Pengalaman Mengurus Balik Nama Kendaraan

Gambar
Halo hai.. Bagaimana kabarnya teman-teman pembaca? Semoga selalu diberi kesehatan ya untuk kita semua. Baik kesehatan fisik maupun mental, karena musim pandemi seperti sekarang rasanya banyak orang yang bersedih hati.

Ohya ini juga pengalaman pertama saya mengurus ini. Jadi sempat deg-degan juga. Takut gimana-gimana gitu. Haha.. We know yah, birokrasi. heee
Oke simak ya, semoga sedikit informasi ini dapat membantu teman-teman yang membutuhkan.
Awalnya kalian datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (disingkatnya Samsat). Nah, baru tahu juga? haha sama! Kalau versi keminggrisnya dalah One-stop Administration Services Office.   Intinya dalam satu gedung itu ada sistem administrasi yang tujuannya untuk memperlancar dan mempercepat pelayanan kepentingan masyarakat. Gitu.
Nah, di Samsat ini kita bisa melakukan banyak hal yang berkaitan dengan surat menyurat kendaraan. Tujuan saya kali ini adalah untuk mengurus balik nama kendaraan roda dua a k a sepeda motor Vario 125, kesayanga…

#awakward

Cita- cita ? Mau jadi apa hei, Silvi !

Saya selalu pahit kalau ditanya seperti itu. Entah kenapa. Apa alasannya, dan bagaimana menjelaskannya.

Saya kuliah di jurusan Ekonomi Pembangunan. "He ? Cewek kok kuliah jurusan pembangunan?" . Bukan, ini bukan jurusan pembangunan, tapi Ekonomi Pembangunan. 

Kebetulan, ya bukan kebetulan sih sebenarnya, Fakultas Ekonomi di tampat saya memiliki 3 Jurusan, yaitu Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan. Ekonomi Pembangunan sendiri memiliki 2 Prodi (program pendidikan? entahlah pokoknya Prodi), yaitu S1 Ilmu Ekonomi dan Studi Pembanguan dan S1 Pendidikan Ekonomi.

Saya masuk di Prodi S1 IESP, jadi murni, bukan pendidikan.

Jelas, jika masuk pendidikan nantinya saya akan mengikuti program keguruan, alias jadi guru, alias ngajar, alias membagi ilmu, dan alias alias lainnya. Tapi saya enggak. 

Terus, jurusanmu itu nantinya ngejadiin kamu apa ?

Semster 5 nanti, saya akan penjurusan oh lebih tepatnya pengambilan konsentrasi, jadi ada 3 konsentrasi yang ditawarkan, yaitu Koperasi dan UMKM, Perbankan, dan Perencanaan Pembangunan Daerah.

Bisa saja nanti kami kerja di koperasi/ menjadi pegawai bank/ bisa juga jadi pns, pegawai pemda, dll.

--

Tapi, sampai saat ini saya bingung. Mau ambil apa yah nantinya. 
Saya ga pengen jadi pegawai pemerintah, GAK MAU!!!

Jujur sih, saya pengen jadi editor, kerja di gagasmedia/gramed/bukune mungkin. Hehhe

Atau jadi jurnalis. Gitu- gitu jurnalis duitnya banyak loh!

Tapi, ibu pernah bilang, "ah, janganlah jurnalis itu jadi kerjaan, cukup jadi hobi aja, miris aku lihat berita- berita wartawan di pukuli". 

Jadi, apakah hidup ini benar- benar hanya berekspektasi pada "mengejar uang untuk kehidupan yang lebih baik saja?".

Susah..

Jadi orang kayak saya. Yang melakukan kegiatan dengan perasaan. Moody. Jadi sebenarnya, bukan hanya uang yang saya kejar nantinya, dan juga saat ini. Tapi, saya juga butuh rasa bahagia, dan cinta dengan kegiatan yang saya lakukan.

-

*Saya gak mau jadi pegawai pemerintah, apalagi di Indonesia. 

Komentar

  1. hai kak. saya punya dua jurusan yang saya habiskan waktu lama untuk memutuskan yang mana yang dijadikan pilihan pertama. baru saja saya putuskan ekonomi pembangunan sebagai pilihan pertama dan ilmu komunikasi atau jurnalistik di pilihan kedua, tapi kakak curhat begini, berkata ingin menjadi editor, jurnalis, duuuuuhhhh kakaaaakkkk. saya galau lagiiiiiiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan goyah kalau udah ambil keputusan. Kuliah di jurusan apapun itu ada plus minusnya.

      Hapus
  2. hallo kak , aku baru aja lulus dari SNMPTN nih kak jurusan Ekonomi pembangunan sama kayak kakak . adek mau tanya nih denger-denger kuliah ekonomi pembangunan susah banget yah kak ? dan satu lagi kak aku paling gak bisa yang nama nya MATEMATIKA kasih saran kak plis :') hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisaaaaa.. Kamu pasti bisa! aku sekarang sudah lulus, Alhamdulillah. Banyak baca aja sama banyak praktik hehehe

      Hapus

Posting Komentar

Keep Blogwalking!

Postingan populer dari blog ini

Crayon Beserta Kekurangan dan Kelebihannya yang Perlu Diketahui

Cara Cek Usia Kartu Indosat

Review Milk & Honey Gold Nourishing Oriflame