiatan umum yang biasa kita lakukan saat bulan ramadan sebelumnya, masih harus kita tahan ya di tahun 2021 ini karena pandemi masih belum juga berakhir. Sedih sih, tapi lebih baik memang saling menjaga diri ya. Tapi tenang aja, ada banyak alternatif kegiatan yang bisa kita lakukan selama ramadan, lho. Apalagi kalau malam atau setelah sahur dan subuh gitu, jujur lebih enak kalau mau melakukan aktivitas meskipun secara online. Nah, karena di bulan ramadan jadi punya cukup banyak waktu di luar kegiatan bekerja, saya jadi punya kesempatan untuk belajar-belajar lagi. Belajar?

Mari merenung

Saya memiliki orang tua selalu mengajarkan saya untuk selalu bersyukur dengan apa yang kami miliki saat ini.  Dapat makan 3 kali sehari dengan menu yang sesuai dengan anjuran, memakai busana yang layak, memiliki tempat tinggal yang nyaman walaupun tidak bagus dan besar, dapat menuntut ilmu dengan baik, dan masih mampu memberikan sebagian rezeki kami kepada orang lain. Itu semua kami anggap sudah cukup untuk memenuhi hajat hidup keluarga, walaupun tidak banyak namun cukup.

Masih sangat banyak orang yang tidak beruntung seperti keluarga kami, untuk makan sehari- hari saja mereka sangat kesulitan, apalagi untuk membeli barang keperluan lain. Untuk memenuhi kebutuhan pokok saja mereka kesulitan. Miris ya.

Kemarin, saat saya diajak ibu pergi berbelanja ke pasar tradisional di Pare. Karena belanjanya banyak saya nunggu di satu toko karena capek dan ibu yang muter nyari barang lainnya. Ada beberapa orang yang datang ke toko tersebut, intinya mereka minta zakat si pemilik toko. Saya cuma merhatiin waktu itu, bingung juga mau berbuat apa. Mau nolongin saya juga masih minta ke orang tua, jadi serba salah.

yaah, kehidupan mereka memang kurang beruntung dibanding saya. Saya jadi ngerti, gimana susahnya nyari duit buat sekedar makan minum. Sedangkan saya ? aduuh dengan semena- mena menghamburkan uang yang diberi bapak ibu. Saya juga masih sering mengeluh ketika ibu mengurangi uang bulanan. Padahal saya juga selalu mendapat uang dari menulis majalah dan beasiswa. Betapa saya ini masih kurang bersyukur ya..

Banyak hal yang saya pelajari kemarin, satu realita bagaimana kehidupan sebenarnya, keras dan kejam. Tapi, saya yakin Tuhan akan selalu menuntun umat-Nya yang selalu mengingat-Nya. Semoga kehidupan kita selalu diberkahi oleh-Nya. Amin

Alhamdulillah hari ini saya masih dapat membuka mata dan melakukan aktifitas seperti biasanya. :) Terimakasih ya Rabb







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Pengalaman Sakit Pinggang Kecetit dan Pengobatannya

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame